Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENDAMPINGAN PERCAKAPAN BAHASA INGGRIS BAGI PRAMUSAJI KEDAI DI KAWASAN WISATA Ilham Ilham; Irwandi Irwandi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.1 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.9329

Abstract

Abstrak: Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah melakukan pendampingan percakapan bahasa Inggris bagi pramusaji kedai di kawasan pantai Impos. Pelaksanaan kegiatan ini diikuti oleh 26 orang pramusaji di kawasan pantai Impos yang masih kurang memadai dalam berbahasa Inggris komunikatif. Metode dalam pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan memberikan pelatihan menggunakan bahasa Inggris praktis, yaitu berlatih keterampilan keterampilan menggunakan bahasa Inggris dalam berinteraksi jual beli dengan tamu asing. Hasil evaluasi dari pengujian kemampuan berbicara menunjukkan peningkatan kemampuan bahasa inggris yang diindikasikan dari hasil rata-rata pretest adalah 38, sedangkan post-test sebesar 50,2. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan bahasa inggris bagi para pramusaji di pantai Impos berhasil.Abstract: The purpose of this community service is to assist the group of waiters at the Impos beach with basic speaking training. The implementation of this activity was attended by 26 waiters in the Impos beach area who were still inadequate in communicative English.They had low English-speaking proficiency in daily conversation. The training activities involved pre-test, treatment, and post-test. It trained them how to sell their products to foreign tourists. The results of the training showed improvement of their speaking skills that are indicated by a significant different between their scores in pre-test and post-test. Their average score in the pretest is 38, while the post-test is 50.2. This community service helped the waiters and vendors improved their English daily conversation skills.
ESL Students’ Learning Strategies for the Improvement of their Language Skills Irwandi Irwandi; Muhammad Hudri; Dina Apriana
Linguistics and ELT Journal Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Muhammadiyah University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/leltj.v10i1.10986

Abstract

Effective language strategies contribute to learners’ success in learning English. In relation to this, this study aims at investigating ESL students’ strategies in learning a language. Those strategies are metacognitive strategies, deep cognitive strategies, and surface cognitive strategies. 50 English department students participated in a survey that required them to reflect on their own learning strategies for the four language skills by answering 80 questions. The result of the study suggests that the metacognitive strategies are the most highly used to improve their language skills compared to the deep cognitive and surface cognitive strategies that are moderately used. The data also showed those strategies are widely used in written texts insteadof spoken texts.
PELATIHAN TOEFL (TEST OF ENGLISH AS FOREIGN LANGUAGE) BAGI GURU-GURU PESANTREN Ilham Ilham; Yulia Isnaini; Irwandi Irwandi; Lukman Lukman; Hijril Ismail
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 5, No 3 (2022): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v5i3.9228

Abstract

Abstrak: Pemilihan khalayak sasaran didasarkan dari pertimbangan bahwa guru-guru memiliki kemampuan skill TOEFL yang lemah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan peningkatan kemampuan TOEFL Bahasa Inggris pada guru-guru di pesantren Alam Sayang Ibu. Untuk mencapai tujuan tersebut metode pelaksanaan kegiatan ini adalah melalui pelatihan intensif dengan perpaduan teori dan praktek serta diskusi pada kemampuan menyimak, membaca dan struktur. Kegiatan ini diikuti oleh 15 guru dari berbagai bidang ilmu. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kompetensi guru terhadap test TOEFL. Hasil TOEFL test menunjukkann peningkatan nilai dari 381 menjadi 400. Peningkatan ini menunjukkan bahwa pengetahuan dan kompetensi guru pada TOEFL meningkat setelah pelatihan. Abstract: The selection of the target audience is based on the consideration that teachers have weak TOEFL skills. This activity aims to provide training to improve TOEFL English skills for teachers at the Alam Sayang Ibu Islamic boarding school. To achieve this goal, the method of implementing this activity is through intensive training with a combination of theory and practice as well as discussions on listening, reading and structure skills. This activity was attended by 15 teachers from various fields of science. The results of TOEFL test indicated improvement score from 381 to 400. This improvement showed teacher knowledge and competence on the TOEFL test after the treatment.
PELATIHAN PERCAKAPAN BAHASA INGGRIS BAGI PEDAGANG ASONGAN DI KAWASAN WISATA PANTAI SENGGIGI Ilham Ilham; Hijril Ismail; Irwandi Irwandi; Hidayati Hidayati; Rima Rahmania; Muhammad Hudri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.12198

