Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pengaruh Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Bauran terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas X SMAN 1 Kuripan Dita Maulina; Dadi Setiadi; M. Yamin; Jamaluddin Jamaluddin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2b (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2b.572

Abstract

Kemampuan litrasi sains dan kemampuan berpikir kritis dinyatakan sebagai keterampilan yang esensial dalam masyarakat abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pembelajaran Problem Based Learning berbasis bauran berpengaruh terhadap keterampilan siswa berpikir kritis di SMAN 1 Kuripan kelas X. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian ekperimen dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan instrumen tes dalam bentuk pilihan ganda (multiple choice).  Teknik analisis data yang digunakan adalah uji prasyarat analisis, uji normalitas,uji homogenitas, uji homogenitas varian kovarian, uji homogenitas kovarian, dan uji hipotesis. Berdasarkan hasil uji hipotesis pada kelas eksperimen dan kontrol menunjukkan adanya pengaruh pembelajaran Problem Based Learning berbasis bauran terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas X SMAN 1 Kuripan.
Pengaruh Model Problem Based Learning berbasis Blended Learning terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas XI di SMAN 2 Mataram Faradilla Ngesti Habibah; Dadi Setiadi; Syamsul Bahri; Jamaluddin Jamaluddin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2b (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2b.603

Abstract

Kemampuan berpikir kritis dinyatakan sebagai keterampilan yang esensial dalam masyarakat abad 21, untuk meningkatkan kemampuan tersebut diperlukan suatu inovasi kegiatan pembelajaran yang mampu melatih kemampuan berpikir kritis. Problem Based Learning merupakan model pembelajaran yang melibatkan masalah dalam belajar. Berpikir kritis dapat dicapai melalui pembelajaran yang ada kaitannya dengan teknologi. Blended learning memungkinkan siswa dapat berdiskusi dan bertukar informasi yang didapat dari berbagai sumber. Kondisi kecakapan berpikir kritis siswa menjadi dasar penerapan Blended-PBL dalam pembelajaran biologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model PBL berbasis blended learning terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik di SMAN 2 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Penentuan sampel dilakukan dengan purposive sampling dan didapatkan kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 3 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes essay berupa pre-test dan post- test. Data dianalisis menggunakan uji-t teknik independent sample t-test dengan taraf signifikansi 5% menggunakan program SPSS 22 for Windows. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ada pengaruh model PBL berbasis blended learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL berbasis blended learning lebih baik daripada metode konvensional dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI IPA di SMAN 2 Mataram.
Analisis Pembelajaran Daring dan Kemampuan Literasi Sains Biologi serta Berpikir Kritis Siswa di SMA Negeri 1 Woha pada Masa Pandemi Covid-19 Riana Meilya Putri; Dadi Setiadi; Mahrus Mahrus; Jamaluddin Jamaluddin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2c (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2c.619

Abstract

Literasi sains dan berpikir kritis merupakan aspek penting yang bisa dijadikan bekal bagi generasi jaman sekarang yang harus dimiliki untuk menghadapi tantangan masa kini dan masa depan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran daring serta kemampuan literasi sains biologi dan berpikir kritis siswa di SMA Negeri 1 Woha pada masa pandemi covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Woha. Sampel penelitian sebanyak 49 orang siswa yang berada di kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2. Instrumen yang digunakan adalah lembar pedoman wawancara dan soal tes literasi sains biologi serta berpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandemi covid-19 memengaruhi proses pembelajaran. Beberapa faktor pendukung guru dalam melaksanakan pembelajaran yaitu ketersediaan media pembelajaran dan kuota serta jaringan yang stabil di sekolah. Faktor penghambat adalah jaringan yang dimiliki oleh peserta didik di rumah masing-masing serta adanya peserta didik yang masih belum memiliki laptop untuk menunjang pembelajaran. Nilai kemampuan literasi sains biologi peserta didik adalah 49,79% dan nilai kemampuan berpikir kritis peserta didik adalah 55,23%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kemampuan literasi sains biologi dan berpikir kritis di SMA Negeri 1 Woha dikategorikan rendah. Rendahnya kemampuan literasi sains biologi dan berpikir kritis ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu minat membaca yang masih rendah, alat evaluasi yang belum mengarah pada pengembangan literasi sains biologi, kurangnya minat belajar siswa dan pengetahuan siswa yang masih terpotong-potong sehingga siswa sulit untuk mengaitkan konsep yang satu dengan yang lainnya.
Efektivitas Pembelajaran Daring Menggunakan Media Video dan PPT (Power Point) Terhadap Kecendrungan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Biologi Siswa di MAN 1 Bima Tahun 2022 Nuri Yanti Apriliya; Jamaluddin Jamaluddin; Syamsul Bahri; I Wayan Merta
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.654

