Articles
Rancang Bangun User Interface untuk Menentukan Tingkat Kerusakan Rangkaian Televisi dengan menggunakan Teori Faktor Keyakinan (Confidence Factor)
Zuly Budiarso;
Hersatoto Sulistiyono;
Eddy Nurraharjo
Dinamik Vol 15 No 1 (2010)
Publisher : Universitas Stikubank
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35315/dinamik.v15i1.106
Ketidakpastian (uncertainty) dapat dinyatakan dalam tiga model, yaitu : numeric (Numeric), Grafik(Graphic), Simbolik (Symbolic). Metode yang paling umum untuk merepresentasikan ketidakpastian adalahdengan metode numerik.Kerusakan pesawat televisi merupakan masalah yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari.Penyebab kerusakan televisi adalah karena adanya kerusakan pada suatu rangkaian. Untuk menetukan blokrangkaian yang mengalami kerusakan hanya bisa dilakukan oleh seorang pakar yang ahli di bidang televisi.Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menentukan tingkat kerusakan televisi adalahdengan menghitung faktor kepastian (Confidence Factor). Faktor Kepastian dalam masalah ini merupakanpenggabungan dari beberapa pakar dan faktor kepastian yang dimasukkan user.Dalam penelitian ini perhitungan faktor keyakinan yang digunakan adalah dengan faktor keyakinanrumus baku dan rumus Lukasiewicz. Racangan sistem yang dibuat dalam penelitian ini menggunakanVisual Basic dan basis data Microsoft Access 97. Dari hasil pengujian diperoleh bahawa sistem telahberjalan sesuai dengan kaidah-kaidah dalam teori ketidakpastian .
Implementasi Morphology Concept and Technique dalam Pengolahan Citra Digital Untuk Menentukan Batas Obyek dan Latar Belakang Citra
Eddy Nurraharjo
Dinamik Vol 16 No 2 (2011)
Publisher : Universitas Stikubank
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35315/dinamik.v16i2.360
Pada kesempatan penelitian saat ini adalah berkaitan dengan pemrosesan citra digital untuk mengamati dan memberikan analisa berkaitan dengan sebuah proses dalam serangkaian pengolahan citra yaitu dalam fokus penelitian tentang morfologi. Morfologi merupakan suatu proses dalam pengolahan citra, yang dimaksudkan untuk memberikan pendekatan morfologi secara matematis, yang dapat diimplementasikan pada sebuah citra, dan digunakan untuk mengekstraksi komponen citra. Proses ini mampu untuk digunakan untuk merepresentasikan sebuah citra dan mampu mendeskripsikan bentuk / area yang terbentuk seperti tepian/batasan tepi citra, kulit/kerangka citra maupun tingkat kecembungan citra (convex hull). Beberapa penerapan teknik dalam proses morfologi ini diantaranya adalah pada proses preprosesing dan postprosesing, seperti penyaringan (filtering), penipisan (thinning) serta pengikisan (pruning) terhadap citra yang diamati. Beberapa teori berkaitan tentang hal itu membuat peneliti tertarik untuk mencoba mengimplementasikannya dalam sebuah citra yang dibentuk dalam model citra biner (binary image) dengan variasi proses morfologinya, sehingga diperoleh pengamatan citra yang optimal terhadap obyek utama.
Implementasi Image Statistic Method pada Pengolahan Citra Digital
Eddy Nurraharjo
Dinamik Vol 17 No 1 (2012)
Publisher : Universitas Stikubank
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35315/dinamik.v17i1.1611
Penelitian klasifikasi kematangan buah mangga dilakukan guna memberikan pendekatan yang terbaik terhadap perubahan kematangan berdasarkan warna kulit buah. Klasifikasi kematangan diawali dengan pemrosesan pemeraman dan perubahan warna. Berikutnya dilakukan akuisisi data dengan menggunakan kamera digital, untuk setiap obyek pengamatan (sebagai obyek pelatihan). Pengambilan data keseluruhan selama periode pemeraman kemudian akan diperhitungkan kembali hingga diperoleh data rata-rata untuk sejumlah obyek citra pelatihan, dan berdasarkan data ini kemudian akan diolah untuk memperoleh range dan interval terhadap kategori kelas, yaitu mentah, matang dan masak. Kemudian data ini diolah dengan menggunakan pendekatan metode statistika yaitu korelasi untuk mengamati warna yang paling memiliki kedekatan terhadap pengaruh pemeraman. Kemudian nilai regresi akan mengukur tingkat kedekatan pengaruh hari terhadap perubahan warna. Data ini akan digunakan untuk melakukan klasifikasi umur pemeraman dan data interval kelas akan digunakan untuk klasifikasi kategori kelas.
