Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Research on Educational Games in Learning in Indonesia: A Systematic Review of the Literatures Ali Usman; Agus Prasetyo Utomo; Fitri Amilia; Dzarna Dzarna; Chusnul Khotimah Galatea
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 3 (2024): March
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i3.5321

Abstract

Research on educational games in learning contexts and advances in science and technology are becoming increasingly important. This research aims to analyze the use of educational games in the learning context in Indonesia, focusing on computer science and social science. The method used in this research is a Systematic Literature Review (SLR), with inclusion criteria of publication period between 2018 and 2023, English language articles, article accessibility, and relevance to computer science and social sciences. The results of this research analysis include several important findings, namely: 1) the number of educational game document publications has fluctuated, 2) affiliation trends vary, 3) author trends also vary, and 4) the results of the systematic analysis show that educational games can improve student academic achievement, problem-solving abilities, creative thinking, and independent learning abilities. In addition, the role of teachers and parents is recognized as an important factor in supporting and maximizing the benefits of digital educational technology. The findings from this research emphasize the importance of designing learning that integrates educational game-based approaches to improve the quality of learning and achieve better learning outcomes for students. The implications of this research provide a basis for developing innovative and sustainable learning strategies in the fields of computer science and social sciences in Indonesia
Dampak Pengelolan dan Kearifan Lokal Masyarakat Adat Using terhadap Kelestarian Ekosistem Sawah Desa Kemiren, Banyuwangi Agus Prasetyo Utomo; Amalya Putri Kusuma Vega; Ali Usman
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 12 No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v12i2.26228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengelolaan sawah dan kearifan lokal Masyarakat Adat Using Kemiren dalam mengelola sawah serta menganalisis dampaknya terhadap kelestarian ekosistem sawah Desa Kemiren. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengeumpulan data menggunakan observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Pemilihan informan menggunakan teknik Purposive Sampling dan Snowball sampling. Analisa data dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sawah oleh masyarakat dilakukan secara runtut mulai dari tahap pembibitan hingga pemanenan, dan terintegrasi dengan kearifan lokal seperti tradisi Labuh Nyingkal, Labuh Tandur, dan Labuh Nggampung. Kearifan lokal lain yang diterapkan adalah penanaman sistem polikultur, penancapan pelepah kelapa (blarak), penggunaan pupuk kandang, pemanfaatan gulma untuk kebutuhan pangan, dan penanaman tumbuhan di pematang sawah. Pengelolaan sawah yang dilakukan Masyarakat Adat Using Kemiren tidak hanya mempertimbangkan aspek teknis pertanian, tetapi juga aspek kelestarian ekosistem. Pengelolaan sawah yang dilandasi oleh kearifan lokal tersebut terbukti berdampak terhadap keberlanjutan lingkungan dengan mengurangi kerusakan ekosistem sawah. Kesuburan tanah, terjaganya biodiversitas, pengurangan resiko pencemaran lingkungan (penggunaan pupuk kandang, pemanfaatan jerami dan gulma), dan perlindungan tanah dari erosi merupakan bukti dari kelestarian ekositem sawah Desa Kemiren. Oleh karena itu, pengelolaan sawah berbasis kearifan lokal Masyrakat Adat Using Kemiren memberikan dampak positif terhadap kelestarian ekosistem sawah. .  
Pengembangan E-Handout Berbasis Android Dengan Model PBL Untuk Meningkatkan Keterampilan Metakognitif Siswa Lupita Ratna Sari; Ali Usman; Agus Prasetyo Utomo
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 11 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v11i1.1535

Abstract

Abstract: In education, learning activities that combine learning media with learning models are very suitable for improving student learning outcomes. This research aims to develop Android-based biology e-handout learning media for coordination system material using the Problem-Based Learning (PBL) model to improve students' meta-cognitive skills in high school. This type of research is research and development (R&D) with the 4D (Four D) research model. The learning media developed is then tested for suitability through product validity and trials. Based on the research results, the biology e-handout learning media is valid, with an assessment percentage calculation of 97.5% by linguists, 78.12% by media experts, 93.42% by material experts, and 93.42% by high school biology teachers. The category is very suitable for use in learning. The e-handout learning media that has been developed is proven to be able to improve students' metacognitive skills with a gain score of 0.76 and a percentage increase in student learning skills after using e-handouts of 76%, which means that e-handout learning media has a high level of effectiveness in improving student's metacognitive skills.Keywords: e-handout, metacognitive skills, problem-based learning  Abstrak: Pada dasarnya dalam dunia pendidikan kegiatan pembelajaran yang menggabungkan media pembelajaran dengan model pembelajaran sangat cocok untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran e-handout biologi berbasis android materi sistem koordinasi dengan model Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan keterampilan metakognitif siswa di SMA. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan model penelitian 4D (Four D). Media pembelajaran yang dikembangkan kemudian diuji kelayakannya dengan validitas dan uji coba produk. Berdasarkan hasil penelitian media pembelajaran e-handout biologi sudah valid dengan perhitungan presentase penilaian sebesar 97,5% oleh ahli bahasa, 78,12% oleh ahli media, 93,42% oleh ahli materi dan 93,42% oleh guru biologi SMA dengan kategori sangat layak digunakan dalam pembelajaran. Media pembelajaran e-handout yang telah dikembangkan terbukti dapat meningkatkan keterampilan metakognitif siswa dengan nilai gain score yang diperoleh 0,76 dengan presentase peningkatan keterampilan belajar siswa setelah menggunakan e-handout sebesar 76% yang berarti media pembelajaran e-handout memiliki tingkat keefektifan yang tinggi dalam meningkatkan keterampilan metakognitif siswa.Kata kunci: e-handout, keterampilan metakognitif, problem based learning
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning Terhadap Sikap Sosial Siswa Fajaria Juanda Dewi; Ali Usman; Novy Eurika
JURNAL PENA EDUKASI Vol. 11 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpe.v11i2.1980