Abstract

Efektivitas pembelajaran adalah tingkat keberhasilan guru dalam mengajar kelompok siswa dengan menggunakan metode tertentu untuk mencapai tujuan instruksional tertentu baik secara luring maupun daring. Daring/E-Learning adalah segala pemanfaatan atau penggunaan teknologi internet dan web untuk menciptakan pengalaman belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran daring menggunakan media video dan PPT (Power Point) terhadap kecenderungan berpikir kritis dan hasil belajar biologi siswa di MAN 1 BIMA tahun pelajaran 2022. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen (Quasy Eksperimental Design). Populasi dalam penelitian ini berjumlah 154 dengan jumlah sampel 117 siswa. Pengujin hipotesis dilakukan dengan analisis kovarian (Anacova). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas yang memperoleh nilai kecenderungan berpikir kritis yang paling tinggi diraih oleh kelas X IPA1 sebagai kelas (eksperiemen 1) yang menggunakan media video memperoleh nilai thitung (2,904) > ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti penggunaan media video efektif secara signifikan terhadap kecenderungan berpikir kritis siswa di MAN 1 Bima. Untuk media PPT memperoleh nilai thitung (0,370) < ttabel (2,026) sehingga memperoleh keputusan uji bahwa H0 diterima sedangkan H1 ditolak, berarti penggunaan media PPT (Power Point) tidak efektif secara signifikan terhadap kecenderungan berpikir kritis siswa di MAN 1 Bima. Sedangkan untuk nilai hasil belajar biologi siswa di nilai dari 3 aspek yang berbeda (Afektif, Psikomotorik, Kognitif). Untuk ranah afektif, dan psikomotorik didapatkan dari nilai hasil angket, sedangkan untuk ranah kognitif didapatkan dari nilai tes hasil belajar. Untuk Ranah Afektif, media Video memperoleh nilai thitung (2,682) > ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa Ho ditolak dan H1 diterima, yang berarti penggunaan media video efektif secara signifikan terhadap hasil belajar biologi siswa dari ranah afektif di MAN 1 Bima. Sedangkan media PPT (Power Point) memperoleh nilai thitung (1,273) < ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa Ho diterima dan H1 ditolak, hal ini berarti media PPT (Power Point) tidak efektif secara signifikan terhadap hasil belajar siswa dari ranah afektif di MAN 1 Bima. Ranah Psikomotorik media video memperoleh nilai thitung (2.533) > ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji yang dimana Ho ditolak dan H1 diterima, yang berarti penggunaan media video efektif secara signifikan terhadap hasil belajar biologi ranah psikomotorik siswa di MAN 1 Bima. Untuk media PPT (Power Point) memperoleh nilai thitung (1,386) < ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa Ho diterima dan H1 ditolak, yang berarti penggunaan media PPT (Power Point) tidak efektif secara signifikan terhadap hasil belajar biologi dari ranah psikomotorik siswa di MAN 1 Bima. Terakhir untuk Ranah Kognitif, untuk media video memperoleh nilai thitung (2.158) > ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa Ho ditolak dan H1 diterima yang berarti penggunaan media video efektif secara signifikan terhadap hasil belajar biologi siswa di MAN 1 Bima. Sedangkan media PPT (Power Point) memperoleh thitung (0,214) < ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa Ho ditolak dan H1 diterima, yang berarti penggunaan media PPT (Power Point) tidak efektif secara signifikan terhadap hasil belajar biologi siswa di MAN 1 Bima.
Pengaruh Pembelajaran Daring dengan Model Reading Quistioning and Aswering (RQA) Terhadap Hasil Belajar Kognitif Biologi Peserta Didik Kelas X di SMAN 1 Madapangga Kabupaten Bima Emi Suryanti; Jamaluddin Jamaluddin; I Wayan Merta
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.666

