HAPRABU, ERIEK SATYA
Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta

Published : 25 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN PRESSURE SHOOTING DRILLS DAN PASSING SHOOTING TERHADAP KEMAMPUAN SHOOTING DALAM PERMAINAN SEPAK BOLA PADA ATLET PUTRA SSB GANESHA PUTRA GROBOGAN Rendra Agung Prabowo; Eriek Satya Haprabu; Kodrad Budiyono; Arif Rohman Hakim; Muhammad Misbahuddin
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 1 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v26i1.5862

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan pressure shooting drills dan passing shooting terhadap kemampuan shooting terhadap kemampuan shooting dalam permainan sepak bola pada atlet putra ssb ganesha putra grobogantahun 2025, dan jika anda perbedaan maka untuk mengetahui mana yang lebih baik antara Latihan Pressure Shooting Drills Dan Passing Shooting Terhadap Kemampuan Shooting Dalam Permainan Sepak Bola Pada Atlet Putra SSB Ganesha Putra GroboganTahun 2025. Sampel penelitian adalah pada Pemain Putra Club SSB Ganesha Putra Grobogan dengan jumlah 30siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik Porpusive Sampling. Variabel penelitian ini yaitu Hasil Kemampuan ShootingBola dengan Latihan Pressure Shooting Drills Dan Passing Shooting sebagai variabel bebas serta Hasil Kemampuan Shooting Bola variabel terikat. Rancangan penelitian menggunakan pretest-posttest design.Tes untuk mengetahui Kemampuan Shooting Bola Dalam Permainan Sepakbola menggunakan tes Kemampuan Shooting menggunakan petunjuk pelaksanaan tes dan pengukuran kemampuan Kemampuan Shooting bola. Metode analisis data penelitian menggunakan rumust-test yang diperhitungkan menggunakan rumus pendek. Hasil analisis data maka simpulandiperoleh: (1)Ada Perbedaan Pengaruh Latihan Pressure Shooting Drills Dan Passing Shooting Terhadap Kemampuan Shooting Dalam Permainan Sepak Bola Pada Atlet Putra SSB Ganesha Putra Grobogan Tahun 2025. Hal ini dibuktikan dari hasil penghitungan tes akhir masing-masing kelompok yaitu thitung= 0.6653 lebih kecil daripada ttabel= 2,145 dengan taraf signifikasi 5%. (2) Latihan shooting pressure shooting drills lebih baik pengaruhnya dari pada metode passing shooting terhadap kemampuan shooting kegawang Dalam Permainan Sepakbola Pada Atlet Putra SSB Ganesha Putra GroboganTahun 2020. Berdasarkan persentase peningkatan kemampuan shooting dalam bola dalam permainan Sepak Bola menunjukkan bahwa kelompok1 (kelompok yang mendapat perlakuan dengan Latihan Pressure Shooting Drills) adalah 31.25% >kelompok2 (kelompok yang mendapat Passing Shooting ) adalah 30.00%.
Effect of high-impact aerobics gymnastics on physical fitness and body mass index: A quasi-experimental study Budiyono, Kodrad; Yulianto, Pipit Fitria; Wibowo, Risa Agus Teguh; Haprabu, Eriek Satya; Hakim, Arif Rohman
Journal Sport Area Vol 11 No 1 (2026): April
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2026.vol11(1).24074

Abstract

Background: Physical inactivity among adolescents contributes to declining fitness and rising obesity rates. Although aerobic exercise has proven benefits, evidence on structured high-impact gymnastics for school-aged populations remains limited. Objectives: This study aims to examine the effect of high impact gymnastics exercises on physical fitness and body mass index in high school students. Methods: This study employed a quasi-experimental pretest–posttest control group design involving 40 purposively selected students assigned to a high-impact gymnastics group and a control group. Physical fitness was measured using the Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI), and BMI was calculated from height and weight. Normality (Shapiro–Wilk) and homogeneity (Levene’s test) assumptions were met (p > 0.05), allowing parametric analysis. Paired-samples t-tests were used to examine within-group changes, while independent-samples t-tests tested between-group differences (α = 0.05). Effect sizes (Cohen’s d) were calculated to determine the magnitude of the intervention effects. Results: The high-impact gymnastics group showed significant improvements in TKJI scores (t = 7.892, p < 0.001, d = 1.52) and reductions in BMI (t = 3.210, p = 0.004, d = 0.72), whereas the control group showed no meaningful changes. Posttest comparisons confirmed that the intervention group outperformed the control group in physical fitness (t = 5.432, p < 0.001, d = 1.70) and had significantly lower BMI (t = 2.845, p = 0.007, d = 0.90). These findings indicate that high-impact gymnastics effectively improves physical fitness and reduces BMI among high school students. Conclusion: High-impact gymnastics was found to significantly improve students’ physical fitness (TKJI scores) and reduce BMI, demonstrating strong effectiveness as a school-based physical education strategy. This programme can support the development of an active lifestyle and contribute to early prevention of overweight and obesity among adolescents. However, the generalisability of the findings is limited by the sample size and quasi-experimental design. Future studies should involve larger and more diverse populations, longer intervention periods, and comparisons with alternative training models to strengthen evidence for broader implementation.
MODEL PEMBELAJARAN VOLI BERBASIS PERMAINAN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PJOK SISWA SD Eriek Satya Haprabu; Jasmani; Nico Ponco Sulistyo; Messi Dwiandra
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 3 (2026): Volume 11 No. 3, September 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i3.59503

