Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Pengaruh Pengendalian Internal, Pemahaman Akuntansi Dan Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Kualitas Laporan Keuangan UMKM di Kota Bandung Anbar Shalehah; Astrin Kusumawardani
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 1 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MSMEs are one of the sectors that contribute to the national economy, but they still face various problems, one of which is related to the quality of financial reports. Quality financial reports are essential as a basis for decision-making and fulfilling obligations to external parties. This study aims to examine the influence of internal control, accounting understanding, and accounting information systems on the quality of MSME financial reports in Bandung City. The research approach used is quantitative with descriptive and verification methods. Data sourced from primary data collected through questionnaires distributed to 96 MSMEs in Bandung City who already have financial reports, with a sampling technique using purposive sampling. Data processing and analysis were carried out using multiple linear regression with the help of SPSS version 26. The results of the study indicate that, partially, internal control does not significantly affect the quality of MSME financial reports. Meanwhile, accounting understanding and accounting information systems have a positive and significant effect on the quality of MSME financial reports. Simultaneously, internal control, accounting understanding, and accounting information systems have a significant effect on the quality of MSME financial reports in Bandung City. The results of this study are expected to be a consideration for MSME actors and related parties in improving the quality of financial reports by increasing accounting understanding and utilizing accounting information systems that are appropriate to the characteristics of MSMEs.
Pengaruh net profit margin, return on asset, dan return on equity terhadap pertumbuhan laba Zahra Rahma Fauziah; Astrin Kusumawardani; Listri Herlina
Jurnal Pengetahuan dan Pendidikan Vol 5 No 3 (2026)
Publisher : Yayasan Baru Haji Samsudin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was driven by the existence of a research gap between academic theory and empirical facts regarding the fluctuations in profit growth within the food and beverage industry listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2021–2024 period. The primary problem highlighted is the uncertainty surrounding the effect of internal financial performance indicators on profit growth amid intense market competition. To address this problem, the study utilized a quantitative method with descriptive and verificative approaches. A purposive sampling technique was applied, yielding 22 qualified companies and resulting in 88 observation data points over the four-year period. Multiple linear regression analysis utilising SPSS 26.0 software and traditional assumption tests were used to analyse the data. The scientific findings revealed that simultaneously (F-test), Net Profit Margin (NPM), Return on Asset (ROA), and Return on Equity (ROE) significantly influenced profit growth, contributing to a determination coefficient of 25.7%. Partially (t-test), NPM was proven to have a positive and significant effect, indicating that profit efficiency from sales acts as the main driver of profit growth. Conversely, ROA demonstrated no effect on profit growth, while ROE surprisingly exerted a negative and significant influence. The conclusion emphasizes that a high equity ratio without strict cost efficiency tends to suppress net profit growth, therefore management is advised to prioritize operational cost efficiency to sustain profit margin stability.
Pengaruh CAR, BOPO, dan NIM terhadap Profitabilitas Bank: Studi pada PT Bank Hibank Indonesia Periode 2015–2025 Lusi Setiawati; Listri Herlina; Astrin Kusumawardani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9479

Abstract

Kinerja laba bank tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal yang dimiliki, tetapi juga oleh kemampuan perusahaan dalam mengelola biaya serta menghasilkan pendapatan dari aktivitas intermediasi. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah kondisi profitabilitas PT Bank Hibank Indonesia selama periode 2015–2025 dengan menggunakan Return on Asset (ROA) sebagai ukuran utama kinerja laba. Variabel independen yang digunakan terdiri atas Capital Adequacy Ratio (CAR), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan Net Interest Margin (NIM). Data penelitian diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang dipublikasikan secara resmi, kemudian dianalisis secara kuantitatif menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BOPO merupakan faktor yang paling dominan dalam memengaruhi perubahan ROA. Kenaikan BOPO cenderung menurunkan kemampuan bank dalam menghasilkan laba atas aset, sehingga tingginya beban operasional menjadi tekanan utama terhadap profitabilitas. Sementara itu, CAR dan NIM tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara parsial terhadap ROA. Meskipun demikian, ketiga variabel tersebut secara simultan tetap berkontribusi dalam menjelaskan perubahan profitabilitas bank. Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan modal dan peningkatan pendapatan bunga perlu diimbangi dengan pengendalian biaya operasional yang konsisten. Oleh karena itu, manajemen perlu memprioritaskan efisiensi operasional, pemanfaatan modal secara produktif, serta peningkatan kualitas pengelolaan pendapatan agar profitabilitas PT Bank Hibank Indonesia dapat tumbuh lebih stabil dan berkelanjutan.
Pengaruh NIM, BOPO, dan CAR terhadap Profitabilitas Bank: Studi pada PT Bank Mayapada Internasional Tbk Novi Setiawati; Listri Herlina; Astrin Kusumawardani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9480