Terminal Port Komputer sebagai Perantara Pemrograman Bahasa Tingkat Tinggi
Eddy Nurraharjo
Dinamik Vol 17 No 2 (2012)
Publisher : Universitas Stikubank
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35315/dinamik.v17i2.1657
Perkembangan teknologi dalam teknologi terminal perantara serta pengembangan teknik pendeteksian besaran elektronis atau fisis dengan pemrograman bahasa tingkat untuk piranti lunak telah banyak dilakukan dan dalam hal ini hampir segenap implementasinya senantiasa mengacu pada perantara sistem pengamatan akuisisi data, khususnya pada sistem akuisisi data dalam operasi kendali terpadu terapan digital mikro dengan menggunakan perantara mikrokontroler sebagai pengubah bentuk data secara visual dari sebuah sensor atau elemen transducer sebagai mata rantai paling ujung bagi sistem kendali. Untuk implementasi dalam sistem yang melibatkan bahasa tingkat tinggi, dalam hal ini menggunakan Visual Basic maka diperlukan adanya metode perantaraannya untuk digunakan menjadi penentu sekaligus mediator bagi pemrogramannya, dalam hal ini menggunakan VB. Untuk itu pada kesempatan penulisan kali ini kami penulis akan melakukan analisa kinerja terminal port komputer sebagai perantara pemerograman bahasa tingkat tinggi dalam hal ini visual basic. Konsep rancang bangun ini yang menjadi dasar pemikiran karena keunikannya dalam memberikan keluaran 8 bit data olahan dan kemampuannya dalam mode free running or controlled running, sehingga diharapkan mampu mendeteksi lebih jauh besaran elektronis maupun fisis yang akan diamati. Kata kunci : port, data, VB, komputasi
Rangkaian Pembangkit Gelombang dengan menggunakan IC XR-2206
Eddy Nurraharjo
Dinamik Vol 18 No 1 (2013)
Publisher : Universitas Stikubank
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35315/dinamik.v18i1.1671
Sebuah sinyal dapat dihasilkan dari suatu pembangkit sinyal yang berupa sebuah rangkaian elektronik. Rangkaian yang dapat menghasilkan sinyal terdiri dari beberapa komponen yang bersifat mengubah arus dc menjadi sebuah sinyal dengan frekuensi tertentu. Salah satu rangkaian yang dapat berfungsi sebagai pembangkit gelombang adalah dengan menggunakan IC XR-2206. Rangkaian tersebut dapat menghasilkan gelombang sinusoidal, persegi, dan gelombang segitiga. Frekuensi operasi XR-2206 adalah 0,01 Hz sampai dengan 1 MHz. Sedangkan tegangan catu adalah 10 volt sampai dengan 26 volt. Kata kunci : XR-2206, gelombang, frekuensi
Model Pencacahan Citra Bidang Datar 2D
Eddy Nurraharjo;
Wiwien Hadikurniawati;
Agung Prihandono
Dinamik Vol 19 No 2 (2014)
Publisher : Universitas Stikubank
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35315/dinamik.v19i2.4099
