Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh pembelajaran Outdoor Learning dengan strategi Daring terhadap Prestasi Belajar Mahasiswa Pendidikan Sejarah USK Aceh Nurasiah, Nurasiah; Amalina, Sharfina Nur; Azis, Abdul
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 6 No 3 (2021): Volume 6 Nomor 3, Agustus 2021
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.152 KB) | DOI: 10.28926/briliant.v6i3.669

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran Outdoor Learning dengan Strategi daring untuk mengetahui pengaruhnya terhadap prestasi  belajar mahasiswa mata kuliah Afrika prodi pendidikan sejarah USK, Banda Aceh.  Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasy eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa semester ganjil prodi pendidikan sejarah. Hasil penelitian menunjukkan; (1) prestasi mahasiswa pada kelas eksperimen lebih meningkat dari kelas kontrol. (2) Pada kelas eksperimen mahasiswa yang mencapai ketuntasan sebesar 92 persen dan pada kelas kontrol mahasiswa yang mencapai ketuntasan sebesar 36 persen. Hasil tersebut menunjukkan model pembelajaran  Outdoor Learning dengan Strategi daring memberikan pengaruh signifikan terhadap prestasi belajar mahasiswa.
Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Indonesia berbasis Pendidikan Multikultural Amalina, Sharfina Nur
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 7 No 4 (2022): Volume 7 Nomor 4, November 2022
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.982 KB) | DOI: 10.28926/briliant.v7i4.1182

Abstract

Pendidikan multikultural menghargai adanya keberagaman dalam kehidupan. Indonesia yang memiliki keanekaragaman budaya sangat sesuai dengan konsep yang ditawarkan dalam Pendidikan Multikultural. Pendidikan Multikultural sendiri dapat diintegrasikan dalam pembelajaran Sejarah khususnya Sejarah Kebudayaan Indonesia yang mengkaji berbagai heterogenitas budaya. Keberagaman budaya memiliki potensi tersendiri bagi bangsa Indonesia, menjadi identitas dan jati diri bangsa. Namun juga memiliki potensi disintegrasi bangsa apabila dalam keberagaman tersebut tidak ada kesadaran dan toleransi. Tujuan dalam penelitian untuk mengetahui 1) Pentingnya Pendidikan Multikultural dalam pembelajaran sejarah, 2) Nilai-Nilai Multikultural dalam Sejarah Kebudayaan Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif deskriptif dengan melalui pengamatan yang dideskripsikan secara detail yang bersumber dari observasi, angket serta dokumentasi bahan ajar sejarah kebudayaan Indonesia. Hasil penelitian menyatakan 1) Pendidikan Multikultural sangat penting untuk diintegrasikan dalam Pendidikan sebagai penguat identitas dan jati diri bangsa Indonesia untuk menghadapi arus globalisai. Melalui Pembelajaran sejarah, Pendidikan multikultural dapat dengan mudah diintegrasikan dalam pembelajaran. 2) Nilai-Nilai multikultural yang terkandung dalam pembelajaran Sejarah Kebudyaaan Indonesia adalah nilai toleransi, keterbukaan, kemanusiaan, kearifan lokal, keadilan, dan nilai cinta tanah air. 
PENDAMPINGAN SERTIFIKASI HALAL DAN SUPPORT BANNER SEBAGAI PENINGKATAN DAYA SAING PADA UMKM DI DESA SUKOPURO A Rizki Munshif Sya’bani; Arsita Indriani; Salman Alfarizi; Hayati Ridha; Bilqis Nabila; Sharfina Nur Amalina
As-Sidanah Vol 6 No 1 (2024): APRIL
Publisher : LP2M Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/assidanah.v6i1.100-116