Abstract

ABSTRAKPenjualan souvenir dan kerajinan yang bernilai tinggi seharusnya dapat dimanfaatkan oleh para pedagang asongan untuk memperoleh keutungan yang lebih baik. Kemampuan bahasa Inggris yang baik sangat penting bagi para pedagang asongan untuk bertransaksi dan memberikan penjelasan produk yang mereka jual. Tingkat kepercayaan para wisatawan akan lebih tinggi apabila para pedagang asongan mampu bertransaksi dan memberikan penjelasan saat menjual produk. Kendala bahasa yang dihadapai oleh para pedagang asongan belum  banyak mendapat perhatian dari pemerintah daerah maupun stakeholder. Kondisi tersebut menjadikan para pedagang asongan tidak maksimal memasarkan produk  mereka  kepada wisatwan mancanegara. Oleh karena itu  tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan kepada pedagang asongan di kawasan pantai Senggigi untuk meningkatkan kemampuan percakapan bahasa Inggris. Mitra dari pelatihan ini adalah pedagang asongan yang berjualan di kawasan wisata pantai Sengigi. Para pedagang asongan ini menjual berbagai souvenir, kaos dan pernak-pernik perhiasan. Metode dalam pelatihan dilakukan dengan menggunakan metode pelatihan menggunakan bahasa Inggris praktis dengan menggunakan bahasa Inggris ketika melakukan transaksi jual beli dengan pembeli . Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa kemampuan percakapan bahasa Inggris para pedagang asongan mengalami peningkatan  baik dari aspek kosakata, tata bahasa, pengucapan , kelancaran dan akurasi. Kata kunci: pedagang asongan; kawasan wisata; senggigi ABSTRACTSales of high-value souvenirs and crafts should give benefit for hawkers to get better profits. Good English skills are very important for hawkers to transact and provide explanations of the products they sell. The level of trust of tourists will be higher if the hawkers are able to transact and provide explanations when selling products. The language barrier faced by hawkers has not received much attention from local governments and stakeholders. This condition makes the hawkers do not optimally market their products to foreign tourists. Therefore the purpose of this activity is to provide training to hawkers in the Senggigi beach area to improve English conversation skills. The partners of this training are hawkers who sell in the Senggigi beach tourism area. These hawkers sell various souvenirs, t-shirts and jewelery trinkets. The training method is carried out using practical English training methods when making buying and selling transactions with buyers. The results of this empowerment activity show that the English conversation skills of the hawkers have increased both in terms of vocabulary, grammar, pronunciation, fluency and accuracy. Keywords: hawkers; tourism areas; senggigi
PELATIHAN BAHASA INGGRIS BAGI PELAKU USAHA DI SENTRA INDUSTRI KERAJINAN EMAS, PERAK DAN MUTIARA SEKARBELA Irwandi Irwandi; Ilham Ilham; Yulia Isnaini
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14573