Adapun penelitian pendahuluan yang pernah dilakukan diantaranya adalah penelitian yang berkaitan dengan pendeteksian warna, klasifikasi berdasarkan warna tersebut dan penentuan pemilahan berdasarkan kriteria tertentu, mulai dari proses morfologi hingga metode center plotting. Target pada penelitian berikutnya adalah penggabungan analisis dari kedua hasil penelitian sebelumnya dan saat ini, yaitu klasifikasi warna objek dengan metode center plotting dan metode pencacahan objek pada suatu file citra, yang dihasilkan dari perangkat akuisisi data berupa kamera digital dan web camera. Konsep pencacahan objek ini merupakan sekelompok urutan sub proses yang cocok untuk objek yang di-capture dari webcamera dan terbukti dalam implementasinya mampu dilakukan dengan baik. Hasil pengamatan dalam penelitian ini mampu mencacahkan citra berwarna terhadap berbagai bentuk objek yang telah di-capture dengan baik melalui web camera, yang dibuktikan dengan perolehan hasil hingga 100 % dari 31 citra uji, namun hasil sebaliknya saat objek hasil capture dari kamera digital hanya 10 % dari 10 citra uji. Kata kunci: pencacahan, counter, image processing
Implementasi Java Interface pada Pembuatan Aplikasi Multimedia Berbasis Android
Agung Prihandono;
Eddy Nurraharjo
Dinamik Vol 20 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Stikubank
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (347.611 KB)
|
DOI: 10.35315/dinamik.v20i1.4622
Penelitian ini menunjukkan salah satu teknik pemrograman dalam pemanfaatan kelas interface pada bahasa Java untuk pembuatan aplikasi yang dijalankan pada perangkat sistem berbasis android. Dalampembuatannya, aplikasi dipecah menjadi beberapa modul. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memudahkan dalam pengembangan kode program itu sendiri. Kelas interface ini bertugas sebagaiperantara antar kelas juga dengan sistem android.
Implementasi Frame by Frame Animation Technique pada Aktivitas Game ‘Tebak’ berbasis Android
Eddy Nurraharjo;
Wiwien Hadikurniawati
Dinamik Vol 20 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Stikubank
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (564.985 KB)
|
DOI: 10.35315/dinamik.v20i1.4623
Salah satu aplikasi yang menarik adalah permainan atau game. Aplikasi ini mampu merambah dan dimainkan oleh penggunanya mulai dari pengguna pemula hingga pengguna mahir dan ahli. Permainan menarik bagi programmer aplikasi mobile terkait dengan posisi dan fungsinya untuk mengisi waktu luang pengguna, serta upaya untuk memberikan wacana sisi lain fungsi perangkat gadget. Aplikasi mobile ini pun bergantung pada platform sistem operasinya,mulai dari blackberry hingga android. Aplikasi ini ketika dijalankan maka akan menampilkan kartu pertama, dan penentuan jawaban pengguna dengan memilih “YA” atau “TIDAK”, jawaban tersebut akan menentukan angka dan kemudian angka tersebut akan disimpan dan kemudian dilanjutkan pada kartu kedua, ketiga dan keempat, hingga akhirnya bisa ditentukan nilai yang dimaksud oleh pengguna. Gambar yang dibuat merupakan sebuah animasi yang terlebih dahuludisiapkan dengan menggunakan perangkat aplikasi bantu gambar seperti Paint, dalam format GIF, dengan ukuran dimensi gambar 641 x 411 pixels dengan kombinasi angka-angka dalam konfigurasi matriks 4 x 4, berdasarkan urutan kartu dari permainan sulam ramalan “game tebak” ini, dimana diperlukan 4 model kartu berangka. Penulisan kode animasi yang akan diimplementasikan dalam penelitian ini adalah kode pemrograman java untuk teknik animasidengan teknik frame by frame.
