Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Penggunaan Tiktok Ads Manager Sebagai Sarana Promosi Untuk UMKM Khas Aceh (Rumah Cut Nyak Dhien, Aceh Besar) Saputra, Imam; Waruwu, Fince Tinus; Azlan, Azlan; Siregar, Saidi Ramadan
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEK Vol. 4 No. 1 (2024): Edisi Januari 2024
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/abdi.v4i1.9602

Abstract

Di Kabupaten Aceh Besar, khususnya Kecamatan Peukan Bada terdapat 126 UMKM yang terdata pada Dinas Koperasi dan UMKM Aceh. Yang terdiri dari 100 usaha Mikro, 25 usaha Kecil dan 1 usaha kecil (Aceh, t.thn.). Dari 126 UMKM yang ada sebagian besar membuat produk khas Aceh, seperti membuat kue tradisional, membuat kerajinan tangan dari rotan, dan lain sebagainya. Ada berbagai cara yang dapat ditempuh untuk meningkatkan volume penjualan produk hasil dari UMKM tersebut selain dari meningkatkan kualitas produk yang dijual. Cara yang cukup praktis untuk di tempuh adalah dengan promosi produk agar produk tersebut dapat di kenal oleh masyarakat secara luas sehingga masyarakat mengetahui kelebihan-kelebihan dari produk tersebut dan tertarik untuk membelinya. promosi menggunakan media sosial memiliki pengaruh positif terhadap minat beli konsumen. Sebagian besar UMKM di kabupaten Aceh Besar khususnya di kecamatan Peukan Bada belum melakukan promosi produk melalui media sosial. Karena jumlah pengguna yang sangat banyak maka platform TikTok sangat cocok dijadikan platform media sosial sebagai sarana promosi produk-produk UMKM di kecamatan Peukan Bada. TikTok memiliki fitur yang bernama TikTok Ads Manager yang berfungsi untuk mengatur iklan promosi produk sehingga iklan tersebut sampai kepada responden yang memiliki peluang besar untuk membeli produk yang di iklankan. Penggunaan TikTok juga karena TikTok merupakan platform yang ideal untuk bisnis berskala kecil.
ANALISIS PERBANDINGAN ALGORITMA LEMPEL ZIV WELCH DAN TABOO CODES DALAM KOMPRESI FILE MKV Ridho, Faisal; Pristiwanto; Siregar, Saidi Ramadan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, Nomor 04, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.18046

Abstract

When selecting the most efficient compression method, it is crucial to compare the available algorithms. The methods used for file compression vary, including algorithms such as LZW (Lempel Ziv Welch) and Taboo Codes. Large file sizes can cause various issues, such as increased storage requirements and longer transmission times, leading to higher costs. Compression is essential as it reduces file size, and different compression algorithms, like LZW and Taboo Codes, offer various benefits. Both algorithms are lossless compression techniques. The criteria used to determine which algorithm is more efficient for compressing MKV files include Compression Ratio, Ratio Compression, Redundancy, and Space Saving. The Exponential Method is used to analyze and compare these algorithms to understand their effectiveness, highlighting their respective strengths and weaknesses. After weighting each criterion using the exponential method, Lempel Ziv Welch achieved a score of 8.7926, while Taboo Codes achieved a score of 9.48313. Based on these results, it can be concluded that Lempel Ziv Welch requires less effort compared to Taboo Codes.
ANALISIS PERBANDINGAN ALGORITMA ARITHMETIC CODING DAN LEMPEL ZIV WELCH (LZW) DALAM MENGKOMPRESI FILE AUDIO MP3 Arief, Mhd. Abrar; Pristiwanto; Siregar, Saidi Ramadan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, Nomor 04, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.18048

