Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Penerapan Metode Waterfall Dalam Pengembangan Sistem Informasi Masjid Saidi Ramadan Siregar; Pristiwanto Pristiwanto
KLIK: Kajian Ilmiah Informatika dan Komputer Vol. 3 No. 1 (2022): Agustus 2022
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/klik.v3i1.393

Abstract

Apart from being a congregational prayer center, the mosque can also be an information center that becomes everyone who visits it. The word congregation in prayer services has the meaning together and is led by the prayer priest. If in terms of praying, the priest holds a great responsibility for what he leads, for example, the priest should know anyone who is a follower of the imam (makmum) and should know the name, address of the congregation, even if their job. The Prophet Muhammad SAW 1500 years ago gave many examples of this in the hadith books. Rasulullah SAW led his prayers first paying attention to the congregation so that they straighten the rows (saf) and tighten them. The Prophet SAW once stroked the shoulders of the congregation while saying, straighten and tighten the rows (saf) by you because actually Satan will fill the empty rows. Apart from that, the Prophet SAW recognized each congregation, not only their names, but even every complaint that was experienced by each congregation. Therefore praying in congregation provides a solution for Muslims as long as the imam or leader can recognize and understand the current problems of the people. Along with the development of science and technology, an idea emerged on how to collect congregational data if it was collaborated with the IT world. Of course, this is by building a mosque information system that is able to record congregational visitors to the mosque. At the same time, this data can be used to track congregations if they want to be visited whose purpose is to invite congregational prayers to the mosque and provide encouragement to worshipers who are reluctant to come to the mosque
Workshop Desain Grafis Pada Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Menggunakan Affinity Designer Saidi Ramadan Siregar; Pristiwanto Pristiwanto; Azlan Azlan
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEK Vol. 3 No. 2 (2023): Edisi Juli 2023
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/abdi.v3i2.8732

Abstract

Seiring dengan perkembangan IPTEK terutama di bidang komputer banyak aplikasi-aplikasi yang dapat dimanfaatkan untuk mendesain sebuah informasi menggunakan tolls yang ada. Masalah terjadi tingkat adalah pemahaman penggunaan aplikasi desain grafis masih banyak yang belum mampu menggunakannya misalnya pada siswa yang masih Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan yang paling utama adalah jurusan multimedia. konsep dan tata letak sebuah objek desain adalah hal yang sangat diperhatikan agar informasi mudah dimengerti yang harus dipahami oleh calon desainer yang handal. Tidak menutup kemungkinan calon-calon desainer yang handal bisa muncul kepermukaan yang bisa memajukan poros sumber daya manusia  dari berbagai kalangan masyarakat sehingga dapat berdikari atau menciptakan lapangan kerja pada bidang advertising secara mandiri. Berdasarkan masalah yang sudah dikemukakan di atas maka solusi yang pertama adalah melaksanakan workshop kepada anak didik SMK yang mempunyai keinginan dalam bidang desain grafis, solusi berikutnya merekomendasikan perangkat lunak dan perangkat keras agar pada saat aktif dalam melakukan desain tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Hasil yang didapatkan dalam pengadaan workshop ini adalah dapat membuat suasana lebih efektif sehingga menjadi produktif dalam bidang desain atau dengan adanya pelaksanaan ini dapat menyampingkan kegiatan-kegiatan yang tidak membawa manfaat kepada anak didik SMK yang sedang melaksanakan praktek lapangan kerja di kawasan kampus univesitas Budi Darma misalnya jika dibandingkan dengan bermain game seharian. Capain yang didapatkan dari hasil workshop yang dilaksanakan diharapkan mencapai 80% dalam arti hampir semua peserta mengerti dan paham dalam mengkonsep desain dan cara aplikasi Affinity Designer.
Penerapan Metode Weighted Product (WP) Dalam Keputusan Rekomendasi Pemilihan Manager Penjualan Rizal, Chairul; Siregar, Saidi Ramadan; Supiyandi, Supiyandi; Armasari, Selly; Karim, Abdul
Building of Informatics, Technology and Science (BITS) Vol 3 No 3 (2021): December 2021
Publisher : Forum Kerjasama Pendidikan Tinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.679 KB) | DOI: 10.47065/bits.v3i3.1094

