Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENGARUH MEDIA AUDIO VISUALTERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI DI TK CENDRAWASIH SAMARINDA Masruhim, Muh. Amir; Elin; Palenewen, Evie
Early Childhood Journal Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru PAUD FKIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ecj.v1i1.206

Abstract

Media audio visual merupakan media yang dapat menstimulus perkembangan kemampuan kognitif anak dengan anak mampu mengenal benda berdasarkan warna dan bentuk, menyebutkan benda berdasarkan warna dan bentuk, dan mengklasifikasikan benda berdasarkan warna dan bentuk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah media audio berpengaruh terhadap perkembangan kognitif anak. penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen jenis one group pretest-postest design. Populasi pada penelitian ini adalah 35 anak dengan sampel sebanyak 10 anak. teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data uji statistik. Berdasarkan hasil perhitungan setelah diberi perlakuan meningkat hingga 45,1%, pada awal saat pretest perkembangan kognitif anak 40,18%, kemudian pada saat postest meningkat jadi 85,28%. Dari penjelasan tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa media audio visual memberikan pengaruh terhadap perkembangan kognitif anak kelas B1 usia 5-6 Tahun di TK Cendrawasih Samarinda.
Pengaruh Metode Bercerita Dengan Buku Cerita Bergambar Terhadap Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak Usia 5-6 Tahun di TK Pembina 3 Tarakan Faizin, Nur; Masruhim, Muh. Amir; Palenewen, Evie
Prosiding Seminar Nasional PPG Universitas Mulawarman Vol. 3 (2022): Peningkatan Kualitas Layanan Program Studi Pendidikan Profesi Guru Melalui Revitalisa
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/semnasppg.v3.1697

Abstract

Kemampuan bahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun di TK Pembina 3 Tarakan belum sesuai dengan yang diharapkan, pada kenyataannya hampir 60% anak masih kurang dalam kemampuan bahasa ekspresif, dengan presentase 56,67% anak dalam kategori belum berkembang dan 43,33% anak dalam kategori mulai berkembang, hal ini terjadi karena kondisi awal masuk sekolah yang menyebabkan anak masih malu untuk mengekspresikan dirinya, rasa percaya diri yang rendah, kesulitan dalam berkomunikasi dengan lingkungannya, serta metode dan media yang digunakan kurang sesuai untuk merangsang kemampuan bahasa ekspresif anak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya pengaruh metode bercerita dengan media buku cerita bergambar terhadap kemampuan bahasa ekspresif anak tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 30 anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dengan desain penelitian pre-eksperimental tipe one group pretest-posttest design. Hasil penelitian ini sebelum adanya treatment dengan nilai rata-rata pretest 16.1, dan setelah adanya treatment nilai rata-rata posttest menjadi 30.3. Berdasarkan hasil n-gain score diperoleh kriteria dari seluruh sampel adalah kategori sedang, yaitu dengan normalized gain 0,6 < 0,7 dengan presentase 60% yang berarti penggunaan metode bercerita dengan media buku cerita bergambar terhadap kemampuan bahasa ekspresif anak berada pada kategori efektif. Hasil uji hipotesis dengan nilai 0,05 > 0,000 yang artinya Ha diterima dan H0 ditolak, dengan demikian terdapat pengaruh yang signifikan metode bercerita dengan media buku cerita bergambar terhadap kemampuan bahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun di TK Pembina 3 Tarakan.
Peningkatan Kemampuan Kognitif Melalui Penggunaan Media Balok Pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK Barunawati 3 Samarinda Miharni, Nancy Sinatra; Palenewen, Evie; Sugeng, Sugeng
Prosiding Seminar Nasional PPG Universitas Mulawarman Vol. 3 (2022): Peningkatan Kualitas Layanan Program Studi Pendidikan Profesi Guru Melalui Revitalisa
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/semnasppg.v3.1715