Abstract

ABSTRAKPulau Lombok, terkenal dengan potensi wisata dan kerajinan tangan lokal, membutuhkan peningkatan kemampuan berbahasa Inggris bagi para pelaku usaha di Sekarbela, pusat industri kerajinan perhiasan. Tujuan program pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mereka, memungkinkan komunikasi yang efektif dengan pelanggan dan mitra bisnis internasional. Melalui sosialisasi pelatihan yang melibatkan 20 peserta, mereka akan mempelajari dasar-dasar Bahasa Inggris, terminologi khusus industri, teknik negosiasi, strategi pemasaran, dan keterampilan komunikasi bisnis. Berdasarkan hasil evaluasi, terdapat peningkatan nilai rata-rata pada semua aspek penilaian berbicara Bahasa Inggris. Umpan balik dari peserta menunjukkan kepuasan terhadap pelatihan, yang berkontribusi pada peningkatan daya saing usaha kerajinan di pasar internasional. Pelatihan ini diharapkan dapat memotivasi peserta untuk terus mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris mereka dan membantu mereka dalam menjalankan usaha di pasar global. Kata kunci: pusat industri perhiasan; pariwisata; kemampuan berbahasa Inggris. ABSTRACTLombok Island, known for its tourism potential and local handicrafts, requires the improvement of English language skills for business owners in Sekarbela, a prominent jewelry industry center. The primary objective of this community service program is to enhance their English proficiency that enables effective communication with international customers and business partners. Through training and socialization involving 20 participants, they will learn fundamental English, industry-specific terminology, negotiation techniques, marketing strategies, and business communication skills. Evaluation results demonstrate an increase in average scores across all aspects of English speaking assessment. Participant feedback highlights satisfaction with the training, contributing to the increased competitiveness of the handicraft businesses in the international market. This training aims to motivate participants to continually develop their English abilities and support them in operating their businesses in the global market. Keywords: jewelry industry center; tourism; english proficiency
PENDAMPINGAN BAHASA INGGRIS BAGI ANAK-ANAK DI PANTI ASUHAN MUHAMMADIYAH MATARAM Ilham Ilham; Muhammad Hudri; Irwandi Irwandi; Rima Rahmaniah; Hijril Ismail; Hidayati Hidayati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i2.14714

Abstract

ABSTRAKPengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu anak-anak panti asuhan dalam mengembangkan kemampuan  bahasa inggris. Pengabdian ini dilakukan bagi anak-anak Panti Asuhan Muhammadiyah dengan jumlah peserta 14 orang. Metode dalam pelatihan dilakukan dengan menggunakan metode pelatihan. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan dalam tiga tahapan : (1) tahap pengamatan, (2) tahap pengajaran, dan  (3) tahap evaluasi.  Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa kemampuan  bahasa Inggris anak-anak Panti Asuhan mengalami peningkatan  baik dari aspek kosakata, tata bahasa, pengucapan , kelancaran dan akurasi. Kata kunci: pendampingan; kemampuan bahasa inggris; panti asuhan. ABSTRACTThis community service aims to help orphanage children in developing English language skills. This community service was conducted for the children of Muhammadiyah orphanage with a total of 14 participants. The method in the training was carried out using the training method. Community service activities are carried out in three stages: (1) observation stage, (2) teaching stage, and (3) evaluation stage.  The results of this service show that the English language skills of the orphanage children have improved in terms of vocabulary, grammar, pronunciation, fluency and accuracy. Keywords: mentoring; english language skills; orphanage.
STUDI DESKRIPTIF TERHADAP MOTIVASI BELAJAR, GAYA BELAJAR DAN KEMAMPUAN SISWA DALAM BELAJAR BAHASA INDONESIA Irwandi, Irwandi; Usniati, Baiq; Taufik, Taufik; Susilowati, Iwon
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 9, No 1: January 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v9i1.21009

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara motivasi belajar, gaya belajar, dan kemampuan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMAN 2 Mataram. Menggunakan metode kuantitatif deskriptif, penelitian melibatkan 122 siswa dengan pengumpulan data melalui kuesioner untuk menilai motivasi dan gaya belajar serta analisis dokumen hasil ujian semester. Hasilnya menunjukkan sikap positif dan minat tinggi siswa terhadap belajar bahasa Indonesia, dengan beragam gaya belajar termasuk visual, auditori, baca-tulis, dan kinestetik. Namun, hasil belajar menunjukkan perlunya peningkatan strategi pengajaran dan dukungan sumber daya tambahan untuk mencapai standar akademik yang lebih optimal.
Meningkatkan Kemampuan Akademik dan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar dengan Model Pembelajaran Berbasis Proyek Sederhana Irwandi, Irwandi; Sahirman, Sahirman; Fatania, Sri; Ilham, Ilham
Jurnal Ilmiah Telaah Vol 9, No 2: July 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/telaah.v9i2.22486

