Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Karakteristik Fisiko-Kimia Dan Proses Produksi Pakan Apung Ikan Lele (Clarias sp.) Sayuti, Mohammad; Dewi, Larasati Rama; Sofian, Achmad
PELAGICUS Volume 3 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/plgc.v3i1.10485

Abstract

Salah satu komoditas unggulan pada budidaya ikan air tawar adalah ikan lele. Proses budidaya ikan lele membutuhkan ketersediaan pakan. Kebutuhan pakan masih didominasi pakan komersil dengan harga yang tinggi. Pakan buatan menjadi alternatif pemenuhan kebutuhan pakan budidaya ikan lele. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan dan kualitas yang terkandung pada pakan apung untuk ikan lele. Penelitian dilaksanakan dari 01 Maret 2021 sampai 30 Mei 2021 di KUB Timoer Mandiri, Jember, Jawa Timur. Observasi langsung dilakukan untuk mengetahui proses pembuatan pakan. Pengujian pakan apung dilakukan dengan uji proksimat dan uji fisik pakan. Pengujian proksimat pada bahan dan pakan yang diproduksi sesuai standar AOAC 2005. Pengujian fisik pakan meliputi pengujian warna, bau, lama mengapung, kecepatan tenggelam, daya apung dan pengujian stabilitas pakan yang dilakukan tanpa aerator. Proses produksi pakan apung ikan lele meliputi persiapan bahan, penepungan, formulasi pakan, penimbangan, pencampuran, pencetakan, pengeringan, pendinginan, pengepakan dan penyimpanan. Hasil pengujian proksimat bahan baku pakan sudah memenuhi untuk pembuatan pakan. Pakan apung ikan lele memiliki kandungan protein 31.17%, abu 6.86%, lemak 5.29%, serat 6.17%, air 10.35%, BETN 39.76%, gross energy 3.891,43 Kcal/kg pakan dan digestible energy 31.131.419 Kcal/kg pakan. Pakan apung memiliki warna coklat cerah, bau menyengat, lama mengapung 424 menit, kecepatan tenggelam 0.39 cm/detik, daya apung 100% dan pakan hancur di dasar pada menit 480. Pakan apung ikan lele yang dihasilkan memiliki kualitas baik fisik dan kimia yang menyerupai dengan pakan komersial.
Tilapia Aquaculture (Oreochromis niloticus) by Using Minapadi System: Budidaya Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Dengan Menggunakan Sistem Minapadi Kristiana, Indra; Prama, Ega Aditya; Amir, Gusti Nu’man; Akbarurrasyid, Muhammad; Sofian, Achmad; Astiyani, Wahyu Puji; Sudinno, Dinno; Prajayati, Vini Taru Febriani; Pietoyo, Atiek; Tarigan, Rani Rehulina; Syah, Irvan Firman
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 6 (2023): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v7i6.15253

Abstract

High tilapia production indicates high demand,therefore it is necessary to produce tilapia in a sustainable manner. Sustainable tilapia production can be fulfilled through fish farming activities with various aquaculturemethods and systems. One of the integrated systems of tilapia aquaculturecan becarried out through minapadisystem.This community service activity (PKM) aims to increase the productivity of paddy fields so that they can be utilized for the production of agricultural products and for fish production through the minapadi aquaculturesystem in Karangkamulyan Hamlet, Cintakarya, Parigi, Pangandaran. The stages of this activity include: (i) planning and presentation of tilapia aquacultureusing the minapadi system; (ii) creating a minapadi system that integrates tilapia aquaculturewith rice; (iii) monitoring the growth of cultivated tilapia fish; and (iv) evaluation of activities related to the perceptions of the target community and the results of monitoring the growth of tilapia cultivated using the minapadi system. The results of monitoring fish growth obtained an absolute weight of 65,86 grams, while an absolute length of 7,86 cm and a specific growth rate of 3,84% per day. The results of monitoring water quality during maintenance were obtained, pH value 7 –7,9; temperature (26-34)oC and DO values (3,1 –11,3) mg/l. The results of monitoring and evaluation can be concluded that Cintakarya Village, which is included in the Parigi District, has the potential to develop tilapia aquaculturewith the minapadi system. This is shown by the enthusiasm of the cultivators while participating in PKM activities and being supported by natural resources that are suitable for the aquacultureof the minapadi system