Abstract

MP3 audio files are a common format for storing and transmitting audio data, but file size can impact delivery time and memory capacity requirements. Compressing MP3 files is crucial for efficient transfer and storage space savings. Two popular lossless compression algorithms, namely arithmetic coding and Lempel-Ziv-Welch (LZW), play a significant role in determining how well MP3 audio files can be compressed without significant loss of quality. A comparative analysis between these two algorithms using criteria such as Compression Ratio, Ratio Compression, Redundancy, and Space Saving with the help of exponential methods indicates that arithmetic coding and LZW have total values of 10.1127 and 9.6047, respectively. This suggests that while arithmetic coding may be more efficient in terms of compression, LZW requires less effort. This comparison provides insights into the advantages and disadvantages of each algorithm, aiding in the selection of the most effective compression method for MP3 audio files.
ANALISA PERBANDINGAN ALGORITMA ELIAS OMEGA CODE DAN ALGORITMA TABOO CODES PADA KOMPRESI FILE TEKS Aldo, Aldo Grace Marsyanto Fau; Siregar, Saidi Ramadan; Siregar, Annisa Fadillah
Jurnal Multimedia dan Teknologi Informasi (Jatilima) Vol. 7 No. 04 (2025): Jatilima : Jurnal Multimedia Dan Teknologi Informasi
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jatilima.v7i04.1625

Abstract

File teks merupakan dokumen elektronik yang berisi kumpulan data danmemberikan kemudahan bagi pengguna dalam membuat, membaca danmenyebarkan informasi secara cepat, fleksibel, serta ramah lingkungan karenatidak memerlukan media fisik seperti kertas. Namun, seiring penggunaannyamuncul permasalahan terkait ukuran file. Semakin kompleks atau panjang isifile, ukuran file cenderung membesar. Untuk mengatasi permasalahantersebut, perlu diterapkan metode kompresi data (Data Compression) yangbertujuan mengurangi ukuran file agar lebih efisien dalam penyimpanan danpengiriman. Terdapat berbagai algoritma kompresi data, dan dalam konteks inidifokuskan pada dua jenis algoritma, yaitu Elias Omega Code dan Taboo Codes.Penelitian ini bertujuan untuk meyelaraskan efektivitas kedua algoritmatersebut dalam kompresi file teks. Hasil yang diperoleh dari persamaanalgoritma Elias Omega Code dan Taboo Codes pada kompresi file teks sangatmembantu dalam melakukan pengecilan ukuran sebuah file. Berdasarkanproses perhitungan metode Exponential, menunjukkan bahwa algoritma TabooCodes lebih unggul dengan nilai 9,709 yang membuat algoritma ini lebih efisiendibandingkan dengan algoritma Elias Omega Code.
Workshop Penerapan VLAN Menggunakan Routerboard Mikrotik dan Ruijie Reyee RG-ES208GC Siregar, Saidi Ramadan; Muhammad Sayuti; Hery Sunandar; Pristiwanto
ORAHUA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 02 (2026): Januari
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/orahua.v3i02.637

Abstract

Akibat lahan yang tidak cukup pada daerah perkotaan maka banyak bangunan dibangun secara bertingkat. khususnya pada bangunan yang menunjang keberlangsungan sistem informasi demi melancarkan aktivitas instansi-instansi atau perusahaan-perusahan misalnya gedung sekolah, gedung perkuliahan, gedung perbankan, gedung badan usaha milik negara dan sebagainya. Tentunya memiliki dampak dalam pemasangan kabel jaringan komputer serta pemborosan anggaran jika perencanaan dan tata kelola tidak tepat guna. Solusi yang paling efektif dan efisien meski menerapkan virtual local area network (vlan) pada bangunan bertingkat. Banyak keuntungan yang didapatkan salah satunya adalah estetika jalur kabel jaringan yang rapih yakni menghindari bundelan kabel yang banyak. Selain dari pada itu memudahkan dalam mengelola jaringan komputer dan memiliki batasan hingga ribuan nomor vlan tentu ini adalah suatu keuntungan yang besar jika dibandingkan dengan membeli fisik kabel yang sangat banyak. Hasil yang diharapkan pada kegiatan workshop adalah menambah pengetahuan siswa-siswi tingkat kejuruan yakni Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tentang jaringan komputer serta dapat melakukan konfigurasi routerboard mikrotik. Kemudian para siswa-siswi yang mengikuti kegiatan diharapkan juga mempunyai kompentensi pada pasar industri sesuai dengan kebutuhan perusahaan-perusahaan dan instansi-instansi yang berkaitan dengan jaringan komputer dan sistem teknologi informasi hingga berlangsungnya sistem informasi yang diinginkan yakni input data, proses hingga hasil output yang dihasilkan dari system yang digunakan.