Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Inventarisasi Jenis Serangga Pada Budidaya Edamame (Glycine max L. Merr.) Musyarrofah, Musyarrofah; Nurlaila, Nurlaila; Ellya, Hikma
Agroekotek View Vol 8, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/agtview.v8i1.13777

Abstract

Edamame (Glycine max L.) is a type of plant that is included in the vegetable category. Edamame soybeans have a relatively high nutritional content, where every 100 grams of seeds contain protein, carbohydrates, fat, vitamin A or carotene, vitamin B3, vitamin B2, vitamin B1, vitamin C, as well as minerals such as phosphorus, calcium, iron and potassium. Edamame plants are one of the plants that can be attacked by pests from the time they start growing until just before harvest. In Indonesia, more than 111 arthropod species are recorded as pests, 53 species are non-target, 61 species are predators and 41 species are parasitoids. There are 17 types of pests recorded that can cause damage and loss to soybean plants. Some of the main pests that are often found are bean flies (Spodoptera litura), (Ophiomyia phaseoli), armyworms tuber leaf beetles (Phaedonia inclusa), pod suckers (Riptortus linearis), pod borers (Etiella zinckenella), and green ladybugs (Nezara viridula) . Fertilizer is an additional material given to the soil with the aim of enriching or improving the chemical, physical and biological conditions of soil fertility This research aims to determine the diversity of insect pests in edamame cultivation given different doses of livestock manure bokashi fertilizer. This research was carried out from July 2023 to November 2023, located in the Khalid Waste Bank Area RT 5/ RW 5, Guntung Paikat Village, Banjarbaru. This research used a Randomized Block Design method to identify the types of insects found in edamame cultivation where bokashi fertilizer was applied.
PENDAMPINGAN FERMENTASI PAKAN ITIK DENGAN TRICHODERMA DI DESA RANTAU KARAU HILIR DALAM UPAYA REDUKSI CEMARAN AFLATOKSIN Rila Rahma Apriani; Ika Sumantri; Hikma Ellya; Nukhak Nufita Sari; Ronny Mulyawan; Nurlaila
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal Panrita Abdi - Juli 2024
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v8i3.23717

Abstract

The quality of duck feed is a main factor that determines the safety of food derived from duck products for humans, considering that the people in South Kalimantan widely consume duck products. Duck farming is the main commodity in the farming system of Bangun Bersama Farmer Group, Rantau Karau Hilir Village. The main problem faced by this farmer group is the lack of knowledge about the impact of aflatoxin contamination in duck feed on the duck performance and product safety. This community service is carried out to increase the knowledge and skills of farmer group members to produce duck ratio formulated from local feedstuffs and to prevent aflatoxin contamination through fermentation using Trichoderma.  The Focus Group Discussion (FGD), training, and mentoring were carried out properly according to the purpose of service and received high enthusiasm from partners. Awareness about the dangers of aflatoxins in duck and human health is well established, so the potential for sustainability of service results is high. In addition, farmer group members gain the ability to produce low-cost duck ration by using local feedstuff.  ---  Kualitas pakan itik merupakan faktor utama yang menentukan keamanan pangan manusia yang berasal dari produk itik, mengingat itik banyak dikonsumsi oleh masyarakat Kalimantan Selatan. Beternak itik menjadi komoditas utama pertanian bagi Kelompok Tani Bangun Bersama, Desa Rantau Karau Hilir. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah kurangnya pengetahuan tentang dampak cemaran aflatoksin dalam pakan itik pada performa itik dan keamanan produk. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani untuk menghasilkan formulasi rasio pakan itik dari bahan pakan lokal dan untuk mencegah kontaminasi aflatoksin melalui fermentasi menggunakan Trichoderma. Metode pengabdian yang dilakukan  adalah Focus Group Discussion (FGD), pelatihan dan pendampingan. Kegiatan pengabdian dapat meningkatkan pengetahuan mitra sekitar 91%. Selain itu, mitra dapat terampil membuat pakan itik fermentasi menggunakan Trichoderma dengan memanfaatkan bahan lokal sebanyak satu kali.
Kepadatan dan Keragaman Acari dan Collembola pada Budidaya Ubi Alabio (Dioscorea alata L.) di Rawa Lebak Mulyawan, Ronny; Nurlaila, Nurlaila; Sabil, Muhammad Adma; Ellya, Hikma; Apriani, Rila Rahma; Sari, Nukhak Nufita; Ismuhajaroh, Bhakti Nur; Abduh, Andin Muhammad
AGRITROP Vol 21, No 2 (2023): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v21i2.20954

Abstract

Mesofauna seperti Acari dan Collembola memiliki peranan yang sangat penting di dalam tanah, yaitu sebagai organisme dekomposer bahan organik di dalam tanah. Oleh karena itu, mesofauna di dalam tanah dapat digunakan sebagai indikator kesuburan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan populasi dan keragaman jenis fauna tanah Acari dan Collembola pada budidaya ubi Alabio di lahan rawa lebak. Penelitian ini menggunakan metode eksplorasi deskriptif. Faktor yang diteliti adalah kepadatan populasi fauna tanah Acari dan Collembola  dan keragaman jenis fauna tanah Acari dan Collembola. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa genus Acari yang paling banyak ditemukan adalah Diapterobates sedangkan genus Collembola adalah Acrocyrtus. Nilai keragaman jenis Famili Acari paling tinggi yaitu Sarcoptiformes dan Famili Collembola adalah Isotomidae.
Pemanfaatan Limbah Organik Sebagai Subtitusi Nutrisi Pada Sistem Budidaya Hidroponik Di Pondok Pesantren Saidy, Akhmad R.; Ifansyah, Hairil; Abduh, Andin M.; Sari, Nukhak Nufitas; Ellya, Hikma; Rizqiana, Sista; Mulyawan, Ronny; Apriani, Rila R.; Nurlaila, Nurlaila
Jalujur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jalujur.v4i1.14978

