Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Strategi Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Organizational Resilience Melalui Pola Kepemimpinan dan Budaya Organisasi SMAN di Kota Mataram (Studi Multisitus SMAN 4 dan 8 Mataram) Harmaen Harmaen; A Wahab Jufri; Mohamad Mustari; Fahruddin Fahruddin; Abdul Kadir Jaelani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4994

Abstract

Kepemimpinan kepala sekolah memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan organisasi sekolah di tengah dinamika perubahan pendidikan. Penguatan pola kepemimpinan dan budaya organisasi menjadi kunci dalam meningkatkan organizational resilience. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepala sekolah dalam meningkatkan organizational resilience melalui pola kepemimpinan dan budaya organisasi di SMAN 4 Mataram dan SMAN 8 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 2 kepala sekolah, 8 wakil kepala sekolah, 4 guru, dan 4 peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah dilakukan melalui komunikasi terbuka dan partisipatif, pengambilan keputusan kolektif, pemberdayaan dan motivasi guru serta tenaga kependidikan, serta dorongan inovasi dan adaptasi terhadap perubahan. Penguatan budaya organisasi tercermin melalui nilai kebersamaan, kolaborasi, kedisiplinan, dan komitmen terhadap mutu pembelajaran. Keberhasilan didukung oleh sarana prasarana yang memadai, keterlibatan stakeholder, dan sistem pengelolaan yang terstruktur, sedangkan hambatan meliputi keterbatasan pelatihan guru, dinamika regulasi, dan tingginya beban administrasi. Kesimpulannya, strategi kepemimpinan kepala sekolah melalui penguatan pola kepemimpinan dan budaya organisasi berperan penting dalam meningkatkan organizational resilience sekolah secara berkelanjutan.
Validitas dan Kepraktisan Modul Pembelajaran IPA Berbasis Proyek Biopeneurship untuk Meningkatkan Keterampilan Abad-21 pada Siswa SMP Listiawati H. Buka; A Wahab Jufri; Prapti Sedijani
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.14424

Abstract

Tuntutan penguasaan keterampilan abad ke-21 menempatkan pembelajaran IPA tidak hanya berorientasi pada penguasaan konsep, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, keterampilan proses sains, dan minat wirausaha siswa melalui pembelajaran yang berpusat pada siswa dan kontekstual. Namun, tuntutan tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam praktik pembelajaran IPA di sekolah yang masih didominasi oleh penggunaan buku teks terbitan Kementerian Pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran IPA berbasis proyek biopreneurship yang valid dan praktis untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, keterampilan proses sains, dan minat wirausaha siswa SMP. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan menggunakan model Four-D. Hasil validasi oleh tiga pakar ahli menunjukkan bahwa modul dan instrumen evaluasi memperoleh nilai rata-rata indeks Aiken’s V lebih dari 80%. Selain itu, respon guru dan siswa menunjukkan bahwa modul dinilai praktis dan mudah digunakan dalam pembelajaran. Dengan demikian, modul pembelajaran IPA berbasis proyek biopreneurship dinyatakan layak dan praktis untuk mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21 siswa.