Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH GREEN MARKETING TERHADAP NILAI YANG DIPERSEPSIKAN DALAM KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA ADES (STUDI KASUS PADA MAHASISWA/I FAKULTAS KOMUNIKASI DAN BISNIS TELKOM UNIVERSITY) Arry Widodo; Rennyta Yusiana; Cicilia Stevanie
Jurnal Ecodemica : Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol 3, No 2 (2015): Jurnal ECODEMICA
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.269 KB) | DOI: 10.31294/jeco.v3i2.49

Abstract

Abstract - The research aims to know that influence of green marketing on perceived value and customers purchase decision of PT ADES Mineral Water ( Case Study Student Faculty Communication and Bussines Telkom University) . This research is an explanatory research. There are 100 respondents as sample of this research by using simple random sampling method. The data collection method conducted by questionnaire. The data was analyzed by using path analysis. Results showed that Green Marketing has direct and significantly effect on Perceived Value, Perceived Value has direct and significantly effect on Purchase Decision, Green Marketing has direct and significantly effect on Purchase Decision, and Green Marketing has significantly effect on Purchase Decision through the Perceived Value as mediator variable.Keywords: Green Marketing, Perceived Value, Purchase DecisionAbstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh green marketing terhadap nilai yang dipersepsikan dalam keputusan pembelian pada ADES (Studi Kasus pada Mahasiswa/i Fakultas Komunikasi dan Bisnis Telkom University). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian penjelasan. Sampel sebanyak 100 orang responden yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Green Marketing berpengaruh langsung dan signifikan terhadap variabel Nilai yang Dipersepsikan, variabel Nilai yang Dipersepsikan berpengaruh langsung dan signifikan terhadap variabel Keputusan Pembelian, variabel Green Marketing berpengaruh langsung dan signifikan terhadap variabel Keputusan Pembelian, dan variabel Green Marketing berpengaruh secara signifikan terhadap variabel Keputusan Pembelian melalui Nilai yang Dipersepsikan.Kata kunci: Green Marketing, Nilai Yang Dipersepsikan, Keputusan Pembelian
PENGARUH GITA GUTAWA SEBAGAI BRAND AMBASSADOR POND’S DALAM MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMBELIAN (STUDI KASUS PADA MAHASISWI UNIVERSITAS TELKOM JURUSAN D3 MANAJEMEN PEMASARAN) Rennyta Yusiana; Rifaatul Maulida
Jurnal Ecodemica : Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol 3, No 1 (2015): Jurnal ECODEMICA
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.007 KB) | DOI: 10.31294/jeco.v3i1.59

Abstract

Abstract - Promotion is one aspect that is important in marketing. Consumers are currently viewing a video or advertisement before buying a product. Apart from the functional or realistic appeal is also expected to attract emotionally advertising by using brand ambassadors. The purpose of this study was to determine whether there is a relationship characteristics Pond's brand ambassador (Gita Gutawa) with consumer purchasing decisions. The population of this research is a student D3 Marketing Management totaling 178 Telkom University student. By using Slovin formula is obtained as a sample of 123 female students. Engineering samples are used are non-probability sampling technique purposive sampling types. The method used is a simple linear regression. Data collection techniques were performed using questionnaires distributed to the respondents. The results showed that the variable Gita Gutawa as brand ambassador and variable consumer purchasing decisions can be approved by the continuum line of 88.27% and 86.93% . Influence Gita Gutawa as brand ambassador in influencing purchasing decisions amounted to 32%. Keywords: Advertising, Brand Ambassador, Purchase Decision. Abstrak - Promosi merupakan salah satu aspek yang penting dalam sebuah pemasaran. Para konsumen saat ini melihat sebuah video atau iklan sebelum membeli suatu produk. Selain dari daya tarik fungsional atau realistik diharapkan pula iklan dapat menarik secara emosional dengan menggunakan brand ambassador. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan karakteristik brand ambassador Pond’s (Gita Gutawa) dengan keputusan pembelian konsumen. Populasi penelitian ini adalah mahasiswi D3 Manajemen Pemasaran Universitas Telkom yang berumlah 178 mahasiswi. Dengan menggunakan rumus Slovin didapatkan sebanyak 123 mahasiswi yang menjadi sampel. Teknik sampel yang digunakan adalah teknik non probability sampling jenis purposive sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah regresi linier sederhana. Teknik pengumpulan data yang dilakukan menggunakan kuesioner yang disebar kepada para responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Gita Gutawa sebagai brand ambassador dan variabel keputusan pembelian dapat disetujui konsumen dengan garis kontinum sebesar 88.27% dan 86,93%.Pengaruh Gita Gutawa sebagai brand ambassador dalam mempengaruhi keputusan pembelian adalah sebesar 32%. Kata kunci : Iklan, Brand Ambassador, Keputusan Pembelian.
Peranan Store Atmosphere Dalam Meningkatkan Keputusan Pembelian Rennyta Yusiana; Putri Ayu Nuraisyah
Jurnal Ecodemica : Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol 1, No 1 (2017): Jurnal Ecodemica: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Bisnis
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.137 KB) | DOI: 10.31294/jeco.v1i1.1429

