Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Pengaruh Sektor Pariwisata Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jayapura Tahun 2007-2016 Rayh Pratama Indra; Transna Putra Urip; Robert M. WST. Marbun
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 5 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v5i3.2121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Sektor Pariwisata yang terdiri dari varibel Sarana Akomodasi, Sarana Transportasi dan Jumlah Kunjungan Wisatawan terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kota Jayapura pada tahun 2007-2016. Data yang digunakan adalah data sekunder (time series) yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik, Dinas Pariwisata, dan BAPENDA Kota Jayapura. Adapun data yang digunakan meliputi data Jumlah Sarana Akomodasi (Hotel dan Restoran), Sarana Transportasi, dan Jumlah Kunjungan Wisatawan. Model penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Regresi Linear Berganda. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan menunjukan bahwa variabel Sarana Akomodasi berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Jayapura sedangkan variabel Sarana Transportasi dan Jumlah Kunjungan Wisatawan tidak berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Berdasarkan uji t diketahui bahwa Sarana Akomodasi berpengaruh signifikan terhadap PAD Kota Jayapura dengan sifnifikansi sebesar 0,003, Sarana Transportasi tidak berpengaruh signifikan terhadap PAD Kota Jayapura dengan signifikansi sebesar 0,903 , dan Jumlah Kunjungan Wisata tidak berpengaruh signifikan terhadap PAD Kota Jayapura dengan signifikansi sebesar 1,452 dengan taraf signifikansi sebesar 5% (α =0,05).Kata Kunci : Sektor Pariwisata, Sarana Akomodasi, Sarana Transportasi, Jumlah Kunjungan Wisatawan dan Pendapatan Asli Daerah, PAD, Kota Jayapura
Analisis Pertumbuhan Penerimaan Pajak Parkir Di Bandara Sentani Kabupaten Jayapura Transna Putra Urip; Mohammad Savers Oryza Thayeb; Rachmaeny Indahyani
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v6i1.2124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) persepsi pengguna layanan parkir (wajib Pajak) terhadap layanan pajak parkir di Bandara Sentani, 2) tingkat efektifitas pajak parkir di Bandara Sentani Kabupaten Jayapura, 3) pertumbuhan penerimaan pajak parkir di Bandara Sentani, 4) upaya peningkatan penerimaan pajak parkir guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Jayapura. Metode analisis yang digunakan adalah deskripsi kuantitatif, Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Interpretasi Skor yaitu dengan melihat kategori tingkat persepsi terbagi menjadi 5 yaitu sangat baik, baik, kurang baik, tidak baik, dan sangat tidak baik, dan juga perhitungan efektifitas serta perhitungan pertumbuhan penerimaan pajak parkir. Hasil penelitian menunjukkan: 1) persepsi penguna layanan parkir (wajip pajak) terhadap layanan Pajak Parkir di Bandara Sentani (Kendaraan Roda Empat) adalah dengan interpretasi skor yaitu jumlah skor 71,04% adalah rata-rata skor Baik. Sedangkan (Kendaraan Roda Dua) adalah dengan interpretasi skor yaitu jumlah persepsi 72,30% adalah rata-rata skor Baik, 2) efektivitas pajak parkir bandara sentani terhadap pendapan asli daerah di Kabupaten Jayapura tahun 2013 – 2017 bervariasi, yaitu sangat efektif terjadi di tahun 2014 dan 2017 sebesar 127,50% dan 102,3%, efektif terjadi di tahun 2013 yaitu sebesar 92,62%, kurang efektif terjadi pada tahun 2016 yaitu sebesar 61,39%, dan tidak efektif terjadi di tahun 2015 yaitu sebesar 55,86%, 3) pendapatan pajak parkir bandara sentani tahun 2013 – 2017 mengalami peningkatan. Peningkatan pendapatan pajak parkir bandara bandara sentani tertinggi terjadi pada tahun 2017 yaitu sebesar Rp. 366.568.600 dengan tingkat pertumbuhan sebesar 0,67%. Sedangkan pendapatan pajak parkir bandara sentani terendah terjadi pada tahun 2015 yaitu sebesar Rp 217.883.740 dengan tingkat pertumbuhan sebesar –0,43%, 3) upaya peningkatan pajak parkir bandara sentani yaitu dengan peningkatan penarikan tarif parkir dengan persepsi rata-rata mampu jika harga naik Rp.1.000 untuk kendaraan roda 4 dan persepsi rata-rata mampu jika harga naik Rp.500 untuk kendaraan roda 2. Sedangkan upaya lain peningkatan pajak parkir dalam meningkatkan pendapan asli daerah yaitu menaikan tarif parker dan memperluas lahan parkir antara lain dengan membuat area parkir bertingkat.Kata Kunci : Persepsi, Efektivitas, Pertumbuhan, Pajak Parkir, Pendapatan Asli Daerah
Analisis Pengelolaan Retribusi Parkir Di Kota Jayapura (Studi Kasus Pada Badan Pendapatan Daerah Kota Jayapura) Rachmaeny Indahyani; Valdano Barnabas Buinei; Transna Putra Urip; Dominggus Marey
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v6i1.2126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan Retribusi Parkir di Kota Jayapura. Variabel penelitian yang digunakan adalah variabel, Pegawai Bapenda Kota Jayapura, Juru Parkir Kota Jayapura, dan Pengguna Layanan Parkir (Stakeholder) yang ketiganya adalah varibael sekaligus unsur utama dalam pengelolaan Retribusi Parkir di Kota Jayapura. Dan untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi pengelolaan retribusi parkir di Badan Pendapatan Daerah Kota Jayapura. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Interpretasi Skor yaitu dengan melihat kategori tingkat persepsi terbagi menjadi 5 kategori yaitu sangat baik, baik, kurang baik, tidak baik, dan sangat tidak baik dan juga dengan melihat faktor-faktor yang mempengaruhi nya. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, di dapati bahwa: 1) Persepsi dari pegawai BAPENDA Kota Jayapura mengenai pengelolaan retribusi parkir di Kota Jayapura dari hasil analisis adalah persepsi baik dapat dilihat dari hasil rata-rata skor yaitu 80,66% yang masuk dalam kategori baik. 2) Persepsi dari Juru parkir Kota Jayapura mengenai pengelolaan retribusi parkir di Kota Jayapura dari hasil analisis adalah persepsi baik dapat dilihat dari hasil rata-rata skor yaitu 75,25% yang masuk dalam kategori baik. 3) Persepsi dari pengguna layanan parkir (stakeholder) Kota Jayapura mengenai pengelolaan retribusi parkir di Kota Jayapura dari hasi analisis adalah persepsi kurang baik dapat dilihat dari hasil rata-rata skor yaitu 65,50% yang masuk dalam kategori kurang baik. adapun 2 (dua) faktor yang mempengaruhi pengelolaan retribusi parkir yaitu faktor internal: kemampuan Bapenda dalam mengelola lokasi parkir resmi dan faktor eksternal seperti Juru Parkir dan Lokasi Parkir.Kata Kunci : Retribusi Parkir, Pendapatan Asli Daerah
Analisis Persepsi Masyarakat Terhadap Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor Di Kota Jayapura Abika Cahyan Rumbouw; Transna Putra Urip; Agustina Sanggrangbano
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v6i1.2128

