Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale Var. Rubrum) Pada Pembuatan Gula Batu Laswati, Dyah Titin
AGROTECH : JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 4 No. 1 (2022): Agrotech: Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/agrotech.v4i1.585

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak jahe merah pada pembuatan gula batu dengan variasi waktu pemasakan terhadap sifat kimia   (antioksidan), sifat fisik (rendemen  dan liquid), organoleptik (hedonic scale test). Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 level perlakuan pemanasan 30 menit, 40 menit dan 50 menit baik tanpa jahe maupun dengan jahe sehingga diperoleh 6 satuan percobaan dan masing-masing percobaan dilakukan 3 kali ulangan. Data hasil pengamatan dianalisa  statistik dengan uji Anova dan dilanjutkan uji   Duncan’s New Multiple Range Test (DMRT) pada taraf signifikansi 5%.  Parameter yang diuji antara lain aktivitas antioksidan, rendemen dan berat liquid tersisa serta sifat organoleptik adalah kesukaan (Hedonic scale test). Panelis yang digunakan 30 panelis. Hasil rendemen tertinggi pada perlakuan gula batu tanpa jahe  waktu pemanasan/evaporai 50 menit yaitu 56,00% sedangkan berat liquid yang dihasilkan tertinggi pada perlakuan dengan ekstrak jahe waktu pemanasan/evaporasi 30 menit yaitu 267,33 g, kadar antioksidan paling tinggi yaitu 56,97% RSA yakni gula batu dengan ekstak jahe merah waktu pemanasan/evaporasi 50 menit. Nilai kesukaan tertinggi adalah gula batu dengan ekstrak jahe merah waktu pemasakan/evaporasi 30 menit. 
Pengaruh Fortifikasi Daging Ikan Lele Dumbo (Clarias fuscus) Terhadap Kualitas Kerupuk Yang Dihasilkan Clara Firsta, Nissa; Darmawan, Eman; M. Harjiah; laswati, Dyah titin
AGROTECH : JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 4 No. 2 (2022): Agrotech: Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/agrotech.v4i2.1097

Abstract

Kerupuk merupakan makanan ringan yang umumnya dimakan sebagai pendamping makanan pokok. Pemanfaatan ikan lele dumbo dalam fortifikasi kerupuk dapat menjadi salah satu cara diversifikasi produk perikanan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan ikan lele dumbo terhadap karakteristik kimia (kadar air, kadar abu dan kadar protein), fisik (daya kembang kerupuk) dan mutu organoleptik (warna, rasa dan tekstur), serta menetapkan formulasi kerupuk terbaik berdasarkan penerimaan konsumen. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan penambahan lele dumbo 0%, 10%, 20%, 30%, 40%, 50%. Data yang diperoleh kemudian dilakukan uji ANOVA, jika terdapat beda nyata dilanjutkan dengan Uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi substitusi lele dumbo secara nyata (α = 0,05) mampu meningkatkan kadar air, kadar abu dan kadar protein serta menurunkan daya kembang kerupuk. Hasil uji organoleptik dengan mutu hedonik menunjukkan penambahan ikan lele dumbo secara nyata (α = 0,05) menghasilkan warna yang semakin coklat, rasa ikan yang semakin kuat, dan tekstur kerupuk yang semakin tidak renyah. Berdasarkan hasil pengujian metode Zeleny, penambahan ikan lele dumbo 30% pada kerupuk ikan merupakan perlakuan terbaik yang dihasilkan pada penelitian ini.
Pengaruh Waktu Fermentasi Terhadap Sifat-Sifat Anggur Beras Kencur yang dihasilkan Radite Putut Wibowo; Tunnisa, Fitra; Darmawan, Eman; laswati, Dyah titin; Sudjatini
AGROTECH : JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 4 No. 2 (2022): Agrotech: Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/agrotech.v4i2.1099

Abstract

Penelitian dengan judul pengaruh waktu fermentasi terhadap sifat sifat anggur beras kencur yang dihasilkan bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu fermentasi terhadap sifat-sifat anggur beras kencur. Untuk mengetahui waktu fermentasi yang optimal pada pembuatan anggur beras kencur yang disukai konsumen. Penelitian ini dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 5 perlakuan. Tiap perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak 2 (dua) kali. Perlakuan tersebut meliputi umur fermentasi yaitu 0 hari, 1 hari, 3 hari, 5 hari, dan 7 hari. Masing masing sampel dilakukan analisa kimia dan organoleptik. Data yang diperoleh dilakukan uji lanjutan dengan metode Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf signifikan 5%. Parameter yang diuji meliputi analisa kimia kadar gula reduksi, etanol, total asam, total pati, dan pH serta analisa organoleptik (warna, rasa, aroma, dan kesukaan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu fermentasi yang terbaik pada 3 hari dengan kadar etanol 1,44 %, gula reduksi 0,44 %, total asam 0,42 %, kadar pati 9.34 %, pH 4.37, serta mempunyai rasa agak manis sedikit pahit dengan warna putih kecoklatan, aroma agak khas aroma anggur.
Pengaruh Penambahan Daging Ikan Nila (Oreochromis niloticus) terhadap Sifat Kimia dan Organoleptik pada Camilan Stik Setiyanti, Agnes; laswati, Dyah titin; Saputro, Asepto edi; Rukmini, Ambar; Darmawan, Eman
AGROTECH : JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 5 No. 2 (2023): Agrotech: Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/agrotech.v5i2.1519

