Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Persepsi dan Sikap Masyarakat Terhadap Pemanfaatan Limbah Ternak Menjadi Biogas dan Biofertilizer di Desa Laikang Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar Sahrul Alam; Nurul Azisah Maharani Rustan; Putri Anggraini; Moh Ahsan S Mandra; A. M. Taufik Ali
UNM Environmental Journals Vol 5, No 1 (2021): Desember
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/uej.v5i1.29443

Abstract

Penelitian ini merupakan survei awal untuk mengetahui persepsi dan sikap masyarakat terhadap pemanfaatan limbah ternak menjadi energi alternatif biogas dan biofertilizer yang akan diterapkan pada Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D). Pemanfaatan limbah ternak dapat memberikan nilai tambah dan peningkatan ekonomi masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan. Metode pengambian data menggunakan wawancara terstruktur selanjutnya dilakukan analisis dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah ternak melalui penerapan teknologi biogas dan biofertilizer umunya belum diterapkan di masyarakat Desa Laikang. Persepsi masyarakat terhadap penerapan teknologi pemanfaatan limbah ternak umumnya sangat setuju dan tertarik untuk menerapkan teknologi biogas dan biofertilizer. Sikap masyarakat juga cenderung tinggi mendukung program penerapan teknologi, bersedia aktif dalam kegiatan penyuluhan dan pelatihan, serta bersedia menjadi mitra program pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan limbah ternak menjadi biogas dan biofertilizer. 
Pemanfaatan bahan bakar gas LPG pada motor tempel nelayan di Desa Bontokanang Kabupaten Takalar Sunardi Sunardi; Ahsan S. Mandra
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2018, No 4: Prosiding 4
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.086 KB)

Abstract

The PKM program in Bontokanang Village, SouthGalesong District, Takalar Regency aims to: (1) increaseknowledge and skills in assembling a converter kit for GasFuel (BBG) kits, (2) increase knowledge and skills inrepairing and maintaining machinery (motorbike) fishingboats, and (3) increase income of fishing communities. Themethods used include: observation, counseling (theory),training (practice), discussion, and evaluation. Theparticipants' absorption of material mastery was good and thiswas evident at the time of the training. There were around90% participants who could assemble the converter kitproperly and it can function as a converter for BBM to BBG.This training was without significant constraints and could beimplemented according to the expected target. However, inthe engine repair training, only about 60% of participantsmanaged to diagnose correctly, so that most of the trainingparticipants still had difficulty finding problems or sources ofengine failure. This is reasonable, as in the repair of themachine it does require a lot of training and assistance.
Studi Lapangan Siswa SMK Negeri 3 Takalar Dalam Kegiatan Sanitasi dan Pengolahan Limbah Sahrul Alam; Moh. Ahsan S Mandra; Andi Zulfikar Yusuf; Nur Ilmi Azzahra; Putri Anggraini
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (669.92 KB) | DOI: 10.55784/jompaabdi.Vol1.Iss2.88