Abstract

The purpose of this research is to create a game-based volleyball learning model that can enhance elementary school students' motivation to learn Physical Education, Sports, and Health (PJOK). This study was conducted using the Research and Development (R&D) method with the ADDIE model, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. This study was conducted at SDN Purworejo and involved elementary school students and PJOK teachers. Learning motivation questionnaires, interviews, observations, expert validation sheets, and teacher and student response questionnaires are all methods used to collect data. To assess the validity and practicality of the product, data analysis uses descriptive statistics. Meanwhile, the effectiveness of the model was evaluated using a paired sample t-test. The research results show that the developed learning model has an average validity of 93.23% with a very valid category; the practicality test shows a positive response from teachers of 96.2% and students of 94.5%, indicating that the model is very practical to apply in PJOK learning. Additionally, the implementation of the model shows a significant increase in students' desire to learn, as evidenced by an increase in student motivation scores of 67.25. Game activities can make learning more active, enjoyable, and collaborative, and increase student engagement during the learning process. The results of this study indicate that the game-based volleyball learning model can be used as an alternative for new innovations in PJOK learning in elementary schools. This model enhances students' desire to learn and also helps implement a learner-centred approach to education.
PENERAPAN LATIHAN PASSING DENGAN POSISI TETAP DAN BERUBAH TERHADAP KETEPATAN PASSING SEPAKBOLA PADA ATLET PUTRA USIA 13-14 TAHUN KLUB KKO WONOGIRI Danar Yudho Yasmoko; Arnanda Bio Endarsun; Muhammad Rizal Al Fauzi; Winandit Raditya; Rustam Yulianto; Eriek Satya Haprabu
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7139

Abstract

Latihan passing merupakan salah satu keterampilan teknis dasar yang sangat penting dalam sepakbola, terutama bagi atlet usia 13-14 tahun yang sedang dalam fase pengembangan koordinasi motorik dan kemampuan pengambilan keputusan. Observasi awal di Klub KKO Wonogiri menunjukkan bahwa sebagian besar atlet mengalami kesulitan dalam melakukan passing yang tepat, terutama pada situasi permainan yang dinamis. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan ketepatan passing atlet melalui penerapan latihan passing dengan posisi tetap dan posisi berubah, sehingga atlet mampu menguasai teknik dasar sekaligus meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap kondisi permainan nyata. Metode yang digunakan Adalah pendekatan partisipatif dan aplikatif, dengan tahapan meliputi analisis kebutuhan, perancangan modul latihan, implementasi latihan, monitoring dan evaluasi, serta refleksi dan tindak lanjut. Program latihan dilakukan selama 4 minggu, dengan frekuensi 3 kali per minggu. Latihan posisi tetap fokus pada pengulangan teknik passing dari posisi yang telah ditentukan, sedangkan latihan posisi berubah menekankan adaptasi gerakan, pengambilan keputusan cepat, dan konsistensi passing dalam situasi bergerak. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur ketepatan passing serta observasi terhadap konsistensi teknik dan motivasi atlet. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan ketepatan passing yang signifikan. Rata-rata ketepatan passing posisi tetap meningkat dari 62% menjadi 78%, sedangkan posisi berubah meningkat dari 55% menjadi 72%. Selain itu, latihan kombinasi posisi tetap dan berubah meningkatkan motivasi, fokus, dan antusiasme atlet, serta membekali pelatih dengan panduan latihan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan latihan passing dengan posisi tetap dan berubah efektif dalam meningkatkan ketepatan passing atlet putra usia 13-14 tahun. Disarankan agar latihan ini diterapkan secara rutin, dengan monitoring dan evaluasi berkala untuk memastikan peningkatan keterampilan teknis atlet secara berkelanjutan.
IMPLEMENTASI METODE LATIHAN INTERVAL DALAM MENINGKATKAN KECEPATAN RENANG GAYA BEBAS CLUB TIRTA BHAKTI USIA 12-15 Th Di PURWODADI Sastri Maulina Meisya Dewi; Muhammad Khatami; Ahmad Alfin Taufiqi; Pandei Firgiawan; Kodrad budiyono; Eriek Satya Haprabu
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7141

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kecepatan renang gaya bebas atlet Club Tirta Bhakti Purwodadi usia 12–15 tahun melalui implementasi metode latihan interval. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah belum optimalnya kecepatan renang atlet akibat penerapan metode latihan yang kurang terprogram dan bervariasi. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pelatihan langsung dengan desain pre-test dan post-test. Subjek kegiatan berjumlah 15 atlet yang mengikuti program latihan interval selama 6 minggu dengan frekuensi latihan 3 kali per minggu. Program latihan interval diberikan dengan intensitas 80–90% kemampuan maksimal pada jarak 50 meter dengan waktu istirahat antar repetisi 30–60 detik. Pengukuran kecepatan renang dilakukan melalui tes renang gaya bebas jarak 50 meter sebelum dan sesudah pelaksanaan program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kecepatan renang gaya bebas yang ditandai dengan penurunan rata-rata waktu tempuh renang atlet pada tes akhir dibandingkan dengan tes awal. Dengan demikian, implementasi metode latihan interval terbukti efektif dalam meningkatkan kecepatan renang gaya bebas atlet Club Tirta Bhakti Purwodadi usia 12–15 tahun di Purwodadi.