Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Distribution Network Expansion Analysis Using Branching Optical Distribution Point (ODP) and Fiber Optic Attenuation (FO) Methods Husain Husain; Engelbertus Mite; Raisul Azhar; Lilik Widyawati; Apriani Apriani
Jurnal Bumigora Information Technology (BITe) Vol 5 No 1 (2023)
Publisher : Prodi Ilmu Komputer Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/bite.v5i1.2959

Abstract

Background : Data access using copper is considered slower than Fiber Optic access networks, which encourages many customers who switch to Fiber Optic. Objective : This study aims to analyze the installation of Fiber Optic networks using Optic System Software in new areas and analyze attenuation in Fiber Optic networks using Link power budget. Method : The method used in this study is PPDIOO : Prepare, Plan, Design, Implement, Operate, and Optimize. Results : The Optical Power Meter (OPM) simulation on the new ODP using Opti System produces a value of receiving power (Pr) -19.48 dBm (as a sample) and for the calculation results using the Power Link Budget (PLB) the total value of receiving Power (Pr) -20.40 dBm while Measurement results using Optical Power Meter (OPM) (Pr) -19.89 dBm (as a sample). Conclusion : The results of measurements and measurements have similarities, namely if the distance between the Optical Distribution Cabinet (ODC) and Optical Distribution Point (ODP) is greater, the greater the value of the receiving power or attenuation.
IDENTIFIKASI DAN SURVEY CALON PESERTA DIDIK TIDAK MAMPU DI KOTA MATARAM UNTUK REKOMENDASI BEASISWA PENDIDIKAN L. Jatmiko Jati; Abdul Muhid; Maghfira Rizky Maulani; Putri Amalia Wardi; Apriani
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 1 No. 9 (2023): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/kpa.v1i9.645

Abstract

The aim of this community service is to reach prospective new students who have been previously identified to be recommended for assistance in the form of educational scholarships in the Mataram City area. This community service is a form of Bumigora University's commitment to advancing education in Indonesia by providing assistance to prospective students who are less well off financially. The service targets for prospective new students start from Jalan Cilinaya, Cakranegara District, Jalan Pejanggik, Selaparang District, Karang Bedil, Pagutan, Dasan Cermen Timur, and ends in Monjok. This service activity uses a qualitative approach with the Participatory Action Research (PAR) method with descriptive research type. The activity was carried out by visiting the home of each prospective student and then conducting a short interview with the prospective student's guardian. A total of 7 prospective students were visited by this service team. Based on wise and careful consideration, the results of this service implementation decided to recommend the seven prospective students who were surveyed based on the real conditions of the prospective students. Apart from being beneficial for the community, this service activity also really helps the campus in identifying prospective students who are less fortunate and worthy of being given assistance to obtain higher education.
E-Alert Application in Facing Earthquake Disaster Apriani Apriani; Sandi Justitia Putra; Ismarmiaty Ismarmiaty; Ni Gusti Ayu Dasriani
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol. 19 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/matrik.v19i2.670

Abstract

Disaster is a phenomenon that has a destructive effect and arises with or without predictions that always accompany human life. This damaging impact can be in the form of loss of life and / or property loss so that it disrupts the natural and social order. Lombok is one of the islands in the group of islands in West Nusa Tenggara. The island of Lombok is flanked by two large faults, the Flores Back Arc Thrust (FBAT) which extends north of Nusa Tenggara to Bali and Megathrust on the south of Lombok. Seeing from the great potential of earthquake disasters that can occur at any time on the island of Lombok, it is necessary to prepare disaster mitigation well in order to minimize the impact of earthquake disaster risk. From the problems outlined, the researchers plan to create a mobile-based earthquake e-standby application. This study aims to create a mobile-based earthquake e-alert application that can be used to view the latest earthquake information, information for determining the nearest evacuation location and educational media related to earthquake disaster awareness. The stages of the research use the prototype development method with stages, namely the study of literature, collection of needs, data collection, needs analysis, design, prototype implementation, prototype evaluation, implementation and testing and conclusions. The conclusion of this research is the construction of a mobile-based earthquake e-alert application. This application is useful for improving, understanding and public awareness of the risk of earthquake disasters and as an educational media to create disaster resilient communities
Pengenalan Pemikiran Computational Thinking untuk Guru MI dan MTs Pesantren Nurul Islam Sekarbela Wiya Suktiningsih; Diah Supatmiwati; Ni Gusti Ayu Dasriani; Apriani; Ismarmiaty
Jurnal Karya untuk Masyarakat (JKuM) Vol 2 No 1: JANUARI 2021
Publisher : Universitas Tarakanita