Abstract

UMKM are an important component in the economic structure in Indonesia, because of their significant presence in the economy and provide broad employment opportunities for enthusiasts. However, there are still many UMKM players who do not understand efforts to increase competitiveness, one of which is the need to have a halal certificate and also the importance of branding UMKM products. Therefore, this Student Work Lecture activity aims to be able to contribute to providing halal certification assistance and making banners for UMKM in Sukopuro Village, Jabung, Malang Regency. Assistance activities are carried out using the ABCD (Asset Base Community Developmenet) approach method. The results of this community service activity are assistance in registering halal certification and supporting banners for UMKM.
INKLUSIVITAS DAN KELESTARIAN: PROGRAM PEMBERDAYAAN DIFABEL MELALUI KEWIRAUSAHAAN BERBASIS ECO-FRIENDLY Azharotunnafi, Azharotunnafi; Amalina, Sharfina Nur; Abdani, Fadlil
As-Sidanah Vol 7 No 2 (2025): OKTOBER
Publisher : LP2M Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/assidanah.v7i2.281-303

Abstract

This paper aims to explain how eco-friendly-based training impacts people with disabilities. The mentoring training aims to provide opportunities for LINKSOS people with disabilities to have independence and entrepreneurial skills that are environmentally friendly. The method used is ABCD, namely Asset-Based Community Development, which uses an approach to assets or potential, where the community already has skills in making marketing and MSME (Micro, Small, and Medium Enterprises) businesses developed. Hence, the service team tries to add skills with eco-friendly training. This activity lasted for 2 days. First, introducing the concept of entrepreneurship and how to start an easy business. The second day was to train people with disabilities who have limitations so that they can still work and produce entrepreneurial opportunities with environmentally friendly principles, namely by ecoprinting with totebag media. This training resulted in: (1) People with disabilities understand the entrepreneurial skills needed to be economically independent and have business opportunities; and (2) People with disabilities understand and can practice making Ecoprint with totebag media. This activity has implications for people with limitations to be able to work by utilizing materials that are easily obtained in the surrounding environment.
DIGITAL EMPOWERMENT UMKM ANYAMAN LOKAL: STRATEGI BRANDING DAN PROMOSI BERBASIS TEKNOLOGI DIGITAL Amalina, Sharfina Nur; Rohmana, Wahyu Indah Mala; Abdani, Fadlil
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36528

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas digital pelaku UMKM anyaman bambu dalam strategi branding dan promosi berbasis potensi lokal. Mitra kegiatan terdiri atas 20 pengrajin anyaman bambu di salah satu desa sentra bambu di Provinsi Jawa Timur. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan interaktif, dan praktik langsung yang difokuskan pada materi branding, storytelling produk, inovasi desain, serta pemanfaatan media sosial dan marketplace sebagai media promosi digital. Evaluasi dilakukan melalui pretest–posttest, observasi keterlibatan peserta, penilaian hasil praktik digital, dan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan dan keterampilan digital peserta, ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 63,9 pada pretest menjadi 90,1 pada posttest, atau meningkat sebesar 43%. Selain itu, peserta berhasil menghasilkan identitas merek dan logo produk yang lebih profesional serta memiliki akun promosi digital yang siap digunakan. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan daya saing UMKM anyaman bambu dan menjadi langkah awal penguatan ekosistem ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal di era digital.Abstract: This community service activity aims to increase the digital capacity of bamboo weaving MSMEs in branding and promotional strategies based on local potential. The activity partners consisted of 20 bamboo weaving artisans in one of the bamboo center villages in East Java Province. The implementation method included socialization, interactive training, and hands-on practice focused on branding materials, product storytelling, design innovation, and the use of social media and marketplaces as digital promotional media. Evaluation was carried out through pretests and posttests, observations of participant engagement, assessment of digital practice results, and questionnaires. The results of the activity showed a significant increase in participants' digital knowledge and skills, as indicated by an increase in the average score from 63.9 in the pretest to 90.1 in the posttest, an increase of 43%. In addition, participants succeeded in creating more professional brand identities and product logos and having ready-to-use digital promotional accounts. This activity contributed to increasing the competitiveness of bamboo weaving MSMEs and was the first step in strengthening the creative economy ecosystem based on local wisdom in the digital era.