p-Index From 2021 - 2026
7.015
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Keanekaragaman Genus Larva Nyamuk dan Karakteristik tempat Perkembangbiakannya di Sepanjang Selokan Jalan Bandar Raya Kota Bengkulu Singkam, Abdul Rahman; Dayana, Mustika Elmi; Miftahussalimah, Pingkan Luthfiyyah; Kurniawati, Meina Elsa Putri; Latifah, Dina Utfatul; Apriansyah, Dendy
BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed Vol 5 No 4 (2023): BioEksakta
Publisher : Fakultas Biologi Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.bioe.2023.5.4.10168

Abstract

Kawasan Bandar Raya Kota Bengkulu merupakan daerah pemukiman padat warga yang memiliki selokan sebagai tempat pembuangan limbah rumah tangga. Hal tersebut menyebabkan banyaknya genangan air pada tempat tersebut yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ragam genus nyamuk dan karakteristik tempat perkembangbiakan untuk setiap genus yang ditemukan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari 2022 dengan lokasi pengambilan sampel pada tujuh lokasi berbeda di sepanjang Jalan Bandar Raya, Kota Bengkulu. Pengamatan sampel dilakukan di Laboratorium Pembelajaran Biologi Universitas Bengkulu. Penelitian dilakukan secara observasial dengan metode deskriptif. Larva nyamuk yang ditemukan di kawasan Jalan Bandar Raya Kota Bengkulu berasal dari 4 genus yang berbeda, yakni, Aedes, Anopheles, Culex, dan Chironomus. Larva terbanyak yang ditemukan berasal dari genus Culex, sedangkan genus Anopheles merupakan larva yang paling sedikit ditemukan. Selokan bengkel dengan karakteristik berupa selokan yang tidak terlalu dalam, air pada selokan tidak mengalir, warna air tempat perindukan gelap, dan adanya limbah bengkel yang dibuang ke selokan menjadi tempat terbanyak ditemukan genus larva nyamuk, yakni genus Culex, Aedes dan Anopheles. Penelitian ini diharapkan dapat membantu mengidentifikasi karakteristik tempat perkembangbiakan jentik nyamuk guna mencegah penyebarannya.
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR BERBAHAN CANGKANG TELUR DAN AMPAS TEBU TERHADAP PERTUMBUHAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) Utami, Khofifah Dwi; Rahman Singkam , Abdul
Jurnal Pertanian Vol. 13 No. 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jp.v13i1.4577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair (POC) berbahan cangkang telur dan ampas tebu terhadap pertumbuhan tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Penelitian ini dilakukan di Desa Giri Kencana, Bengkulu Utara pada bulan Maret hingga April 2021. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu konsentrasi POC, dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Empat pelakuan yang digunakan adalah 0% (P0), 25% (P1), 50% (P2), dan 75% (P3). Parameter yang diukur adalah tinggi tanaman, jumlah daun dan panjang akar, yang diukur pada hari ke-21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada tinggi tanaman, jumlah daun dan panjang akar antar kelompok perlakuan. Perlakuan dengan dosis 25% (P1) memberikan hasil terbaik pada parameter tinggi tanaman dan panjang akar. Penambahan dosis tidak berbanding lurus dengan pertambahan tinggi tanaman (F1,2= 1.69, p= 0.32) dan panjang akar (F1,2= 0,002, p= 0.96), sedangkan pertambahan jumlah daun berbanding lurus dengan peningkatan dosis POC (F1,2= 31.30, p= 0.03). Tanaman tertinggi ditemukan pada P1 yaitu 16.3 cm ± SE 0,12, sedangkan terendah pada P3 yaitu 9.8 cm ± SE 0,12. Jumlah daun terbanyak ditemukan pada P3 yaitu 30 helai ± SE 0.15, sedangkan paling sedikit pada P0 (kontrol) yait 11 helai ± SE 0.58. Akar terpanjang ditemukan pada P1 yaitu 13.6 cm ± SE 0.70, sedangkan terpendek pada P0 (kontrol) yaitu 10.4 cm ± SE 0.44. Pemberian pupuk dengan dosis 25% (P1) menghasilkan tanaman dengan pertumbuhan paling optimal.
Pengembangan Media Belajar Kartu UNO Pada Materi Sistem Pencernaan Makanan Kelas XI SMA Rusma Lingga
Pedagogi Hayati Vol 7 No 1 (2023): Vol. 7 No. 1 (2023): Pedagogi Hayati: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Education and teacher Training, Maritime University of Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/ph.v7i1.5706