Abstract

Kegiatan studi lapangan ini merupakan kegiatan yang dilakukan pasca pelaksanaan Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa Tahun 2021. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan dan memperlihatkan proses sanitasi dan pengolahan limbah pada siswa SMK Negeri 3 Takalar serta merupakan salah satu langkah untuk membangun jejaring kemitraan dengan satuan pendidikan yang ada di Kabupaten Takalar. Pelibatan siswa jurusan pertanian SMK Negeri 3 Takalar juga merupakan implementasi dari mata pelajaran sanitasi dan pengolahan limbah sehingga sangat dianggap perlu melibatkan siswa dalam rangkaian kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dengan melihat dan melakukan secara langsung proses sanitasi dan pengolahan limbah. Siswa juga diharapkan setelah mengikuti kegiatan studi lapangan ini mampu menjadi penggerak dan inovator mudah di tengah permasalahan yang dialami oleh masyarakat khususnya permasalahan limbah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sosialisasi, pemberian materi, studi lapangan dan refleksi hasil-hasil kegiatan. Adapun hasil yang diperoleh dari kegiatan studi lapangan ini, berdasarkan hasil testimoni dan observasi selama kegiatan berlangsung dapat disimpulkan bahwa siswa sangat antusias mengikuti kegiatan seperti ini, meningkatkan motivasi belajar siswa karena secara langsung dapat melihat produk dan contoh dari apa yang mereka pelajari di sekolah, serta dapat memicu siswa untuk menerapkan teknik sanitasi dan pengolahan limbah dan teknologi pengolahan limbah yang mereka lihat di lapangan. Kegiatan pengabdian seperti ini sangat perlu dilakukan dan melibatkan satuan pendidikan utamanya siswa agar proses pembelajaran lebih nyata dan dapat di diimplementasikan secara langsung serta siswa adalah generasi penerus yang harus dilatih untuk mengelola potensi lokal sehingga dapat menjadi contoh di tengah masyarakat.
SOSIALISASI PENERAPAN MITIGASI DAN ADAPTASI LINGKUNGAN PROGRAM KAMPUNG IKLIM DI DESA LAIKANG UNTUK MENDUKUNG PROGRAM (SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS) SDGs DESA Sahrul Alam; Moh. Ahsan S Mandra; Andika; Asrul; Ansar Pakambanan; Bafu Ali Hardiansyah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.88 KB) | DOI: 10.31949/jb.v3i4.3467

Abstract

Salah satu dampak dari pemanasan global adalah perubahan iklim yang tidak menentu sehingga menimbulkan berbagai macam kerugian dan bencana alam yang terjadi di muka Bumi. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemerintah indonesia membuat program nasional yang menjadi treatment agar seluruh lapisan masyarakat terlibat dalam aktivitas mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Program kampung iklim dilakukan di tingkat tapak berbasis komunitas/berkelompok minimal dalam tingkat rukun warga/dusun. Salah satu Desa yang belum melaksanakan program kampung iklim adalah Desa Laikang padahal pencemaran lingkungan, kekeringan dan ketahanan pangan di Desa Laikang menjadi sebuah permasalahan yang belum terselesaikan. Oleh sebab itu, sangat dibutuhkan sosialisasi program kampung iklim agar masyarakat mengetahui kegiatan-kegiatan mitigasi dan adaptasi lingkungan yang diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan tersebut. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan dan pendampingan. Adapun hasil yang didapatkan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah masyarakat telah mengetahui dampak yang ditimbulkan dari pemanasan global dan jika tidak memelihara lingkungan dengan baik. Selain itu masyarakat juga telah mendapatkan dukungan dari stakeholder untuk melaksanakan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim serta telah menentukan prioritas mitigasi dan adaptasi yang akan dilakukan. Masyarakat juga telah mengetahui dan telah mempunyai keterampilan pengolahan limbah ternak menjadi pupuk organik yang dapat digunakan pada lahan pertanian.
Pemanfaatan Limbah Kotoran Ternak Menjadi Biogas dan Pupuk Organik untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Laikang Sahrul Alam; Asrul; Miftahul Khaer; Nur Ilmi Azzahrah; Moh. Ahsan S. Mandra; A. M. Taufik Ali
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2: Mei 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Livestock waste, in Desa Laikang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar has not been widely used by the community, so that it often only pollutes the environment. Even though if it is processed properly, it will produce economic added value and prevent environmental pollution. This is due to the lack of socialization and training about biogas technology, the lack of community knowledge and skills regarding the application of biogas digester installation technology. This program aims to empower the Desa Laikang community through processing livestock waste into alternative fuels (biogas) and organic fertilizer from biogas processing waste (bio slurry) to support energy independence, renewable energy and food security programs. The method used in this activity was Participatory Action and Learning (PLA). The results achieved from this activity are: (1) construction of 1 (one) unit of biogas digester installation with a capacity of 4 m3, (2) organic fertilizer from bio slurry, (3) clean and hygienic cattle pens also environmental friendly, (4) demonstration plot of agriculture application of organic fertilizer, and (5) the formation of a new community (group) in Desa Laikang.
Profil Pro-Environmental Behavior Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar Moh. Ahsan S. Mandra; Syafiuddin Parenrengi; Andi Muhammad Taufik Ali
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2021 : PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Kesadaran dan kepedulian manusia terhadap lingkungan tidak dapat tumbuh begitu saja secara alamiah, namun harus diupayakan pembentukannya melalui pendidikan lingkungan hidup atau pendidikan konservasi. Fakultas Teknik UNM  sebagai unit lembaga pendidikan tinggi dan tempat penyiapan sumber daya manusia yang mengusung misi membentuk sikap dan karakter termasuk peduli terhadap lingkungan pada mahasiswa. Perilaku peduli lingkungan (pro environmental behavior) menjadi pondasi penting bagi pengembangan intelektual, keterampilan, sikap, dan memotivasi mahasiswa untuk saling menghargai hubungan antara sesamanya dan dengan lingkungan hidupnya. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan deskripsi tentang profil pro-environmental behavior mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar terkait tentang tingkat pengetahuan, sikap, dan motivasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa terhadap pro-environmental behavior di FT UNM berada pada kategori tinggi. Namun demikian sikap mahasiswa terhadap pro-environmental behavior di FT UNM berada pada kategori Netral. Sedangkan berdasarkan data motivasi mahasiswa terhadap pro-environmental behavior di FT UNM berada pada kategori tinggi. kategori sedang. Hal ini menggambarkan bahwa mahasiswa sudah berada di tahap sadar dimana perilaku ramah lingkungan itu penting namun dalam implementasinya masih memiliki kategori sedang sehingga kesadaran ramah lingkungan hanya sebatas teori dan tidak dipraktikan oleh seluruh mahasiswa yang menjadi responden. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Motivasi, pro-environmental behavior
Pemanfaatan Limbah Kotoran Ternak Menjadi Biogas dan Pupuk Organik untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Laikang Sahrul Alam; Asrul; Miftahul Khaer; Nur Ilmi Azzahrah; Moh. Ahsan S. Mandra; A. M. Taufik Ali
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2: Mei 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v1i2.341