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36914/m8y03m85

Abstract

Computational Thinking (CT) adalah konsep berpikir secara komputasi dalam menyelesaikan suatu masalah. Saat ini para guru di MI dan MTs Pesantren Nurul Islam belum menerapkan CT dalam proses pembelajarannya. Metode pembelajaran dalam CT mencakup 4 pilar utama, yaitu: Dekomposisi, Abstraksi, Algoritma dan Pengenalan Pola. CT melatih siswa untuk berpikir secara komputasi sambil memecahkan masalah di semua disiplin ilmu. Berpikir Komputasi adalah suatu konsep proses berpikir yang melibatkan suatu perumusan masalah dalam menemukan solusinya, seperti cara berpikir suatu system computer atau mesin yang berkerja secara efektif. Metode pembelajaran CT membentuk siswa menjadi kreatif dan inovatif, serta mampu berkomunikasi dan berkolaborasi. Saat ini CT tidak hanya dapat diterapkan di bidang teknik informatika, akan tetapi dapat diintegrasikan dengan bidang keilmuan lain seperti Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA. Program kegiatan pengabdian masyarakat ini memperkenalkan konsep CT untuk guru MI dan MTs di Pondok Pesantren Nurul Islam - Pagesangan Mataram. Dengan harapan guru dapat memasukkan CT ke dalam kurikulum pembelajaran yang diajarkan, supaya siswa mampu menyelesaikan masalah menggunakan konsep berpikir computational thinking, dan terkonsep secara alamiah menggunakan CT, hingga pemasalahan dapat diselesaikan secara efektif dan optimal.
Revitalisasi Gerabah Banyumulek: Sinergi Produksi, Desain, dan Pasar Global : Revitalization Program of Banyumulek Pottery: Synergy of Production, Design, and the Global Market Apriani Apriani; Mohamad Yudisa Putrajip; Baiq Dinda Puspita Ayu
DARMADIKSANI Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i1.9212

Abstract

Fenomena menurunnya daya saing gerabah Banyumulek terjadi akibat stagnasi desain, keterbatasan teknologi produksi, serta pemasaran yang masih bergantung pada kunjungan wisatawan. Padahal, perubahan tren global menuntut produk kerajinan yang memiliki kualitas tinggi, inovasi bentuk, dan daya tarik estetika yang sesuai dengan kebutuhan pasar modern. Kondisi ini mengancam keberlanjutan industri gerabah tradisional dan memerlukan intervensi sistematis untuk meningkatkan kapasitas pengrajin agar mampu beradaptasi dengan perkembangan pasar global. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan pengrajin tentang revitalisasi gerabah Banyumulek dalam hal sinergi produksi, desain, dan pasar global. Program ini diharapkan mampu membangun sinergi antara produksi, desain, dan pasar global sehingga gerabah Banyumulek dapat memiliki daya saing yang lebih tinggi. Metode pengabdian dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yakni sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi terstruktur. Kegiatan ini berfokus pada penyusunan katalog digital dan digitalisasi pemasaran, peningkatan kapasitas produksi melalui penggunaan alat putar modern dan teknik finishing kontemporer, dan pelatihan desain serta pengembangan motif gerabah sesuai tren global. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi, serta penilaian kualitas produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan dan produksi. Skor pengetahuan pengrajin meningkat sebesar 40%-46%, kapasitas produksi naik 20%, dan efisiensi waktu pembuatan mencapai 30%. Pengrajin juga mampu memproduksi desain baru, menyusun katalog digital, dan memanfaatkan media sosial untuk pemasaran. Implikasi program ini adalah meningkatnya daya saing gerabah Banyumulek di pasar modern, terbentuknya ekosistem produksi yang lebih profesional, serta terbukanya peluang pemasaran yang lebih luas pada tingkat nasional dan global.
Pengukuran Tingkat Akurasi Pada Ulasan E-Commerce Menggunakan Metode INDOBERT Dengan Optimizer Adam Agung Putra; Ismarmiaty; Apriani
Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/jkomitek.v5i1.2448