Abstract

Reading Questioning and Answering (RQA) merupakan model pembelajaran yang menghadapkan peserta didik untuk membaca materi pembelajaran. Model pembelajaran tersebut dapat membantu peserta didik untuk meningkatkan membaca materi dalam kehidupan sehari-hari peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran daring dengan model Reading Questioning and Answering terhadap hasil belajar kognitif biologi peserta didik kelas X di SMAN 1 Madapangga kabupaten Bima. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X berjumlah 104 peserta didik. Sampel penelitian ini sebanyak 51 peserta didik yang terdiri dari 25 peserta didik kelas X IPA2 dan 26 peserta didik kelas X IPA4. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan Teknik random sampling Penentuan kelas kontrol dan kelas eksperimen dilakukann dengan metode undian. Teknik pengumpulan data ialah menggunakan instrumen soal dan dokumentasi. Nilai rata-rata kelas eksperimen ranah kognitif 79,3, termasuk dalam kategori baik. Hasil uji beda kelas eksperimen dengan kelas kontrol untuk hasil belajar kognitif biologi yaitu t hitung pada α 0,5 adalah 1,71 dan t tabel 1,70. Berdasarkan hasil analisis data dapat dinyatakan bahwa pembelajaran daring dengan model Reading Questioning and Answering terhadap hasil belajar kognitif biologi peserta didik berpengaruh positif dan signifikan.
Penerapan Model Pembelajaran Think, Talk, Write (TTW) dan Survey, Question, Read, Reflect, Recite, Review (SQ4R) Pada Pelajaran Biologi Kelas X SMAN 9 Mataram Medina Adrianti; Jamaluddin Jamaluddin; Syamsul Bahri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.703

Abstract

Model pembelajaran Survey, Question, Read, Reflect, Recite, Review (SQ4R) dan model pembelajaran Think, Talk, Write (TTW) adalah model pembelajaran kooperatif yang memiliki sintagmatik yang berbeda namun keduanya sama-sama menitikberatkan pada kegiatan berpikir dan berbagi  ide dengan peserta didik lain sehingga memperoleh pemahaman konsep yang lebih dalam terhadap materi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh penerapan model pembelajaran TTW dan SQ4R terhadap hasil belajar biologi peserta didik kelas X SMAN 9 Mataram pada topik Perubahan dan Pencemaran Lingkungan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu bersifat komparatif dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive  sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan beberapa instrumen untuk memperoleh skor hasil belajar  kognitif, afektif, dan psikomotorik. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan Uji t polled varians dengan taraf signifikasi 5%. Hasil Analisis statistik hasil belajar biologi peserta didik kelas X SMAN 9 Mataram pada penerapan model pembelajaran TTW dan SQ4R secara signifikan lebih tinggi daripada hasil belajar biologi pada penerapan model pembelajaran Teacher-Centered Learning (TCL), sedangkan hasil belajar biologi peserta didik kelas X SMAN 9 Mataram pada penerapan model pembelajaran TTW secara signifikan lebih tinggi daripada hasil belajar biologi peserta didik pada penerapan model pembelajaran SQ4R. Dismpulkan model pembelajaran TTW dan SQ4R secara signifikan meningkatkan hasil belajar biologi.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Multimedia Animaker Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VIII MTs Negeri 2 Lombok Barat Sirni Hadriwani; Jamaluddin Jamaluddin; Karnan Karnan; M. Yamin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.848

