Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Penyembuhan Luka Grade 2 pada Pasien Diabetes Mellitus dengan Modern Dressing Wound Care I Dewa Ayu Rismayanti; I Made Sundayana; Putu Eka Pratama
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.191 KB) | DOI: 10.31539/jks.v4i1.1773

Abstract

This study aims to determine the effect of modern dressings on wound healing of grade 2 diabetes mellitus at Griya Utami Care Bali. The design used in the study was a real experiment with a one-group pre-post test approach. The results showed that the experimental group's average post value was 8.67, with a standard deviation of 2.024. In the control group, the average post value was 10.60, with a standard deviation of 2.874. Based on the results of statistical tests, it was found that the p-value was 0.042, meaning that there was a significant difference in the average post value between the experimental group and the control group. In conclusion, there is an effect of modern dressings on wound healing for grade 2 diabetes mellitus at Griya Utami care Bali. Keywords: Diabetes Mellitus, Grade 2 Diabetes Wounds, Modern Dressing
Penurunan Kadar Gula Darah Pasien DM Tipe 2 dengan Aktivitas Fisik I Made Sundayana; I Dewa Ayu Rismayanti; Ida Ayu Putu Desta Candra Devi
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.755 KB) | DOI: 10.31539/jks.v5i1.2367

Abstract

This study aims to determine the relationship between physical activity and blood glucose levels in patients with type 2 diabetes. The research design used was a descriptive correlation with a cross-sectional approach. The results of the univariate analysis showed that the majority of respondents had moderate activity, as many as 19 people (43.2%), and the majority of respondents had poor blood sugar levels, namely 21 people (47.7%). The results of the bivariate analysis showed that p-value = 0.000 <0.05 with a correlation coefficient (r = 0.756). In conclusion, there is a relationship between physical activity and blood sugar levels in Type 2 DM patients. Keywords: Physical Activity, Type 2 Diabetes Mellitus, Blood Glucose
PENGABDIAN MASYARAKAT TENTANG BAHAYA RABIES DAN PENCEGAHANNYA Ketut putri Marthasari; I Dewa Ayu Rismayanti; I Made Sundayana; I Wayan Antariksawan; Ni Made Dwi Yunica Astriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 1 No. 1 (2023): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v1i1.12

Abstract

Pendahuluan: Rabies adalah penyakit infeksi tingkat akut pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus rabies. Rabies disebabkan oleh virus rabies yang masuk dalam keluarga Rhabdoviridae dangenus Lysavirus. Penyakit ini bersifat zoonotik, yaitu dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Penyakit Rabies menyerang Bali sejak tahun 2008, dan sampai saat ini. Upaya peningkatan pengetahuan tentang pencegahan rabies di masyarakat sangatlah penting. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan Pendidikan kesehatan tentang bahaya rabies dan pencegahannya. Metode Penelitian: Tahap pelaksanaannya adalah dengan memberikan penyuluhan yang di hadiri 30 warga Banjar Kubu Anyar, Desa Kubutambahan. Kemudian tahap evaluasi dengan melihat pemahaman dan perilaku warga dalam melaksanakan pencegahan terhadap penyakit rabies dengan memberikan pertanyaan atau timbal balik dari semua informasi yang diberikan di tahap pelaksanaan. Hasil: bahwa seluruh warga dapat menjawab dan memahami tentang bahaya penyakit rabies.. Kesimpulan: Penyuluhan tentang bahaya rabies dan pencegahannya ini sangatlah penting guna menekan angka kejadian rabies di Bali khususnya di Banjar Kubu Anyar, Desa Kubutambahan Singaraja.
UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN ANAK MELALUI PEMERIKSAAN KESEHATAN PADA SISWA SD N 5 BEBETIN Lina Anggaraeni Dwijayanti; I Made Sundayana; Gede Ivan Kresnayana; Ketut Putra Sedana; Putu Yunika Wulandari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 2 No. 1 (2024): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v2i1.35