Abstract

Media pembelajaran dapat membantu kegiatan belajar mengajar menjadi lebih efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan permainan kartu UNO sebagai media pembelajaran sistem pencernaan (UNO SISCER). UNO SISCER dikembangkan menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini adalah tiga orang validator dan beberapa siswa yang sudah mempelajari sistem pencernaan. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah lembar wawancara, lembar validasi, dan angket respon siswa. Data dianalisis secara deskriptif. Desain UNO SISCER berjumlah 108 kartu, yang terdiri dari 29 kartu materi, 21 kartu master, 21 kartu pertanyaan, 21 kartu jawaban, dan 16 kartu simbol. Setiap kartu UNO memiliki UNO memiliki 4 warna yang berbeda sesuai dengan sub topik sistem pencernaan. Desain UNO SISCER dinilai sangat layak oleh ahli, dengan skor 98%, 89%, dan 75%. Respon siswa sangat dengan persentase rata-rata mencapai 92.21%. Oleh karena itu, UNO SISCER sangat cocok untuk diujicobakan dalam skala besar untuk digunakan seebagai media pembelajaran pada materi sistem pencernaan.
Pengembangan Booklet Materi Keanekaragaman Hayati Kelas X SLTA Berdasarkan Keragaman Pterygota di Taman Sains Air Sempiang Bengkulu : (Development of Biodiversity Material Booklet for Class X SLTA Based on The Diversity of Pterygota in Science Park Air Sempiang Bengkulu) Singkam, Abdul Rahman; Wardhani, Febrina Kusuma
BIODIK Vol. 10 No. 3 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biodik.v10i3.28860

Abstract

This research aims to know the result of the feasibility and readability of the booklet on biodiversity material for class X SLTA based on the diversity of pterygota in Science Park Desa Air Sempiang Bengkulu. This research is research and development (R&D) with 4D Thiagarajan (1974) model that is limited to third stage. The research subjects were material expert, media expert, practitioner and students. Data collection techniques in this research were observation, quisioners and literature review. The results of the validation of material expert obtain a percentage of 100% with very feasible criteria, 91,6% from media expert with very feasible criteria and 94,2% from expert practicioner with very feasible criteria. The result of students readability test obtained a score of 85% with very good criteria. Based on these result, the booklet can be used as a teaching material of biodiversity for class X SLTA. Key words: booklet, pteygota, biodiversity
Keanekaragaman Makroinvertebrata di Sungai Kampai, Bengkulu Abdul Rahman Singkam; Moh Aziz Pathori; Irwandi Ansori; Talib Chitheer
Al-Kauniyah: Jurnal Biologi Vol 17, No 1 (2024): AL-KAUNIYAH JURNAL BIOLOGI
Publisher : Department of Biology, Faculty of Science and Technology, Syarif Hidayatullah State Islami

