Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Kognitif Melalui Penggunaan Media Balok Pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK Barunawati 3 Samarinda Miharni, Nancy Sinatra; Palenewen, Evie; Sugeng, Sugeng
Prosiding Seminar Nasional PPG Universitas Mulawarman Vol. 3 (2022): Peningkatan Kualitas Layanan Program Studi Pendidikan Profesi Guru Melalui Revitalisa
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/semnasppg.v3.1715

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya peningkatan kemampuan kognitif melalui penggunaan media balok pada anak usia 5-6 tahun di TK Barunawati 3 Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, desain penelitian pre-eksperimental tipe one group pretest-posttest design.Hasil penelitian ini yaitu, nilai rata-rata pretest adalah 32.19 dengan presentase 87,5% anak dalam kategori belum berkembang dan 12,5% anak dalam kategori mulai berkembang. Setelah adanya treatment (perlakuan), nilai rata-rata posttest adalah 72.65 dengan presentase 18,75% berkembang sangat baik, 56,25% berkembang sesuai harapan, dan 25% anak dalam kategori mulai berkembang. Berdasarkan hasil pretest dan posttest hasil n-gain diperoleh kriteria kategori sedang, yaitu normalized gain 0.6 < 0,7 dengan persentase 60.32% yang berarti penggunaan media balok untuk peningkatan kemampuan kognitif anak berada pada kategori cukup efektif. Berdasarkan hasil dari n-gain menunjukkan adanya peningkatan kemampuan kognitif setelah adanya perlakuan melalui penggunaan media balok. Untuk menguji signifikasi dengan cara membandingkan t0 (t-hitung) dengan tt (t- tabel). Pada taraf signifikan 5% diperoleh tt sebesar 1,746, kemudian dibandingkan dengan jumlah t0 sebesar 22,128. Maka dapat diketahui bahwa t0 lebih dari tt yaitu 22,128 > 1,746. Dengan demikian berarti terdapat perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest pada kelompok eksperimen. Maka hipotesis alternative (Ha) di terima dan hipotesis nol (H0) ditolak, artinya terdapat peningkatan kemapuan kognitif melalui penggunaan media balok pada anak usia 5-6 tahun di TK Barunawati 3 Samarinda.
Pengaruh Kreativitas Mengajar Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dan Hasil Belajar Siswa Agustina, Hafifah; Theodora, Elsje; Palenewen, Evie; Fendiyanto, Petrus
Prosiding Seminar Nasional PPG Universitas Mulawarman Vol. 4 (2023): Media Digitalisasi Sebagai Kebutuhan Primer Dalam Pembelajaran Kenormalan Baru
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/semnasppg.v4.3066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kreativitas mengajar guru Biologi pada materi sistem reproduksi manusia terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa SMA Negeri 4 Samarinda. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode quasi eksperiment dengan rancangan penelitian yang digunakan yaitu non-equivalent control group design. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan kelas eksperimen yakni kelas XI MIPA 2 dan kelas kontrol yakni kelas XI MIPA 1. Teknik analisis data menggunakan uji Independent Sample t Test. Hasil analisis data yang diperoleh yaitu menunjukkan nilai sig. 2 tailed sebesar 0,000, nilai tersebut lebih kecil dari 0,05 sehingga Ha diterima. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kreativitas mengajar guru Biologi pada materi sistem reproduksi manusia terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa SMA Negeri 4 Samarinda.
Analisis Kegiatan P5 Sebagai Penerapan Pembelajaran Pada Kurikulum Merdeka Yati, Asmita; DP Telnoni, Junefra; Nabila, Ridha; Palenewen, Evie; Suriati, Suriati
Prosiding Seminar Nasional PPG Universitas Mulawarman Vol. 4 (2023): Media Digitalisasi Sebagai Kebutuhan Primer Dalam Pembelajaran Kenormalan Baru
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/semnasppg.v4.3095

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kegiatan P5 dengan menggunakan berbagai indikator sebagai sarana penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada kurikulum merdeka SD 008 Samarinda Ulu di era digital. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, khususnya menggunakan metode penelitian deskriptif. Partisipan penelitian antara lain wakil kepala sekolah yang bertanggung jawab bidang akademik, instruktur yang membidangi kegiatan P5, dan tiga orang peserta didik yang dipilih melalui prosedur purposive sampling untuk dijadikan sebagai pelaku kegiatan P5. Sumber data terdiri dari data primer yang diperoleh melalui prosedur pengumpulan data meliputi observasi dan wawancara.. Menurut temuan penelitian ini adalah, kegiatan P5 merupakan salah satu contoh pembelajaran berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka. Untuk meningkatkan kinerja dan pemahaman peserta didik, tujuan kegiatan P5 adalah menyelesaikan proyek yang selaras dengan Profil Pembelajaran Pancasila. Permasalahan P5 pada penelitian ini adalah bagaimana perencanaan, pelaksanaan, dan penyelesaian kegiatan, dan dilanjutkan dengan penilaian, perencanaan, dan pelaksanaan hingga kegiatan dilanjutkan dengan struktur dasar yang sangat baik.
Pelatihan Pemberdayaan Sumber Daya Alam Hutan Kalimantan dalam Pembuatan APE Bagi Pendidik PAUD di Kota Samarinda Wilda Isna Kartika; Heny Djoehaeni; Febry Maghfirah; Adharina Dian Pertiwi; Ayu Aprilia Pangestu Putri; Malpaleni Satriana; Hasbi Sjamsir; Evie Palenewen; Tri Wahyuningsih; Fachrul Rozie
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i4.969