Abstract

Pendidikan di tingkat sekolah dasar memiliki peran krusial dalam membentuk fondasi pengetahuan dan keterampilan siswa. Namun, tantangan muncul dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dan mengembangkan kemampuan kritis mereka. Metode pembelajaran konvensional cenderung kurang melibatkan siswa secara aktif dan kurang menantang bagi mereka. Pembelajaran Berbasis Proyek atau Project Based Learning (PBL) menawarkan pendekatan yang lebih interaktif dan praktis, memungkinkan siswa untuk terlibat secara aktif dalam pembelajaran yang bermakna dan relevan dengan kehidupan mereka. Studi ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) untuk mengeksplorasi potensi PBL sederhana dalam meningkatkan kemampuan akademik dan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV di SDN 1 Montong Terep, Nusa Tenggara Barat. Instrumen pengumpulan data meliputi observasi dan tes, dengan analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi PBL sederhana secara signifikan meningkatkan kemampuan akademik siswa pada siklus kedua. Selain itu, terjadi peningkatan dalam partisipasi, kerjasama, dan kepercayaan diri siswa selama proses pembelajaran. Kesimpulannya, PBL sederhana efektif dalam meningkatkan prestasi akademik dan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga tentang potensi model pembelajaran berbasis proyek sederhana dalam meningkatkan pendidikan di tingkat dasar.
PENDAMPINGAN BAHASA INGGRIS YANG MENYENANGKAN BAGI SISWA SMPN DI PINGGIRAN KOTA MATARAM Ilham Ilham; Irwandi Irwandi; Hijril ismail; Fauzi Bafadal; M. Hudri; Hidayati Hidayati; Rima Rahmaniah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19602

Abstract

ABSTRAKBerdasarkan survey awal yang dilakukan oleh tim PKM pengabdian masyarakat Univeritas Muhammadiyah Mataram, tim menemukan bahwa siswa-siswa di SMPN 17 Mataram mengalami kesulitan dalam belajar Bahasa Inggris, hal ini disebabkan karena kurangnya  pembelajaran yang bervariasi yang mengapilkasikan teknik-teknik pembelajaran yang menyenangkan. Mitra sasaran dari kegiatan pelatihan ini adalah siswa kelas VII SMPN 17 Mataram sejumlah 35 orang. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa inggris siswa dalam pembelajaran bahasa. Kegiatan ini bertemakan kegiatan belajar bahasa inggris yang menyenangkan dengan metode games untuk menyampaikan materi bahasa inggris yang menyenangkan.  Metode dalam pelatihan dilakukan dengan menggunakan metode pelatihan.  Pencapaian hasil pengabdian masyarakat ini adalah menigkatnya kemampuan peserta dalam menguasai beberapa kosakata dengan benar, peserta telah memahami  cara menulis kalimat sederhana dengan benar dan peserta dapat berbicara bahasa Inggris. Kata kunci: belajar bahasa inggris; pembelajaran yang menyenangkan; games ABSTRACTBased on an initial survey conducted by the community service team of Muhammadiyah Mataram University, the team found that students at SMPN 17 Mataram had difficulty learning English, this was due to the lack of varied learning that applied fun learning techniques. The target partners of this training activity are seventh grade students of SMPN 17 Mataram totaling 35 people. This community service activity aims to improve students' English language skills in language learning. This activity is focused on fun English learning activities with the method of games to deliver fun English material.  The method in training is carried out using the training method.  The results of this community service is the improvement in the ability of participants to master some vocabulary correctly, understood how to write simple sentences correctly and speak simple English. Keywords: learning English; fun learning; games