Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PROFILE OF MATHEMATICAL BELIEF OF HIGH-ABILITY STUDENTS AT MAN KOTA PALU IN SOLVING PROBABILITY PROBLEMS I Luh Fika; Pathuddin Pathuddin; Mubarik Mubarik; Rahma Nasir
Prima: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 1 (2026): PRIMA : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : FKIP Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/prima.v10i1.15205

Abstract

Keyakinan matematis merupakan aspek afektif penting yang mempengaruhi keberhasilan siswa dalam memahami konsep dan memecahkan masalah matematika. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, melibatkan satu siswa kelas sebelas tahun ajaran 2025/2026 yang direkomendasikan memiliki kemampuan matematika tinggi berdasarkan nilai rapor dan rekomendasi guru. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis berdasarkan indikator keyakinan matematis dalam pembelajaran dan pemecahan masalah probabilitas. Teknik pengumpulan data meliputi tes tertulis tentang masalah probabilitas dan wawancara semi-terstruktur yang fokus pada keyakinan matematis dalam pembelajaran matematika dan pemecahan masalah probabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa berkemampuan tinggi memiliki keyakinan positif terhadap matematika, mampu memahami masalah dengan baik, merancang strategi pemecahan masalah secara sistematis, melaksanakan rencana dengan percaya diri, akurat, dan presisi, serta meninjau jawaban mereka untuk memastikan kebenarannya. Keyakinan ini tercermin dalam kepercayaan diri, motivasi belajar, dan keterampilan berpikir reflektif mereka, yang mendukung keberhasilan mereka dalam memecahkan masalah kemungkinan. 
The Effectiveness of The RME Approach on Mathematics Learning Outcomes in Statistics for Junior High School Students in Palu City Salsabila Aski; Rahma Nasir; Mustamin Idris; Bakri Mallo
JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 10, No. 2: November 2026
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/kontinu.10.2.281-295

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the RME (Realistic Mathematics Education) approach on the learning outcomes of eighth-grade students in statistics. This is a quantitative study using a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group. The population of this study consists of eighth-grade students at SMP Labschool UNTAD Palu, comprising four classes with a total of 100 students. A sample of 50 students was selected using random sampling. The data collection methods used were learning outcomes from essay-based tests and observations. The data analysis techniques used were the independent samples t-test and the N-Gain test. The results of the independent samples t-test showed a Sig. (2-tailed) value of 0.001, indicating a significant difference in learning outcomes between the experimental and control classes. The N-Gain Score calculation for the experimental class yielded a value of 0.66, which falls into the moderate category. Therefore, it can be concluded that the RME approach is effective in improving the learning outcomes of eighth-grade students in statistics. The effectiveness of the RME approach is supported by learning stages that link mathematical concepts to real-life situations, enabling students to build understanding and deepen their grasp of statistical concepts, thereby improving their learning outcomes. Keywords: Effectiveness, RME, Learning Outcomes
Dekonstruksi Canang Sari Sebagai Sumber Belajar Steam Berbasis Kearifan Lokal Dalam Pendidikan Seni Rupa Sekolah Dasar Kadek Hariana; Nugroho Heri Cahyono; Agung Danu Wijaya; Rahma Nasir; Yulia Windarsih
CILPA Vol 11 No 2 (2026): July
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/cilpa.v11i2.23034

Abstract

Abstrak Penelitian ini berfokus pada dekonstruksi seni canang sari persembahan sakral Hindu Bali yang dibuat secara tradisional oleh anak-anak di Kecamatan Balinggi, Sulawesi Tengah sebagai media pembelajaran berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) di tingkat Sekolah Dasar (SD) dalam konteks pendidikan seni rupa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis elemen-elemen STEAM yang terkandung dalam seni canang sari melalui perspektif dekonstruksi; (2) mengeksplorasi potensi canang sari sebagai media pembelajaran seni rupa berbasis STEAM bagi anak usia sekolah dasar; dan (3) menganalisis model pembelajaran STEAM kontekstual berbasis kearifan lokal untuk kurikulum SD di Sulawesi Tengah. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-interpretatif dengan teori dekonstruksi Jacques Derrida untuk menganalisis perubahan bentuk dan makna canang sari dalam konteks pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam semi-terstruktur dengan tokoh budaya dan guru, serta dokumentasi visual proses pembuatan canang sari. Teknik analisis data yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan/verifikasi kesimpulan, didukung triangulasi sumber dan teknik. Temuan menunjukkan bahwa: (1) seni canang sari memuat elemen-elemen integratif STEAM secara natural (geometri, simetri, rekayasa anyaman, estetika, dan kalkulasi bahan); (2) proses kreatif pembuatan canang sari oleh anak-anak merangsang perkembangan kognitif, motorik halus, dan sensitivitas budaya; dan (3) transformasi seni tradisional ke dalam pembelajaran STEAM mampu memperkuat karakter dan identitas budaya lokal anak. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kurikulum pendidikan seni rupa di Sekolah Dasar yang berbasis kearifan lokal serta menawarkan model pembelajaran STEAM kontekstual yang inovatif. Abstract This study examines the deconstruction of canang sari a sacred Balinese Hindu offering traditionally crafted by children in Balinggi District, Central Sulawesi as a STEAM-based (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) learning medium within the context of fine arts education at the elementary school level.. This study aims to: (1) analyse the STEAM elements embedded in canang sari through a deconstructive lens; (2) explore the potential of canang sari as a STEAM-based fine arts learning medium for elementary school-aged children; and (3) examine a contextual STEAM learning model grounded in local wisdom for the elementary school curriculum in Central Sulawesi. Employing a descriptive-interpretative qualitative approach, the study draws on Jacques Derrida's deconstruction theory to analyse the shifting forms and meanings of canang sari within educational contexts. Data were collected through participant observation, semi-structured in-depth interviews with cultural figures and teachers, and visual documentation of the canang sari production process. Data analysis followed the interactive model comprising data condensation, data display, and conclusion drawing/verification, supported by source and technique triangulation. Findings reveal that: (1) canang sari organically integrates all STEAM elements (geometry, symmetry, weaving engineering, aesthetics, and material calculation); (2) children's creative engagement in crafting canang sari stimulates cognitive development, fine motor skills, and cultural sensitivity; and (3) the transformation of traditional art into STEAM learning effectively strengthens children's character and local cultural identity. This study contributes to the development of local wisdom-based fine arts curricula at the elementary school level and proposes an innovative contextual STEAM learning model.