Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pelatihan Peningkatan Kesadaran Wisata Menuju Desa Wisata Berkembang: Studi Kasus Desa Cibodas, Kabupaten Bandung Triono, Sunu Puguh Hayu; Suryani, Elly; Indrajaya, Danang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 1 (2025): JPMI - February 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3325

Abstract

Tren wisata menuju kepada wisata alternatif dan salah satunya adalah wisata pedesaan. Desa wisata merupakan perwujudan community-based tourism (CBT) yang belakangan semakin meningkat karena lebih mendukung pariwisata yang berkelanjutan. Terdapat 761 desa wisata di Jawa Barat, salah satunya adalah Desa Cibodas yang terletak di kawasan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Desa Cibodas termasuk desa wisata rintisan karena baru memiliki potensi alam, sarana prasarana yang terbatas, dan jumlah kunjungan yang sedikit. Berdasarkan diskusi dengan perangkat desa, diketahui bahwa tingkat kesadaran wisata masyarakat Desa Cibodas masih rendah. Dalam rangka pengembangan desa Cibodas menuju desa wisata berkembang maka perlu dilakukan upaya peningkatan kesadaran wisata sebagai landasan utama. Pelatihan kesadaran wisata diberikan kepada pemangku kepentingan sesuai kerangka pentahelix yang mencakup masyarakat (kelompok sadar wisata, karang taruna, PKK), pemerintah (pemerintah desa dan pengelola desa wisata), dan  industri (BUMDes), akademisi, dan media. Pelatihan kesadaran wisata yang dilakukan mencakup aspek konseptual; urgensi, tahapan, peran teknologi dan perspektif keberlanjutan; dan strategi pengembangan desa wisata. Berdasarkan hasil survey diketahui bahwa tingkat kesadaran wisata peserta termasuk kategori tinggi. Sedangkan terkait umpan balik diketahui bahwa kegiatan yang dilakukan sudah tepat dan efektif. Masyarakat juga berharap program ini dapat berjalan secara berlanjut dan bertahap, terutama terkait aspek strategi untuk bisa menjadi desa wisata maju. Dalam pelaksanaannya terdapat beberapa kendala yang dapat menjadi saran bagi pelaksanaan kegiatan berikutnya, antara lain yaitu terkait pre-test, jadwal pelaksanaan dan teknis pelaksanaan.
Rumusan Strategi Bagi Developer Video Game Pc (Study Pada Digital Happiness) Jamaludin, Muhammad Ikbal; Triono, Sunu Puguh Hayu
eProceedings of Management Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital Happiness Studio merupakan studio pengembang game yang berada di Kota Bandung, dengan game andalanbernama DreadOut. Digital Happiness pertama kali didirikan pada tahun 2013 oleh Rachmad Imron beserta denganbeberapa temannya. Untuk meningkatkan daya saing, developer dapat melakukan evaluasi terhadap penggunaanstrateginya serta terhadap model bisnisnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui startegi apa yang cocokuntuk di terapkan oleh developer video game Digital Happiness untuk bisa terus bersaing dengan developer videogame luar maupun lokal yang telah berpengaruh di industri video game ini dan bertahan di industri video game yangkompetitif. Langkah – langkah yang diperlukan pada penelitian ini adalah yang pertama melakukan obresvasi danwawancara untuk memperoleh data, langkah selanjutnya adalah menganalisis lingkungan untuk mengetahui kekuatandan kelemahan internal Digital Happiness serta peluang dan ancaman dari lingkungan eksternal yang dihadapi, danlangkah terakhir adalah merancang strategi dan model bisnis baru yang akan diusulkan kepada Digital Happiness. Kata Kunci-video game, manajemen strategi, permasalahan, strategic planning.
The Relationship Between Organizational Factors and Digital Transformation In Enhancing Msme Performance in Bandung City Naufal, Muhammad Alif Athallah; Triono, Sunu Puguh Hayu
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 4 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i4.4088

