Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Indonesia berbasis Pendidikan Multikultural Amalina, Sharfina Nur
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 7 No 4 (2022): Volume 7 Nomor 4, November 2022
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.982 KB) | DOI: 10.28926/briliant.v7i4.1182

Abstract

Pendidikan multikultural menghargai adanya keberagaman dalam kehidupan. Indonesia yang memiliki keanekaragaman budaya sangat sesuai dengan konsep yang ditawarkan dalam Pendidikan Multikultural. Pendidikan Multikultural sendiri dapat diintegrasikan dalam pembelajaran Sejarah khususnya Sejarah Kebudayaan Indonesia yang mengkaji berbagai heterogenitas budaya. Keberagaman budaya memiliki potensi tersendiri bagi bangsa Indonesia, menjadi identitas dan jati diri bangsa. Namun juga memiliki potensi disintegrasi bangsa apabila dalam keberagaman tersebut tidak ada kesadaran dan toleransi. Tujuan dalam penelitian untuk mengetahui 1) Pentingnya Pendidikan Multikultural dalam pembelajaran sejarah, 2) Nilai-Nilai Multikultural dalam Sejarah Kebudayaan Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif deskriptif dengan melalui pengamatan yang dideskripsikan secara detail yang bersumber dari observasi, angket serta dokumentasi bahan ajar sejarah kebudayaan Indonesia. Hasil penelitian menyatakan 1) Pendidikan Multikultural sangat penting untuk diintegrasikan dalam Pendidikan sebagai penguat identitas dan jati diri bangsa Indonesia untuk menghadapi arus globalisai. Melalui Pembelajaran sejarah, Pendidikan multikultural dapat dengan mudah diintegrasikan dalam pembelajaran. 2) Nilai-Nilai multikultural yang terkandung dalam pembelajaran Sejarah Kebudyaaan Indonesia adalah nilai toleransi, keterbukaan, kemanusiaan, kearifan lokal, keadilan, dan nilai cinta tanah air. 
PENDAMPINGAN SERTIFIKASI HALAL DAN SUPPORT BANNER SEBAGAI PENINGKATAN DAYA SAING PADA UMKM DI DESA SUKOPURO A Rizki Munshif Sya’bani; Arsita Indriani; Salman Alfarizi; Hayati Ridha; Bilqis Nabila; Sharfina Nur Amalina
As-Sidanah Vol 6 No 1 (2024): APRIL
Publisher : LP2M Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/assidanah.v6i1.100-116

Abstract

UMKM are an important component in the economic structure in Indonesia, because of their significant presence in the economy and provide broad employment opportunities for enthusiasts. However, there are still many UMKM players who do not understand efforts to increase competitiveness, one of which is the need to have a halal certificate and also the importance of branding UMKM products. Therefore, this Student Work Lecture activity aims to be able to contribute to providing halal certification assistance and making banners for UMKM in Sukopuro Village, Jabung, Malang Regency. Assistance activities are carried out using the ABCD (Asset Base Community Developmenet) approach method. The results of this community service activity are assistance in registering halal certification and supporting banners for UMKM.
INKLUSIVITAS DAN KELESTARIAN: PROGRAM PEMBERDAYAAN DIFABEL MELALUI KEWIRAUSAHAAN BERBASIS ECO-FRIENDLY Azharotunnafi, Azharotunnafi; Amalina, Sharfina Nur; Abdani, Fadlil
As-Sidanah Vol 7 No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : LP2M Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/assidanah.v7i2.281-303

Abstract

This paper aims to explain how eco-friendly-based training impacts people with disabilities. The mentoring training aims to provide opportunities for LINKSOS people with disabilities to have independence and entrepreneurial skills that are environmentally friendly. The method used is ABCD, namely Asset-Based Community Development, which uses an approach to assets or potential, where the community already has skills in making marketing and MSME (Micro, Small, and Medium Enterprises) businesses developed. Hence, the service team tries to add skills with eco-friendly training. This activity lasted for 2 days. First, introducing the concept of entrepreneurship and how to start an easy business. The second day was to train people with disabilities who have limitations so that they can still work and produce entrepreneurial opportunities with environmentally friendly principles, namely by ecoprinting with totebag media. This training resulted in: (1) People with disabilities understand the entrepreneurial skills needed to be economically independent and have business opportunities; and (2) People with disabilities understand and can practice making Ecoprint with totebag media. This activity has implications for people with limitations to be able to work by utilizing materials that are easily obtained in the surrounding environment.