Abstract

ABSTRAKBandung merupakan destinasi para wisatawan domestik maupun mancanegara dengan salah satu tujuan yaitu kulinernya. Terdapat banyak restoran dan cafe yang menawarkan berbagai cita rasa kuliner, mulai dari kuliner nusantara sampai kuliner luar negeri. Saat ini konsumen tertarik dengan restoran dan cafe dengan atmosphere yang berbeda. Salah satunya adalah Hummingbird Eatery yang menerapkan store atmosphere homey, dengan Interior restoran yang begitu nyaman dan didominasi furniture yang terbuat dari kayu. Atmosphere (suasana) menjadi faktor penting bagi konsumen dalam memilih tempat bersantap dan bersantai. Atmosphere yang nyaman dengan dekorasi yang unik dan kreatif menjadi daya tarik bagi sebuah restoran sehingga membuat konsumen berkunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanggapan konsumen mengenai peranan Store Atmosphere dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dan kuantitatif, dengan menggunakan 100 sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, observasi, wawancara, dan studi literatur. Penelitian ini menggunakan SPSS V.22 dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa general interior menjadi pertimbangan utama sebagai manfaat bagi konsumen dalam melakukan keputusan beli selain dari sub variabel store atmosphere lainnya. Pengelola dapat memprioritaskan mengelola general interior dengan lebih efektif, karena konsumen lebih mengutamakan hal tersebut dalam store atmosphere.Kata Kunci: Store Atmosphere, Keputusan Pembelian ABSTRACTBandung is a destination for domestic and foreign tourists with culinary goals. There are many restaurants and cafes offering a variety of culinary tastes, ranging from culinary archipelago to abroad. Nowadays consumers are attracted to the restaurant and cafe with a different atmosphere. One of them is the Hummingbird Eatery which implementing store homey atmosphere, with the cozy interior and dominated by furniture made of wood. Atmosphere is an important factor for consumers in choosing where to dine and relax. Cozy atmosphere with unique decor and creative appeal to a restaurant that makes consumers visit. This study aims to determine consumer response regarding the role of Store Atmosphere in increasing consumer purchasing decisions. This type of research is descriptive and quantitative, using 100 samples. Data collection techniques used were questionnaires, observations, interviews, and literature studies. This study uses SPSS V.22 and simple linear regression. The results of this study indicate that the general interior becomes a major consideration as a benefit for consumers in making purchasing decisions apart from other sub variables store atmosphere. Managers can prioritize managing general interior more effectively, because consumers prefer it in the store atmosphere.Keywords: Store Atmosphere, Purchase Decision
PENGARUH GREEN MARKETING DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK UNILEVER (STUDI KASUS MASYARAKAT KOTA BANDUNG) Khaya Widelia; Rennyta Yusiana; Arry Widodo
Jurnal Ecodemica : Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis Vol 3, No 2 (2015): Jurnal ECODEMICA
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.544 KB) | DOI: 10.31294/jeco.v3i2.52