Abstract

Pesatnya perkembangan e-commerce di Indonesia telah menyebabkan meningkatnya volume ulasan pengguna, yang kini menjadi sumber informasi penting dalam memahami kepuasan dan pengalaman pelanggan. Ulasan tersebut mengandung sentimen yang dapat dimanfaatkan untuk pengambilan keputusan bisnis, khususnya melalui pendekatan analisis sentimen. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat akurasi model IndoBERT yang dioptimasi menggunakan algoritma Adam dalam mengklasifikasikan sentimen ulasan e-commerce berbahasa Indonesia. Dataset yang digunakan berasal dari platform Kaggle, terdiri atas 11.606 ulasan yang telah melalui tahap pra-pemrosesan seperti pembersihan teks, tokenisasi, dan pelabelan. Data kemudian dibagi menjadi 80% data latih dan 20% data uji. Model yang digunakan merupakan IndoBERT pre-trained yang dioptimasi dengan konfigurasi Adam: learning rate 2e-5, batch size 16, dan 5 epoch pelatihan. Evaluasi model dilakukan dengan menggunakan metrik akurasi, precision, recall, dan F1-score. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model mencapai akurasi sebesar 92,16%, precision 93,16%, recall 91,09%, dan F1-score 92,11%. Confusion matrix juga menunjukkan distribusi prediksi yang seimbang untuk sentimen positif dan negatif. Temuan ini membuktikan bahwa model IndoBERT yang dioptimasi dengan Adam memiliki kinerja yang sangat baik dalam tugas klasifikasi sentimen, serta berpotensi untuk diterapkan dalam sistem analisis sentimen otomatis pada platform e-commerce guna mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
Implementasi Kurikulum Merdeka Melalui Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality Matapelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Rifqi Hammad; Apriani; Abdul Muhid
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 10 No 1 (2025): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v10i1.10730

Abstract

SLBN 2 Mataram is a special needs school with elementary, junior high and high school education levels. Currently the problem faced by SLBN 2 Mataram is the limited learning media for children with disabilities, the learning media used is still less attractive to students, the SLBN 2 Mataram teacher has never developed Augmented Reality-based learning media, the SLBN 2 Mataram school website has not seen the content and content.  Whereas making the content and content of the school website is very important for the existence of the organization's existence especially in the education environment. The solution offered from these problems is training in making Augmented Reality-based teaching media and training in making website content and content. There are several stages of activities carried out related to the solutions offered, starting from the stages of socialization, training, application of technology, mentoring and evaluation, and program sustainability. From the results of training activities obtained that there are 95.8% of teachers who can make Augmented Reality-based learning media and there are 90% of teachers who are able to manage and content the school website.
IMPLEMENTASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN SISWA TERBAIK SDN 4 SURANADI MENGGUNAKAN METODE TOPSIS I Nengah Mekel Satya Wirata; Ahmat Adil; Apriani
Journal of Scientech Research and Development Vol 8 No 1 (2026): JSRD, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v8i1.1571

Abstract

Kemajuan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan. Di SDN 4 Suranadi, terdapat tantangan dalam penilaian harian siswa kelas 2 yang sering kali dilakukan secara manual dan subjektif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web menggunakan metode TOPSIS, yang diharapkan dapat membantu dalam menentukan siswa terbaik secara objektif dan terstruktur. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Observasi dilakukan untuk mengidentifikasi masalah dalam sistem penilaian yang ada, sementara wawancara digunakan untuk menggali informasi lebih dalam dari guru dan pihak terkait lainnya. Studi pustaka dilakukan untuk memahami teori-teori yang relevan mengenai sistem pendukung keputusan dan metode TOPSIS, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan bukti dan informasi yang mendukung analisis. Dengan pendekatan ini, peneliti dapat merancang sistem yang sesuai dengan kebutuhan SDN 4 Suranadi. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah terciptanya sistem pendukung keputusan yang efektif dan efisien dalam penilaian harian siswa. Sistem ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang akurat berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, sehingga mempermudah pengambilan keputusan bagi guru dalam menentukan siswa yang berprestasi. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi sumber informasi dan referensi bagi penelitian selanjutnya di bidang yang sama.
Perbandingan Algoritma Gradient Boosting untuk Prediksi Risiko Kredit Pada Sistem Pendukung Keputusan Ade irmayanti; Apriani Apriani; Rifqi Hammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11866