Abstract

Abstract: The learning process must develop students' learning skills, one of which is the development of students' social skills. The research aims to determine the effect of the problem-based learning model on students' social attitudes. The research method is quantitative research. The instrument is a questionnaire sheet on students' social attitudes. The population used in this research was class X students. The research sample consisted of class XA students as the experimental class and class > 0.05, and the hypothesis test results are 0.001 < 0.05. The research results show that learning models significantly influence social attitudes. The influence of the learning model cannot be separated from the learning syntax. Applying syntax continuously can train students' skills in the learning process. Furthermore, the PBL learning model can be used as an alternative to improve students' social attitude skills.Keywords: biology learning process; problem-based learning; social attitudes Abstrak: Proses pembelajaran harus dapat mengembangkan keterampilan belajar siswa salah satunya seperti perkembangan keterampilan sosioal siswa. Tujuan penelitian yaitu mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning terhadap sikap sosial siswa. Metode penelitian yaitu penelitian kuantitatif. Instrumen yaitu lembar angket sikap sosial siswa. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah siswa kelas X. Sampel penelitian yang digunakan terdiri dari siswa kelas XA sebagai kelas eksperimen dan kelas XB sebagai kelas kontrol. Hasil analisis yaitu uji normalitas 0,62 > 0,05, uji homogenitas 0,80 > 0,05 dan hasil uji hipotesis yaitu 0,001 < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran terhadap sikap sosial. Berpengaruhnya model pembelajaran tidak lepas dari sinktaks pembelajaran. Sintaks pembelajaran diterapkan secara berkelanjutan dapat melatih keterampilan siswa dalam proses pembelajaran. Lebih lanjut model pembelajaran Problem Based Learning dapat digunakan sebagai alternatif dalam meningkatkan keterampilan sikap sosial siswa.Kata kunci: Problem-Based Learning; proses pembelajaran Biologi; sikap sosial
Budidaya Maggot sebagai Alternatif Pakan Lele Berbasis Sampah Organik di Pondok Pesantren Muhammadiyah Darul Falah Jember Ali Usman; Nurhalim Nurhalim; Nely Ana Mufarida
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan aplikasi Teknologi Vol 05 No 02: Oktober 2026 (in progress)
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.adipati.2026.v5i2.8392

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan sampah organik melalui budidaya maggot oleh santri Pondok Pesantren Muhammadiyah Darul Falah di Desa Cakru, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, sebagai alternatif pakan lele yang lebih ekonomis dan efisien. Sampah organik dari aktivitas pesantren sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal, sementara biaya pakan komersial terus meningkat dan menjadi beban terbesar dalam produksi lele. Melalui budidaya Black Soldier Fly (BSF), sampah organik diolah menjadi maggot berprotein tinggi yang potensial digunakan sebagai pakan. Kegiatan meliputi edukasi dan pelatihan mengenai teknik budidaya BSF, pembuatan fasilitas budidaya, pengolahan sampah sebagai media, manajemen siklus hidup BSF, serta teknik panen dan pengolahan maggot. Program juga melakukan uji coba penggunaan maggot sebagai substitusi pakan pabrikan dengan mengukur pertumbuhan, kelangsungan hidup lele, dan efisiensi biaya. Hasil menunjukkan bahwa budidaya maggot mampu menurunkan volume sampah organik lebih dari 60% dan menyediakan pakan bernutrisi tinggi. Penggunaan maggot menurunkan biaya pakan 35–40% tanpa menurunkan performa pertumbuhan lele. Selain memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan, program ini meningkatkan keterampilan santri dalam pengelolaan sampah, budidaya berkelanjutan, dan wirausaha.
IMPROVING METACOGNITIVE SKILLS WITH THE PROBLEM-BASED LEARNING MODEL IN BIOLOGY LEARNING IN CLASS X.10: CLASSROOM ACTION RESEARCH Meita Aruri Natasha; Ali Usman
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 8, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v8i2.9417

Abstract

Metacognitive skills are very important for every student in improving understanding and effective problem-solving. This study aims to enhance students' metacognitive skills through a problem-based learning model in biology in class X.10. The sample for this study was class X.10, selected due to lower student understanding compared to other courses. The research method is PTK (Classroom Action Research). The PTK method was carried out over two cycles to assess improvements in students' metacognitive skills. Students' metacognitive skills were measured using essay questions from the pretest and posttest, integrated with the metacognitive skills rubric. The study found an increase in students' metacognitive skills. The increase in students' metacognitive skills is evident in the N-Gain scores: cycle I 0.37 in the low category, and cycle II 0.80 in the medium category. This shows that implementing the PBL learning model improves students' metacognitive skills, as it trains them to understand and solve problems.