Abstract

Abstract - The tendency of current consumption patterns began to shift in environmentally friendly products. This can be seen from the development of Green Marketing in Indonesia, especially in Bandung. Shifting patterns of life has become the people's choice to meet the needs of a healthy life. Currently the company uses Corporate Social Responsibility strategy to encourage consumers and employees in real action. This research uses descriptive research design and verification with the calculation of linear regression. The population in this study were people in Bandung, with a sample of 400 respondents. The results showed that green marketing is not significantly influence the purchasing decisions of consumers due to lack of knowledge about Unilever products that are environmentally friendly, and Corporate Social Responsibility significantly influence the purchasing decision, because PT. Unilever heavily in informing about Corporate Social Responsibility program that is used to customers or prospective customers.Keywords: Green Marketing, Corporate Social Responsibility, Purchasing Decision.Abstrak - Kecenderungan pola konsumsi saat ini mulai beralih pada produk ramah lingkungan. Hal ini terlihat dari perkembangan Green Marketing di Indonesia, khususnya di Kota Bandung. Pergeseran pola hidup ini telah menjadi pilihan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehat. Saat ini perusahaan menggunakan strategi Corporate Social Responsibility untuk mengajak konsumen dan karyawan perusahaan dalam aksi nyata. Penelitian ini menggunakan desain riset deskriptif dan verifikatif, dengan perhitungan regresi linier berganda. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Kota Bandung dengan sampel sebanyak 400 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green marketing tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian yang disebabkan kurangnya pengetahuan konsumen tentang produk Unilever yang ramah lingkungan, dan Corporate Social Responsibility berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, dikarenakan PT. Unilever gencar dalam menginformasikan tentang program Corporate Social Responsibility yang digunakan kepada konsumen atau calon konsumennya.Kata kunci: Green Marketing, Corporate Social Responsibility, Keputusan Pembelian.
CLOUD CATALOG DAN PENGINTEGRASIAN MARKET PLACE DAN SOSIAL MEDIA UNTUK MEMBANTU PENJUALAN UMKM DI ERA NEW NORMAL Retno Setyorini; Bachruddin Saleh Luturlean; Rohmat Saragih; Agus Maolana Hidayat; Pramitha Aulia; Nuslih Jamiat; Patrick Adolf Telnoni; Rennyta Yusiana; Arif Kuswanto
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2022): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v5i1.3561

Abstract

Paguyuban Pengusaha Kecil dan Menengah (PPKM) Kab. Bandung, saat ini anggota PPKM berjumlah 300 jenis usaha dan terus bertambah setiap bulannya. PPKM yang bertujuan membangun kemandirian pengusaha kecil dan menengah yang professional, kuat serta bermanfaat bagi bangsa dan Negara, tentunya memerlukan suatu sistem yang mendukung operasonal dalam memasarkan produk mereka. Cloud Catalog bertujuan untuk menghimpun data yang berkaitan dengan produk UMKM dan penjualan di masa Era New Normal yang mana dalam melakukan transaksi menerapkan aturan protocol kesehatan. Dengan semakin berkembangnya teknologi dapat membantu UMKM dalam memperluas jangkauan pasar dalam memasarkan produknya. Namun dari seluruh anggota Paguyuban Usaha Kecil Menengah Regional Kabupaten Bandung (PPKM) masih dibawah 15% yang telah memiliki website dan menggunakan media sosial untuk mempromosikan produk yang hasilkan. Selebihnya masih menggunakan media konvensional seperti brosur dan pameran dalam mempromosikan produknya. Pembangunan Cloud Catalog dengan mengintegrasikan marketplace dan social media yang sudah anggota PPKM gunakan dalam memasarkan produknya diharapkan mampu mengelola penjualan produk secara terpadu sehingga dapat meningkatkan penjualan produk UMKM. Pembangunan Cloud Catalog tersebut dilaksanakan melalui Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Ilmu Terapan (FIT) dan Fakultas Komunikasi dan Bisnis (FKB). Keyword: Cloud Catalog, Media Sosial, Marketplace, UMKM
PENINGKATAN DIGITAL MARKETING DAN PENGUATAN MEREK DI MEDIA DIGITAL PADA KOMUNITAS SENTRA KREASI Rennyta Yusiana; Bachruddin Saleh Luturlean; Rohmat Saragih; Retno Setyorini; Wardhani Muhamad; Ichwanul Muslim Karo Karo; Heru Nugroho; Yahya Peranginangin
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2022): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v5i1.3916

