Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Perumusan Strategi Pengembangan PT Trans Armada Indonesia (Autotranz) Dengan Menggunakan Teori Corporate Life Cycle Nugraha, Ghina Zahranya; Triono, Sunu Puguh Hayu
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan PT Trans Armada Indonesia (AutoTranz)menggunakan teori Corporate Life Cycle yang dikemukakan oleh Ichak Adizes. Penelitian dilakukan denganmetode kualitatif deskriptif, melibatkan wawancara terstruktur dengan narasumber dari perusahaan untukmenganalisis posisi AutoTranz dalam siklus hidup perusahaan. Teori Corporate Life Cycle, yang terdiri dari faseseperti infancy, go-go, adolescence, hingga prime, digunakan untuk memahami tantangan yang dihadapiperusahaan. Pendekatan PAEI (Purposeful, Administrator, Entrepreneurial, Integrator) diaplikasikan untukmengidentifikasi peran manajerial dominan dalam perusahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa AutoTranzberada pada fase adolescence, dengan dominasi gaya kepemimpinan P dan E, namun lemah dalam aspek A dan I.Permasalahan utama meliputi kelebihan SDM, lemahnya kepemimpinan administratif, serta hubungan kerja yangkurang harmonis. Oleh karena itu, diperlukan restrukturisasi organisasi dan penguatan budaya kerja untukmeningkatkan efektivitas kepemimpinan, khususnya pada aspek integrator.Kata kunci: Corporate Life Cycle,PAEI, Strategi Pengembangan, Perumusan Strategi, Siklus Hidup Organisasi
PENDAMPINGAN PELATIHAN PENGEMBANGAN BISNIS DIGITAL: STRATEGI PEMBERDAYAAN WIRAUSAHA MUDA Triono, Sunu Puguh Hayu; Wahyuningtyas, Ratri; Umbara, Rian Febrian; Salim, Dwi Fitrizal; Raihanun, Ratih R.; Inayati, Alfi
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 6 (2025): Desember
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i6.3360

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kesiapan kewirausahaan digital siswa SMK YPPS Sumedang melalui pendampingan dan pelatihan pengembangan bisnis berbasis digital sebagai strategi pemberdayaan wirausaha muda. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan aplikatif yang meliputi survei kebutuhan mitra, persiapan materi dan modul pelatihan, pelaksanaan pelatihan dan praktik langsung pengembangan bisnis digital, serta pendampingan dan evaluasi berkelanjutan melalui kuesioner dan monitoring. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan pemahaman terhadap konsep bisnis digital, strategi pemasaran online, pemanfaatan marketplace dan e-commerce, pembuatan konten digital, serta penggunaan teknologi dalam manajemen bisnis sesuai dengan kompetensi perhotelan, tata boga, dan tata busana. Evaluasi kegiatan menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang sangat tinggi terhadap kesesuaian materi, kejelasan penyampaian, ketepatan waktu pelaksanaan, serta kualitas pendampingan, dan peserta berharap program serupa dapat dilanjutkan. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pendampingan dan pelatihan pengembangan bisnis berbasis digital efektif dalam meningkatkan kesiapan siswa SMK YPPS Sumedang sebagai calon wirausaha muda yang adaptif terhadap transformasi digital dan berpotensi membangun usaha secara mandiri dan berkelanjutan.
Business Strategy Development in Improving Organizational Performance Using SWOT Analysis, IE Matrix and QSPM Praja, Fikry Andias; Triono, Sunu Puguh Hayu
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 5 No. 7 (2026): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v5i7.1294

Abstract

Education plays a strategic role in the social and economic development of a nation. However, educational institutions in Indonesia face complex challenges, including graduate competency mismatch, declining service quality, and limitations in resources and technology. Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, as an integrated Islamic educational institution, has also experienced a decline in organizational performance, as indicated by a decreasing number of students over recent years. In addition, dependence on a single funding source and limited innovation in human resources have become major issues. This study aims to identify internal and external factors affecting organizational performance and to formulate appropriate business strategies to improve managerial effectiveness and institutional sustainability. The research employs a strategic management approach based on Fred R. David's model, which includes the input stage using the External Factor Evaluation (EFE) and Internal Factor Evaluation (IFE) matrices, the strategy-matching stage through SWOT and IE matrices, and the decision stage using the Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). The results indicate an IFE score of 2.85 and an EFE score of 3.02, placing the organization in a development-oriented position that requires a focus on market development, product development, and integration across all organizational functions. The IE matrix shows that Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah is positioned in Regions I and II, reflecting a "Grow and Build" strategy. Furthermore, the QSPM analysis identifies the priority strategy as developing nationally competitive flagship programs based on an integrated curriculum encompassing academic excellence, character, and moral education, along with enhancing teacher competencies.
Pelatihan Peningkatan Kesadaran Wisata Menuju Desa Wisata Berkembang: Studi Kasus Desa Cibodas, Kabupaten Bandung Sunu Puguh Hayu Triono; Elly Suryani; Danang Indrajaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 1 (2025): JPMI - February 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3325