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kauniyah.v17i1.27892

Abstract

 AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis keanekaragaman makroinvertebrata di Sungai Kampai, Bengkulu. Pengambilan sampel dilakukan di tiga stasiun, yaitu Muara Simpur, Pagar Agung, dan Lubuk Gio dengan dua kali periode sampling setiap stasiun, yaitu April 2019 mengikuti puncak musim hujan dan September 2019 mengikuti puncak musim kemarau. Pengambilan sampel makroinvertebrata menggunakan metode three minutes sampling. Hasil penelitian ditemukan 501 individu makroinvertebrata yang terdiri dari 25 spesies (24 genus; 22 famili; 5 kelas; 4 filum). Epeourus aculeatus merupakan spesies dengan kelimpahan relatif tertinggi secara keseluruhan, yaitu sebesar 62,08%. Indeks keanekaragaman (H’) berturut-turut adalah 1,72; 1,13; 1,80 mengindikasikan bahwa Sungai Kampai mengalami degradasi ringan. Jumlah individu Ephemeroptera, Plecoptera, dan Trichoptera (EPT)  per stasiun dari hulu ke hilir adalah 128; 196; dan 20 dengan Indeks Biotik Famili (IBF) adalah 3,34; 4; dan 4. Berdasarkan gabungan dari beberapa indeks ini menunjukkan bahwa kondisi Sungai Kampai masih tergolong sangat baik.AbstractThis research aims to analyze macroinvertebrate diversity in the Kampai River, Bengkulu. Sampling was carried out at three stations, namely Muara Simpur, Pagar Agung, and Lubuk Gio with two sampling periods for each station, namely April 2019 following the peak of the rainy season and September 2019 following the peak of the dry season. Macroinvertebrate sampling used the three minutes sampling method. The research results found 501 macroinvertebrate individuals consisting of 25 species (24 genera; 22 families; 5 classes; 4 phyla). Epeourus aculeatus is the species with the highest relative abundance overall, namely 62.08%. The diversity index (H') is 1.72; 1.13; 1.80 indicates that the Kampai River is experiencing mild degradation. The number of Ephemeroptera, Plecoptera and Trichoptera (EPT) individuals per station from upstream to downstream is 128; 196; and 20 with a Biotic Family Index (IBF) of 3.34; 4; and 4. Based on a combination of several indices, it shows that the condition of the Kampai River is still considered very good. 
PENGARUH PEMBERIAN PAKAN TAMBAHAN CACING SUTRA TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN GABUS (Channa striata) Wulandari, Cessi; Ruyani, Aceng; Singkam, Abdul Rahman; Kasrina, Kasrina; Husein, Ahmad Saddam
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol 15 No 3 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24319/jtpk.15.337-343

Abstract

The snakehead (C. striata) is a freshwater fish species that inhabits swampy areas and rivers. It has high economic value, with its selling price determined per centimeter of its body length and is very useful in the medical and industrial sectors. Snakehead fish has good nutritional content, especially albumin. The growth of snakehead fryis largely determined by the quality of feed provided. This study aims to analyze the growth rate of snakehead fry by providing additional feed in the form of Tubifex sp. The experiment utilized four plastic aquariums measuring 40 x 30 x 30 cm, calipers, digital scales, a dissolved oxygen (DO) meter, a total dissolved solids (TDS) meter, and a pH meter. The materials used in the experiment included freshwater, fish pellets (PF 1000) produced by Prima Feed, snakehead fish, and silkworms. The research method used a Completely Randomized Design (CRD) with four treatments: P1 (100% pellets), P2 (75% pellets + 25% silkworms), P3 (50% pellets + 50% silkworms), and P4 (25% pellets + 75% silk worms). Results indicated that the addition of silkworms significantly affected in the growth in weight, length, and width of snakehead fry. The best growth was observed in treatment P4 (25% pellets + 75% silk worms), with an average absolute length of 24.31±9.89 mm, an average absolute width of 3.41±1.66 mm, and an average absolute weight of 18.28±6.40 g.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Pembuatan Nata de Citrullus Ajizah, Fika Tri; Murniati, Neni; Ansori, Irwandi; Rahman, Abdul; Husein, Ahmad Saddam
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.8.2.309-316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) pembuatan Nata de citrullus materi inovasi teknologi biologi kelas X SMA. Penelitian ini merupakan penelitian research and development dengan model pengembangan 4D, dengan tahapan 1)Pendefinisian; 2) Perancangan; 3)Pengembangan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pembelajaran FKIP Universitas Bengkulu dengan melihat ketebalan dan berat Nata de citrullus (semangka merah dan kuning). Uji kelayakan LKPD dilakukan oleh tiga orang validator yaitu ahli materi, ahli media, dan praktisi pendidikan. Uji respon peserta didik dilakukan oleh peserta didik di SMAN 7 Kota Bengkulu. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa nata semangka kuning lebih tebal dan berat dibandingkan nata semangka merah. Hasil validator kelayakan LKPD dari validator mendapatkan nilai persentase ahli materi 92,85%, ahli media 95% dan praktisi pendidikan 96,42% dengan kriteria sangat layak. Hasil persentase uji respon peserta didik terhadap LKPD mendapatkan nilai 94,87% dengan kriteria sangat baik. Sehingga LKPD Nata de citrullus dapat diujicobakan pada pembelajaran biologi.
BOOKLET DEVELOPMENT OF PROTIST MATERIAL FOR CLASS X SMA/MA BASED ON MACROALGAE IDENTIFICATION ON KAUR LAGOON BEACH Yennita Yennita; Nove Rafika Sintya; Abas Abas; Kasrina Kasrina; Dewi Jumiarni; Abdul Rahman Sinkam
Jurnal IPA Terpadu Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v8i1.59732