Abstract

Pemberdayaan sumber daya alam dapat menghasilkan beragam alat permainan edukatif. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini untuk melatih pendidik PAUD di kota Samarinda dalam pemberdayaan sumber daya alam hutan kalimantan menjadi APE. Kegiatan PkM ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan tahap to know, to understand, to plan, to act, dan to change. Pelaksana kegiatan adalah Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman berkolaborasi dengan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia dan Dinas Pendidikan Kota Samarinda. Peserta kegiatan adalah 116 pendidik PAUD di kota Samarinda. Kegiatan PkM ini menghasilkan sembilan APE berbahan dasar sumber daya alam Kalimantan yang dapat menstimulasi berbagai kemampuan anak, diantaranya kemampuan matematika, literasi, motorik, dan pemecahan masalah. Kegiatan PkM selanjutnya diharapkan dapat menggunakan sumber daya alam Kalimantan lainnya utuk menstimulasi perkembangan anak.
Strengthening the Character of Young Children Based on Banjar Ethnic Parenting Tria Valentina Wahyudanti; Fachrul Rozie; Evie Palenewen; Fitri Anjarwati
Poltanesa Vol 26 No 2 (2025): December 2025
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v26i2.3521

Abstract

The Banjar ethnic group is one of the ethnic groups in Indonesia. Rich in traditions, cultural values, and customs, the Banjar ethnic group applies a parenting style that emphasizes religious, social, and independence aspects. In this study, the researcher found parenting practices among the Banjar ethnic group that emphasize religious aspects in educating children from an early age and habituation in worship practices. The participants in this study were a family consisting of a father, mother, and three children. This study focused on developing a typology of parenting and the values of ethno-parenting of parents based on the Banjar ethnicity. This was supported by the results of direct interviews, observations, and document studies conducted by researchers on parenting practices among the Banjar ethnic group living in Samarinda. The purpose of this article is to present information related to strengthening the character of early childhood based on the Banjar ethnic parenting pattern. This study uses a qualitative descriptive method that refers to the concept of strengthening the character of early childhood based on the Banjar ethnic parenting pattern in the internalization of worship in children from an early age. This study shows that strengthening the character of early childhood is based on daily habits.
Improving Critical and Creative Thinking Skills with Articulate Storyline Media in Learning Food and the Human Digestive System in Grade XI Silviani C. Evangelista Rea; Elsje T. Maasawet; Yusak Hudiyono; Budi Raharjo; Evie Palenewen; Makrina Tindangen
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 11 (2024): November
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i11.9127

Abstract

This development research aims to: (1) prove the feasibility and practicality of articulate storyline media in learning about food and the digestive system (2) to prove that articulate storyline media with problem based learning (PBL) model in learning about food and the digestive system is effective in improving critical and creative thinking skills (3) to prove that articulate storyline media with project based learning (PJBL) model in learning about food and the digestive system is effective in improving critical and creative thinking skills. The type of research used is Research and Development (R&D) with ADDIE development model. The subjects in this study were biology subject teachers and students of class XI MIPA 1 and XI MIPA 2 SMAN 6 Samarinda and class XI MIPA 3 and XI MIPA 4 at SMAN 4 Samarinda. Data testing was carried out by testing the feasibility of the media, the practicality of the media, the effectiveness test using the Manova test and the N-Gain test. The results of the study obtained: (1) articulate storyline media is feasible and practical to be used in the learning process (2) articulate storyline media with problem based learning (PBL) learning model in learning about food and the digestive system is effective in improving critical thinking skills (3) articulate storyline media with project based learning (PJBL) learning model in learning about food and the digestive system is effective in improving creative thinking skills. Based on the manova test, a significance value of 0.000 (sig <0.05) was obtained, so it was concluded that there are learning models that have different abilities in terms of influencing critical thinking skills and creative thinking skills simultaneously.
SIGAP Home-Based Program to Foster Logical Thinking in Toddlers: A Case Study Approach Evie Palenewen; Fachrul Rozie; Winda Karisma; Iman Nur Amain
Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research (IJECER) Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/ijecer.v4i1.14984