Abstract

Livestock waste, in Desa Laikang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar has not been widely used by the community, so that it often only pollutes the environment. Even though if it is processed properly, it will produce economic added value and prevent environmental pollution. This is due to the lack of socialization and training about biogas technology, the lack of community knowledge and skills regarding the application of biogas digester installation technology. This program aims to empower the Desa Laikang community through processing livestock waste into alternative fuels (biogas) and organic fertilizer from biogas processing waste (bio slurry) to support energy independence, renewable energy and food security programs. The method used in this activity was Participatory Action and Learning (PLA). The results achieved from this activity are: (1) construction of 1 (one) unit of biogas digester installation with a capacity of 4 m3, (2) organic fertilizer from bio slurry, (3) clean and hygienic cattle pens also environmental friendly, (4) demonstration plot of agriculture application of organic fertilizer, and (5) the formation of a new community (group) in Desa Laikang.
PENERAPAN TEKNOLOGI INSTALASI DIGESTER BIOGAS UNTUK MENDUKUNG KEMANDIRIAN ENERGI RUMAH TANGGA DAN KELESTARIAN LINGKUNGAN Aswar Annas; Moh. Ahsan S. Mandra; Armi Indrayuni; Nurlita Pertiwi; Hadrawi Machmud; Sahrul Alam
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2023): Volume 4 Nomor 5 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i5.21652