Abstract

Kesehatan anak usia sekolah perlu mendapat perhatian yang serius mengingat pada usia tersebut kondisi fisiknya rentan terkena infeksi dan anak sudah mulai aktif terpapar dengan lingkungan luar saat bermain. Upaya peningkatan kesehatan anak penting dilakukan salah satunya dengan melakukan skrining melalui pemeriksaan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dasar pada anak yang meliputi pemeriksaan antropometri dengan pengukuran tinggi dan berat badan anak, pemeriksaan kesehatan mata, pemeriksaan kesehatan telinga, pemeriksaan kebersihan kuku, serta pemeriksaan kesehatan mulut dangigi. Kegiatan ini dilakukan di SD N 5 Bebetin yang menyasar siswa kelas 3,4 dan 5 yang berjumlah 81 orang. Hasil pemeriksaan ditemukan sebagian besar siswa berjenis kelamin perempuan, dengan usia rentang 9 sampai 12 tahun. Pada kegiatan ini ditemukan sebagian besar siswa memiliki status gizi normal, kuku tampak bersih, pemeriksaan visus mata, telinga, serta mulut dan gigi dalam batas normal. Namun beberapa permasalahan kesehatan juga ditemukan seperti 2,5% siswa masuk ke dalam kategori status gizi kurang, 6,2% status gizi gemuk, 11,1% kuku ditemukan panjang dan kotor, 6,2% ditemukan mengalami ganggguan visus mata ringan, 14,8% telinga berisi serumen, 11,1% mengalami karies gigi, 18,5% gigi berlubang dan 2,5% mengalami pembesaran tonsil. Setelah dilakukan pemeriksaan, siswa juga diberikan edukasi mengenai cara mencui tangan yang baik dan benar, cara menggosok gigi serta waktu yang tepat untuk menggosok gigi. Hasil kegiatan ini dapat menjadi data dasar untuk upaya peningkatan kesehatan pada anak.
BAKTI SOSIAL DAN PENGABDIAN MASYARAKAT DI PANTI ASUHAN NARRAYAN SEVA DAN PANTI ASUHAN DESTAWAN Ni Luh Linda Ayuni Tania; I Dewa Ayu Rismayanti; Ni Putu Diah Ayu Rusmeni; Ni Ketut Putri Marthasari; I Made Sundayana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 2 No. 2 (2024): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v2i2.50

Abstract

Pendahuluan : Panti Asuhan adalah lembaga sosial yang menyediakan tempat tinggal, perawatan, dan pendidikan bagi anak-anak yang kehilangan orang tua mereka atau tidak mampu untuk merawat mereka. Panti Asuhan Destawan didirikan pada tanggal 9 Februari 2009, saat ini memiliki 35 orang anak asuh yang sebagian besar berasal dari keluarga tidak mampu di daerah Buleleng. Panti asuhan Narayan Seva adalah panti asuhan yang berdiri di Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Bakti sosial (baksos) adalah kegiatan yang dilakukan untuk menunjukkan rasa kemanusiaan dan kepedulian kepada sesama.  Kegiatan ini dilaksanakan di Panti Asuhan Narrayan Seva dan Panti Asuhan Destawan menjadi momen yang tepat bagi dosen Keperawatan STIKes Buleleng dan mahasiswa keperawatan STIKes Buleleng untuk menjalankan tri dharma perguruan tinggi yaitu salah satunya Pengabdian Masyarakat Tujuan : Tujuan  kegiatan  pengabdian  masyarakat  ini  adalah adanya  peningkatan  pengetahuan  pada mahasiswa  dalam  pemahaman  mata  kuliah  keperawatan anak,  pendidikan  dan  promosi  kesehatan  serta kombinasi dengan mata kuliah keperawatan komunitas. Metode : Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan pendekatan Service Learning (SL). Adapun mitra dalam pengabdian masyarakat ini adalah 5 orang dosen Program Studi Keperawatan , 35 orang mahasiswa program studi S1 Keperawatan. Hasil Strategi service  learning adalah  suatu  strategi  holistik  yang  bertujuan  untuk  memahami makna  materi  pelajaran  yang  dipelajarinya  dengan  konteks  anak - anak, komunitas dan keluarga.  Dengan  adanya  metode service  learning  ini,  akan terjadi  hubungan  timbal  balik  antara  mahasiswa  dan  anak - anak  serta mengasah  kepedulian  kepada  anak - anak  dan  mengembangkan  keterampilan  berinteraksi  dan berkomunikasi mahasiswa dengan anak – anak. Sehingga jika diterapkan di masyarakat akan  memberikan  rasa  tanggung  jawab  sebagai  bagian  dari  masyarakat  dengan  berkontribusi langsung  terhadap  masyarakat  disekitarnya  dan  memahami  bagaimana  menerapkan  ilmunya  di lapangan. Kesimpulan : Kegiatan pengabdian masyarakat ini mampu memberikan manfaat pada dua mitra yang terlibat seperti mahasiswa prodi S1 Keperawatan STIKes Buleleng dan anak – anak panti asuhan. Kondisi kesehtaan anak – anak panti asuhan termasuk dalam kategori yang masih terkontrol, hanya saja beberapa anak masih belum bisa menjaga kebersihan diri dan cara menjaga kesehatan dengan baik dan benar.  Adapun manfaat bagi mahasiswa yaitu mendapatkan pengalaman belajar yang berharga dengan memberikan pelayanan kesehatan berupa pengecekan berat badan, lingkar kepala, lingkar perut dan tinggi badan, sehingga kedepannya mahasiswa mampu menerapkan pemeriksaan fisik umum kepada masyarakat khususnya anak – anak.
Efektivitas Terapi Pijat Akupresur Menggunakan Minyak Virgin Coconut Oil Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Komang Agus Wira Adi; I Made Sundayana; Ni Made Dwi Yunica Astriani; I Wayan Antariksawan; Kadek Yudi Aryawan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60717

