Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

RAMADHAN KAREEM MENGHASILKAN INOVASI PADA USAHA MAHASISWA MELALUI ZAKAT PRODUKTIF LAZISMU Ismail Ismail; Ibrahim Ibrahim; Muhammad Rasyad Al Fajar; Muhammad Zia Ulhaq; Rafiuddin Rafiuddin; Dina Husniah; Umar Sagaf
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v2i1.4905

Abstract

Bulan Ramadhan merupakan momentum spiritual dan sosial yang mendorong peningkatan kepedulian serta solidaritas umat, salah satunya melalui zakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana zakat produktif yang disalurkan oleh LAZISMU mampu mendorong inovasi pada usaha mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi pada penerima manfaat zakat produktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zakat produktif yang diterima mahasiswa tidak hanya berfungsi sebagai bantuan modal, tetapi juga memacu kreativitas, peningkatan kapasitas usaha, serta pengembangan model bisnis yang lebih adaptif dan inovatif selama bulan Ramadhan. Selain itu, peran pembinaan dari LAZISMU turut menjadi faktor pendukung dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan. Temuan ini memperlihatkan bahwa pengelolaan zakat secara produktif mampu menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi yang efektif, terutama di kalangan mahasiswa.
TINJAUAN EKONOMI ISLAM DALAM PRAKTEK BAGI HASIL MUKHABARAH PADA PERKEBUNAN CENGKEH DI DESA BUMI PAJO KECAMATAN DONGGO KABUPATEN BIMA Ismail Ismail; Sri Wahyunti; Dian Lestari
SANGAJI: Jurnal Pemikiran Syariah dan Hukum Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Syariah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini menyelidiki tentang tinjauan Ekonomi Islam dalam praktik bagi hasil Mukhabarah pada cengkeh di desa Bumi Pajo, kecamatan Donggo, Kabupaten Bima. Fokusnya adalah bagaimana bagi hasil Mukhabarah digunakan pada perkebunan cengkeh dan bagaimana aplikasi ekonomi Islam melihatnya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang dikategorikan sebagai jenis penelitian deskriptif. Proses pengumpulan datanya meliputi dokumentasi, wawancara, dan obeservasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjanjian lisan dalam sistem bagi hasil di Desa Bumi Pajo, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, dilakukan tanpa sanksi berdasarkan kepercayaan, keakraban, dan kerelaan, serta di sandarkan pada prinsip saling tolong-menolong antara pemilik dan pengelola lahan perkebunan cengkeh. Menurut analisis ekonomi Islam, secara umum perjanjian bagi hasil pertanian Cengkeh sesuai dengan prinsip bagi hasil Mukhabarah. Namun, direkomendasikan perjanjian tertulis dan adanya batas waktu dalam perjanjian.
Halal Tourism As A Driver Of Sustainable Destination Development In Asean: Evidence From Indonesia, Malaysia, And Thailand Al Maulud; Ismail
IQTISHADUNA: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol. 17 No. 1 (2026): IQTISHADUNA: Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Halal tourism has emerged as an important strategy for promoting sustainable destination development in ASEAN, yet comparative evidence on how it contributes to sustainability across different national contexts remains limited. This study examines the role of halal tourism in supporting sustainable destination development in Indonesia, Malaysia, and Thailand, with particular attention to the contribution of Digital Business Models for Sustainability (DBMS). Using a comparative qualitative content analysis of secondary data from Our World in Data, the study analyzes three indicators: international tourism expenditure, sustainable tourism monitoring capacity, and tourism’s contribution to gross domestic product. The findings reveal distinct development patterns across the three countries. Malaysia demonstrates the strongest institutional integration between halal tourism, sustainability governance, and digital support systems. Thailand exhibits a highly adaptive halal-friendly tourism model characterized by strong economic dependence on tourism and expanding sustainability monitoring mechanisms. Indonesia shows steady growth and significant potential but remains in a consolidation phase marked by uneven governance and monitoring capacity. These findings suggest that the effectiveness of halal tourism as a driver of sustainable destination development depends not only on market growth but also on the integration of digital governance, sustainability monitoring, and institutional capacity. This study contributes to the literature by providing a comparative ASEAN perspective that links halal tourism, sustainable destination development, and DBMS within a unified analytical framework.
Penguatan Kelembagaan TPQ dalam Meningkatkan Generasi Qur’ani di Desa Cempi Jaya Wahyu Mulyadi; Muslim Muslim; Ismail Ismail; Nurainah Nurainah; Maghfiatun Maghfiatun
Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JP3M)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jp3m.v2i1.135

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada upaya peningkatan kualitas generasi Qur’ani di Desa Cempi Jaya melalui penguatan kelembagaan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Titik fokus kegiatan adalah penyelenggaraan seminar dan pendampingan kelembagaan yang dilakukan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Bima bersama dosen pembimbing lapangan (DPL). Penguatan kelembagaan TPQ dilakukan melalui pelatihan peningkatan kompetensi pendidik, pendampingan manajemen kelembagaan, serta fasilitasi diskusi pengembangan program. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat kapasitas kelembagaan TPQ dalam membina generasi Qur’ani serta meningkatkan kualitas ustadz dan ustadzah sebagai pengajar di TPQ. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang menekankan partisipasi aktif seluruh pihak terkait. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif, terjadi peningkatan pemahaman pengelola terhadap manajemen TPQ, peningkatan kompetensi pendidik, serta terciptanya sinergi antara TPQ dan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model penguatan kelembagaan pendidikan keagamaan berbasis masyarakat yang berkelanjutan.