Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Optimalisasi Pembelajaran Pada Materi Sistem Pencernaan Manusia Melalui Penggunaan Video Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Masa Pandemi Covid-19 di MTs. AL-Istiqomah Telagawaru Priyo Hartanto; Jami’atul Aulia; Wahyu Bintang Ilahi; Jamaluddin Jamaluddin; Abdul Syukur
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i2.188

Abstract

Video pembelajaran adalah media yang dibutuhkan pada proses belajar khususnya pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menilai optimalisasi pembelajaran pada materi sistem pencernaan manusia berbasis video dalam meningkatkan minat belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan Sampling Jenuh sebagai tehnik penentuan sampelnya, yaitu semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Materi sistem pencernaan manusia adalah salah satu materi yang bersifat abstrak sehingga sulit dipahami oleh siswa. Video pembelajaran memiliki keunggulan untuk manampilkan materi yang bersifat abstrak menjadi lebih konkrit, sehingga dibutuhkan pengotimalan pembelajaran pada materi tersebut dengan penggunaan video pembelajaran. Tehnik pengumpulan data menggunakan angket atau kuesioner dalam bentuk skala Likert.Hasil analisis angket minat belajar peserta didik menujukkan bahwa minat belajar peserta didik termasuk dalam kategori sangat baik berdasarkan nilai rata-rata keempat indikator minat belajar yang di ukur, yang terdiri dari perasaan senang (94%), perhatian (98%), ketertarikan (92%) dan keterlibatan peserta didik  (97%). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penggunaan video pembelajaran pada materi sistem pencernaan manusia sangat baik terhadap minat belajar peserta didik.
Penerapan Model Pembelajaran Think, Talk, Write (TTW) dan Survey, Question, Read, Reflect, Recite, Review (SQ4R) Pada Pelajaran Biologi Kelas X SMAN 9 Mataram Medina Adrianti; Jamaluddin Jamaluddin; Syamsul Bahri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): September
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i3.703

Abstract

Model pembelajaran Survey, Question, Read, Reflect, Recite, Review (SQ4R) dan model pembelajaran Think, Talk, Write (TTW) adalah model pembelajaran kooperatif yang memiliki sintagmatik yang berbeda namun keduanya sama-sama menitikberatkan pada kegiatan berpikir dan berbagi  ide dengan peserta didik lain sehingga memperoleh pemahaman konsep yang lebih dalam terhadap materi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh penerapan model pembelajaran TTW dan SQ4R terhadap hasil belajar biologi peserta didik kelas X SMAN 9 Mataram pada topik Perubahan dan Pencemaran Lingkungan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu bersifat komparatif dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan purposive  sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan beberapa instrumen untuk memperoleh skor hasil belajar  kognitif, afektif, dan psikomotorik. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan Uji t polled varians dengan taraf signifikasi 5%. Hasil Analisis statistik hasil belajar biologi peserta didik kelas X SMAN 9 Mataram pada penerapan model pembelajaran TTW dan SQ4R secara signifikan lebih tinggi daripada hasil belajar biologi pada penerapan model pembelajaran Teacher-Centered Learning (TCL), sedangkan hasil belajar biologi peserta didik kelas X SMAN 9 Mataram pada penerapan model pembelajaran TTW secara signifikan lebih tinggi daripada hasil belajar biologi peserta didik pada penerapan model pembelajaran SQ4R. Dismpulkan model pembelajaran TTW dan SQ4R secara signifikan meningkatkan hasil belajar biologi.
Pengaruh Pembelajaran Daring dengan Model Reading Quistioning and Aswering (RQA) Terhadap Hasil Belajar Kognitif Biologi Peserta Didik Kelas X di SMAN 1 Madapangga Kabupaten Bima Emi Suryanti; Jamaluddin Jamaluddin; I Wayan Merta
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.666