Abstract

Developing logical thinking at an early age is a crucial foundation for children's cognitive growth. This study explores the implementation of the SIGAP Tanoto Foundation Home-Based Program in fostering logical thinking among children aged 2ÔÇô3 years, as well as the challenges encountered during its execution. Employing a qualitative case study approach, the research was conducted at RAS Nusa Indah in Sumber Sari Village. Data were collected through unstructured interviews, participant observation, and documentation. The findings reveal that the program was implemented in alignment with the learning modules, utilizing both existing and self-made educational tools. However, several challenges emerged, categorized as internalsuch as inconsistent attendance, incomplete materials, and children's physical and emotional conditionsand external, including facilitatorsÔÇÖ limited availability, poor road access, and low community engagement. The study underscores the potential of structured home-based programs to enhance early logical reasoning, while also highlighting the importance of addressing contextual barriers to optimize program delivery.┬á┬á
PENGARUH BERMAIN INTERAKTIF TERHADAP KEMAMPUAN SAINS DAN MATEMATIKA ANAK USIA 5-6 TAHUN Bintang Hidayah; Evie Palenewen; Fachrul Rozie
Kumara Cendekia Vol 13, No 3 (2025): KUMARA CENDEKIA
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v13i3.100414

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bermain interaktif terhadap kemampuan sains dan matematika  pada anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen.Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sedangkan teknik pengumpulan data berupa tes (tes awal (pretest), treatment dan tes akhir (posttest)). Adapun sampel penelitian terdiri dari 18 anak, terdiri dari 9 anak perempuan dan 9 anak laki-laki. Berdasarkan hasil perhitungan n-gain, yaitu normalized gain 0,6 &lt; 0,7 dengan persentase sebesar 0,67 atau 67,12%, termasuk dalam kategori sedang yang berarti bermain interaktif untuk kemampuan sains dan matematika anak berada pada kategori cukup efektif. Dengan demikian berarti terdapat perbedaan signifikan antara pretest dan posttest pada kelompok eksperimen sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak, artinya terdapat pengaruh kemampuan sains dan matematika melalui bermain interaktif pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menunjukkan bahwa bermain interaktif membantu anak memahami konsep sains dan matematika dengan lebih baik melalui pengalaman langsung dan eksplorasi. Penelitian ini membuktikan bahwa bermain interaktif membantu anak memahami konsep-konsep dasar seperti klasifikasi warna, bentuk dan tekstur serta pengenalan angka 1-20 dan operasi berhitung sederhana hingga jumlah 20.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PESERTA DIDIK SMP MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING Dwi Lestari, Etty; Palenewen, Evie; Wahyuni, Ernie
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.14960

Abstract

Seiring berkembangnya zaman harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusianya. Tentu saja hal ini sesuai dengan tujuan belajar matematika, yaitu membekali peserta didik dengan kemampuan memecahkan masalah. Guru mempunyai tugas untuk membantu peserta didiknya membiasakan diri memecahkan masalah kontekstual sehingga mereka dapat memperoleh kemampuan tersebut. Dengan demikian, sangatlah penting bagi peserta didik untuk mendapatkan pengajaran yang meningkatkan kemampuan ini. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan adalah Problem Based Learning (PBL). Penelitian tindakan kelas digunakan untuk mempelajari bagaimana PBL mempengaruhi peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika pada 32 peserta didik SMP kelas VIII dengan dilakukannya dua siklus. Berdasarkan temuan penelitian, skor kemampuan pemecahan masalah matematika meningkat dari 68 pada pra-siklus menjadi 123 pada siklus I dan kemudian menjadi 227 pada siklus II. Indikator kemampuan pemecahan masalah memenuhi kriteria baik untuk memahami permasalahan, merumuskan rencana tindakan, dan membenarkan atau memverifikasi keakuratan solusi yang ditemukan sedangkan indikator melaksanakan rencana memenuhi kriteria sangat baik.
The Effectiveness of Picture Card Media on the Cognitive Abilities of Children Aged 5-6 Years Khoirun Nisaa; Evie Palenewen; Berta Laili Khasanah
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 6 No. 2 (2026): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED) in Press
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v6i2.1111

Abstract

The use of media in early childhood learning is one way to support children's cognitive development. At Al Muhajirin Islamic Kindergarten in Samarinda, media use is not yet varied, resulting in underdevelopment of children's cognitive abilities. This study used a population of 75 and a sample of 30 children. The sampling technique used was purposive sampling. The research instruments used were RPPH, assessment rubric, and pretest-posttest questions. The cognitive development indicators assessed in this study were naming the number symbols 1-10, using number symbols to count, matching numbers with symbols, recognizing vowel and consonant symbols, representing objects in pictures/writing, recognizing differences based on size, and demonstrating exploratory and investigative activities. The results of this study before the treatment showed that 63% of students hadn't developed and 37% had begun to develop. After the treatment, the results were 23% developing as expected and 77% developing very well. The N-Gain Test results showed a prevalence of 0.76, which is categorized as high, indicating that the use of picture cards depicting Kalimantan animals is effective as a teaching variation material for teachers.