Abstract

The industry of recreation, entertainment, culinary and tourism development makes use of Digital Transformation. As the community has ever more information media access brought about through high technology sophistication, the wider community knows more about tourist destinations that can only be visited with the help of information media. In addition, Digital Transformation can increase sales, competitiveness and market growth for MSMEs. Many entrepreneurs innovate the operations of their businesses as MSMEs digitally transform. This innovation could take the form of the adoption of digital technology, the development of a new product, increased efficiency of business processes and/or the development of more efficient business models. For example, MSMEs can increase operational efficiency with digital technology by adopting cloud-based inventory management systems, selling through e commerce platforms to open markets, or using social media for more powerful marketing ideas. Over the last few years various reforms took place at the level of digitalization and MSMEs in the city of Bandung can consider themselves both lucky and challenged due to these changes. As growth and evolution of such businesses intensified in an evolving and rapidly innovative market space, and especially the emerging and growing digital business environment, it becomes important for strategic management to lead in the acquisition and implementation of technologies. The phenomena in this study were explored with quantitative methods. The data collection technique is survey; secondary data collection and questionnaires were distributed to owners of MSMEs in Sumur Bandung sub district. The SmartPLS software was used to analyse the collected data while SPSS was used to test the instrument. It is expected that the study’s conclusions will provide a boost in digital transformation of the MSMEs to boost their competitive advantage.
Analisis SWOT Dalam Usaha Pengembangan Strategi Bisnis UMKM Payme Foods Shidik, Adrian Safris; Triono, Sunu Puguh Hayu
eProceedings of Management Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis UMKM yang memiliki perkembangan pesat yaitu UMKM pada bidang makanan dan minuman. UMKMdibidang makanan dan minuman merupakan salah satu usaha dengan tingkat ketahanan yang tinggi sehingga memilikipeluang yang menjanjikan, pada tahun 2020 jenis usaha food service mendominasi tiga kali lebih banyak dari foodmanufacture. Payme Foods merupakan UMKM asal Bandung yang bergerak di bidang kuliner dengan menjual produkcepat saji berupa dimsum. Payme Foods telah berdiri sejak mei tahun 2020, walaupun sudah berdiri selama 3 tahunPayme Foods tentunya masih memiliki banyak tantangan yang cukup besar bagi pemiliknya seperti keterbatasanSDM, pemasaran yang masih pasif, banyaknya UMKM yang menjual dimsum serta pembukuan dana yang masihmanual sehingga tidak mudah bersaing dengan kompetitor. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui strategibisnis yang dibutuhkan Payme Foods berdasarkan analisis SWOT. Adapaun variabel pada penelitian ini adalahSWOT, matrik SWOT. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan Teknik analisis dataseperti wawancara, dokumentasi, dan catatan lapangan. Setelah mengetahui hasil dari analisis SWOT untukmengidentifikasi faktor kekuatan, peluang, kelemahan, dan ancaman. Kemudian lanjut analisis matriks SWOT dansetelah itu dirancang sebuah strategi baru yang nantinya akan menjadi acuan strategi pengembangan bisnis PaymeFoods. Payme Foods dapat menerapkan strategi bersaing generik yang disarankan dengan fokus pada keunggulanbiaya dengan cara memperbesar volume produksi secara efisien untuk mengurangi biaya produksi per unit, danmenjaga kualitas produk tetap tinggi dengan biaya yang kompetitif. Serta, fokus pada diferensiasi usaha dengan terusmengembangkan variasi rasa dan kualitas produk dimsum untuk membedakan diri dari pesaing dan menarik minatkonsumen Kata kunci-UMKM, SWOT, Payme Foods
The Impact of Entrepreneurial Strategy on the Firm Performance of Indonesian Technology Startups Triono, Sunu Puguh Hayu; Rahayu, Agus; Wibowo, Lili Adi; Alamsyah, Andry
Jurnal Manajemen Indonesia Vol. 24 No. 1 (2024): Jurnal Manajemen Indonesia
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Telkom University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jmi.v24i1.7303

Abstract

Changes in the business environment, driven by technology and globalization, increase the urgency of a strategic orientation for new ventures and, conversely, an entrepreneurial orientation for established firms. Technology startups, as "innovation machines," face unique challenges related to the environment, competition, and resource limitations. Therefore, they need to be more strategic in conducting their business. Entrepreneurial strategy is a new strategic framework specifically formulated for startups. However, the effect of this strategy on firm performance has not been confirmed. This study investigates the relationship of entrepreneurial strategy on the tech startup’s firm performance. A conceptual model was developed based on the strategic management framework, including strategy formulation, implementation, and evaluation. The data was collected via an online survey and was able to gather 39 respondents, dominated by the fields of SaaS, Edutech, and health tech. The data was then analyzed using SmartPLS software. The analysis showed that entrepreneurial strategy has a positive effect on firm performance, value offering (value-based strategy), and innovation ambidexterity. Further analysis found that there was no significant mediation effect or indirect relationship. Additionally, the predictability analysis found that the structural model in this study has moderate predictability power. The results of this study contribute to the strategic entrepreneurship field by providing evidence of how entrepreneurial strategy can improve tech-startup firm performance. Lastly, the limitations in this study can provide new opportunities for future research, especially related to objects, operationalization, and conceptual models. Keywords— Entrepreneurial Strategy; Innovation Ambidexterity; Offered Value; Startup’s Firm Performance; Strategic Entrepreneurship
Social Media Usage Impacts on SME’s Firm Performance: Evidence From West Java, Indonesia Noviaristanti, Siska; Shinta Ceysaria Yunita; Sunu Puguh Hayu Triono
Indonesian Journal of Business and Entrepreneurship Vol. 9 No. 2 (2023): IJBE, Vol. 9 No. 2, May 2023
Publisher : School of Business, IPB University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/ijbe.9.2.285