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Net Interest Margin (NIM), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) terhadap Return on Assets (ROA) pada PT Bank Mayapada Internasional Tbk periode 2015–2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan profitabilitas bank yang tercermin dari melemahnya ROA selama periode pengamatan, sehingga perlu dikaji faktor-faktor keuangan yang diduga memengaruhinya. ROA digunakan sebagai variabel dependen, sedangkan NIM, BOPO, dan CAR digunakan sebagai variabel independen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari 11 laporan tahunan PT Bank Mayapada Internasional Tbk. Teknik analisis meliputi uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi, uji t, dan uji F dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa NIM, BOPO, dan CAR secara simultan berpengaruh signifikan terhadap ROA. Secara parsial, NIM dan CAR berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA, sedangkan BOPO menunjukkan pengaruh signifikan terhadap ROA dan menjadi indikator penting dalam menjelaskan efisiensi operasional bank. Nilai koefisien determinasi sebesar 61,0% menunjukkan bahwa variasi ROA dapat dijelaskan oleh NIM, BOPO, dan CAR, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan bahwa efisiensi operasional, kemampuan menghasilkan pendapatan bunga, dan kecukupan modal berperan penting dalam menentukan profitabilitas bank.
Pengaruh Suku Bunga, Loan to Deposit Ratio, dan Beban Operasional Pendapatan Operasional terhadap Return on Assets Putri Mona Sapayona; Ridwan Ridwan; Astrin Kusumawardani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12878

Abstract

Profitabilitas bank merupakan indikator penting bagi investor, manajemen, dan regulator dalam menilai kesehatan serta efisiensi operasional perbankan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Suku Bunga, Loan to Deposit Ratio (LDR), dan Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Return on Assets (ROA) pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2018–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Data diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan dan dipilih melalui teknik purposive sampling. Berdasarkan kriteria penelitian, diperoleh 14 bank sebagai sampel dengan 112 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, analisis korelasi, koefisien determinasi, uji t, dan uji F dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Suku Bunga tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA, demikian pula LDR tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Sebaliknya, BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA, yang menegaskan bahwa peningkatan beban operasional dibandingkan pendapatan operasional dapat menurunkan kemampuan bank menghasilkan laba dari aset yang dikelola. Secara simultan, Suku Bunga, LDR, dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap ROA. Nilai Adjusted R Square sebesar 37,5% menunjukkan bahwa variasi ROA dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan 62,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan bahwa efisiensi operasional merupakan faktor yang paling dominan dalam meningkatkan profitabilitas bank.
Pengaruh Biaya Produksi, Biaya Operasional, dan Penjualan terhadap Laba Bersih pada Perusahaan Manufaktur Subsektor Transportasi dan Logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2024 Missel Meldawati; Astrin Kusumawardani
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2503

