Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Membayangkan Kembali Tradisi: Dampak Globalisasi terhadap Identitas Budaya Pribumi Setiawan, Nugroho; Saputra, Hendri; Nugroho, Bayu; Paramita, Tia
Journal of Modern Social and Humanities Vol. 1 No. 4: Journal of Modern Social and Humanities, July 2025
Publisher : Gema Cendekia Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71094/jmsh.v1i4.162

Abstract

Globalisasi telah membawa gelombang perubahan besar, tidak hanya dalam teknologi dan ekonomi, tetapi juga dalam kehidupan budaya masyarakat pribumi. Artikel ini menggali dampak dari gelombang globalisasi terhadap tradisi dan identitas budaya pribumi, serta bagaimana mereka meresponsnya. Dengan pendekatan kualitatif yang melibatkan studi literatur dan wawancara mendalam, penelitian ini menggambarkan betapa banyak nilai-nilai lokal yang mulai tergerus, beriringan dengan masuknya pengaruh budaya asing yang mengancam keberlanjutan warisan mereka. Namun, di balik tantangan itu, muncul juga semangat untuk beradaptasi dan bertahan. Masyarakat pribumi mulai memanfaatkan teknologi, terutama media digital, untuk mengangkat kembali tradisi mereka dengan cara yang lebih relevan dengan zaman modern. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun globalisasi menghadirkan ancaman, ia juga membuka peluang bagi masyarakat pribumi untuk memperkenalkan identitas budaya mereka dengan cara yang lebih dinamis, tanpa harus mengorbankan esensi dan akar budaya mereka. Oleh karena itu, penting untuk merawat dan mendukung kelangsungan budaya pribumi, sambil memberikan ruang bagi kreativitas dan inovasi yang tumbuh seiring perubahan zaman.
Pemodelan Suhu Udara Menggunakan Decision Tree pada Smart Greenhouse Setyawan, Dodi Yudo; Nurfiana, Nurfiana; Handayani, Retno Dwi; Setiawati, Melia Gripin; Rosmalia, Lia; Nugroho, Bayu
TEKNIKA Vol. 20 No. 1 (2026): Teknika Januari 2026
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18053913

Abstract

Pertanian greenhouse konvensional seringkali menghadapi tantangan inefisiensi akibat ketergantungan pada pengendalian manual dan tingginya variabilitas kondisi lingkungan. Untuk mengatasi hal tersebut, studi ini menyajikan metode pemodelan suhu udara berbasis Decision Tree yang dirancang khusus untuk optimalisasi smart greenhouse. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan sistem pengelolaan suhu yang presisi dan tangguh (robust) dengan memanfaatkan integrasi jaringan sensor nirkabel dan analitik data. Metodologi penelitian meliputi akuisisi data lingkungan, pra-pemrosesan data yang ketat, serta pelatihan model untuk memprediksi fluktuasi suhu. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa algoritma Decision Tree mengungguli model komparasi lainnya, dengan capaian akurasi tertinggi sebesar 85,52%. Selain akurasi, penelitian ini juga berhasil mengimplementasikan model tersebut ke dalam sistem tertanam (embedded system), memungkinkan prediksi real-time sebagai mekanisme cadangan (fail-safe) saat sensor fisik mengalami gangguan. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap efisiensi sumber daya, optimalisasi hasil panen, serta keberlanjutan praktik pertanian modern. Studi lebih lanjut disarankan untuk mengeksplorasi teknik Deep Learning dan validasi jangka panjang guna meningkatkan performa adaptif sistem.
Analysis of Distance and Time Traveled in Disaster Evacuation Simulation from Multi-Story Buildings to Assembly Point Nugroho, Bayu; Azwa, Atika; Naffisa, Salma Bening; Latifa, Zahwa Nurul; Aisy, Salma Rihadatul; Reswanda, Rania; Wati, Ni Wayan Susila
PROMOTOR Vol. 9 No. 2 (2026): APRIL
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v9i2.2182

Abstract

Evacuation preparedness is a critical component in high-rise building safety management, yet empirical data on evacuation times in local contexts remains limited. This study aims to analyze patterns of evacuation time and distance traveled from various points on each floor to the assembly point. Evacuation simulations were conducted in two multi-story buildings involving six measurement points per floor. Building A (2 floors) and Building B (5 floors) generated a total of 42 observations. Results show that evacuation time increases systematically with height: Building A from 28 seconds (floor 1) to 47 seconds (floor 2); Building B from 38.3 seconds (floor 1) to 116 seconds (floor 5). Each additional floor contributes 16-24 seconds to evacuation time. Walking speeds range from 0.97-1.49 m/s with an 18-35% decrease when involving stairs. Individual variability reaches 30-40%, indicating the need for a 40-50% safety margin in planning. Evacuation stairs constitute the primary bottleneck that significantly slows down the evacuation process. These findings provide quantitative benchmarks for evaluating evacuation preparedness and support the strengthening of building safety protocols, particularly for upper-floor occupants who face 3-4 times higher evacuation risks.