Abstract

Sesuai dengan permasalahan yang telah dirumuskan, adapun tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui persepsi masyarakat terhadap pengenaan pajak kendaraan bermotor dalam pelayanan proses pembayaran pajak kendaraan bermotor dan persepsi masyarakat dengan adanya peraturan tarif baru pajak kendaraan bermotor di Kantor SAMSAT Kota Jayapura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi masyarakat terhadap pengurusan pajak di Kantor SAMSAT Kota Jayapura yang terdiri dari kemudahan pelayanan, kesesuaian persyaratan, kejelasan pelayanan, kedisiplinan pegawai, tanggung jawab pegawai, kesiapan pegawai, keadilan dalam memberikan pelayanan dan kesopanan serta keramahan secara keseluruhan diperoleh nilai rata-rata sebesar 76,87% dan termasuk pada kategori kurang baik. Persepsi masyarakat terhadap peraturan tarif kendaraan bermotor yang terdiri dari tarif yang ditetapkan, tingkat kewajaran tarif dan tarif denda pajak tergolong masih sesuai dengan kemampuan dan kondisi masyarakat khususnya di Kota Jayapura diperoleh nilai rata-rata sebesar 82,22% dan termasuk pada kategori baik.Kata Kunci : Persepsi Masyarakat, Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor
Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Dana Desa Di Kampung Tablasupa Distrik Depapre Kabupaten Jayapura Richard Patty; Agus Setiawan; Transna Putra Urip
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v6i2.2130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang partisipasi masyarakat dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat di bidang pelaksanaan pembangunan di Kampung Tablasupa. Pengambilan sampel dilakukan mengunakan metode purposive sampling atau memilih secara sengaja dengan mempertimbangkan bahwa responden yang dipilih dianggap banyak mengetahui tentang partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dana desa, teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini, menunjukan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dana desa dibidang pelaksanaan pembangunan di Kampung Tablasupa kurang maksimal, atau cukup baik pada perencanaan dan kurang baik pada pelaksanaan dan pengawasan pada program kegiatan-kegiatan kampung, hal ini di sebabkan karena faktor kesadaran/kemauan, faktor informasi, dan faktor pekerjaan masyarakat. Kata Kunci: Partisipasi Masyarakat, Pelaksanaan Pembangunan Kampung.
Analisis Efektivitas Dan Kontribusi Penerimaan Retribusi Parkir Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jayapura Siti Aminah; Transna Putra Urip; Alfian Saning Tonapa
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v6i2.2131