Abstract

Studi ini menganalisis laba bersih perusahaan di industri transportasi dan logistik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam rentang waktu 2017–2024, serta dampak penjualan, beban operasional, dan biaya produksi terhadap laba bersih tersebut. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif yang menggabungkan metode deskriptif dan verifikatif. Sampel penelitian terdiri dari tiga belas perusahaan dengan total 144 observasi firm-year, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan berbagai alat statistik dalam perangkat lunak IBM SPSS Statistics 26, meliputi uji-t, uji-F, analisis korelasi, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya produksi berdampak negatif dan signifikan terhadap laba bersih (koefisien regresi -0,172; p<0,001). Beban operasional memiliki pengaruh negatif dan signifikan (-0,362), sedangkan penjualan memiliki pengaruh positif dan signifikan (0,392) terhadap laba bersih. Dengan nilai F sebesar 72,702, laba bersih terbukti sangat dipengaruhi secara simultan oleh penjualan, biaya produksi, dan beban operasional. Berdasarkan nilai koefisien determinasi, ketiga variabel independen tersebut menjelaskan 68,6% varians dalam laba bersih. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan penjualan sembari mengendalikan biaya merupakan hal krusial bagi kinerja laba perusahaan.
Pengaruh Modernisasi Administrasi Perpajakan Berbasis Coretax dan Pengetahuan Perpajakan terhadap Kepatuhan Pelaporan SPT Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi Apandi Apandi; Astrin Kusumawardani; Listri Herlina
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7455

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh modernisasi administrasi perpajakan berbasis Coretax dan pengetahuan perpajakan terhadap kepatuhan pelaporan SPT Tahunan Wajib Pajak Orang Pribadi. Implementasi Coretax sejak 1 Januari 2025 menandai perubahan mendasar dalam administrasi perpajakan Indonesia, namun fase awal penerapannya juga diikuti kendala layanan dan kebutuhan adaptasi pengguna. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan desain potong lintang. Populasi sasaran adalah mahasiswa aktif Universitas Indonesia Membangun (INABA) yang bekerja. Responden dipilih dengan purposive sampling melalui eligibility screening, yaitu mahasiswa yang berstatus Wajib Pajak Orang Pribadi aktif dan telah menyampaikan SPT Tahunan Tahun Pajak 2025 melalui Coretax. Ukuran minimum sampel ditentukan melalui a priori power analysis menggunakan G*Power 3.1 untuk regresi linear berganda dengan dua prediktor. Data dikumpulkan dari 107 responden valid dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi administrasi perpajakan (B = 0,610; Sig. < 0,001) dan pengetahuan perpajakan (B = 0,195; Sig. < 0,001) masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan pelaporan SPT Tahunan, dengan kedua variabel secara simultan menjelaskan 56,6% variasi kepatuhan (Adjusted R² = 0,557; F = 67,680; Sig. < 0,001). Temuan ini memberikan bukti empiris mengenai efektivitas modernisasi administrasi perpajakan dan pentingnya pengetahuan perpajakan dalam mendukung kepatuhan pelaporan SPT pada fase pascaimplementasi Coretax.
Pengaruh Debt To Asset Ratio, Net Profit Margin, dan Total Asset Turnover Terhadap Pertumbuhan Laba Vabia Amara Putri Kusmawanto; Astrin Kusumawardani; Wajib Ginting; Deni Hamdani
eCo-Buss Vol. 9 No. 1 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v9i1.4093

Abstract

Penelitian ini disusun untuk melihat bagaimana Debt To Asset Ratio (DAR), Net Profit Margin (NPM), dan Total Asset Turnover (TATO) berkaitan dengan Pertumbuhan Laba perusahaan sektor healthcare yang tercatat di BEI selama rentang waktu 2021-2025. Riset ini memakai pendekatan kuantitatif yang bersifat dekstriptif sekaligus verifikatif dengan mengandalkan data sekunder dari laporan keuangan tahunan tiap perusahaan sepanjang periode tersebut. Pemilihan sampel dilakukan lewat teknik nonprobability sampling berjenis purposive sampling. Proses pengujian mencakup statistik dekriptif, rangkaian uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji korelasi product moment, uji koefisien determinasi, hingga uji-t dan uji-f dengan bantuan SPSS versi 27. Temuan riset memperlihatkan bahwa DAR dan NPM masing-masing berkorelasi positif dan signifikan dengan Pertumbuhan Laba secara parsial, sedangkan TATO tidak memperlihatkana adanya korelasi. Ketika ketiganya diuji bersamaan, DAR, NPM, dan TATO justru terbukti berkorelasi signifikan dengan Pertumbuhan Laba. Secara umum, hasil ini mengarah pada kesimpulan bahwa cara perusahaan sektor healthcare mendanai operasinya serta seberapa efisien mengubah penjualan menjadi laba, jauh lebih menentukan pertumbuhan laba dibanding seberapa efisien memanfaatkan asetnya.
Pengaruh CR, DER, dan TATO terhadap Harga Saham Perusahaan Makanan dan Minuman di BEI Periode 2018-2025 Hafsah Novianti; Astrin Kusumawardani
eCo-Buss Vol. 9 No. 1 (2026): eCo-Buss
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/eb.v9i1.4121