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan daging ikan nila Oreochromis niloticus terhadap sifat kimia (kadar air, kadar protein, kadar lemak, kadar abu) dan organoleptik (rasa, warna, tekstur, kesukaan) stik. Pada penelitian ini ditambahkan daging ikan nila Oreochromis niloticus dengan kadar 0%, 2,5%, 5% dan 7,5% dari berat tepung. Pengujian dilakukan dengan menggunakan uji sensori (uji hedonik) dan kimia (protein, lemak, kadar air, kadar abu dan karbohidrat). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan daging ikan nila Oreochromis niloticus pada stik meningkatkan kadar abu, protein dan lemak bahan pangan, sedangkan kadar air tidak berbeda nyata. Berdasarkan hasil uji hedonik dapat disimpulkan bahwa stik yang dipilih adalah stik yang difortifikasi daging ikan nila Oreochromis niloticus 5% karena pada tingkat tersebut rasanya dianggap lebih enak atau gurih serta tekstur dan warnanya masih disukai dan masih bisa diterima oleh panelis. Stik yang difortifikasi dengan daging ikan nila Oreochromis niloticus 5%, menurut hasil uji kimia mengandung kadar air 4,15%, kadar abu 3,01%, kadar protein 11,14% dan kadar lemak 25,67%.
Pemanfaatan Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L) untuk Meningkatkan Kadar Antosianin Pada Sosis Ayam – Kacang Merah (Kajian Sifat Fisik, Kimia dan Organoleptik) Yuliatun, Yuliatun; Rukmini, Ambar; laswati, Dyah titin; Firsta, Nissa Clara
AGROTECH : JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 5 No. 2 (2023): Agrotech: Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/agrotech.v5i2.1521

Abstract

Penelitian tentang ’’Pemanfaatan Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L) untuk Meningkatkan Kadar Antosianin Sosis Ayam – Kacang Merah : Kajian Sifat Kimia, Fisik dan Organoleptik’’, bertujuan untuk mengetahui peningkatan kadar antosianin pada sosis ayam dengan penambahan kacang merah ditinjau dari sifat fisik (tekstur), kimia (kadar air, kadar protein, lemak, dan antosianin) dan organoleptik. Penelitian dilakukan dengan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor (Penambahan kacang merah 0, 15, 30, 45 dan 60 gram). Penelitian menunjukkan penambahan kacang merah pada sosis ayam secara nyata (α = 0,05) menurunkan kadar air, protein, dan lemak, meningkatkan kadar abu dan antosianin, semakin coklat, tidak terasa ayam, berdasarkan parameter kimia, fisik dan organoleptik, penambahan kacang merah yang masih disukai panelis adalah penambahan kacang merah 30 g dan kriteria sosis kacang merah yang dihasilkan mempunyai kadar air 54,28 %, kadar abu 2,69 %db, kadar protein 29,65 %db, kadar lemak 20,76 %db, antosianin 2,69 ppm, tekstur 96,05 N/m, sosis kacang merah yang dihasilkan rendah lemak dan mengandung antosianin dengan kadar lebih tinggi daripada sosis dengan bahan ayam
Pengaruh Penambahan Produk Fermentasi Air Kelapa Pada Sari Buah Belimbing (Averrhoa carambola L.) Terhadap Sifat Mikrobiologis Dan Tingkat Penerimaan Konsumen Junia, Ayu Astian; Rukmini, Ambar; Darmawan, Eman; Laswati, Dyah Titin
AGROTECH : JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 6 No. 2 (2024): Agrotech : Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/agrotech.v6i2.1693

Abstract

This research aims to determine the effect of adding a fermented coconut water produc on the microbiological, organoleptic properties of star fruit juice, and chemical properties (pH). This research used a Completely Randomized Design method, the effect of adding Biojanna (0%, 2%, 4%, 6%) to the star fruit juice produced was analyzed microbiologically (TPC Bacteria and TPC Lactic Acid Bacteria. ) two repetitions, chemical analysis measurements (pH), t-test carried out 3 times and organoleptic tests using the Hedonic method (aroma, taste and overall preference). Observed data for each parameter was statistically analyzed using ANOVA and continued with Duncan's New Multiple Range Test (DNMRT) at a significance level of 5% if there is a significant difference. The research results show that Biojanna products do not contain lactic acid bacteria (0%, 2%, 4%, 6%) in the juice Star fruit has no significant effect on microbiological and organoleptic properties. The addition of Biojanna to star fruit juice has no impact on the addition of bacteria, and has no effect on consumer acceptance in terms of (taste, aroma, and overall preference) adding 2% Biojanna to the juice fruit is the sample preferred by panelists, with the maximum contamination limit (ALT) before storage in the refrigerator, the value is 6.9 x 103 CFU/ml, and after storage, the value is 1.9 x 104 CFU/ml, the pH value before storage is 5, 96, and after storing the pH value of 6.09.
Substitusi Tepung Terigu dengan Tepung Kacang Hijau (Vigna radiata L) Terhadap Sifat Kimia dan Organoleptik pada Produk Cookies Bertina, Bernadeta Wiska Pramestia; Laswati, Dyah Titin; Rukmini, Ambar; masrukan
AGROTECH : JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 6 No. 2 (2024): Agrotech : Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/agrotech.v6i2.1694