Abstract

Reading Questioning and Answering (RQA) merupakan model pembelajaran yang menghadapkan peserta didik untuk membaca materi pembelajaran. Model pembelajaran tersebut dapat membantu peserta didik untuk meningkatkan membaca materi dalam kehidupan sehari-hari peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran daring dengan model Reading Questioning and Answering terhadap hasil belajar kognitif biologi peserta didik kelas X di SMAN 1 Madapangga kabupaten Bima. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X berjumlah 104 peserta didik. Sampel penelitian ini sebanyak 51 peserta didik yang terdiri dari 25 peserta didik kelas X IPA2 dan 26 peserta didik kelas X IPA4. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan Teknik random sampling Penentuan kelas kontrol dan kelas eksperimen dilakukann dengan metode undian. Teknik pengumpulan data ialah menggunakan instrumen soal dan dokumentasi. Nilai rata-rata kelas eksperimen ranah kognitif 79,3, termasuk dalam kategori baik. Hasil uji beda kelas eksperimen dengan kelas kontrol untuk hasil belajar kognitif biologi yaitu t hitung pada α 0,5 adalah 1,71 dan t tabel 1,70. Berdasarkan hasil analisis data dapat dinyatakan bahwa pembelajaran daring dengan model Reading Questioning and Answering terhadap hasil belajar kognitif biologi peserta didik berpengaruh positif dan signifikan.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Multimedia Animaker Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VIII MTs Negeri 2 Lombok Barat Sirni Hadriwani; Jamaluddin Jamaluddin; Karnan Karnan; M. Yamin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4.848

Abstract

Model Problem Based Learning merupakan model pembelajaran yang menggunakan masah dunia nyata sebagai konteks bagi siswa untuk belajar menyelesaikan masalah dan berpikir kritis. Multimedia Animaker merupakan aplikasi software yang menawarkan berbagai kemudahan dalam membuat persentasi vidieo pembelajaran berbasis online atau web. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning berbantuan multimedia animaker terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VIII. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental atau Eksperimen Semu. Populasi penelitian ini adalah kelas VIII MTsN 2 Lombok Barat, sampel penelitian terdiri dari kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan VIII B sebagai kelas kontrol dengan tehnik purposive sampling. Desain penelitian menggunakan pre test post test control grup design. Jenis instrument pengumpulan data yang digunakan berupa bentuk tes dan wawancra. Data hasil belajar IPA kelas VIII diperoleh dari hasil pre test dan post test. Analisis data uji hipotesis dengan menggunkan uji one way anova (anova satu jalur) dengan taraf signifikansi 0,05 dengan bantuan aplikasi SPSS Ver 21.0. Hasil penelitian menunjukan nilai rata-rara pre test untuk kelas eksperimen sebesar 48,20 dan untuk kelas kontrol sebesar 44,60 sedngkan nilai akkir atau post test untuk kelas eksperimen sebesar 77,20 dan untuk kelas kontrol sebesar 70,40. Uji normalitas menggunakan rumus Kolmogrov-Smirnov, uji homogenitas menggunakan rumus levene’s dan uji anova. Bedasarkan hasil uji one way anova diperoleh nilai rerata kuadrat : 5202,400 dengan drajd bebas : 3 dan nilai f hitung 61,70 > F Tabel 4,10 dengan Sig. (p) : 0,000 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima maka penggunaan model Problem Based Learning berbantuan multimedia Animaker berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa  kelas VIII. Kesimpulanya bahwa pembelajaran dengan model Problem Based Learning berbantuan multimedia berpengaruh secara signifikansi terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VIII MTs Negri 2 Lombok Barat tahun ajaran 2022/2023.
Pengembangan Lembar Kerja Proyek Siswa (LKPS) Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Sikap Ilmiah Siswa SMA Negeri 1 Kediri Nur Zaerina; Abdul Wahab Jufri; Kusmiyati Kusmiyati; Jamaluddin Jamaluddin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.999

