Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

IMPLEMENTASI APLIKASI KEUANGAN UNTUK USAHA MIKRO BERBASIS AI PADA KOMUNITAS HALAL BANDUNG Heru Nugroho; M Yusuf Ramadhan; Wardani Muhamad; Sri Widaningsih; Taufan Umbara
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.54314

Abstract

Perkembangan teknologi keuangan (FinTech) dan Kecerdasan Buatan (AI) telah mengubah lanskap pengelolaan usaha mikro secara signifikan, namun adopsinya masih menghadapi kendala literasi digital dan biaya investasi. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan aplikasi keuangan berbasis AI pada Komunitas Halal Bandung (KHB) guna meningkatkan transparansi dan efisiensi manajemen keuangan pelaku UMKM. Metode yang digunakan adalah pendampingan teknis secara langsung, di mana tim abdimas memberikan edukasi mengenai otomatisasi pencatatan laporan keuangan dan analisis arus kas menggunakan perangkat digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa melalui pendampingan intensif, pelaku usaha mampu mengatasi hambatan teknis dan mulai mengintegrasikan teknologi AI ke dalam operasional bisnis mereka. Implementasi ini tidak hanya mendukung profesionalisme manajemen internal, tetapi juga memperkuat posisi strategis KHB dalam mendorong percepatan sertifikasi halal melalui tata kelola keuangan yang lebih akuntabel.
IMPLEMENTASI APLIKASI REKOMENDASI LITERASI KEUANGAN UNTUK IBU RUMAH TANGGA DAN USAHA MIKRO DENGAN KWT DEWI SRI 09 Agus Maolana; Arry Widodo; Kristina Sisilia; Sri Widaningsih
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Vol. 7 No. 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i1.54349

Abstract

Literasi keuangan merupakan aspek fundamental dalam pengelolaan keuangan rumah tangga dan usaha mikro. Survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2022 menunjukkan indeks literasi keuangan Indonesia masih berada pada angka 49,6 persen, yang mengindikasikan rendahnya pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan produk dan layanan keuangan. Kelompok Wanita Tani (KWT) Dewi Sri 09 sebagai komunitas perempuan yang aktif dalam kegiatan pertanian dan kewirausahaan mikro menghadapi tantangan serupa dalam hal pencatatan keuangan, perencanaan anggaran, dan pemahaman arus kas. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan aplikasi rekomendasi literasi keuangan yang sederhana dan aplikatif bagi anggota KWT Dewi Sri 09. Metode pelaksanaan mencakup tiga tahapan utama, yaitu analisis kebutuhan literasi keuangan, pengembangan aplikasi dengan fitur pencatatan keuangan dan rekomendasi anggaran, serta sosialisasi dan pelatihan penggunaan aplikasi. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan pengelolaan keuangan di kalangan peserta. Program ini selaras dengan roadmap Kelompok Keahlian AEFS yang menekankan penguatan literasi keuangan dan pemberdayaan komunitas di era digital. Keberlanjutan program didukung oleh partisipasi aktif anggota KWT serta potensi kolaborasi dengan pemerintah daerah dan lembaga keuangan.
The Effect of Electronic Word of Mouth (E-WOM) on Purchase Intention (Case Study on TikTok Skincare NPURE Account) in 2025 Naela Muna Angelina; Sri Widaningsih
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 8 (2025): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i8.51466

Abstract

This study aims to determine the influence of electronic word of mouth (e-WOM) on consumer purchase intention for NPURE skincare products through the TikTok platform. In today's digital era, e-WOM is one of the effective marketing strategies in influencing consumer purchasing decisions, especially through social media. This study uses a quantitative approach with a simple linear regression method. The respondents in this study were 100 people who were active users of TikTok and had seen the content of NPURE products. The e-WOM variable is measured through three dimensions, namely intensity, valance of opinion, and content. Meanwhile, purchase intention is measured through four dimensions, namely transactional, referential, preferential, and exploratory interest. The results showed that electronic word of mouth was in the "quite good" category with a percentage of 67.8%, while purchase intention was in the "good" category with a percentage of 69.3%. The results of the regression analysis showed that e-WOM had a positive and significant effect on purchase intention with a significant value of <0.001, a t-value of 16.562 > t table (1.984), and a determination coefficient value of 0.737, which means that e-WOM contributed 73.7% to purchase intention. These findings reinforce the theory and previous research that the positive perceptions formed by digital reviews have an effect on consumer purchase intention. Therefore, companies need to improve their e-WOM strategy on social media to increase consumer engagement and confidence in their products.
The Impact of Brand Image on Purchase Intention of The Indonesian National Team Jersey By Erspo Dzaki Ali Fauzan; Sri Widaningsih
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 11 (2025): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i11.51878

Abstract

This study aims to examine the influence of brand image on consumer purchase intention of the Indonesian national football team jersey produced by the Erspo brand. Although Erspo initially faced criticism regarding the design and quality of its products, supporter loyalty remained high. This research uses a quantitative approach with a descriptive method. A total of 100 respondents were selected using the Cochran formula. Data were collected through questionnaires and analyzed using simple linear regression. The results indicate that brand image has a significant effect on the purchase intention of Erspo's Indonesian national team jerseys. The brand image dimensions—strength, favorability, and uniqueness—play an important role in shaping consumer perception and increasing purchase intention. Based on these findings, it is recommended that Erspo continue to strengthen its brand image through design innovation, quality improvement, and effective communication strategies to engage with its consumers.
Implementasi Generative AI untik Digital Marketing & Konten Sosial Media Iffah Nabila; Sri Widaningsih
Journal of Applied Engineering and Social Science (JAESS) Vol. 4 No. 1 (2026): July 2026
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jaess.v4i1.11157

Abstract

Transformasi digital telah mendorong pelaku usaha untuk mengintegrasikan teknologi dalam strategi pemasaran mereka, termasuk pemanfaatan teknologi Generative Artificial Intelligence (Generative AI). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi Generative AI dalam meningkatkan efektivitas digital marketing pada startup F&B Ngolab yang menyasar segmen mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan pendekatan manajemen proyek Scrum, yang dibagi ke dalam empat sprint selama delapan minggu. Tools seperti ChatGPT, Copy.ai, dan AI Chatbot WhatsApp diintegrasikan dalam proses perencanaan, produksi, dan evaluasi konten media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Generative AI memberikan dampak positif terhadap efisiensi waktu produksi konten, peningkatan konsistensi publikasi, serta keterlibatan audiens yang lebih stabil dan terarah. Selain itu, pemanfaatan platform analitik seperti Meta Business Suite dan Google Analytics memungkinkan tim pemasaran mengambil keputusan berbasis data secara real-time. Studi ini menyimpulkan bahwa Generative AI dapat menjadi solusi strategis dan berkelanjutan bagi startup dengan keterbatasan sumber daya, sekaligus memperkuat daya saing di era pemasaran digital yang kompetitif dan dinamis.