Abstract

The utilization of green bean flour in cookie products has the potential to be developed as a food innovation and as a functional food. This research aims to determine the protein and fibre content of the cookies produced and to diversify the Indonesian people's dependence on imported raw materials (wheat flour). This research used the RAK (Randomized Block Design) 1 factorial method consisting of 6 treatments, namely 0%, 15%, 30%, 45%, 60% and 75%. Each treatment was subjected to chemical tests (moisture, ash, fat, protein, crude fibre and carbohydrate content) and organoleptic tests (scoring test and hedonic test). The results of the data obtained are then analyzed statistically using Analysis of Variance (ANOVA). If there is a significant difference, the Duncan Multiple Range Test (DMRT) will be carried out with a 5% follow-up test. The results of this research indicate that chemical and organoleptic changes occurred. Based on the test parameters, the most acceptable cookie treatment is the 45% treatment. The chemical test results obtained were as follows: Water 3.94 (%), ash 1.32 (%db), fat 30.06 (%db), protein 10.23 (%db), crude fibre (%db), and carbohydrates 45.10 (%db). The organoleptic test results were obtained at 3.76.
Pemanfaatan Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Sebagai Pewarna Alami dan Sumber Antioksidan Pada Bolu Kukus Regilia, Dety; Darmawan, Eman; masrukan; Laswati, Dyah Titin
AGROTECH : JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 6 No. 2 (2024): Agrotech : Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/agrotech.v6i2.1695

Abstract

The use of red dragon fruit as a natural dye has the potential to be developed as a source of antioxidants. This research aimed to determine the effect of the ratio of red dragon fruit on the chemical, physical and organoleptic properties of steamed sponge cake. This research used a randomized block design (RAK), with one factor: adding red dragon fruit, which consisted of 5 treatments. Each treatment was subjected to chemical testing (water content, ash, fat, protein, carbohydrate and antioxidant activity) and physical and organoleptic tests. The test data were analyzed using the ANOVA statistical test. If there were differences, a follow-up test was conducted with DMRT with a significance level (α=0.05%). Based on the results of this research, it can be concluded that The addition of red dragon fruit has a significant effect on increasing water content, ash, and antioxidant activity, but has no effect on fat, protein and carbohydrate levels. Dragon fruit steamed sponge cake that is acceptable/preferred (3.76) is a steamed sponge cake with a red dragon fruit ratio of 36 g, pink colour (3.36), very soft texture (4.2), no dragon fruit taste (4 .0), no dragon fruit aroma (4.1), water content 7.78%, ash content 7.39% db, fat content 3.15% db, protein content 10.32% db, carbohydrate content 78, 45 5 db, and antioxidant activity levels of 19.39%.
KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN MIKROBIOLOGIS MINUMAN FERMENTASI KOMBUCHA KUNIR PUTIH (Curcuma mangga Val.) SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL Saputro, Asepto Edi; Laswati, Dyah Titin; Puspitasari, Diah
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 10 No. 4 (2025): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/9znqwv53

Abstract

Kombucha is a tea-based fermented drink that contains various bioactive compounds that are beneficial to health. The innovation was carried out by adding white turmeric (Curcuma mangga Val.), which is rich in antioxidants from curcuminoid compounds. This study aimed to evaluate the physical characteristics (thickness and weight of SCOBY), chemical (pH, Antioxidant Activity, Acetic Acid, Alcohol) and microbiological (AAB and yeast). This study used a Non-Factorial Complete Random Design, with 1% tea treatment, 0.5% Tea + 0.5% White Turmeric and 1% White Turmeric. The results of this study showed that kombucha that had been fermented for 14 days with the highest concentration of white turmeric addition of 1% had a SCOBY thickness and weight of 2.23 mm and 35.58 g, respectively. The IC50 value in the treatment of 1% white turmeric kombucha was 290.40 μg/mL. The 1% white turmeric kombucha also has a pH value of 3.5, acetic acid 0.29%, and 0.21% alcohol that has met standards based on Kombucha Brewers International. In addition, 1% white turmeric kombucha has AAB of log 3.69 CFU/ml and log 3.63 CFU/ml of yeast. This research still has the potential to be further developed, especially kombucha drinks as functional foods.