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang diadaptasi dari model Borg dan Gall yang sudah dimodifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan Lembar Kerja Proyek Siswa (LKPS) dan menguji efektivitasnya dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan sikap ilmiah siswa SMA Negeri 1 Kediri.  Tahapan dalam penelitian ini yaitu: (1) Melakukan analisis produk yang akan dikembangkan. (2) Mengembangkan produk awal. (3) Validasi ahli dan revisi. (4) Uji coba kelompok kecil. (5) Uji coba lapangan terbatas dengan one group pretest-postest desain kelas XII IPA 1 SMA Negeri 1 Kediri dengan subjek berjumlah 25 orang. Data penelitian diperoleh dari hasil validasi ahli, uji keterbacaan menggunakan aplikasi Flesch Kincaid, angket respon peserta didik serta tes kemampuan berpikir kritis dan tes sikap ilmiah. Hasil validitas menunjukkan skor rata-rata yaitu 84% dengan kategori sangat layak. Nilai tingkat keterbacaan yang didapatkan menggunakan aplikasi Flesch Kincaid yaitu 11,4 dengan grade level 11. Nilai tingkat keterbacaan ini sesuai dengan tingkatan kelas 11-12 SMA/MA. Respon dari peserta didik terhadap LKPS termasuk dalam kategori dapat diterapkan dengan persentase 66,60% dan kategori sangat dapat diterapkan dengan persentase 33,30%. Nilai N-gain kemampuan berpikir kritis sebesar 0,3 yang termasuk dalam kategori sedang dan nilai N-gain untuk sikap ilmiah sebesar 0,1 yang termasuk dalam kategori rendah. Hasil ini menunjukkan bahwa lembar kerja proyek sisiwa (LKPS) yang dikembangkan dinyatakan layak serta dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan sikap ilmiah siswa. 
Efektivitas Pembelajaran Daring Menggunakan Media Video dan PPT (Power Point) Terhadap Kecendrungan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Biologi Siswa di MAN 1 Bima Tahun 2022 Nuri Yanti Apriliya; Jamaluddin Jamaluddin; Syamsul Bahri; I Wayan Merta
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.654

Abstract

Efektivitas pembelajaran adalah tingkat keberhasilan guru dalam mengajar kelompok siswa dengan menggunakan metode tertentu untuk mencapai tujuan instruksional tertentu baik secara luring maupun daring. Daring/E-Learning adalah segala pemanfaatan atau penggunaan teknologi internet dan web untuk menciptakan pengalaman belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran daring menggunakan media video dan PPT (Power Point) terhadap kecenderungan berpikir kritis dan hasil belajar biologi siswa di MAN 1 BIMA tahun pelajaran 2022. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen (Quasy Eksperimental Design). Populasi dalam penelitian ini berjumlah 154 dengan jumlah sampel 117 siswa. Pengujin hipotesis dilakukan dengan analisis kovarian (Anacova). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas yang memperoleh nilai kecenderungan berpikir kritis yang paling tinggi diraih oleh kelas X IPA1 sebagai kelas (eksperiemen 1) yang menggunakan media video memperoleh nilai thitung (2,904) > ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang berarti penggunaan media video efektif secara signifikan terhadap kecenderungan berpikir kritis siswa di MAN 1 Bima. Untuk media PPT memperoleh nilai thitung (0,370) < ttabel (2,026) sehingga memperoleh keputusan uji bahwa H0 diterima sedangkan H1 ditolak, berarti penggunaan media PPT (Power Point) tidak efektif secara signifikan terhadap kecenderungan berpikir kritis siswa di MAN 1 Bima. Sedangkan untuk nilai hasil belajar biologi siswa di nilai dari 3 aspek yang berbeda (Afektif, Psikomotorik, Kognitif). Untuk ranah afektif, dan psikomotorik didapatkan dari nilai hasil angket, sedangkan untuk ranah kognitif didapatkan dari nilai tes hasil belajar. Untuk Ranah Afektif, media Video memperoleh nilai thitung (2,682) > ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa Ho ditolak dan H1 diterima, yang berarti penggunaan media video efektif secara signifikan terhadap hasil belajar biologi siswa dari ranah afektif di MAN 1 Bima. Sedangkan media PPT (Power Point) memperoleh nilai thitung (1,273) < ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa Ho diterima dan H1 ditolak, hal ini berarti media PPT (Power Point) tidak efektif secara signifikan terhadap hasil belajar siswa dari ranah afektif di MAN 1 Bima. Ranah Psikomotorik media video memperoleh nilai thitung (2.533) > ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji yang dimana Ho ditolak dan H1 diterima, yang berarti penggunaan media video efektif secara signifikan terhadap hasil belajar biologi ranah psikomotorik siswa di MAN 1 Bima. Untuk media PPT (Power Point) memperoleh nilai thitung (1,386) < ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa Ho diterima dan H1 ditolak, yang berarti penggunaan media PPT (Power Point) tidak efektif secara signifikan terhadap hasil belajar biologi dari ranah psikomotorik siswa di MAN 1 Bima. Terakhir untuk Ranah Kognitif, untuk media video memperoleh nilai thitung (2.158) > ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa Ho ditolak dan H1 diterima yang berarti penggunaan media video efektif secara signifikan terhadap hasil belajar biologi siswa di MAN 1 Bima. Sedangkan media PPT (Power Point) memperoleh thitung (0,214) < ttabel (2,026) maka diperoleh hasil keputusan uji bahwa Ho ditolak dan H1 diterima, yang berarti penggunaan media PPT (Power Point) tidak efektif secara signifikan terhadap hasil belajar biologi siswa di MAN 1 Bima.
Pengaruh Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Biologi di SMA Negeri 1 Pujut Baiq Lili Kartin Aprilia; Jamaluddin Jamaluddin; Tri Ayu Lestari; Baiq Sri Handayani
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.1065

