Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengembangan sentra pakan silase kulit singkong kaya nutrisi di Desa Sumber Tengah, Bondowoso Listya Purnamasari; Himmatul Khasanah; Melinda Erdya Krismaputri; Nur Widodo; Putrika Suryandari; Eistifani Fajrin
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27469

Abstract

Abstrak Bondowoso merupakan salah satu kabupaten di Indonesia yang khas dengan industri pengolahan tape. Salah satu sentra tape singkong dengan beberapa produsen berskala besar terletak di Desa Sumber Tengah Kecamatan Binakal Kabupaten Bondowoso. Limbah padat yang dihasilkan dari produksi tape singkong berupa kulit singkong masih belum termanfaatkan dengan baik bahkan cenderung mencemari lingkungan, padahal limbah kulit singkong memiliki kandungan nutrien yang tinggi sebagai sumber karbohidrat sehingga berpotensi sebagai bahan pakan ternak khususnya ternak ruminansia. Namun, kulit singkong memiliki zat antinutrisi yaitu asam sianida (HCN) yang dapat membahayakan ternak apabila terkonsumsi. Adapun solusi yang ditawarkan dari permasalahan tersebut adalah: a) pengolahan kulit singkong dengan teknologi fermentasi, b) peningkatan nilai guna dan nutrien limbah kulit singkong, c) Peningkatan nilai ekonomi limbah kulit singkong, dan d) Peningkatan usaha masyarakat dengan mengembangkan usaha sampingan. Tujuan dari program ini yaitu dapat meningkatkan nilai guna limbah padat kulit singkong menjadi bahan baku pakan ternak dan meningkatkan pendapatan para pelaku UKM tape. Kelompok sasaran program adalah UKM tape yang ada di Sentral Tape Desa Sumber Tengah yang berjumlah 32 orang. Para peserta antusias dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dalam program ini baik tahap sosialisasi maupun pelatihan. Sesi diskusi utamanya terkait masalah peternakan terutama pakan alternatif yang murah, mudah, dan bergizi juga berlangsung dengan lancar. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan saran yang dapat diberikan untuk program selanjutnya adalah pengadaan mesin pencetak wafer untuk pakan ternak. Kata kunci: kulit singkong; limbah tape; silase; ternak. Abstract Bondowoso is popular in fermented cassava processing industry. One of the fermented cassava centers is located in Sumber Tengah Village, Binakal District, Bondowoso Regency, which has several fermented cassava producers on a relatively large scale. Solid waste produced from the production of fermented cassava are of cassava peels that is not well utilized and even tends to pollute the environment. Cassava peel waste has a high nutrient content as a source of carbohydrates so it has the potential to be used as an ingredient in animal feed, especially ruminant livestock. However, cassava peel has an antinutrient substance, cyanide acid (HCN) which can harm livestock if consumed without processing. The solutions offered from these problems are: a) cassava peel processing with fermentation technology, b) increasing the use value and nutrients of cassava peel waste, c) increasing the economic value of cassava peel waste, d) Increasing community businesses by developing side businesses. The aim of this program was expected to increase the use value of cassava peel solid waste in Sumber Tengah Village, into raw materials for animal feed and increase the income of fermented cassava producers. The number of participants were 32 people from the fermented cassava centers in Sumber Tengah Village. The participants were enthusiastic in participating the entire series of activities in this program, both the socialization and training program. The main discussion session related to livestock issues, should be cheap, easy, and nutritious alternative feed, also went well. Based on the activities that have been carried out, the suggestion that can be given for the next program is the procurement of wafer machines for animal feed. Keywords: cassava peels; fermented cassava; animal feed; silage.
Upaya Membangun Kesadaran Bahaya Rokok pada Anak di SDN Kabuaran 1 Bondowoso Zulfatus Khoirun Nisa’; Dimas Herlambang; Moh Iqbal Hamdani; Azhar Hafizh Musyaffa’; Nayla Inayah Agustin; Kenzie Raffa Sulaiman; Nur Widodo; Listya Purnamasari; Agung Nugroho Puspito
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 7 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jpni.v7i1.1714

Abstract

This social project was carried out at SDN Kabuaran 1 with the aim of providing education to 5th and 6th grade students about the dangers of smoking for their health and future. The project was motivated by the low level of awareness among elementary school students regarding the negative impacts of smoking, both physically and socially. The implementation used educational and interactive approaches, such as presentations, group discussions, educational videos. Through this activity, students were expected to understand the harmful effects of smoking on body organs, its environmental impact, and the importance of refusing peer pressure to smoke. The results showed an increase in students’ knowledge and awareness about the dangers of smoking, as seen from their enthusiasm during discussions and question sessions. This project is expected to be an initial step in promoting healthy behavior and instilling positive values from an early age in the school environment.
Pendampingan Teknologi Silase di BUMDes Sumber Barokah sebagai Upaya Peningkatan Green Economy Syaiful Khoiri; Mustika Tripatmasari; Nur Widodo; Himmatul Khasanah
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 13, No 2 (2024): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v13i2.79597

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Berkah Desa Kebun Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan, Madura adalah salah satu pelaku usaha peternakan sapi potong yang dibudidayakan secara koloni di kandang komunal. Sebgaaimana segitiga emas peternakan yaitu breeding, feeding dan manajemen, permasalah feeding juga dialami oleh BUMDes tersebut khususnya untuk pemenuhan ketersediaan hijauan pakan ternak. Hal tersebut terjadi karena keterbatasan lahan, proses budidaya hijuan yang kurang optimal dan kelangkaan hijauan dimusim kemarau. Kegiatan ini bertujuan untuk pendampingan penerapan teknologi silase pada BUMDes Sumber Berkah sebagai upaya alternatif pemenuhan pakan guna mendukung green economy melalui konsep LEISA. Metode pelaksanaan meliputi obeservasi awal, FGD, workshop pelatihan, pendampingan dan evaluasi program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan ketrampilan anggota BUMDes Sumber Berkah dalam pengolahan dan penyediaan pakan dari berbagai sumber hijauan termasuk rumput dan limbah pertanian. Selain itu peternak juga memahami teknik penyimpanan pakan dengan metode silase sebagai upaya pemenuhan hijuan pakan ternak. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah  penerapkan konsep LEISA dan peningkatan green economy di BUMDes berhasil dilaksanakan dengan baik dan anggota BUMDes merasa puas. Kata kunci: fermentasi, pakan, sistem pertanian terpadu, sapi potong