Abstract

Penelitian ini berfokus pada perubahan harga saham perusahaan subsektor makanan dan minuman yang tercatat di BEI periode 2018-2025. Kajian dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kondisi likuiditas, struktur modal, dan efektivitas penggunaan aset berkaitan dengan harga saham. Data yang digunakan bersifat sekunder dan diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan serta informasi yang dipublikasikan oleh BEI. Sebanyak 8 perusahaan dipilih sebagai sampel melalui teknik purposive sampling, dengan keseluruhan data penelitian berjumlah 62 observasi. Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif, pengujian asumsi klasik, regresi linier berganda, korelasi, koefisien determinasi, serta pengujian parsial dan simultan melalui uji t dan uji F. CR memiliki keterkaitan dengan harga saham dengan tingkat signifikansi 0,001 dan kontribusi determinasi parsial 74%. DER memiliki keterkaitan dengan nilai signifikansi 0,007 dan kontribusi sebesar 59%. TATO menunjukkan hasil serupa dengan tingkat signifikansi 0,026 serta kontribusi determinasi parsial 66%. Ketika ketiga variabel tersebut diuji secara bersamaan, diperoleh nilai signifikansi 0,005, mengindikasikan adanya pengaruh signifikan CR, DER, dan TATO terhadap harga saham dengan kontribusi koefisien determinasi sebesar 89%.
Pengaruh Rotasi Auditor, Independensi Auditor, dan Audit Fee Terhadap Kualitas Audit pada Kantor Akuntan Publik di Jakarta Selatan Ananda Nabilah Putri; Devyanthi Syarif; Astrin Kusumawardani
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.3256

Abstract

Keandalan laporan keuangan sangat ditentukan oleh kualitas audit, namun penurunan kualitas audit terus menjadi masalah yang menimbulkan pertanyaan mengenai legitimasi profesi akuntan publik di Indonesia, khususnya terkait klien di sektor manufaktur yang memiliki transaksi kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak rotasi auditor, independensi auditor, dan audit fee dengan kualitas audit, baik secara terpisah maupun secara bersamaan. Teknik deskriptif dan verifikatif digunakan dalam penelitian kuantitatif ini. Survei yang diperoleh dengan skala Likert 1–5 digunakan untuk mengumpulkan data primer dari 31 auditor di 12 kantor akuntan publik yang berlokasi di Jakarta Selatan dan melayani klien di sektor industri. Para auditor tersebut dipilih menggunakan teknik sampling purposif. Analisis data dilakukan melalui regresi linier berganda menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas audit dipengaruhi secara signifikan dan positif oleh rotasi auditor, independensi auditor, dan audit fee, baik secara terpisah (dengan nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,016, 0,019, dan 0,027) maupun secara bersamaan (F hitung 8,083 > F tabel 3,354; sig. 0,001). Ketiga faktor ini menjelaskan 47,3% varians dalam kualitas audit (R² = 0,473), sedangkan faktor eksternal bertanggung jawab atas 52,7% sisanya. Hasil ini menunjukkan bahwa menerapkan rotasi auditor secara konsisten, menjaga independensi, dan menetapkan audit fee yang proporsional memainkan peran krusial dalam menjamin kualitas audit yang tinggi bagi Kantor Akuntan Publik yang melayani klien di sektor manufaktur