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya peningkatan kemampuan kognitif melalui penggunaan media balok pada anak usia 5-6 tahun di TK Barunawati 3 Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, desain penelitian pre-eksperimental tipe one group pretest-posttest design.Hasil penelitian ini yaitu, nilai rata-rata pretest adalah 32.19 dengan presentase 87,5% anak dalam kategori belum berkembang dan 12,5% anak dalam kategori mulai berkembang. Setelah adanya treatment (perlakuan), nilai rata-rata posttest adalah 72.65 dengan presentase 18,75% berkembang sangat baik, 56,25% berkembang sesuai harapan, dan 25% anak dalam kategori mulai berkembang. Berdasarkan hasil pretest dan posttest hasil n-gain diperoleh kriteria kategori sedang, yaitu normalized gain 0.6 < 0,7 dengan persentase 60.32% yang berarti penggunaan media balok untuk peningkatan kemampuan kognitif anak berada pada kategori cukup efektif. Berdasarkan hasil dari n-gain menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kognitif setelah adanya perlakuan melalui penggunaan media balok. Untuk menguji signifikasi dengan cara membandingkan t0 (t-hitung) dengan tt (t- tabel). Pada taraf signifikan 5% diperoleh tt sebesar 1,746, kemudian dibandingkan dengan jumlah t0 sebesar 22,128. Maka dapat diketahui bahwa t0 lebih dari tt yaitu 22,128 > 1,746. Dengan demikian berarti terdapat perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest pada kelompok eksperimen. Maka hipotesis alternative (Ha) di terima dan hipotesis nol (H0) ditolak, artinya terdapat peningkatan kemapuan kognitif melalui penggunaan media balok pada anak usia 5-6 tahun di TK Barunawati 3 Samarinda.
Pengaruh Kreativitas Mengajar Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dan Hasil Belajar Siswa Agustina, Hafifah; Theodora, Elsje; Palenewen, Evie; Fendiyanto, Petrus
Prosiding Seminar Nasional PPG Universitas Mulawarman Vol. 4 (2023): Media Digitalisasi Sebagai Kebutuhan Primer Dalam Pembelajaran Kenormalan Baru
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/semnasppg.v4.3066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kreativitas mengajar guru Biologi pada materi sistem reproduksi manusia terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa SMA Negeri 4 Samarinda. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode quasi eksperiment dengan rancangan penelitian yang digunakan yaitu non-equivalent control group design. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan kelas eksperimen yakni kelas XI MIPA 2 dan kelas kontrol yakni kelas XI MIPA 1. Teknik analisis data menggunakan uji Independent Sample t Test. Hasil analisis data yang diperoleh yaitu menunjukkan nilai sig. 2 tailed sebesar 0,000, nilai tersebut lebih kecil dari 0,05 sehingga Ha diterima. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kreativitas mengajar guru Biologi pada materi sistem reproduksi manusia terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa SMA Negeri 4 Samarinda.
Analisis Kegiatan P5 Sebagai Penerapan Pembelajaran Pada Kurikulum Merdeka Yati, Asmita; DP Telnoni, Junefra; Nabila, Ridha; Palenewen, Evie; Suriati, Suriati
Prosiding Seminar Nasional PPG Universitas Mulawarman Vol. 4 (2023): Media Digitalisasi Sebagai Kebutuhan Primer Dalam Pembelajaran Kenormalan Baru
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/semnasppg.v4.3095

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kegiatan P5 dengan menggunakan berbagai indikator sebagai sarana penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada kurikulum merdeka SD 008 Samarinda Ulu di era digital. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, khususnya menggunakan metode penelitian deskriptif. Partisipan penelitian antara lain wakil kepala sekolah yang bertanggung jawab bidang akademik, instruktur yang membidangi kegiatan P5, dan tiga orang peserta didik yang dipilih melalui prosedur purposive sampling untuk dijadikan sebagai pelaku kegiatan P5. Sumber data terdiri dari data primer yang diperoleh melalui prosedur pengumpulan data meliputi observasi dan wawancara.. Menurut temuan penelitian ini adalah, kegiatan P5 merupakan salah satu contoh pembelajaran berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka. Untuk meningkatkan kinerja dan pemahaman peserta didik, tujuan kegiatan P5 adalah menyelesaikan proyek yang selaras dengan Profil Pembelajaran Pancasila. Permasalahan P5 pada penelitian ini adalah bagaimana perencanaan, pelaksanaan, dan penyelesaian kegiatan, dan dilanjutkan dengan penilaian, perencanaan, dan pelaksanaan hingga kegiatan dilanjutkan dengan struktur dasar yang sangat baik.
Improving Critical and Creative Thinking Skills with Articulate Storyline Media in Learning Food and the Human Digestive System in Grade XI Rea, Silviani C. Evangelista; Maasawet, Elsje T.; Hudiyono, Yusak; Raharjo, Budi; Palenewen, Evie; Tindangen, Makrina
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 11 (2024): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i11.9127