Abstract

Model Problem Based Learning merupakan model pembelajaran yang menggunakan masah dunia nyata sebagai konteks bagi siswa untuk belajar menyelesaikan masalah dan berpikir kritis. Multimedia Animaker merupakan aplikasi software yang menawarkan berbagai kemudahan dalam membuat persentasi vidieo pembelajaran berbasis online atau web. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning berbantuan multimedia animaker terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VIII. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental atau Eksperimen Semu. Populasi penelitian ini adalah kelas VIII MTsN 2 Lombok Barat, sampel penelitian terdiri dari kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan VIII B sebagai kelas kontrol dengan tehnik purposive sampling. Desain penelitian menggunakan pre test post test control grup design. Jenis instrument pengumpulan data yang digunakan berupa bentuk tes dan wawancra. Data hasil belajar IPA kelas VIII diperoleh dari hasil pre test dan post test. Analisis data uji hipotesis dengan menggunkan uji one way anova (anova satu jalur) dengan taraf signifikansi 0,05 dengan bantuan aplikasi SPSS Ver 21.0. Hasil penelitian menunjukan nilai rata-rara pre test untuk kelas eksperimen sebesar 48,20 dan untuk kelas kontrol sebesar 44,60 sedngkan nilai akkir atau post test untuk kelas eksperimen sebesar 77,20 dan untuk kelas kontrol sebesar 70,40. Uji normalitas menggunakan rumus Kolmogrov-Smirnov, uji homogenitas menggunakan rumus levene’s dan uji anova. Bedasarkan hasil uji one way anova diperoleh nilai rerata kuadrat : 5202,400 dengan drajd bebas : 3 dan nilai f hitung 61,70 > F Tabel 4,10 dengan Sig. (p) : 0,000 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima maka penggunaan model Problem Based Learning berbantuan multimedia Animaker berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa  kelas VIII. Kesimpulanya bahwa pembelajaran dengan model Problem Based Learning berbantuan multimedia berpengaruh secara signifikansi terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VIII MTs Negri 2 Lombok Barat tahun ajaran 2022/2023.
Pengembangan Lembar Kerja Proyek Siswa (LKPS) Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Sikap Ilmiah Siswa SMA Negeri 1 Kediri Nur Zaerina; Abdul Wahab Jufri; Kusmiyati Kusmiyati; Jamaluddin Jamaluddin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.999

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang diadaptasi dari model Borg dan Gall yang sudah dimodifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan Lembar Kerja Proyek Siswa (LKPS) dan menguji efektivitasnya dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan sikap ilmiah siswa SMA Negeri 1 Kediri.  Tahapan dalam penelitian ini yaitu: (1) Melakukan analisis produk yang akan dikembangkan. (2) Mengembangkan produk awal. (3) Validasi ahli dan revisi. (4) Uji coba kelompok kecil. (5) Uji coba lapangan terbatas dengan one group pretest-postest desain kelas XII IPA 1 SMA Negeri 1 Kediri dengan subjek berjumlah 25 orang. Data penelitian diperoleh dari hasil validasi ahli, uji keterbacaan menggunakan aplikasi Flesch Kincaid, angket respon peserta didik serta tes kemampuan berpikir kritis dan tes sikap ilmiah. Hasil validitas menunjukkan skor rata-rata yaitu 84% dengan kategori sangat layak. Nilai tingkat keterbacaan yang didapatkan menggunakan aplikasi Flesch Kincaid yaitu 11,4 dengan grade level 11. Nilai tingkat keterbacaan ini sesuai dengan tingkatan kelas 11-12 SMA/MA. Respon dari peserta didik terhadap LKPS termasuk dalam kategori dapat diterapkan dengan persentase 66,60% dan kategori sangat dapat diterapkan dengan persentase 33,30%. Nilai N-gain kemampuan berpikir kritis sebesar 0,3 yang termasuk dalam kategori sedang dan nilai N-gain untuk sikap ilmiah sebesar 0,1 yang termasuk dalam kategori rendah. Hasil ini menunjukkan bahwa lembar kerja proyek sisiwa (LKPS) yang dikembangkan dinyatakan layak serta dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan sikap ilmiah siswa. 
Pengaruh Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Biologi di SMA Negeri 1 Pujut Baiq Lili Kartin Aprilia; Jamaluddin Jamaluddin; Tri Ayu Lestari; Baiq Sri Handayani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.1065