Abstract

The best employees are very important assets for the company, because of that sales companies need a system that can choose the best employees objectively and optimally so that they are right in choosing the best employees who will have an impact on the progress of the company. To be able to solve the problem the author conducted research using a Decision Support System using the Weighted Product (WP) method. The WP method is part of the Multiple Attribute Decision Making (MADM), which requires a normalization process to be calculated. This method in detail calculates the weight of the value of each criterion. The final result of the research shows that the 10th alternative (A10) with a Preference Value of 0.1120 was chosen to be the best employee recommended in the selection of sales manager
Perbandingan Algortima Boldi-Vigna Codes Dan Algoritma Taboo Codes Dalam Kompresi File Audio (WAV) Joshua Feliex D. Sirait; Surya Darma Nasution; Saidi Ramadan Siregar
JURIKOM (Jurnal Riset Komputer) Vol 11, No 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/jurikom.v11i5.8472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis perbandingan antara dua algoritma kompresi, yaitu Boldi-Vigna Codes dan Taboo Codes, dalam konteks pengompresan file audio format WAV. Masalah yang dihadapi adalah kebutuhan akan teknik kompresi yang mampu mengurangi ukuran file audio tanpa mengorbankan kualitas suara, mengingat file audio berformat WAV cenderung memiliki ukuran besar dan membutuhkan ruang penyimpanan yang signifikan. Seiring dengan berkembangnya teknologi audio dan meningkatnya permintaan akan kualitas suara yang tinggi, penting untuk menemukan solusi kompresi yang tidak hanya efektif dalam mengurangi ukuran file tetapi juga mampu mempertahankan integritas dan kualitas audio secara keseluruhan. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini mengimplementasikan dan menguji kinerja kedua algoritma kompresi pada sejumlah file audio WAV. Evaluasi performa dilakukan dengan mengukur tingkat kompresi yang dihasilkan serta kualitas audio yang dipertahankan setelah proses kompresi. Metode eksperimen ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai efisiensi dan efektivitas masing-masing algoritma dalam konteks kompresi file audio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik boldi-vigna codes maupun taboo codes mampu mengompresi file audio WAV dengan efektif. Namun, terdapat perbedaan signifikan dalam tingkat kompresi dan kualitas audio yang dihasilkan oleh masing-masing algoritma. Hasil ini memberikan wawasan lebih lanjut tentang keefektifan dan stabilitas kedua algoritma dalam kompresi file audio, serta potensinya dalam meningkatkan efisiensi penggunaan penyimpanan dan pengiriman file audio.
PENERAPAN METODE MAUT PEMILIHAN CALON GURU OLAHRAGA DI SDN 101883 PASAR XIII DENGAN PEMBOBOTAN ROC Siregar, Anggi Yakup; Fadlina, Fadlina; Siregar, Saidi Ramadan
Dharmas Education Journal (DE_Journal) Vol 5 No 2 (2024): DE_Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univesitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/dejournal.v5i2.1521

Abstract

The issue at SDN 101883 Pasar XIII is that the selection of physical education teacher candidates relies on the opinions of the school leadership based on pre-established criteria. This practice is reflected in the performance of previous physical education teachers, who were less attentive to students. The objectives of this thesis are to facilitate the process of selecting physical education teacher candidates, enhance the innovative and creative aspects of this process, and to develop the MAUT (Multi Attribute Utility Theory) method and ROC weighting to address issues in the decision support system for selecting physical education teachers. This aims to create a system that is not only efficient and effective but also innovative in its approach, utilizing methods and techniques that can improve overall decision-making. The proposed solution is to use the MAUT method with ROC weighting in the Decision Support System, by identifying the highest to lowest rating values. The research results for determining physical education teacher candidates at SDN 101883 Pasar XIII identified alternative A1, Budi Harahap S.Pd.Kor, with a value of 1.533, as the winning candidate for the position.
Simulasi Penerapan Multiple Queue Multiple Server Pada Antrian Bank Dengan Metode Discrete Event Simulation Siregar, Saidi Ramadan; P, Pristiwanto
MEANS (Media Informasi Analisa dan Sistem) Volume 1 Nomor 2
Publisher : LPPM UNIKA Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1265.006 KB) | DOI: 10.54367/means.v1i2.2