Abstract

Gaya belajar berkaitan dengan cara siswa dalam memperoleh informasi saat proses pembelajaran, terdiri dari gaya belajar visual, auditorial dan kinestetik. Siswa yang mengenali gaya belajarnya akan meningkatkan hasil belajar. Setiap siswa memiliki kecenderungan pada salah satu gaya belajar. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui kecenderungan gaya belajar siswa dan 2) Mengetahui pengaruh gaya belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Biologi di SMAN 1 Pujut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitaitf. Data penelitian diperoleh menggunakan angket tertutup untuk variabel gaya belajar dan soal tes untuk variabel hasil belajar. Subjek penelitian sebanyak 152 responden terdiri dari 93 siswa kelas X dan 59 siswa kelas XI MIPA yang diperoleh dengan teknik total sampling. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan siswa di SMAN 1 Pujut cenderung memiliki gaya belajar auditorial sebanyak 83 siswa dari 152 siswa dengan persentase 55%. Sebagian besar siswa memiliki gaya belajar visual dengan kategori tinggi (53%), gaya belajar auditorial dengan kategori cukup tinggi (60%) dan gaya belajar kinestetik berada dengan kategori cukup tinggi (61%). Hasil belajar kognitif biologi sebagian besar siswa berada pada kategori cukup tinggi yaitu dicapai oleh 109 siswa dengan persentase 72%. Hasil analisis data diperoleh nilai F regresi = 5.183, R² = 0.095 dan p = 0.002. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran biologi di SMAN 1 Pujut secara bersama-sama. Gaya belajar memberikan kontribusi sebesar 9,5% terhadap hasil belajar siswa.
Inovasi LKPD dengan Desains Digital Sebagai Media Pembelajaran IPA di SMPN 7 Mataram pada Masa Pandemi Covid-19 Husnul Fuadi; Ayu Safitri Melita; Siswadi Siswadi; Jamaluddin Jamaluddin; Abdul Syukur
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i2.184