Abstract

This development research aims to: (1) prove the feasibility and practicality of articulate storyline media in learning about food and the digestive system (2) to prove that articulate storyline media with problem based learning (PBL) model in learning about food and the digestive system is effective in improving critical and creative thinking skills (3) to prove that articulate storyline media with project based learning (PJBL) model in learning about food and the digestive system is effective in improving critical and creative thinking skills. The type of research used is Research and Development (R&D) with ADDIE development model. The subjects in this study were biology subject teachers and students of class XI MIPA 1 and XI MIPA 2 SMAN 6 Samarinda and class XI MIPA 3 and XI MIPA 4 at SMAN 4 Samarinda. Data testing was carried out by testing the feasibility of the media, the practicality of the media, the effectiveness test using the Manova test and the N-Gain test. The results of the study obtained: (1) articulate storyline media is feasible and practical to be used in the learning process (2) articulate storyline media with problem based learning (PBL) learning model in learning about food and the digestive system is effective in improving critical thinking skills (3) articulate storyline media with project based learning (PJBL) learning model in learning about food and the digestive system is effective in improving creative thinking skills. Based on the manova test, a significance value of 0.000 (sig <0.05) was obtained, so it was concluded that there are learning models that have different abilities in terms of influencing critical thinking skills and creative thinking skills simultaneously.
SIGAP Home-Based Program to Foster Logical Thinking in Toddlers: A Case Study Approach Palenewen, Evie; Rozie, Fachrul; Karisma, Winda; Nur Amain, Iman
Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research (IJECER) Vol. 4 No. 1: June 2025
Publisher : Universitas Islam negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/ijecer.v4i1.14984

Abstract

Developing logical thinking at an early age is a crucial foundation for children's cognitive growth. This study explores the implementation of the SIGAP Tanoto Foundation Home-Based Program in fostering logical thinking among children aged 2ÔÇô3 years, as well as the challenges encountered during its execution. Employing a qualitative case study approach, the research was conducted at RAS Nusa Indah in Sumber Sari Village. Data were collected through unstructured interviews, participant observation, and documentation. The findings reveal that the program was implemented in alignment with the learning modules, utilizing both existing and self-made educational tools. However, several challenges emerged, categorized as internalsuch as inconsistent attendance, incomplete materials, and children's physical and emotional conditionsand external, including facilitatorsÔÇÖ limited availability, poor road access, and low community engagement. The study underscores the potential of structured home-based programs to enhance early logical reasoning, while also highlighting the importance of addressing contextual barriers to optimize program delivery.┬á┬á
Implementing the Pancasila Student Profile to Develop Early Childhood Social Skills Algazira, Gisela Silvaina; Rozie, Fachrul; Palenewen, Evie; Wahyuningsih, Tri
Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research (IJECER) Vol. 4 No. 1: June 2025
Publisher : Universitas Islam negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/ijecer.v4i1.14987

Abstract

Prolonged exposure to smartphones has caused many children to become dependent on digital devices as a primary source of entertainment. This condition has been linked to a decline in children's social sensitivity and interaction skills. This study aims to analyze the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) in enhancing social skills among early childhood learners. A descriptive qualitative method was employed, with data collected through interviews, observations, and documentation. The data were analyzed using a thematic approach, and the validity of findings was ensured through data triangulation. The results indicate that the integration of the Pancasila Student Profile in classroom activities has positively influenced the development of children's social skills, particularly in peer interactions. These findings suggest that the P5 initiative can serve as a valuable foundation not only for fostering social skills but also for supporting broader aspects of early childhood development.