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan algoritma Gradient Boosting dalam sistem pendukung keputusan prediksi risiko kredit berbasis machine learning. Penerapan machine learning memungkinkan analisis data debitur secara otomatis sehingga dapat meningkatkan ketepatan dalam mengidentifikasi risiko gagal bayar dan mendukung proses pengambilan keputusan kredit Risiko kredit menjadi salah satu permasalahan utama pada lembaga keuangan karena kesalahan dalam penilaian kelayakan kredit dapat meningkatkan potensi kredit macet. Penelitian ini membandingkan performa algoritma XGBoost, LightGBM, dan CatBoost dalam melakukan klasifikasi risiko kredit dengan menerapkan metode SMOTE-Tomek untuk menangani ketidakseimbangan data. Dataset yang digunakan terdiri dari 50.000 data nasabah dengan 18 atribut yang diperoleh dari OpenDataBay pada dataset Loan Default Prediction Challenge. Tahapan penelitian  meliputi Exploratory Data Analysis (EDA), preprocessing, seleksi fitur, pembagian data, penyeimbangan data, pemodelan, hyperparameter tuning, evaluasi model, dan implementasi sistem berbasis web menggunakan Python dan Streamlit. Evaluasi model dilakukan menggunakan metrik  accuracy, precision, recall, F1-score, dan ROC-AUC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma CatBoost  memperoleh nilai ROC-AUC sebesar 0,737, lebih tinggi dibandingkan XGBoost dan LightGBM, serta menghasilkan kinerja yang lebih stabil dalam memprediksi risiko kredit dengan data tidak seimbang. Sistem yang dikembangkan mampu membantu proses  pengambilan keputusan kredit secara lebih cepat, akurat, dan efisien sehingga dapat mendukung lembaga keuangan dalam meminimalkan risiko pemberian kredit yang tidak tepat.
Analisis Perbandingan Metode Clustering Untuk Seleksi Penerima Bantuan Pendidikan Berbasis Data Mining Fajrin Fajrin; Apriani Apriani; Ria Rismayati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11894

Abstract

Penentuan penerima bantuan pendidikan yang masih dilakukan secara manual rentan menimbulkan subjektivitas dan ketidaktepatan sasaran akibat keterbatasan dalam mengolah data siswa secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja lima metode clustering, yaitu K-Means, Fuzzy C-Means, Gaussian Mixture Model, Spectral Clustering, dan Agglomerative Hierarchical Clustering, dalam mengelompokkan calon penerima bantuan pendidikan berdasarkan kondisi sosial ekonomi, serta menentukan metode terbaik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif komparatif dengan dua dataset, yaitu data siswa SMKN 1 Lambu sebanyak 1.241 data sebagai objek utama dan dataset Academic Performance Retention dari Kaggle sebanyak 574 data sebagai pembanding. Atribut yang digunakan meliputi jenis tempat tinggal, alat transportasi, jumlah saudara, pekerjaan dan pendapatan orang tua, serta jarak rumah ke sekolah. Tahapan penelitian meliputi pembersihan data, transformasi, normalisasi menggunakan RobustScaler, reduksi dimensi dengan Principal Component Analysis, penerapan lima metode clustering dengan tiga cluster, serta evaluasi menggunakan Silhouette Score dan Davies-Bouldin Index. Hasil menunjukkan Agglomerative Hierarchical Clustering memberikan performa terbaik pada dataset utama dengan Silhouette Score 0,652852 dan Davies-Bouldin Index 0,597686, mengungguli K-Means, Fuzzy C-Means, Gaussian Mixture Model, dan Spectral Clustering. Metode ini menghasilkan cluster yang lebih kompak dan terpisah antarkelompok, sehingga direkomendasikan sebagai dasar sistem pendukung keputusan penentuan penerima bantuan pendidikan yang lebih objektif dan tepat sasaran.