Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Penerapan Prinsip 5R ( Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) K3 pada Bengkel Mobil PT Megah Putra Sejatera Ali, Andi Muhammad Taufik; Yasdin, Yasdin; Mandra, Moh. Ahsan S.; Yusuf, Andi Zulfikar; Jumadin, Jumadin
DEDIKASI Vol 26, No 2 (2024): JURNAL DEDIKASI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v26i2.68349

Abstract

Abstrak.  Praktik kerja di dalam industri otomotif memiliki resiko terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) baik bagi  pekerja, teknisi, bahkan bisa pada orang lain yang sedang berada di lingkungan tersebut Kecelakaan kerja tentu menjadi hal yang tidak diinginkan oleh setiap orang. Potensi bahaya (hazard) dapat berupa terganngunya kesehatan seperti  terpapar radiasi, kimia, biologi, infeksi, alergi, listrik, dan fisik seperti terkilir, terpeleset, terjatuh, tergores, tertusuk, dan terbentur, terjadi  di kondisi lingkungan kerja. . Aspek Lingkungan kerja yang bersifat fisikberupa  tata letak peralatan praktik, Alat Pelindung Diri, pakaian kerja, kebersihan ruang, penerangan, pengairan, tata udara di ruang kerja sangat penting peranannya untuk menciptakan suatu kondisi lingkungan yang aman dan bebas dari resiko kecelakaan maupun penyakit akibat kerja. Melalui penerapan prinsip 5R ( ringkas, rapi, resik, rawat dan rajin).akan  mengurangi kecelakaan kerja. 5R dapat  memberikan efektivitas dan efisiensi pada lingkungan kerja.  Melalui budaya kerja dengan  penerapan prinsip 5R untuk mencegaj kecelakaan kerja  akan  menciptakan produktivitas yang lebih baik. Penelitian ini sendiri menggunakan metode deskriptif naratif dengan interaksi langsung bersama narasumber. Konsep 5R  dari terdiri dari konsep yang sederhana dimana memudahkan pemahaman dan implementasi. 
Pemanfaatan Limbah Kotoran Ternak Menjadi Biogas dan Pupuk Organik untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Laikang Sahrul Alam; Asrul; Miftahul Khaer; Nur Ilmi Azzahrah; Moh. Ahsan S. Mandra; A. M. Taufik Ali
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2: Mei 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v1i2.341

Abstract

Livestock waste, in Desa Laikang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar has not been widely used by the community, so that it often only pollutes the environment. Even though if it is processed properly, it will produce economic added value and prevent environmental pollution. This is due to the lack of socialization and training about biogas technology, the lack of community knowledge and skills regarding the application of biogas digester installation technology. This program aims to empower the Desa Laikang community through processing livestock waste into alternative fuels (biogas) and organic fertilizer from biogas processing waste (bio slurry) to support energy independence, renewable energy and food security programs. The method used in this activity was Participatory Action and Learning (PLA). The results achieved from this activity are: (1) construction of 1 (one) unit of biogas digester installation with a capacity of 4 m3, (2) organic fertilizer from bio slurry, (3) clean and hygienic cattle pens also environmental friendly, (4) demonstration plot of agriculture application of organic fertilizer, and (5) the formation of a new community (group) in Desa Laikang.
Edukasi Media Interaktif untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa Bijak Bermedia Sosial di Desa Bonde Utara Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene Pertiwi, Nurlita; Mandra, Moh. Ahsan S.; Arif, Muhammad Ridwan
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 3 (2023): September 2023
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v6i3.1546

Abstract

Mitra Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah siswa SMP di Kabupaten Majene, Desa Bonde Utara. Metode yang digunakan pada pelatihan ini ada dua yakni kegiatan edukasi dengan metode ceramah tentang cara bijak bermedia sosial. Tahap kedua adalah pelatihan pembuatan video interaktif dan mensyaratkan siswa membuat satu video yang menggunakan foto dan video aktivitas pribadinya.  Fokus materi yang diberikan adalah pembuatan video edukasi dengan menggunakan aplikasi capcut. Sebanyak 25 siswa yang terlibat dalam kegiatan ini. Hasil yang dicapai adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam membuat video tentang potensi yang ada di sekitarnya.
Pelatihan Teknologi Pertanian dengan Sistem Irigasi Tetes pada Masyarakat di Desa Laikang Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar Annas, Aswar; Mandra, Moh. Ahsan S.; Indrayuni, Armi; Pertiwi, Nurlita; Machmud, Hadrawi; Alam, Sahrul
DEDIKASI Vol 25, No 2 (2023): JURNAL DEDIKASI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v25i2.58346