Abstract

This study aims to answer two questions, namely whether social media usage affects the firm performance of Small Medium Enterprise (SME), and what factors encourage SME to use social media. Using path analysis, this study proves that social media usage has a positive significant influence on firm performance of SME. While using the Technological-Organizational-Environmental (TOE) framework, it was found that organizational factor has the greatest positive influence on social media usage. Environmental factor are the second biggest factor that encourages SME to use social media. While the technological factor is the least factor that influence SME to use social media. This research was conducted in 300 SMEs in West Java, Indonesia, and involved various business sectors ranging from food and beverage to automotive. The findings of this study contribute to the academic discussion of strategic entrepreneurship on the relationship between social media usage and firm performance. The findings of this study can also provide direction to examine how is the mechanism of the relationship between social media usage and firm performance of SME. Keywords: social media usage, TOE framework, firm performance, SME
Analisis Faktor Pilihan Dan Kebiasaan Konsumen Dalam Konsumsi Kopi Kenangan Di Indonesia Safii, Ahmad; Ariyanti, Maya; Triono, Sunu Puguh Hayu
eProceedings of Management Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan tingkat konsumsi kopi nasional yang semakin tinggi setiap tahunnya membuat industriminuman kopi semakin bersaing, seperti halnya yang terjadi pada Kopi Kenangan. Pada saat ini Kopi Kenanganbelum maksimal dalam kinerja memberikan pelayanan kepada calon pelangan atas faktor jumlah gerai, kualitasberdasarkan Lembaga top brand dan popularitas. Sehingga perlu untuk dilakukan penelitian ini yang akanmembantu untuk memperbaiki kinerja tersebut. Pengumpulan data pada penelitian ini akan dilakukan melaluipenyebaran kuesioner online melalui media sosial kepada 400 orang responden yang digunakan adalah skala 4likert.setelah terkumpul, akan diolah menggunakan software statistic yaitu SPSS dengan analisis PrincipalComponent Analysis. Disimpulkan bahwa terdapat empat kelompok faktor baru yang terbentuk dengan faktor 1atau Batas Wajar Kesehatan yang terdiri atas kebiasaan dan alasan kesehatan. Kemudian faktor baru yangterbentuk dengan faktor 2 atau Kualitas Kafe yang terdiri dari rasa, kualitas dan persentasi di toko. Kemudian,faktor baru yang terbentuk dengan faktor 3 atau Strategi Kafe yang terdiri dari iklan dan kenyamanan. Lalu,faktor baru yang terbentuk dengan faktor 4 atau Testimoni yang terdiri dari pendapat teman.Kata Kunci-faktor keputusan pembelian, Kopi Kenangan, principal component analysis
Analisis Pengembangan Model Bisnis Umkm Saranghaeyo Grill Dengan Pendekatan Value Proposition Canvas Sianturi, Grace Sintya M; Triono, Sunu Puguh Hayu
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saranghaeyo Grill, restoran Korean barbeque yang berdiri sejak 2019 di Bandung, menawarkan pengalaman memanggang interaktif dengan bahan baku segar. Meskipun populer, usaha ini mengalami penurunan signifikan di tengah pesatnya pertumbuhan industri makanan dan minuman. Untuk mencapai keberlanjutan dan meningkatkan daya saing, Saranghaeyo Grill memerlukan model bisnis yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model bisnis Saranghaeyo Grill saat ini dan merancang ulang Business Model Canvas (BMC) sebagai strategi pengembangan usaha berkelanjutan. Pendekatan Value Proposition Canvas (VPC) dan analisis lingkungan bisnis juga digunakan untuk menyesuaikan nilai yang ditawarkan kepada pelanggan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penulis melakukan wawancara dengan pihak Saranghaeyo Grill untuk memetakan model bisnis eksisting, serta wawancara dengan konsumen untuk mendapatkan gambaran VPC dan melakukan analisis lingkungan bisnis. Berdasarkan data ini, BMC rekomendasi akan dirancang. Hasil penelitian akan berupa usulan BMC dengan peningkatan pada: value proposition (penambahan nilai seperti kolaborasi), key partners (pemilihan supplier daging berkualitas), key activities & key resources (peningkatan aktivitas dan sumber daya), customer relationship (interaksi media sosial yang lebih baik), hingga revenue stream (peningkatan pendapatan). Rekomendasi ini diharapkan menjadi dasar evaluasi dan implementasi BMC terbaru untuk mendukung pertumbuhan bisnis Saranghaeyo Grill. Kata Kunci - Model Bisnis, Business Model Canvas, Value Proposition Canvas.