Abstract

ABSTRAK Simulasi merupakan proses implementasi model menjadi program komputer (software) dan mengeksekusi software tersebut sedemikian rupa sehingga perilakunya menirukan atau menyerupai sistem nyata tertentu. Tujuan dari dibuatnya simulasi antara lain sebagai pelatihan (training), studi perilaku sistem (behavior), dan permainan (games). Salah satu contoh kejadian pada kehidupan nyata yang dapat disimulasikan adalah simulasi antrian bank. Terdapat banyak model antrian yang dapat diterapkan pada simulasi antrian bank, salah satunya yaitu Multiple Queue Multiple Server (MQMS) yang dapat diartikan sebagai satu antrian dengan beberapa pelayan (teller). Untuk membuat sebuah simulasi antrian bank MQMS dibutuhkan perencanaan atau skenario, di mulai dari proses kedatangan nasabah ke bank, proses antrian nasabah, proses pelayanan nasabah, sampai proses kepergian nasabah dari bank. Berdasarkan teknik atau metodologi simulasi maka metode yang paling tepat untuk mensimulasikan antrian yaitu Simulasi Kejadian Diskret (Discrete Event Simulation). Discrete Event Simulation (DES) adalah suatu simulasi dimana perubahan statusnya terjadi pada titik-titik diskrit dalam waktu yang dipicu oleh kejadian (event). Pada DES, suatu kejadian (event) akan mempengaruhi kejadian (event) yang akan berlangsung selanjutnya.
Workshop Teknik Subnetting IP Address Komputer untuk Siswa Prakerin (Praktek Kerja Industri) Jurusan Teknik Komputer Jaringan Tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Siregar, Saidi Ramadan; Pristiwanto; Sunandar, Hery
ULEAD : Jurnal E-Pengabdian Volume 1 Nomor 2 Januari 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Katolik Santo Thomas Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.425 KB) | DOI: 10.54367/ulead.v1i2.1720

Abstract

Dua tahun lebih sudah pandemi covid-19 menjadi penghambat proses belajar mengajar secara langsung. Resolusi sebagai solusi yang diberikan Pemerintah Republik Indonesia (RI) yakni imigrasi proses belajar dari seperti biasanya (tatap muka) menjadi istilah daring (dalam jaringan) dengan memanfaatkan aplikasi misalnya google meet dan zoom dan aplikasi lainnya dan terhubung dengan jaringan internet. Tentu salah satu kekurangan pembelajaran daring secara teknis adalah membatasi interaksi antara guru dan siswa akibatnya pengetahuan siswa secara berkesinambungan pasti akan berkurang. Ahamdulillah di awal tahun 2022 pembelajaran diterapkan kembali secara luring (luar jaringan) atau tatap muka 50% dengan mematuhi protocol kesehatan. Kemudian siswa prakerin (praktek kerja industry) diberlakukan dengan hal yang sama yaitu melakukan praktek kerja industri sesuai dengan jurusan masing-masing. Pengetahuan subnetting untuk siswa tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi suatu pengetahuan dasar agar memahami addressing computer. Addressing computer sesuatu yang essensial agar terjadinya hubungan antara computer yang satu dengan computer lainnya. Bayaknya computer yang bisa dihubungkan dapat dilihat dari jumlah yang terhubung perangkat-perangkat (devices) computer dan smarphone. Misalnya satu instansi hanya memiliki 40 komputer maka harus dilakukan pemecahan pengalamatan (addressing) agar jumlah alamat ip computer tidak tersisa banyak yang dapat mengurangi celah serangan para hacker dan sekaligus mengurangi traffic jaringan dan teknik tersebut dinamakan subnetting. Dengan workshop yang dilaksanakan dapat memberikan pemahaman kepada siswa prakerin sekaligus dapat melakukan implementasi dalam skop jaringan kecil, menengah dan skop besar
Optimizing Cryptography Teaching Using E-Learning Approaches Syaifuddin, Muhammad; Zulfi Azhar; Siregar, Saidi Ramadan; Ndururu, Eferoni
Bahasa Indonesia Vol 16 No 04 (2024): Instal : jurnal Komputer
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jurnalinstall.v16i04.397

Abstract

Cryptography plays a critical role in safeguarding data, making it an essential subject in information security education. Within this course, various algorithms are introduced, each requiring different levels of computational complexity. However, instructional practice has revealed frequent student errors in executing encryption and decryption processes, primarily due to limited understanding of cryptographic algorithms and mathematical procedures. Since accuracy is fundamental in cryptography, miscalculations can lead to incorrect message interpretation. To mitigate these issues, the learning process is supported by CrypTool, a digital aid designed to guide students through encryption and decryption tasks and minimize computational errors
Aplikasi Sistem Informasi Parkir Kampus Menggunakan Model Single Channel Single Phase Service Siregar, Saidi Ramadan; Azlan, Azlan; Pristiwanto, Pristiwanto
Jurnal SAINTIKOM (Jurnal Sains Manajemen Informatika dan Komputer) Vol 23 No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : PRPM STMIK TRIGUNA DHARMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jis.v23i1.9607