Implementasi Pemrograman Interfacing MATLAB-Arduino
Eddy Nurraharjo
Dinamik Vol 20 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Stikubank
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (375.313 KB)
|
DOI: 10.35315/dinamik.v20i2.4641
Teknologi elektronika dalam komponen/elemen dasar elektronika maupun pada sebuah sistem terpadu. Penelitian-penelitian sebelumnya yang pernah dilakukan pada umumnya melakukan pengamatan besaran-besaran fisis dan perubahannya dengan menggunakan beberapa sensor. Salah satu untuk mendeteksi perubahan atas fenomena fisis yang terjadi dengan menggunakan sensor / transducer seperti LDR, PTC, NTC, ping, PIR dan lain sebagainya. Pengamatan perubahan fisis ini diperlukan untuk kebutuhan pengamatan dan analisa atas perubahan fisis suatu perangkat, sehingga dapat memberikan simpulan sementara atau prediksi terhadap tindak lanjut sistem dalam menangani perubahan tersebut. Perkembangan saat ini adalah penggunaan mikrokontroler Arduino yang merupakan keluarga dalam rangkaian terpadu ATMEL sebagai salah satu media bantu pengamatan perubahan fisis seperti suhu, kecepatan, jarak, tekanan dan lain sebagainya.Pada kesempatan penelitian ini tim peneliti berupaya untnuk melakukan visualisasi data terekam berkaitan dengan sistem logger. Pengamatan dilakukan dengan merekam data yang dikirim oleh papan Arduino oleh perangkat lunak komputer, yang pada kesempatan ini menggunakan MATLAB. Kemudian MATLAB akan memvisualisasikan dat yang diterima secara realtime dalam mode grafik.Hasil penelitian ini terfokus pada pengamatan dan analisa terhadap konsep antarmuka/interfacing antara mikrokontroler dan komputer, meliputi desain, rancang bangun dan pemrograman yang terlibat dalam suatu simulasi sistem kendali terpadu berbasis Arduino-MATLAB. Visualisasi data secara realtime diperoleh dengan mengkondisikan perangkat papan Arduino yang terhubung dengan sensor jarak (ultrasonik) untukmengirimkan data secara signifikan terhadap perubahan jarak yang ada, dan data ini kemudian direkam oleh variabel MATLAB dan menampilkannya dalam format grafik plot, yang terdistribusi dalam sumbu x mewakili jarak dalam centimeter dan sumbu y mewakili besaran waktu dalam detik. Hasil berjalan baik secara realtime dan sesuai dengan standar ukuran sebenarnya.
Sistem Pencacah berbasis Arduino-RFID
Eddy Nurraharjo
Dinamik Vol 21 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Stikubank
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (393.47 KB)
|
DOI: 10.35315/dinamik.v21i1.6072
Sistem deteksi RFID memiliki beberapa kelebihan untuk proses pengambilan data uniknya secaraotomatis atau pengenalannya terkait dengan obyek tertentu, dibandingkan dengan penggunaan sistemlainnya, sehingga kesempatan penelitian saat ini adalah mencoba untuk melakukan penambahan fiturterhadap sebuah penelitian sebelumnya sistem berbasis Arduino dengan menggunakan sensor frekuensiradio, berupa fitur pencacah. Implementasi peneltiian ini dengan menggunakan RFID RC522, yangmerupakan modul siap pakai dan kompatibel dengan Arduino UNO R3.Sistem pencacahan ini dirancang sedemikian rupa dengan menggunakan masukan dari 2 tipe tag yaitusebuah kartu kosong dan sebuah gantungan kunci. Sistem diharapkan akan mampu memberikan deteksiterhadap ketiga masukan tag tersebut, dan divisualisasikan keluarannya berupa LED.Pada hasil realisasinya, sistem pencacah terhadap perangkat identifikasi frekuensi radio ini dapatdirakit dengan baik dengan beberapa perangkat library dari Arduino, yaitu AddicoreRFID.h, yang akandigunakan sebagai modul pengendali untuk perangkat RFID, dan SPI.h yang digunakan untuk melakukankomunikasi secara serial melalui port USB. Sistem pencacahan identifikasi dibentuk dengan menggunakanfungsi IF …, yang akan menentukan kriteria masukan tag dan memberikan batasan jumlah cacahan, namunhingga penelitian ini masih diperlukan fitur dengan kemampuan maksimal dalam menangani sejumlah datayang lebih besar.Sistem dasar ini telah mampu untuk memberikan hasil pencacahan identifikasi dari kedua tipe tagyaitu masing-masing adalah “BLANK MAN” dan “BLUE KEY”.