Abstract

Abstrak Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular utama dan penyebab kematian utama di seluruh dunia dengan banyak kasus tanpa gejala. Penurunan tekanan darah telah diamati dengan pengobatan non-obat seperti akupresur dan Minyak Kelapa Murni (VCO). Studi ini bertujuan untuk menentukan efek pengobatan pijat akupresur menggunakan minyak VCO terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Tejakula II. Studi ini menggunakan pendekatan kuasi-eksperimental dengan metodologi Kelompok Kontrol Non-Ekuivalen yang melibatkan 99 partisipan. Kelompok intervensi menerima pengobatan akupresur selama 15 menit pada titik BL-2, GB-20, GB-21, TE-17, dan LI-4. Kelompok kontrol menerima pengukuran tekanan darah rutin tanpa intervensi lain. Studi ini mengungkapkan penurunan signifikan pada tekanan darah sistolik dan diastolik setelah intervensi, dengan Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,001. Studi ini mengungkapkan bahwa pengobatan akupresur dengan minyak VCO efektif dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Studi ini diharapkan dapat menjadi referensi untuk pengembangan terapi non-farmakologis dalam perawatan kesehatan. Kata Kunci: Hipertensi, Akupresur, Virgin Coconut Oil (VCO), Tekanan Darah.
Hubungan Stres Kerja Terhadap Produktivitas Kinerja Perawat Ni Putu Ika Novita Gunawan; I Made Sundayana; I Wayan Antariksawan; Anak Agung Ngurah Putu Putra Negara
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.61246

Abstract

Perawat berperan sentral dalam pelayanan kesehatan primer, namun rentan mengalami stres kerja akibat tanggung jawab tinggi, keterlibatan emosional, dan tuntutan pengambilan keputusan klinis yang cepat. Stres kerja yang tidak dikelola dengan baik berpotensi menurunkan kinerja perawat dan mutu pelayanan kesehatan. Bukti empiris mengenai hubungan keduanya masih didominasi penelitian di rumah sakit, sehingga bukti pada pelayanan kesehatan primer seperti puskesmas masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat stres kerja dengan kinerja perawat di Puskesmas I dan II Negara. Desain penelitian adalah kuantitatif cross-sectional dengan 72 perawat yang dipilih melalui purposive sampling. Stres kerja diukur menggunakan Job Stress Scale (JSS), sedangkan kinerja perawat diukur menggunakan kuesioner berbasis Human Resources Scorecard (HR Scorecard), dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil menunjukkan mayoritas responden mengalami stres kerja sedang (69,4%) dan kinerja sedang (56,9%). Terdapat hubungan signifikan, cukup kuat, dan positif antara tingkat stres kerja dengan kinerja perawat (p=0,002; r=0,361). Temuan ini menjadi dasar penyusunan strategi manajemen sumber daya manusia untuk mempertahankan kinerja perawat dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan primer.
PERBEDAAN DEPRESI LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA JARA MARAPATI DENGAN LANSIA DIKOMUNITAS WILAYAH BANJAR KUTUH MERNATING DESA CEMPAGA Ni Ketut Putri Mertha Sari; I Dewa Ayu Rismayanti; Ni Luh Putu Trisna Dewi; Ni Luh Linda Ayuni Tania; I Made Sundayana
Jurnal Kesehatan Sundaram Vol. 2 No. 1 (2025): JKS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/trxapf36