Abstract

Energi merupakan salah satu unsur penting dalam keberlangsungan hidup manusia karena menjadi kebutuhan utama dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Seiring bertambahnya jumlah penduduk maka jumlah kebutuhan energi juga semakin meningkat. Tetapi saat ini kebutuhan energi masih bergantung pada sumber bahan baku energi dari fosil sehingga mengakibatkan ketersediaan bahan baku energi semakin menipis karena proses pembentukan bahan baku energi dari fosil memerlukan waktu yang cukup lama. Oleh sebab itu, untuk menjaga ketahanan dan ketersediaan energi diperlukan energi yang mudah didapatkan dan dapat diperbaharui. Limbah ternak merupakan salah satu potensi penyedia energi yang mudah didapatkan dan dapat diperbaharui. Tetapi limbah tersebut belum bisa dimanfaatkan secara baik oleh masyarakat Desa Laikang sehingga hanya ditumpuk dikolom rumah dan menjadi sumber penyakit, pencemaran lingkungan, aroma bau dan perasaan tidak nyaman beraktifitas disekitar rumah peternak. Berdasarkan hal tersebut maka dianggap perlu menerapkan teknologi instalasi digester biogas sebagai teknologi pengolah limbah ternak menjadi energi biogas yang dapat diperbaharui dan ramah lingkungan. Metode pengabdian yang digunakan adalah Model Participatory Rural Appraisal, Model Participatory Tecnology Development, Model Community Development dan Edukatif. Hasil penerapan teknologi instalasi digester biogas dapat mengurangi penggunaan gas LPG 3 kg sebanyak 3 tabung perbulan, mengurangi biaya pembelian pupuk sebesar 25-35%, lingkungan peternakan lebih bersih dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan untuk keberlanjutan hidup manusia dan makhluk hidup serta dapat mengelola dan memanfaatkan limbah menjadi produk yang bermanfaat.
PERSEPSI MAHASISWA DKV FSD UNM TERHADAP DESAIN GRAFIS LINGKUNGAN DAN DESAIN INFORMASI BERTEMA LINGKUNGAN HIDUP Nurabdiansyah, Nurabdiansyah; Mandra, Moh. Ahsan S.
UNM Environmental Journals Vol 6, No 3 (2023): Agustus
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/uej.v6i3.50989

Abstract

Environmental Graphic Design (EGD) is a design discipline concerned with the creation and arrangement of graphic design elements in a physical environment. While environment-themed information design refers to the use of graphic design to convey messages about environmental issues. Environmental Graphic Design in this context is a medium of conveying messages through visual communication design. This study analyzes the perception of students of the Visual Communication Design (DKV) department, Faculty of Art and Design, Universitas Negeri Makassar (UNM) towards Environmental Graphic Design and environment-themed information design. The research was conducted by asking simple questions about Environmental Graphic Design and environment-themed information design. It was concluded that students know the use of graphic design and information design to convey messages about environmental issues but have not been able to understand the effectiveness and potential of environmental graphic design in increasing public understanding and awareness of these issues. This research encourages the use of Environmental Graphic Design to convey messages about the environment intersecting with information design which is believed to provide new experiences and inspire behavior change in environmental issue and conservation efforts and encourage concrete actions in supporting environmental education.
PENGELOLAAN RIPARIAN SUNGAI UNTUK PENANGANAN EROSI BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT Farida, Farida; Mandra, Moh. Ahsan S.
UNM Environmental Journals Vol 6, No 3 (2023): Agustus
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/uej.v6i3.50988

Abstract

Indonesia is one of the countries that has started to develop organic farming. The Erosion is a very serious hazard that threatens anyone living along the riverbanks, although sometimes slowly, the consequences are enormous, including loss and loss of life, sedimentation and endangered river biota. River riparian management is an approach to protect and restore riparian ecological functions (areas around rivers) that are important for the sustainability of river ecosystems. The purpose of this study was to see how much influence community participation had on river riparian management for erosion control. The research was conducted by pretest and posttest analysis of increasing public knowledge by using paired sample t test. The results of the analysis show that there is an increase in knowledge before and after being given training on river riparian management for erosion management based on community participation. These results also indicate that the training provided to local communities is effective for use on a larger research scale.