Abstract

Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud Putri merupakan tipe pondok modern, yang selain mengajarkan pelajaran agama juga mengajarkan pelajaran umum, dan sekaligus sebagai tempat proses hidup itu sendiri dalam bentuk umum. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan di Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud Putri adalah pemanfaatan limbah yang belum optimal di lingkungan mitra sebagai nutrisi pada budidaya sayuran sistem hidroponik. Pengenalan terhadap berbagai pemanfaatan limbah dan budidaya sayuran hidroponik perlu dilakukan. Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra mengenai pemanfaatan limbah pada budidaya sayuran sistem hidroponik. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu berupa penyuluhan, praktek, pendampingan dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukan respon positif dari mitra terutama dalam pengelolaan limbah organik menjadi POC yang kaya akan nutrisi. Selain itu, partisipasi mitra pada kegiatan praktek dan pendampingan sangat berperan aktif. Oleh karena itu, ketersediaan sayur di pondok pesantren dapat meningkatkan konsumsi sayuran dan juga meningkatkan pengetahuan mitra terhadap sistem hidroponik. Melalui pemanfaatan limbah sebagai pupuk organik cair yang dapat digunakan sebagai subtitusi hara pada hidroponik.
PENDAMPINGAN KONSERVASI TANAH PEKARANGAN DI PONDOK PESANTREN IBNU MAS’UD PUTRI DENGAN PENERAPAN BIOPORI Kurnain, Ahmad; Ellya, Hikma; Nurlaila, Nurlaila; Nufita Sari, Nukhak; Rahma Apriani, Rila; Mulyawan, Ronny; Susanti, Eka
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.162-168

Abstract

Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud Putri merupakan salah satu pondok pesantren modern yang berada di Provinsi Kalimantan Selatan. Pembakaran sampah organik masih sering dilakukan mitra saat ini dengan alasan efisiensi waktu, tenaga, dan biaya. Kebiasaan tersebut akan memberikan dampak negative bagi lingkungan. selain meningkatkan gas rumah kaca, pembakaran dapat merugikan tanaman di sekitar lingkungan mitra karena tidak mendapatkan pengembalian bahan organik pada media tumbuh yang memang memiliki status kesuburan tanah rendah. Permasalahan mitra terdiri dari pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan sampah organik yang ramah lingkungan masih belum optimal, terbatasnya tenaga dan waktu mitra dalam pengelolaan sampah karena kegiatan harian yang sangat padat, serta konservasi tanah di sekitar lingkungan mitra yang belum optimal. Solusi permasalahan yang dilakukan pada kegiatan pengabdian adalah sosialisasi dan pelatihan pengelolaan sampah organik yang ramah lingkungan serta penerapan sistem biopori di sekitar area ponpes mitra. Kegiatan dilakukan selama kurang lebih delapan bulan. Kegiatan pengabdian terdiri dari tahapan persiapan, sosialisasi mengenai pengelolaan sampah dan sistem biopori, pelatihan pengolahan sampah organik dengan menggunakan biodekomposer, pelatihan dalam penerapan sistem biopori, pendampingan pengembangan sistem biopori, serta monitoring dan evaluasi kegiatan. Sosialisasi yang dilakukan tentang pengelolaan sampah organik dan system biopori di Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud Puteri dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat pondok. Pendampingan penerapan system biopori mendapat respon positif dari mitra sehingga santriwati dan pengelola pondok terlibat aktif dalam pembuatan sistem biopori.
Karakter Morfologi dan Fisiologi Daun Ubi Alabio (Diosocorea alata L.) pada Perbedaan Aplikasi Pupuk Hijau di Lahan Rawa Lebak Apriani, Rila Rahma; Ellya, Hikma; Mulyawan, Ronny; Nurkhalishah, Atika; Nurlaila, Nurlaila; Sari, Nukhak Nufita
Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian (Journal of Agricultural Science) Vol. 22 No. 1 (2024): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/agritrop.v22i1.1810

Abstract

Ubi Alabio (Dioscorea alata L.) memiliki potensi sebagai pangan fungsional di Kalimantan Selatan namun belum optimal dari segi budidaya. Aplikasi pupuk hijau dari gulma air menjadi altenatif pemupukan ramah lingkungan. Pendekatan karakter morfologi dan fisiologi kaitannya dengan fotosintesis dapat dilakukan untuk melihat efektivitas pemupukan. Penelitian ini bertujuan mempelajari karakter morfologi dan fisiologi daun ubi alabio perbedaan aplikasi pupuk hijau di lahan rawa lebak. Pemberian berbagai jenis pupuk hijau tidak berpengaruh terhadap karakter morfologi daun ubi alabio yang meliputi panjang, lebar dan luas daun. Karakter fisiologi daun yaitu berat kering daun dan kandungan klorofil b serta klorofil total juga tidak menunjukkan perbedaan pada aplikasi berbagai jenis pupuk hijau, akan tetapi  tren data menunjukkan pupuk hijau kayu apu memebrikan karakter cukup baik dibanding pupuk lain. Aplikasi pupuk kayu apu 35 ton ha-1 menghasilkan kandungan klorofil a paling tinggi pada daun ubi alabio yaitu berkisar antara 4,556-6,900