Abstract

Abstrak. Permasalahan minimnya pemanfaatan lahan di Desa Laikang diduga menyebabkan keterbatasan peluang ekonomi masyarakat yang terbatas. Tim Pengabdi dengan program Kosabangsa melakukan pelatihan teknologi pertanian dengan tujuan mengembangkan kapasitas masyarakat dalam pemanfaatan lahan. Metode pelatihan adalah metode rural appraisal dengan kelompok tani sebagai mitra kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam penerapan sisten irigasi teknis. Pengetahuan masyarakat yang diukur adalah pengetahuan tentang Manfaat irigasi tetes pada pemeliharaan tanaman, perbedaan pola tani irigasi tetes dengan pola sederhana, bahan instalasi  irigasi tetes dan metode pembuatan lahan tanam. Pada keempat indikator menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan. Sedangkan pengukuran keterampilan masyarakat menunjukkan peningkatan yang signifikan pada penyiapan bahan dan pembuatan lahan tanam. Kata Kunci: Irigasi Tetes, Penyiapan Lahan, Pengetahuan, Ketermpilan.
Penguatan Kapasitas Perempuan Pesisir Melalui Pemanfaatan Limbah Laut Sahabuddin, Erma Suryani; Mandra, Moh. Ahsan S.; Amir, Faisal; Riwayani, Rika; Amrah, Amrah
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas perempuan pesisir dalam mengolah limbah laut menjadi produk kerajinan yang bernilai ekonomi dan ramah lingkungan, melalui program pelatihan eco-craft berbasis partisipatif. Program ini dilaksanakan di Desa Laikang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, dengan melibatkan kelompok ibu-ibu PKK sebagai mitra utama. Metode pelaksanaan meliputi lima tahapan utama, yakni sosialisasi dan identifikasi kebutuhan, pelatihan teknis pembuatan produk eco-craft dari cangkang kerang, sisik ikan, dan kayu laut. Program ini memberikan dampak sosial-ekonomi dan ekologis yang nyata, dengan terciptanya komunitas usaha berbasis perempuan, meningkatnya literasi lingkungan, dan berkembangnya inovasi lokal yang berkelanjutan, Oleh karena itu, direkomendasikan agar model ini direplikasi di daerah pesisir lain dengan dukungan kebijakan dan kolaborasi lintas sektor.Kata kunci: Eco-craft, Pemberdayaan Perempuan, Kerajinan pesisir, Pengabdian Masyarakat.
Pengenalan Green Product dan Peningkatan Keterampilan Pengelolaan Limbah (3R) pada Remaja Masjid di Kelurahan Parang Tambung Kota Makassar Mandra, Moh. Ahsan S.; Asrib, Ahmad Rifqi; Ilmi, Nurul; Bahar, Muhammad Mahdinul
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 6
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Permasalahan lingkungan akibat peningkatan volume limbah rumah tangga dan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap produk ramah lingkungan menjadi tantangan utama di wilayah perkotaan, termasuk di Kelurahan Parang Tambung Kota Makassar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan remaja masjid dalam mengenal green product serta mengelola limbah rumah tangga berdasarkan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R). Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif melalui tahapan survei awal, sosialisasi konsep produk hijau, pelatihan praktis pengelolaan limbah, pendampingan, serta evaluasi keberhasilan program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta hingga 92% berdasarkan uji post-test, serta terbentuknya kelompok remaja Green-Masjid sebagai tindak lanjut. Kegiatan ini berdampak positif dalam membangun kesadaran ekologis, memperkuat peran remaja masjid sebagai agen perubahan sosial dan lingkungan, serta mendukung gerakan Green-Masjid di tingkat lokal. Program serupa direkomendasikan untuk diperluas ke wilayah lain guna memperkuat partisipasi generasi muda dalam pembangunan berkelanjutan. Kata kunci: green product, 3R, remaja masjid, kesadaran lingkungan