Inovasi Model Bisnis Dengan Pendekatan Business Model Canvas (Studi Kasus: UMKM Dimsflorist) Murakabi, Yayi Farhan; Triono, Sunu Puguh Hayu
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian nasional, termasuk di sektor industri kreatif seperti Dimsflorist yang bergerak di bidang florikultura. Namun, Dimsflorist menghadapi berbagai tantangan eksternal, seperti persaingan pasar dan perubahan tren, serta tantangan internal berupa keterbatasan kapasitas produksi dan sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model bisnis Dimsflorist saat ini, mengidentifikasi kebutuhan dan preferensi pelanggan, memahami tantangan lingkungan bisnis, serta merancang inovasi model bisnis yang adaptif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui analisis Business Model Canvas (BMC), Value Proposition Canvas (VPC), dan Business Model Environment (BME). Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat kelemahan dalam aspek hubungan pelanggan, saluran distribusi, dan kemitraan utama. Berdasarkan temuan tersebut, peneliti merancang inovasi model bisnis baru dengan mengintegrasikan hasil analisis Value Proposition Canvas (VPC) dan Business Model Environment (BME) untuk memperkuat proposisi nilai dan struktur operasional Dimsflorist. Kesimpulannya, inovasi model bisnis berbasis Business Model Canvas (BMC) yang didukung oleh pendekatan Value Proposition Canvas (VPC) dan Business Model Environment (BME) diharapkan dapat meningkatkan daya saing serta mendukung keberlanjutan usaha Dimsflorist di tengah dinamika industri florikultura. Kata kunci: Business Model Canvas, Value Proposition Canvas, Business Model Environment, UMKM, Inovasi model bisnis.
Inovasi Model Bisnis Dengan Pendekatan Business Model Canvas Pada Probioterra Lestari Rahadian, Muhammad Zidny Ilman; Triono, Sunu Puguh Hayu
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Probioterra Lestari adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri obat tradisional berbasis probiotik, yang berlokasi di Kota Surakarta. Produk utamanya, Bioterra, merupakan nutrisi herbal probiotik yang dirancang untuk menjaga kesehatan dan keseimbangan mikroba dalam tubuh manusia. Di tengah meningkatnya tren gaya hidup sehat pasca pandemi COVID-19, perusahaan menghadapi berbagai tantangan eksternal seperti naiknya harga bahan baku dan munculnya produk substitusi, serta tantangan internal seperti keterbatasan distribusi, pemasaran digital yang belum optimal, dan sumber daya manusia yang belum maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan inovasi model bisnis dengan menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC) dan memberikan usulan model bisnis baru yang lebih adaptif. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Langkah awal penelitian dimulai dengan observasi dan wawancara mendalam terhadap pihak internal dan pelanggan Probioterra Lestari, kemudian dilakukan pemetaan model bisnis saat ini. Langkah selanjutnya dilakukan penyusunan Value Proposition Canvas, serta analisis lingkungan bisnis eksternal dan internal. Setelah itu langkah terakhir adalah perancangan model bisnis usulan berbasis pendekatan BMC. Hasil dari penelitian ini adalah rancangan Business Model Canvas usulan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi Probioterra Lestari. Inovasi bisnis difokuskan pada peningkatan aktivitas digital marketing, perluasan segmen pasar, penguatan kanal distribusi, serta pengembangan kapasitas SDM. Berdasarkan analisis yang dilakukan, usulan model bisnis baru ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha Probioterra Lestari di masa mendatang. Kata Kunci : Business Model Canvas, Value Proposition Canvas, Analisis Lingkungan Bisnis