Abstract

Di era Otonomi Khusus saat ini, setiap Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, termasuk Pemerintah Kabupaten Jayapura diberikan kewenangan yang lebih besar untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri. oleh karena itu maka setiap Daerah memberikan penekenan yang berbeda pula pada setiap sumber pendapatan daerah. Salah satu potensi yang memerlukan perhatian khusus dari Pemerintah Kabupaten Jayapura adalah penyelenggaraan retribusi parkir. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui pertumbuhan penerimaan retribusi parkir di Kabupaten jayapura dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2018. Untuk mengetahui efektifitas penerimaan retribusi parkir di Kabupaten Jayapura dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2018. Untuk mengetahui kontribusi retribusi parkir terhadap pendapatan asli daerah di Kabupaten Jayapura dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2018. Hasil penelitian menunjukkan Rata-rata efektivitas dari tahun 2014-2018 sebesar 74.09% yang artinya kurang efektif.sedangkan kontribusi penerimaan retribusi parkir terhadap PAD dalam rentang lima tahun sebesar 0.19%.Kata Kunci: Pendapatan Asli Daerah, Retribusi Parkir, Efektifitas, Kontribusi
Analisis Pengaruh Investasi PMA Dan PMDN Terhadap Produk Domestik Regional Bruto Dan Pendapatan Asli Daerah Kota Jayapura Ida Fitri Ugar; Transna Putra Urip; Robert M. WST. Marbun
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v6i2.2132

Abstract

Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis ada atau tidaknya pengaruh Penanaman Modal Asing dan Penanaman Modal Dalam Negeri Terhadap Produk Domestik Regional Bruto dan Pendapatan Asli Daerah Kota Jayapura. Analisis data yang digunakan adalah Analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa: pada model pertama (1) secara Simultan terdapat hubungan antara variabel Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). (2) secara Parsial terdapat hubungan yang signifikan antara variabel Penanaman Modal Asing (PMA) terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Dan terdapat hubungan namun tidak signifikan antara variabel Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Sedangkan hasil penelitian model kedua menunjukan bahwa (1) tedapat hubungan yang signifikan antara variabel Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).Kata Kunci: Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN)
Analisis Persepsi Masyarakat Terhadap Kualitas Pelayanan Dalam Pembuatan Izin Mendirikan Bangunan Pada Badan Pelayanan Terpadu Dan Penanaman Modal Kota Jayapura Transna Putra Urip; Gabrelia Ariance; Rachmaeny Indahyani
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 6 No 3 (2019)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v6i3.2163