Abstract

Gaya belajar berkaitan dengan cara siswa dalam memperoleh informasi saat proses pembelajaran, terdiri dari gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik. Siswa yang mengenali gaya belajarnya akan meningkatkan hasil belajar. Setiap siswa memiliki kecenderungan pada salah satu gaya belajar. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui kecenderungan gaya belajar siswa dan 2) Mengetahui pengaruh gaya belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Biologi di SMAN 1 Pujut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitaitf. Data penelitian diperoleh menggunakan angket tertutup untuk variabel gaya belajar dan soal tes untuk variabel hasil belajar. Subjek penelitian sebanyak 152 responden terdiri dari 93 siswa kelas X dan 59 siswa kelas XI MIPA yang diperoleh dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan siswa di SMAN 1 Pujut cenderung memiliki gaya belajar auditorial sebanyak 83 siswa dari 152 siswa dengan persentase 55%. Sebagian besar siswa memiliki gaya belajar visual dengan kategori tinggi (53%), gaya belajar auditorial dengan kategori cukup tinggi (60%) dan gaya belajar kinestetik berada dengan kategori cukup tinggi (61%). Hasil belajar kognitif biologi sebagian besar siswa berada pada kategori cukup tinggi yaitu dicapai oleh 109 siswa dengan persentase 72%. Hasil analisis data diperoleh nilai F regresi = 5.183, R² = 0.095 dan p = 0.002. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran biologi di SMAN 1 Pujut secara bersama-sama. Gaya belajar memberikan kontribusi sebesar 9,5% terhadap hasil belajar siswa.
Hubungan Kemampuan Kolaborasi dan Hasil Belajar Biologi Peserta Didik SMAN di Kota Mataram Baiq Marita; Jamaluddin Jamaluddin; Dewa Ayu Citra Rasmi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i3.1576

Abstract

Kemampuan kolaborasi adalah kemampuan peserta didik bekerjasama dengan orang lain yang saling menguntungkan dalam menyelesaikan suatu permasalahan untuk mencapai tujuan bersama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemampuan kolaborasi dan hasil belajar biologi peserta didik SMAN di Kota Mataram. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang menggunakan metode korelasional. Populasi penelitian adalah peserta didik kelas XI MIPA SMAN di Kota Mataram. Teknik pengambilan sampel menggunakan multistage sampling. Jumlah sampel terpilih adalah 230 peserta didik. Pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian yang terdiri dari kuesioner kemampuan kolaborasi, dan tes hasil belajar biologi. Analisis data dilakukan dengan teknik uji Z, diperoleh nilai Z hitung 3,49 lebih besar dari nilai Z Tabel yaitu 1,96. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kemampuan kolaborasi dan hasil belajar biologi peserta didik. Nilai koefisien korelasi (rho hitung) antar kedua variabel positif sebesar 0,202 yang menunjukkan bahwa hubungan antara kemampuan kolaborasi dan hasil belajar biologi peserta didik SMAN di Kota Mataram termasuk korelasi rendah.