Abstract

Saat ini sosial media dapat digunakan sebagai media untuk melakukan transaksi produk bisnis yang dimiliki. Media yang biasa digunakan untuk digital marketing seperti: website, sosial media, email marketing, video marketing, iklan, SEO, dan lainnya. Digital marketing bertujuan untuk menjangkau pasar lebih luas dengan media internet. Setelah terhubung dengan calon konsumen, kita dapat melakukan edukasi kepada calon konsumen sekaligus melakukan branding terkait produk atau jasa yang kita jual. Di Kabupaten Bandung terdapat suatu Komunitas UMKM yaitu Komunitas Sentra Kreasi yang beranggotakan kurang lebih dari 150 anggota aktif. Produk yang dihasilkan beraneka ragam seperti: pakaian, makanan dan kerajinan. Saat ini pemasaran dengan sosial media belum optimal, karena sulitnya anggota UMKM memahami teknologi. Hal ini menjadi hambatan Komunitas Sentra Kreasi untuk merambah pasar yang lebih luas. Karena itu diadakan workshop tentang pemasaran dengan sosial media, yang bertujuan mengoptimalisasi dan meningkatkan penjualan. Luaran lain yaitu Pembangunan dan tutorial Web Media Edukasi Digital Marketing untuk anggota komunitas agar mudah menggunakan media online sebagai sarana pemasaran, diharapkan anggota Sentra Kreasi dapat memasarkan produknya dan mampu mengelola penjualan produk secara terpadu. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Ilmu Terapan (FIT) dan Fakultas Komunikasi Bisnis (FKB) Universitas Telkom.
PEMBANGUNAN MEDIA MITIGASI BENCANA COVID-19 UNTUK DESA RANCATUNGKU Anak Agung Gde Agung; Robbi Hendriyanto; Rennyta Yusiana; Tedi Gunawan; Lisda Meisaroh; Anang Sularsa; Nadya Novandriani Karina Moeliono; Arlin Ferlina Moch Trenggana; Siska Komala Sari
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2021): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v4i2.2977

Abstract

Desa Rancatungku terletak di kecamatan Pameungpeuk, kabupaten Bandung. Desa Rancatungku merupakan desa pecahan dari sesa Bojongkunci, Kecamatan Pameungpeuk. Data statistic menyebutkan sebanyak 43% masyarakat desa ini belum bekerja atau menjadi buruh lepas harian di industri yang berada di sekitar desa. Dengan kepadatan sebesar 3.723 jiwa per km2, potensi physical contact antar masyarakat menjadi cukup besar. Masyarakat desa ini juga masih memiliki kebiasaan membuang sampah di sungai yang membelah desa. Di masa pandemi COVID-19 ini, dua masalah tersebut dapat memicu transmisi lokal. Untuk itu dibutuhkan media sebagai sarana edukasi agar masyarakat dapat beraktifitas dengan memperhatikan rambu-rambu kesehatan agar terhindar dari COVID-19 dan berpartisipasi aktif memutus transmisinya. Media berupa materi cetak dan interaktif dibuat oleh tim dari akademik Universitas Telkom dan akan disosialisasikan melalui perangkat desa dan tenaga ahli. Selain itu, akan diserahkan beberapa perangkat kesehatan untuk membantu masyarakat desa dalam menghadapi pandemi ini.
Pelatihan Kewirausahaan dan Perhitungan Akuntansi Biaya untuk Meningkatkan Ekonomi di Desa Bojongsoang Kabupaten Bandung Pikir Wisnu Wijayanto; Rochmawati Rochmawati; Rennyta Yusiana
Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Lembaga Dakwah dan Pembangunan Masyarakat Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (LDPM UCY)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/jnajpm.v7i2.1220

Abstract

Most residents who live in the Bojongsoang Village area, especially in RW 10 Kampung Cijagra, seek income as factory workers, freelancers, and some others sell various community needs or what is known as entrepreneurial activities. People's knowledge of bookkeeping or recording and calculations is still said to be simple, or even bookkeeping and recording are not carried out. Therefore, they do not know the number of business costs undertaken or other incoming and outgoing money used in their transaction processes. They also do not understand the calculation concept in accounting for production costs and the cost of goods manufactured. From these conditions, the Community Service (PkM) team at Telkom University provided training in cost accounting calculations. The activity aimed at the community could be helped in terms of proper entrepreneurship bookkeeping and calculating various basic costs adapted to developing accounting theory. In addition, the understanding of the difference between an entrepreneur and a trader was also provided by the PkM team so that small traders not only become sellers but also become reliable entrepreneurs. Thus, various abilities and opportunities for profit will be better.
Pengembangan Platform Posyandu Terpadu Sebagai Sarana Edukasi Stunting di Desa Rancatungku Rennyta Yusiana; Rizza Indah Mega Mandasari; Retno Setyorini; Agus Maolana Hidayat; Nadya Novandriani Karina Moeliono; Pramitha Aulia; Devie Ryana Suchendra; Robbi Hendriyanto; Arry Widodo
Literasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.682 KB) | DOI: 10.58466/literasi.v2i2.392

