Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN BASE ISOLATION HIGH DAMPING RUBBER BEARING TERHADAP KINERJA STRUKTUR De Rosary, Anastasia; Erfan, Mohammad; Aditama, Vega
Menara: Jurnal Teknik Sipil Vol. 22 No. 1 (2027): Menara : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jmenara.v22i1.65616

Abstract

Gedung Penunjang PT Bank NTT merupakan bangunan perkantoran berstruktur beton bertulang di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, yang berada pada wilayah dengan tingkat aktivitas seismik relatif tinggi sehingga memerlukan sistem struktur yang mampu mereduksi respons gempa secara efektif. Penelitian ini mengkaji alternatif perencanaan struktur dengan penerapan sistem base isolation tipe High Damping Rubber Bearing (HDRB) sebagai perangkat peredam gempa untuk mengurangi energi gempa yang diteruskan ke struktur atas. Analisis dilakukan menggunakan respons spektrum melalui pemodelan numerik pada perangkat lunak ETABS v22, dengan membandingkan respons struktur fixed-base dan base-isolated. Parameter evaluasi meliputi periode getar, gaya geser dasar, simpangan lateral, dan efek P–Delta. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan base isolator meningkatkan periode getar struktur dari 1,7 detik menjadi 5,028 detik serta meningkatkan gaya geser dasar dinamis pada lapisan isolator. Selain itu, simpangan lateral maksimum pada lantai atas mengalami reduksi signifikan, sementara simpangan pada lantai bawah meningkat akibat konsentrasi deformasi pada isolator. Evaluasi P–Delta menunjukkan bahwa kedua sistem memenuhi kriteria stabilitas.
STUDI ALTERNATIF PERENCANAAN STRUKTUR ATAS BANGUNAN GEDUNG FAKULTAS ILMU KOMPUTER UB MENGGUNAKAN SISTEM GANDA Yanuarius Seke; vega aditama; Ester Priskasari; I Nyoman Sudiasa; Deviani Kartika
Jurnal Teknik Sipil Info Manpro Vol 15 No 1 (2026): JURNAL INFOMANPRO
Publisher : Pascasarjana Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/infomanpro.v15i1.20298

Abstract

In this planning, the Brawijaya Computer Science Building is designed using a dual system, namely a combination of the SRPMK structural system and shear walls. The standards used as guidelines include SNI 1727-2020, SNI 1726-2019, SNI 2847-2019, and SNI 2025-2017. The data used in the calculations consists of planning drawings and soil data, which then serve as the basis for preliminary calculations of structural elements. 3D Structural Analysis was performed using ETABS 18 software, from which the column dimensions were 950 x 950 mm2, the main beams consisted of B1 400X600 B2 250 X 300 and B3 250 x 300 while the child beams consisted of BA1 350 X 600, BA2 250 X 300 and BA3 200 X 300. The floor slab thickness was 100 mm and the shear walls had dimensions of 4550 x 950 mm.
PENGEMBANGAN MODEL INFORMASI DIGITAL PADA STRUKTUR JEMBATAN RANGKA BAJA MELALUI PENERAPAN BIM 3D vega aditama; Rambu Bintang Rahmadani; Deviany Kartika
Jurnal Teknik Sipil Info Manpro Vol 15 No 1 (2026): JURNAL INFOMANPRO
Publisher : Pascasarjana Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/infomanpro.v15i1.21608

Abstract

Perkembangan teknologi digital dari metode konvensional menuju pendekatan terintegrasi sangat krusial untuk meminimalkan risiko kesalahan desain dan selisih volume material jembatan. Penelitian ini bertujuan memodelkan struktur 3D Jembatan PT. Sawit Lamandau Raya pasca-konstruksi, menganalisis koordinasi visual elemen, serta mengekstrak kuantitas volume material otomatis melalui Quantity Take-Off (QTO) Autodesk Revit. Metodologi deskriptif kuantitatif diterapkan melalui tahapan pembuatan as-grid, leveling, input material, pemodelan struktur bawah dan atas, serta validasi geometri. Hasil menunjukkan pemodelan 3D sukses memetakan detail kritis jembatan secara presisi. Proses QTO otomatis menghasilkan data volume yang objektif dan mendeteksi deviasi signifikan dibandingkan metode konvensional. Pada pembesian, deviasi volume tulangan Bored Pile A 59,40% dan Abutmen A 55,13% lebih rendah dari metode konvensional. Pada volume beton, deviasi mencolok terjadi pada pondasi sumuran sebesar 73,69%, sedangkan baja struktur pada baut 64,47%. Selisih kuantitas ini dipicu oleh pembulatan angka desimal serta pengabaian volume tumpang tindih (overlap) pada metode konvensional. Sehingga, pendekatan BIM 3D menggunakan Autodesk Revit efektif menyajikan dokumentasi aset yang transparan serta memberikan akurasi perhitungan volume yang unggul untuk manajemen biaya konstruksi jembatan.