Abstract

Tren wisata menuju kepada wisata alternatif dan salah satunya adalah wisata pedesaan. Desa wisata merupakan perwujudan community-based tourism (CBT) yang belakangan semakin meningkat karena lebih mendukung pariwisata yang berkelanjutan. Terdapat 761 desa wisata di Jawa Barat, salah satunya adalah Desa Cibodas yang terletak di kawasan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Desa Cibodas termasuk desa wisata rintisan karena baru memiliki potensi alam, sarana prasarana yang terbatas, dan jumlah kunjungan yang sedikit. Berdasarkan diskusi dengan perangkat desa, diketahui bahwa tingkat kesadaran wisata masyarakat Desa Cibodas masih rendah. Dalam rangka pengembangan desa Cibodas menuju desa wisata berkembang maka perlu dilakukan upaya peningkatan kesadaran wisata sebagai landasan utama. Pelatihan kesadaran wisata diberikan kepada pemangku kepentingan sesuai kerangka pentahelix yang mencakup masyarakat (kelompok sadar wisata, karang taruna, PKK), pemerintah (pemerintah desa dan pengelola desa wisata), danĀ  industri (BUMDes), akademisi, dan media. Pelatihan kesadaran wisata yang dilakukan mencakup aspek konseptual; urgensi, tahapan, peran teknologi dan perspektif keberlanjutan; dan strategi pengembangan desa wisata. Berdasarkan hasil survey diketahui bahwa tingkat kesadaran wisata peserta termasuk kategori tinggi. Sedangkan terkait umpan balik diketahui bahwa kegiatan yang dilakukan sudah tepat dan efektif. Masyarakat juga berharap program ini dapat berjalan secara berlanjut dan bertahap, terutama terkait aspek strategi untuk bisa menjadi desa wisata maju. Dalam pelaksanaannya terdapat beberapa kendala yang dapat menjadi saran bagi pelaksanaan kegiatan berikutnya, antara lain yaitu terkait pre-test, jadwal pelaksanaan dan teknis pelaksanaan.
Pemberdayaan Anggota Yayasan melalui Pelatihan Partisipatif-Aktif Motivasi Kewirausahaan untuk Memulai Usaha Mikro Pada Yayasan Alkaf, Bandung, Jawa Barat Heppy Millanyani; Andrieta Shintia Dewi; Sunu Puguh Hayu Triono; Putri Atika Surya Sakinah; Yuli Rosidah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2026): JPMI - April 2026
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.4461

Abstract

Kewirausahaan merupakan pilar krusial bagi pembangunan ekonomi dan sosial regional, terutama di Indonesia di mana sektor UMKM berkontribusi signifikan terhadap PDB dan penyerapan tenaga kerja. Namun, potensi besar ini sering kali terhambat oleh faktor psikologis seperti ketakutan akan kegagalan, rendahnya motivasi, serta kurangnya literasi kewirausahaan dalam menyusun rencana bisnis. Yayasan Alkaf yang bergerak dalam bidang sosial-keagamaan menghadapi masalah rendahnya keberanian berusaha dan literasi kewirausahaan sehingga diperlukan pelatihan sebagai suatu bentuk pendidikan kewirausahaan dalam rangka meningkatkan keberanian berusaha. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengatasi hambatan psikologis dan rendahnya literasi kewirausahaan pada anggota Yayasan Alkaf. Melalui pendekatan partisipatif-aplikatif, 60 peserta yang terdiri dari pengurus, anggota yayasan, dan masyarakat sekitar dilatih untuk mentransformasikan ide menjadi aksi nyata melalui unit usaha mikro. Pelatihan dilaksanakan dalam dua sesi yang mencakup motivasi mengenai urgensi berwirausaha serta praktik penyusunan model bisnis menggunakan Business Model Canvas. Hasil dari pelatihan mengindikasikan peningkatan wawasan dan keberanian berusaha para peserta. Evaluasi pelatihan menunjukkan bahwa kualitas pelatihan berada pada kategori "Sangat Baik", meskipun terdapat masukan agar materi lebih disesuaikan dengan contoh nyata di lingkungan pesantren dan teknis pelaksanaan dilakukan lebih tepat waktu. Secara teoretis, pendidikan kewirausahaan terbukti efektif dalam meningkatkan keberanian mengambil risiko, membangun kepercayaan diri, dan mengurangi rasa takut gagal. Program lanjutan dapat dilakukan dalam bentuk pendampingan atau inkubasi guna meningkatkan produktivitas ekonomi anggota yayasan dan masyarakat setempat.