Abstract

The prevalence rate of stunting in Indonesia has now reached 27.7%, of which 1 in 3 children are stunted. This makes Indonesia the 4th country with the highest number of stunting in the world. The role of health care workers is very important in detecting early stunting in children. Health services for monitoring in the city of Bandung, especially in Rancatungku Village are commonly called Posyandu. Posyandu in Rancatungku Village has problems including in administering children's growth and development data is still done manually, which means that parents are still monitoring children's growth and development manually using a book called the Card Book Towards Health (KMS). This is considered ineffective and efficient, because there is a lot of data loss, the KMS Book is damaged, and the writing in the KMS book cannot be read which results in stunting detection in children being hampered. They need solutions to monitor the progress of child development digitally, including increasing awareness in parents to prevent and recover stunted children by providing parenting education articles online. Digital stunting monitoring and education solutions are expected to improve the performance of local health workers in detecting early stunting in children, so that Rancatungku Village can participate in helping to reduce stunting rates in Indonesia.
Pengembangan Platform Posyandu Terpadu Sebagai Sarana Edukasi Stunting Di Desa Rancatungku Pramitha Aulia; Rennyta Yusiana; Rizza Indah Mega Mandasari; Retno Setyorini; Agus Maolana Hidayat; Nadya Novandriani Karina Moeliono; Devie Ryana Suchendra; Robbi Hendriyanto; Arry Widodo
Literasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.687 KB) | DOI: 10.58466/literasi.v2i2.425

Abstract

The prevalence rate of stunting in Indonesia has now reached 27.7%, of which 1 in 3 children are stunted. This makes Indonesia the 4th country with the highest number of stunting in the world. The role of health care workers is very important in detecting early stunting in children. Health services for monitoring in the city of Bandung, especially in Rancatungku Village are commonly called Posyandu. Posyandu in Rancatungku Village has problems including in administering children's growth and development data is still done manually, which means that parents are still monitoring children's growth and development manually using a book called the Card Book Towards Health (KMS).  This is considered ineffective and efficient, because there is a lot of data loss, the KMS Book is damaged, and the writing in the KMS book cannot be read which results in stunting detection in children being hampered. They need solutions to monitor the progress of child development digitally, including increasing awareness in parents to prevent and recover stunted children by providing parenting education articles online. Digital stunting monitoring and education solutions are expected to improve the performance of local health workers in detecting early stunting in children, so that Rancatungku Village can participate in helping to reduce stunting rates in Indonesia
Co-Authors A'limah, Nur Abram Putra, Marcellino Ade Irma Susanty Agus Maolana Hidayat Amaturrahman, Roihanah Anak Agung Gde Agung Anak Agung Gde Agung Anang Sularsa Andriana, Denny Arif Kuswanto Arlin Ferlina Mochamad Trenggana Arlin Moch. Trenggana Arry Widodo Astadi Pangarso Bachruddin Saleh Luturlean Bambang Widjajanta, Bambang Chandra, Dicky Cicilia Stevanie Dendi Gusnadi Devie Ryana Suchendra Dewi K. Soedarsono Disman, Disman Donni Junipriansa Elis Hernawati Fanni Husnul Hanifa Fauzan Aziz Ghiffari, Zaki Gita Indah Hapsari Gumilar, Muhammad Farhanuddin Gunawan, Tedi harisandi, Prasetyo Heru Nugroho Hilal Alfiqri, Muhammad Ichwanul Muslim Karo Karo Iqlima Victoria, Vamailisa Khaya Widelia Kristina Sisilia Lili Adi Wibowo Lisda Meisaroh, Lisda Martri Aji Buana, Dwinto Maya Sari Muji Gunarto Nadya Novandriani Karina Moeliono Nadya Novandriani Karina Mulyono Nurianputri, Awfa Azka Nurjanah, Diah Nurwita Pratami, Ni Putu Nuslih Jamiat Oktaviani, Prima Kusuma Patrick Adolf Telnoni Pikir Wisnu Wijayanto Pramitha Aulia Pramuko Aji Prima Kusuma Oktaviani Puspo Dewi Dirgantari Putri Ayu Nuraisyah Ramadhan, Muhammad Iskandar Ratih Hurriyati Retno Setyorini Rifaatul Maulida Riska Aprilina Rizza Indah Mega Mandasari Robbi Hendriyanto Rochmawati Rohmat Saragih Sampurno Wibowo Saragih, Romat Siska Komala Sari Sri Widaningsih Taufan Umbara Umi Sumarsih Vanessa Gaffar Vany Octaviany Wardhani Muhamad Wibisono, Achmad Alief Widaningsih , Sri Wijaya, Ni Putu Nurwita Pratami Wijaya, t Made Bagus Paramartha Dharma Yahya Peranginangin Yanti, Pitri Yolanda Agustiningsih