Abstract

Pendahuluan: Lanjut usia atau lansia adalah individu yang mencapai usia 60 tahun atau lebih. Terjadinya peningkatan jumlah lansia sebanyak 2,4% dari tahun 2010-2020 menurut BPS. Lansia mengalami berbagai perubahan, seperti penurunan fungsi tubuh, organ dalam, kekuatan fisik, kognitif, atau daya ingat, serta penurunan aktivitas sehari-hari. Perubahan-perubahan ini dapat menyebabkan masalah psikologis, terutama depresi pada lansia. Depresi pada lansia menempati urutan ke empat penyakit dunia pada tahun 2020 dan diperkirakan akan terus meningkat Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui Perbedaan tingkat depresi lansia di Panti Sosial dan di lingkungan keluarga. Metode Penelitian: Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Observasi dilakukan terhadap 42 lansia di panti dan 50 lansia dikomunitas dengan menggunakan Teknik total sampling dan cluster sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunkan Uji t independent. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa lansia di panti sebagian besar berusia antara 76-90 tahun, sebanyak 19 orang (38,0%). Mayoritas lansia di panti adalah perempuan, sebanyak 32 orang (64,0%). Sementara itu, lansia di lingkungan keluarga sebagian besar berusia antara 60-74 tahun, sebanyak 38 orang (68,0%), dengan mayoritas perempuan sebanyak 29 orang (58,0%).Berdasarkan pengisian kuisioner Geriatric Depression Scale (GDS), ditemukan bahwa 23 lansia di panti mengalami depresi sedang (46,0%) dengan rata-rata skor depresi 18,746. Sebaliknya, 37 lansia di lingkungan keluarga tidak mengalami depresi atau normal (74,0%) dengan rata-rata skor depresi 1,240. Kesimpulan: Adanya perbedaan yang signifikan tingkat depresi lansia di panti dan lansia di komunitas
KERASIONALAN PENGGUNAAN OBAT ANTI DIABETES PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI RUMAH SAKIT KERTHA USADA Putu Agus Suartama; I Dewa Ayu Rismayanti; Iyan Hardiana; Retno Lisnawati; Ahmad Sahlan Baniu; I Made Sundayana
Jurnal Kesehatan Sundaram Vol. 3 No. 2 (2026): JKS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/cc4z4b66

Abstract

Diabetes Melitus merupakan suatu penyakit metabolik dengan karakteristik adanya hiperglikemia yang disebabkan karena suatu kelainan atau gangguan, kerja insulin ataupun kedua-duanya. Berdasarkan karakteristik diperoleh data yaitu sebagian besar responden yang jenis kelamin adalah laki-laki sebanyak 25 iorang (29,4%) dan perempuan sebanyak 21 iorang (24,7%). Karakteristik berdasarkan umur 25-35 tahun sebanyak 1 orang (1,2%), 36-45 sebanyak 3 orang (3,55), i46 56 sebanyak 10 orang (11,8%) idan i i>56 isebanyak i32 iorang (37,6%). Berdasarkanipada ketepatan iindikasi Sebagian besar responden tepat indikasi sebanyak 46 orang (100%), ketepatan obat Sebagian besar responden tepat obat sebanyak 35 orang (41,2 %) dan tidak tepat obat sebanyak 11 orang (12,9 %), tepat dosis sebanyak 46 orang (100%). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat ketidak rasionalisasi penggunaan obat antidiabetes pada pasien diabetes melitus tipe II di Rumah Sakit Kertha Usada pada periode Januari-Juni 2023.
COMPLEMENTARY NURSING COMMUNITY SERVICE OF STIKES BULELENG, POLTEKKES DENPASAR, AND UNIVERSITY OF FORT DE KOCK BUKITTINGGI IN KLUNGKUNG, BALI I Wayan Antarikswan; I Made Sundayana; I Dewa Ayu Rismayanti; Gede Budi Widiarta; Made Yos Kresnayana; Gede Ivan Kresnayana; Ni Made Dwi Yunica Astriani; Ni Putu Indah Sintya Dewi; Mochamad Heri; G. Nur Widya Putra; I Kadek Yudi Aryawan; Aditha Angga Pratama; Made Martini; Agus Ari Pratama; Ni Ketut Putri Marthasari; Putu Wahyu Sri Juniantari Sandy; Ni Luh Linda Ayuni Tania; Luh Seri Astuti; I Wayan Suardana; Yelmi Reni Puteri; Ni Putu Diah Ayu Rusmeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 3 No. 1 (2025): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v3i1.63

Abstract

High blood pressure, better known as hypertension, is now a global health problem of increasing concern. This disease is included in the list of the ten leading causes of death worldwide, and each year claims many lives. Therefore, effective prevention and treatment measures are urgently needed to address hypertension worldwide. A preliminary study conducted in Dawan Village revealed 60 cases of hypertension in the past six months. Based on these initial findings, researchers were motivated to conduct further research on how wet cupping therapy can help lower cholesterol levels and blood pressure in hypertensive patients in Dawan Village. This initiative was welcomed by the residents of Dawan Kaler Village, located in Klungkung Regency, Bali Province. The goal is to provide the Dawan Kaler community with sufficient knowledge on how to manage hypertension and control their cholesterol levels. This community service program is expected to increase awareness and understanding of hypertension among Dawan Kaler residents, as well as the benefits of cupping therapy in lowering blood pressure and cholesterol.