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat tentang kualitas pelayanan public di Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Jayapura. Subjek dari penelitian ini memiliki karakteristik yaitu masyarakat yang mengajukan izin Mendirikan Bangunan Gedung (pemohon IMB) Badan penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu Kota Jayapura tahun 2019, baik laki-laki maupun perempuan, dan berusia lebih dari 20 tahun. Teknik penentuan subjek penelitian ini dilakukan dengan cara random sampling. Penggunaan random sampling dalam penelitian ini berarti bahwa peneliti memberikan Kuesioner secara random atau acak kepada pemohon IMB yang datang. Apabila pemohon IMB tidak bersedia mengisi Kuesioner yang diajukan oleh peneliti, maka peneliti akan menggantinya dengan pemohon IMB yang lain. Alat analisis yang digunakan dalam pembahasan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) persepsi masyarakat terhadap pelayanan pembuatan IMB di Kota Jayapura adalah kurang baik dengan skor persepsinya sebesar 66,125. Namun terdapat indikator yang dipersepsikan baik yaitu indikator prosedur dan pengisian formulir. (2) Persepsi masyarkat terhadap persyaratan pembuatan IMB di Kota Jayapura adalah baik dengan skor sebesar 73,625. Namun terdapat indikator yang dipersepsikan kurang baik yaitu indikator gambar rencana bangunan. (3) Persepsi masyarakat terhadap keadilan pada pembuatan IMB di Kota Jayapura adalah kurang baik dengan skor persepsi sebesar 67,3. Namun terdapat indikator yang dipersepsikan baik yaitu indikator adil dalam menetapkan tarif pembayaran sesuai undang-undang yang berlaku.Kata Kunci: Persepsi Masyarakat, Kualitas Pelayanan, Izin Mendirikan Bangunan
Analisis Implementasi Kebijakan Retribusi Kebersihan (Persampahan) Kota Jayapura Transna Putra Urip; Jasmiati Jasmiati; Marsi Adi Purwadi; Siti Aminah
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v7i2.2175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Implementasi Kebijakan Retribusi Kebersihan dalam Hal tingkat optimalisasi Penerimaan Retribusi Kebersihan di kota Jayapura tahun 2012-2018 dan Bagaiman Strategi Pengoptimalan penerimaan retribusi kebersihan/ persampahan di kota Jayapura. Jenisdata yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan data kuantitatif dan sumber data yaitu data Primer dan Data Sekunder. Metode Pengumpulan Data menggunakan metode wawancara, kepustakaan dan metode dokumentasi. sedangkan dalam metode analisis penulis menggunakan. Deskriptif Kuantitatif yaitu data yang diperoleh dari sampel populasi penelitian dianalisis sesuai dengan metode statistik, metode efektifitas, dan metode AHP yang digunakan kemudian diinterprestasikan. Dari hasil Penelitian, dapat ditemukan Tingkat Optimalisasi Penerimaan Retribusi Kebersihan Kota Jayapura masih sangat jauh berbeda dari Potensi Penerimaan Retribusi Kebersihan Kota Jayapura. hal ini dapat dilihat dari tahun 2012-2018 Rata-rata Potensi Penerimaan Retribusi Kebersihan sebesar Rp 10.728.762.857 sedangkan Rata-rata Realisasi Penerimaan Retribusi Kebersihan Hanya Sebesar Rp 3.212.546.628. ini menunjukkan masih kurang Optimalnya Penerimaan Retribusi Kebersihan di Kota Jayapura dan Strategi Optimalisasi Penerimaan Retribusi Kebersihan/persampahan Kota Jayapura dengan Analisis AHP sesuai dengan urutan bobot dan prioritasnya adalah : 1) meningkatkan kinerja SDM dengan bobot sebesar 0,347; 2) Evaluasi Kebijakan tarif retribusi Kebersihan dengan bobot sebesar 0,221; 3) meningkatkan penyuluhan dan penegakkan hokum dengan bobot sebesar 0,167; 4) Meningkatkan Sarana dan Prasarana dengan bobot sebesar 0,166; 5) insentif dan disinsentif pengurangan sampah dengan bobot 0,101. Kata Kunci: Retribusi Kebersihan (Persampahan), Kebijakan Pengelolaan
Analisis Efektivitas Pengelolaan Dana Kampung Di Kampung Yoka Distrik Heram Kota Jayapura Jefri Kito Ohee; Transna Putra Urip; Balthazar Kreuta; Flora Yvonne de Quelyoe
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v7i2.2178

Abstract

Penelitian ini menggunakan data kuantitatif yaitu data yang dapat diukur atau dihitung secara langsung dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Kemudian data sekunder, yaitu data yang diperoleh dari pihak atau sumber lain yang telah ada, sumber data dalam penelitian ini adalah pemerintah kampung Yoka. Dengan hasil penelitian yang menyatakan bahwa bahwa, penggunaan alokasi dana desa yag ada dikampung Yoka sudah efektif dengan tingkat efektivitas mencapai 100%. Dimana alokasi dana desa yang ada mampu membiayai empat bidang rencana kerja yang disusun dalam RKPK kampung Yoka tahun 2016 dan 2017 diantaranya, Dimana pada tahun 2016 dalam bidang pemerintah kampung mencapai efektivitas sebesar 100%. Kemudian dari bidang Pembangunan kampung juga mampu mencapai efektivitas sebesar 100% dengan kriteria efektif. Kemudian pada bidang pembinan masyarakat juga mampu mencapai tingkat efektivitas sebesar 100% dengan kriteria efektif. Dan pada bidang pemberdayaan masyarakat juga mampu mencapai tingkat efektivitas 100%. Begitu juga dengan ADD yang digunakan pada tahun tahun 2017 mampu menunjang keempat bidang yang ada di kampung Yoka. Dimana semua bidang mampu mencapai kriteria efektif. Dengan rincian bidang pemerintah kampung tingkat efektivitasnya mencapai 100%, lalu bidang pembangunan kampung efektivitasnya mencapai 100%, kemudian bidang pembinaan masyarakat dan bidang pemberdayaan masyarakat juga berhasil mencapai 100%.Kata Kunci: Dana Kampung, Efektifitas, Pengelolaan