Abstract

Permasalahan yang sering muncul kepurmukaan dalam pelayanan parkir kendaraan adalah terjadinya kejahatan pencurian kendaraan bermotor yang disebabkan kurangnya perhatian dalam manajemen data kendaraan berbasis IT. Information Technology memberikan informasi ketersediaan data setiap kendaraan yang sudah terdaftar oleh sistem, dapat dengan mudah mengelompokkan dengan data yang belum menjadi customer tetap misalnya terdapat pada pelayanan publik  misalnya zona kampus, pusat perbelajaan dan sebagainya. Sebagian memang sudah menerapkan sistem keamanan menggunakan barrier gate tapi dengan sistem tersebut menjadikan antrian panjang sehingga membuat customer setiap menunggu lama di atas kendaraanya, jika menambah banyak layanan pintu keluar berarti harus menambah terminal validasi data kendaraan waktu keluar dan otomatis menambah pegawainya. Bagaimana jika pelayanan tersebut diterapkan di kawasan kampus yang area pintu masuk dan keluar kendaraan tidak cukup memadai dan petugas parkir tidak melebihi dua pegawai saja dan hanya diamanahkan untuk mengatur dan menyusun kendaraan yang tidak rapi?. Solusi yang tepat dalam permasalahan yang dihadapi demikian adalah dengan membuat sistem informasi parkir dengan sistem layanan sendiri artinya semua data pengguna kendaraan khususnya para mahasiswa, dosen dan staf terlebih dahulu dimasukkan kedalam sebuah database selanjutya media validasi untuk menandakan bahwa kedatangan kendaraan di tempat dengan memberikan kartu parkir dilengkapi dengan barcode sekaligus menjadi milik customers selamanya. Kemudian melakukan transaksi masuk dan keluar kendaraan setiap memasuki area parkir kampus dengan melakukan scan kartu parkir pada terminal layanan yang sudah disediakan. Jika sistem berjalan dengan baik dari sisi perangkat lunaknya (software) dan juga kedisiplinan setiap penggunanya (users) maka pencuri kendaraan akan berpikir beberapa kali dalam melakukan aksinya.
Perbandingan Algortima Boldi-Vigna Codes Dan Algoritma Taboo Codes Dalam Kompresi File Audio (WAV) Sirait, Joshua Feliex D.; Nasution, Surya Darma; Siregar, Saidi Ramadan
JURNAL RISET KOMPUTER (JURIKOM) Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/jurikom.v11i5.8472

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis perbandingan antara dua algoritma kompresi, yaitu Boldi-Vigna Codes dan Taboo Codes, dalam konteks pengompresan file audio format WAV. Masalah yang dihadapi adalah kebutuhan akan teknik kompresi yang mampu mengurangi ukuran file audio tanpa mengorbankan kualitas suara, mengingat file audio berformat WAV cenderung memiliki ukuran besar dan membutuhkan ruang penyimpanan yang signifikan. Seiring dengan berkembangnya teknologi audio dan meningkatnya permintaan akan kualitas suara yang tinggi, penting untuk menemukan solusi kompresi yang tidak hanya efektif dalam mengurangi ukuran file tetapi juga mampu mempertahankan integritas dan kualitas audio secara keseluruhan. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini mengimplementasikan dan menguji kinerja kedua algoritma kompresi pada sejumlah file audio WAV. Evaluasi performa dilakukan dengan mengukur tingkat kompresi yang dihasilkan serta kualitas audio yang dipertahankan setelah proses kompresi. Metode eksperimen ini dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai efisiensi dan efektivitas masing-masing algoritma dalam konteks kompresi file audio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik boldi-vigna codes maupun taboo codes mampu mengompresi file audio WAV dengan efektif. Namun, terdapat perbedaan signifikan dalam tingkat kompresi dan kualitas audio yang dihasilkan oleh masing-masing algoritma. Hasil ini memberikan wawasan lebih lanjut tentang keefektifan dan stabilitas kedua algoritma dalam kompresi file audio, serta potensinya dalam meningkatkan efisiensi penggunaan penyimpanan dan pengiriman file audio.