Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Rasio Likuiditas Untuk Menilai Kinerja Keuangan Pada Perusahaan Sub Sektor Farmasi Di BEI Nadila Nadila; Aris Munandar; Nafisa Nurrahmatiah
Profit: Jurnal Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol. 3 No. 3 (2024): Agustus : Profit: Jurnal Manajemen, Bisnis dan Akuntansi
Publisher : UNIVERSITAS MARITIM AMNI SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58192/profit.v3i3.2397

Abstract

The liquidity ratio is a measurement of the ability of a company's assets to finance its short-term liabilities or debt. The liquidity ratio is a measurement of the ability of a company's assets to finance its short-term liabilities or debt. The research results show that the financial performance of Pharmaceutical Sub-Sector Companies on the BEI is based on the Current Ratio (CR) in the poor category and the financial performance of Pharmaceutical Sub-Sector Companies on the BEI is based on the Quick Ratio (QR) in the poor category.
Unveiling Cognitive Dynamics and Classroom Culture: A Literature Review of Qualitative Research in Mathematics Education Fadhlur Rohman; Lulu Sekardini; Nadila Nadila; Arvina Tri Septiani; Sri Hastuti Noer; Agung Putra Wijaya
MATHEMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 8 No. 1 (2026): MATHEMA
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jm.v8i1.1145

Abstract

This study aims to analyze the contribution of qualitative research approaches, particularly ethnography and case studies, in unveiling the interplay between classroom culture and students' mathematical thinking processes. Using a literature review method, this study synthesizes scholarly sources from 2015 to 2025 to deepen the understanding of how social context influences cognitive construction in mathematics education. The findings reveal that mathematical thinking is not an isolated cognitive activity but is deeply embedded in classroom culture. Ethnographic approaches effectively uncover the "hidden curriculum" and cultural norms that shape learning, while case studies provide granular insights into students' specific cognitive hurdles. The integration of these approaches with constructivist pedagogies, such as Realistic Mathematics Education (PMRI), offers a robust framework for creating more meaningful and culturally responsive learning environments. This study concludes that qualitative inquiry is essential for bridging the gap between individual cognition and social context, providing a humanistic perspective on mathematics education.
LAPORAN KEUANGAN MASJID ABU BAKAR SARI DITINJAU DARI ISAK NO 35 TENTANG PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN ENTITAS BERORIENTASI NONLABA Nadila Nadila; Addiarahman Addiarahman; Marissa Putriana Marissa Putriana
Journal of Islamic Accounting Competency Vol. 6 No. 1 (2026): J-ISACC (Journal Of Islamic Accounting Competency)
Publisher : Prodi Akuntansi Syariah UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/jisacc.v6i1.5864

Abstract

This research is entitled  “The Financial Report of Masjid Abu Bakar Sari Reviewed from ISAK 35 Concerning the Presentation of Financial Statements for Non-Profit Oriented Entities.” The purpose of this research is to examine the process of preparing financial reports at Masjid Abu Bakar Sari and to identify the factors that have led to the non-implementation of ISAK 35. This study employs a qualitative approach, aiming to present information, facts, and data regarding the financial reporting practices applied by Masjid Abu Bakar Sari. The data collection methods used in this research include observation, interviews, and documentation. The findings reveal that the mosque has not implemented ISAK 35 due to the lack of knowledge among its administrators regarding the standard. The financial reports are currently prepared in a weekly journal format using Microsoft Excel, which is considered by the management to be sufficient in meeting both internal and public informational needs. There are three main factors hindering the implementation of ISAK 35: (1) limited human resources and understanding of accounting standards, (2) the absence of guidance or training from external parties, and (3) low public demand for formal financial statements, as religious donations are primarily seen as acts of worship.  
Pendidikan Kesehatan Tentang Pertolongan Pertama Pada Nyeri Dada (Sindrom Koroner Akut) Bagi Orang Awam Heni Aulia Tamara; Maridi Marsan Dirdjo; Shabrina Safitri; Arinda Fadilla Rizky Aulia; Nabilah Hana'a Dwi Saputri Halsar; Ayu Indri Juliana; Nadila Nadila; Diazty Diazty; Agil Anata; Miftahul Arzaaq; Priska Cahya Ningtyas; Refico Rivansa; Dwi Amelia Safitri
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ghvvp292

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kejadian sindrom koroner akut (SKA) dan kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai penanganan awal nyeri dada. Edukasi tentang pertolongan pertama pada SKA penting dilakukan agar masyarakat mampu memberikan respons cepat dan tepat saat menghadapi kondisi gawat darurat jantung. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan selama 45 menit di RT 21, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kota Samarinda, yang diikuti oleh 13 peserta. Metode pelaksanaan mencakup pemberian materi edukasi, demonstrasi sederhana, tanya jawab, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan peserta dari rata-rata 4,50 menjadi 7,21 setelah edukasidiberikan, dengan uji statistik menunjukkan signifikansi (p = 0,000). Kegiatan ini juga disertai penggunaan media seperti leaflet, poster, dan video edukatif untuk memperkuat pemahaman peserta. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa edukasi ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai tindakan pertolongan pertama pada SKA. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif terhadap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan jantung.
Meningkatkan Kemampuan Mengenal Angka Melalui Media Flashcard di PAUD Permata Hati Nadila Nadila; Nissa Mawarda Rokhman; Nadila Nadila; Nissa Mawarda Rokhman; Mukti Amini
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v3i42023p303-310

Abstract

Penggunaan media flashcard untuk meningkatkan kemampuan mengenal angka di PAUD Permata Hati Desa Rambai. Penelitian dilatarbelakangi oleh tingkat kemampuanmengenal angka PAUD Permata Hati Desa Rambai masih rendah. Dari 20 siswa proses perbaikan pembelajaran pada siklus 1 dengan menggunakan RPPH 3 hari dapat memperbaiki dan meningkatkan pembelajaran peningkatan kemampuan mengenal angka anak dengan capaian hasil pada siklus 1 sebanyak 6siswa dengan persentase 30 persen berkembang sesuai harapan kemudian 14 siswa dengan persentase 70 persen mulai berkembang. Melalui proses perbaikan pada siklus 2 dengan RPPH 3 hari dengan refleksi siklus 2 mampu meningkatkan hasil pencapaian siswa menjadi 18 siswa dengan persentase 90 persen berkembang sesuai harapan. Melalui penggunaan media flashcard dalam kegiatan mengenal angka di PAUD Permata Hati Desa Rambai dapat meningkatkan kemampuan mengenal angka.