Abstract

Bahan Ajar digital adalah kebutuhan primer peserta didik pada masa pandemi covid-19, dan bahan ajar yang memiliki kontribusi membantu proses belajar peserta didik adalah LKPD. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan LKPD digital sebagai media pembelajaran IPA selama pandemi Covid-19 pada materi listrik dinamis. Pendekatan dalam penelitian ini adalah melalui penelitian pengembangan. Selanjutnya, metode pengembangan  LKPD digital menggunakan  model Bord and Gall 1983. Sementara itu, tahapan pengembangan yang telah dilakukan adalah tahap pertama analisis potensi dan masalah, pembelajaran daring memberikan kemudahan akses bagi peserta didik menggunakan handphone dan laptop dalam belajar. Namun kemudahan ini tidak sejalan dengan pembelajaran IPA khususnya fisika karena kurangnya bahan ajar yang bisa diakses secara online terkait materi listrik dinamis yang masih abstrak dan sulit dipahami bagi peserta didik. Kemudian tahap kedua Pengumpulan Data, bahan ajar LKPD terkait materi listrik dinamis masih banyak dalam bentuk cetakan sehingga guru IPA memerlukan bahan ajar berbasis desain digital di masa pandemic ini. Pada tahap ketiga Desain Produk, dengan  indicator ketercapaian pembelajaran yaitu peserta didik mampu menjelaskan konsep rangkain listrik dengan baik pada materi listrik dinamis. Selanjutnya pada tahap keempat adalah Validasi Produk menunjukkan hasil validasi ahli rata-rata skor 3,53 dengan  kriteria sangat valid, uji kelayakan dari guru IPA rata-rata skor 3,78 dengan kriteria sangat layak dan uji keterbacaan oleh peserta didik dengan rata-rata skor 3,29 dengan kriteria terbaca. LKPD desains digital yang telah dikembangkan sangat layak digunakan dalam pembelajaran IPA dengan materi listrik dinamis untuk tingkat SMP di kota Mataram.
Optimalisasi Pembelajaran Pada Materi Sistem Pencernaan Manusia Melalui Penggunaan Video Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Masa Pandemi Covid-19 di MTs. AL-Istiqomah Telagawaru Priyo Hartanto; Jami’atul Aulia; Wahyu Bintang Ilahi; Jamaluddin Jamaluddin; Abdul Syukur
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2021): Juli
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i2.188

Abstract

Video pembelajaran adalah media yang dibutuhkan pada proses belajar khususnya pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menilai optimalisasi pembelajaran pada materi sistem pencernaan manusia berbasis video dalam meningkatkan minat belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan Sampling Jenuh sebagai tehnik penentuan sampelnya, yaitu semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Materi sistem pencernaan manusia adalah salah satu materi yang bersifat abstrak sehingga sulit dipahami oleh siswa. Video pembelajaran memiliki keunggulan untuk manampilkan materi yang bersifat abstrak menjadi lebih konkrit, sehingga dibutuhkan pengotimalan pembelajaran pada materi tersebut dengan penggunaan video pembelajaran. Tehnik pengumpulan data menggunakan angket atau kuesioner dalam bentuk skala Likert.Hasil analisis angket minat belajar peserta didik menujukkan bahwa minat belajar peserta didik termasuk dalam kategori sangat baik berdasarkan nilai rata-rata keempat indikator minat belajar yang di ukur, yang terdiri dari perasaan senang (94%), perhatian (98%), ketertarikan (92%) dan keterlibatan peserta didik  (97%). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penggunaan video pembelajaran pada materi sistem pencernaan manusia sangat baik terhadap minat belajar peserta didik.
Validitas E-Modul IPA Berbasis 3D Pageflip Professional Untuk Meningkatkan Literasi Sains Peserta Didik Norma Juniati; Muhlis Muhlis; Jamaluddin Jamaluddin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2b (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v7i2b.550

Abstract

Pembelajaran IPA di sekolah masih kurang menerapkan literasi sains peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul IPA berbasis 3D Pageflip Professional yang valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan literasi sains peserta didik. Pengembangan e-modul IPA berbasis 3D Pageflip Professional menggunakan metode pengembangan 4D yaitu define, design, develop, disseminate. Subjek uji coba pada penelitian adalah peserta didik kelas VIII SMP di Kota Mataram. Pada uji coba terbatas, subjek terdiri dari satu kelas pada satu sekolah, sedangkan pada uji coba skala luas subjek terdiri dari empat kelas dari dua sekolah. Hasil uji validitas e-modul IPA berbasis 3D Pageflip Professional dilakukan oleh tiga dosen ahli Magister Pendidikan IPA memperoleh nilai rata-rata 84% dengan kategori sangat layak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa e-modul IPA berbasis 3d pageflip professional layak digunakan di sekolah untuk meningkatkan literasi sains peserta didik.