Abstract

The Kaur Regency Lagoon Beach is home to a diverse range of macroalgae, presenting an opportunity for various applications. Among these, the development of educational materials, such as booklets for macroalgae identification, stands out. This research aims to catalog the types of macroalgae at Laguna Beach, Kaur Regency, evaluate the suitability of a macroalgae identification-based booklet as educational material for tenth-grade Protista content, and assess the booklet's readability among students. Employing a Research and Development (R&D) approach, macroalgae samples were collected using the cruising method along the shoreline of Laguna Beach. The booklet's effectiveness was validated by media and material experts, as well as two practitioner experts, while its readability was tested with 20 tenth-grade students from SMAN 5 Kaur. The study identified 16 macroalgae species at Laguna Beach, classified into 3 divisions, 9 orders, and 11 families. Specifically, it found 9 Chlorophyta division species (green algae), 2 Rhodophyta division species (red algae), and 5 Phaeophyta division species (brown algae). The booklet validation yielded an average approval rating of 96.34%, categorizing it as 'very good.' The student readability assessment also rated the booklet highly, with a 93.1% approval rate, further supporting its 'very good' classification.
Prevalensi Bakteri Staphylococcus aureus Pada Pakaian Bekas di Pasar Panorama Bengkulu Abdul Rahman Singkam; Mustika Elmi Dayana; Fenty Agustin; Mia Auliani; Avrilia Zurli; Agrezia Rahmanda; Tiara Fadillah
Jurnal Biosilampari : Jurnal Biologi Vol 6 No 2 (2024): Biosilampari: Jurnal Biologi
Publisher : Universitas PGRI Silampari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62112/biosilampari.v6i2.46

Abstract

The aim of this research is to determine the existence of Staphylococcus bacteria in second hand clothes at Pasar Panorama Bengkulu. This research used an observational method by counting the population of Staphylococcus bacteria in various types of second hand clothes. The collected clothes were diluted and the staphylococcus were isolated by using nutrient agar as a growth media. The results of this research showed that there were bacterial colonies produced from second clothes with the highest number of colonies on cotton clothes, 35 X 103. The research is expected to have a contribution as a consideration for the community when buying second clothes and build public awareness to prevent transmission of the disease caused by them.
Pengembangan LKPD Materi Keanekaragaman Hayati Berdasarkan Studi Keragaman Jenis Capung di TWA Pantai Panjang Kota Bengkulu Oktafia, Lesi; Ansori, Irwandi; Rahman, Abdul; Murniati, Neni; Yennita, Yennita; Halhaji, Prendi Niki; Kasrina, Kasrina
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/diklabio.9.1.167-175

Abstract

Keterbatasan sarana dan prasarana pembelajaran seperti bahan ajar dapat berpengaruh terhadap penyelenggaraan pembelajaran. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut dengan mengembangkan bahan ajar yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan, dan gaya belajar peserta didik. Salah satu sumber belajar yang dapat dimanfaatkan untuk membuat bahan ajar berupa lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis lingkungan sekitar adalah di taman wisata alam (TWA) Pantai Panjang Kota Bengkulu. Keragaman capung di TWA Pantai Panjang ini berpotensi sebagai sumber belajar berbasis lingkungan karena lokasi yang masih alami. Potensi ini diharapkan akan membuat peserta didik dapat melihat bentuk nyata materi yang diajarkan dari lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis capung (odonata) di TWA Pantai Panjang Kota Bengkulu untuk menjadi dasar pembuatan LKPD pada materi keanekaragaman hayati tingkat jenis. Jenis penelitian ini adalah R&D (penelitian dan pengembangan). Hasil penelitian di TWA ditemukan 7 spesies capung yaitu Orthetrum sabina, Diplacodes trivialis, Pantala flavescens, Tholymis tillarga, Lathrecista asiatica dan Orthetrum glaucum. Semua jenis capung ini termasuk ke dalam sub ordo Anisoptera famili Libellulidae. Hasil validasi LKPD oleh validator (ahli media, ahli materi dan guru biologi SMA 1 Kota Bengkulu) diperoleh rata-rata 92,5% dengan kriteria sangat valid sehingga LKPD telah dapat diujicobakan sebagai bahan ajar materi keanekaragaman hayati SMA kelas X (sepuluh).
Co-Authors Abas Abas Abas Abas Abas, Abas ACENG RUYANI Agrezia Rahmanda Agus Budi Utomo Ahmad Saddam Husein Ajizah, Fika Tri Alif Yanuar Zukmadini Alif Yanuar Zukmadini Alif Yanuar Zukmadini Amalia Hafifah Ananda Putri Gita Natasya Andayani, Shinta Anggie Yovita Maharani Anggrini, Lolita Sri Anjaly Dewi Puspitasari Annisa Rahmi Hayati Antina, Fesy Anugrah, Tessa Apriansyah, Dendy Ariefa Primair Yani Ariefa Primair Yani Avrilia Zurli Ayu Sulistiawati Aziza Fajri Bhakti Karyadi Bhakti Karyadi BHAKTI KARYADI Bhakti Karyadi Dayana, Mustika Elmi Dechy Angelia Deni Parlindungan Dewi Erliani Dewi Jumiarni Dwita, Uci Rahma Emelia Andani Endang Widi Winarni Fadjri Fil Ahli Hady Farameta, Efa Febrina Kusuma Wardhani Fenty Agustin Fenty Agustin Fera Waroka Fitra Youpika Ghofur, Befri Ahmad Abdul Halhaji, Prendi Niki Handika Dwi Prasetyo Hidayat Al-Badar, Aqilul Husein, Ahmad Saddam Igusti Nesa Kusuma Indri Lita Lestari Indriani, Gisela Ratna Intania Oktaria Irdam Idrus Irwandi Ansori Irwandi Ansori Irwandi Ansori Irwandi Ansori Jumiarni, Dewi K Kasrina Kasmiruddin Kasrina Kasrina Kasrina Kasrina Kasrina Kasrina Kasrina Kurniawati, Meina Elsa Putri Latifah, Dina Utfatul Lisen Handayani Markus Wahyu Dinata Manurung Martias, Angga Mawar Sartika Mia Auliani Mia Aulina Miftahussalimah, Pingkan Luthfiyyah Moh Aziz Pathori Morin Fadilah Putri Muhamad Ridwan Muhammad Izzudin Al Qosam Muhammad Rizqi Mustika Elmi Dayana Mustika, Reni Nabil Muhtaram Hibatullah Najwa Henggellina Neni Murniati Neni Murniati Nika, Distira Viro Novatiano, Chesara Nove Rafika Sintya Nuraini, Yusi Nyimas Ajeng Ayu Meilani Oktafia, Lesi Oktaria Silviani Pingkan Luthfiyyah Miftahussalimah Prendi Niki Halhaji Puspita Sari, Juliana Putri, Rendi Zulni Eka Putri, Yananda Apriliani Repani Anggraini Rezki Citra Rahmadani RIDWAN AFFANDI Ridwanul Fata Rita Rahmayanti Rita Rahmayanti Rita Rahmayanti Rusma Lingga sari, Hefni Dwika Septia Noparis Fadhila Sipriyadi Siti Zubaidah Suandi, Edi Sumardi, Hari Syaiful Rochman Syarif Hidayat Syarif Hidayat Talib Chitheer TARUNI SRI PRAWAST MIEN KAOMINI ANY ARYANI DEDY DURYADI SOLIHIN Tarus Mania Tiara Fadillah Tiara Sabrina, Khairunisa Utama, Resvina Widia Utami, Khofifah Dwi Wardhani, Febrina Kusuma Winda Wahyuni Wulandari, Cessi Yennita Yennita Yennita Yunita Arianti Zakaria Husni