Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kinerja Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Papua 2009-2017 Nafrati N. A. Sengka; Transna Putra Urip; Sarlota Arrang Ratang
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 7 No 3 (2020)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v7i3.2183

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja pendapatan Provinsi Papua tahun 2009-2017 dan Strategi Peningkatan pendapatan asli daerah di Provinsi Papua. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan data runtun waktu selama sembilan tahun yaitu tahun 2009-2017. Objek yang diteliti adalah hasil laporan realisasi pendapatan daerah Provinsi Papua selama sembilan tahun. Metode analisis data yang digunakan adalah rasio kemandirian, rasio ketergantungan dan rasio efektivitas pendapatan. Hasil penelitian ini menunjukkan secara deskriptif Kinerja Pendapatan Asli Daerah Provinsi Papua dilihat dari tingkat kemandirian keuangan berkisar antara 6,14-8.67 persen, nilai ini menunjukkan bahwa kriteria penilaian pada tahun 2009-2017 berada diposisi instruktif yaitu pola hubungan dimana peranan pemerintah pusat dari sisi fiskal lebih dominan dari pada kemandirian pemerintah daerah dalam menghasilkan atau menciptakan pendapatannya sendiri atau dalam kata lain bahwa pemerintah daerah belum mampu melakukan otonomi daerah atau masih bergantung pada pemerintah pusat. Ketergantungan pemerintah daerah selama tahun 2009-2017 terhadap pemerintah pusat masih sangat tinggi, hal ini dapat dilihat dari rata-rata rasio ketergantungan sebesar 83.33%. Efektivitas Pendapatan Asli Daerah Provinsi Papua yang diperoleh selama tahun 2009-2017 secara umum dikatakan sangat efektif. Hal ini ditunjukkan dengan rata-rata efektivitas pendapatan sebesar 106.61%. Kata Kunci: Kinerja Keuangan, Pendapatan Asli Daerah
Analisis Pengaruh Nilai Ekspor, Impor, Dan Investasi (PMDN & PMA) Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Papua Periode 2010-2020 Tince Rumalutur; Irmala Tri Wulandari; Elsyan Rienette Marlissa; Transna Putra Urip
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 8 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v8i3.2185

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk menganalisis pengaruh nilai ekspor, impor, investasi PMDN, dan investasi PMA terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua selama periode 2010 sampai dengan 2020 secara parsial//individual. 2) Untuk menganalisis pengaruh nilai ekspor, impor, investasi PMDN, dan investasi PMA terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua selama periode 2010 sampai dengan 2020 secara simultan/serentak. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui website Badan Pusat Statistik Provinsi Papua. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis kuantitatif dengan model analisis regresi linier berganda. Dalam penelitian ini menggunakan IBM SPSS Statistics 25 sebagai alat estimasi. Hasil peneltian menunjukkan bahwa: 1) Secara parsial (individual) nilai ekspor berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua selama periode 2010-2020. Sementara untuk variabel nilai impor berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua selama periode 2010-2020. Sedangkan nilai investasi PMDN berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua selama periode 2010-2020. Kemudian nilai investasi PMA berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua selama periode 2010-2020. 2) Secara simultan (bersama-sama) nilai ekspor, impor, investasi PMDN, dan investasi PMA tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Papua selama periode 2010-2020. Dengan meningkatnya nilai ekspor dan investasi PMDN, serta penurunan nilai impor dan investasi PMA akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Papua.Kata kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Ekspor, Impor, Investasi PMDN, dan Investasi PMA.
Analisis Potensi Dan Efektifitas Penerimaan Pajak Hotel Di Kota Jayapura Tahun 2015 - 2019 Transna Putra Urip; Anisa Yulianti Abdul Majid
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 8 No 3 (2021)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v8i3.2188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dan efektifitas penerimaan pajak hotel di Kota Jayapura, dengan tahun data 2015-2019. Analisis data dilakukan secara statistik diskriptif dan penguraian upaya secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pertumbuhan realisasi sebesar 11,6%. Potensi penerimaan pajak hotel rata-rata sebesar Rp. 32.819.951.978. Efektifitas penerimaan pajak hotel berdasarkan realisasi rata-rata sebesar 102,92%, adapun efektifitas penerimaan pajak hotel berdasarkan potensi rata-rata sebesar 61.92%. jika dilihat dari besarnya rasio target terhadap potensi rata-rata sebesar 60,01%. Upaya yang dilakukan Bapenda Kota Jayapura untuk mengoptimalkan penerimaan pajak hotel adalah melakukan sosialisasi tentang pajak hotel, penegakan aturan yang terus dilakukan, memberikan pelayanan prima, peningkatan kemampuan SDM melalui pelatihan dan penambahan alat online dan melakukan pengawasan secara intensif terutama pada penginputan data sistem online serta serta melakukan updating data guna dapat menentukan target penerimaan yang lebih baik. Kata Kunci: Pajak Hotel, pertumbuhan, Potensi, efektifitas
Analisis Efek Keterkaitan Kebelakang Dan Kedepan Sektor Pertanian Dalam Perekonomian Kabupaten Keerom Yohanes Yanuarius Baru; Yundy Hafizrianda; Transna Putra Urip; Ida Ayu Purba Riani
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v9i1.2694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh keterkaitan ke belakang dan ke depan di sektor pertanian terhadap perekonomian Kabupaten Keerom. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Sumber data yang digunakan adalah PDRB atas dasar harga berlaku menurut sektor di Kabupaten Keerom, PDRB atas dasar harga berlaku menurut sektor di Provinsi Papua, dan tabel Input-Output Provinsi Papua Tahun 2016. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi atau tinjauan pustaka, dengan menggunakan data matriks transaksi ekonomi provinsi Papua yang kemudian diturunkan ke Tabel IO Kabupaten Keerom 2021. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis Simple Location Quotient (SLQ), analisis koefisien input dengan pendekatan LQ , analisis keterkaitan kebelakang (backward linkage effect), analisis keterkaitan kedepan (forward linkage effect), Analisis Daya Sebar, dan Derajad Kepekaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Subsektor peternakan memiliki pengaruh keterkaitan kebelakang sebesar 1,2218, lebih tinggi dibandingkan subsektor lainnya, disusul oleh subsektor kehutanan dan perkayuan dengan nilai keterkaitan kebelakang sebesar 1,2161; (2) Subsektor perikanan memiliki pengaruh keterkaitan kedepan sebesar 1,3030, lebih tinggi dari subsektor lainnya; (3) Dari segi output, sektor pertanian yang berorientasi dalam negeri adalah subsektor Tanaman Pangan, subsektor Tanaman Perkebunan, dan subsektor Kehutanan dan penebangan karena memiliki IDK (Indeks Derajad Kepekaan) di atas satu; (4) Subsektor Kehutanan dan Perkayuan serta Subsektor Tanaman Perkebunan merupakan unggulan sektor pertanian di Kabupaten Keerom karena memiliki IDP (Indeks Daya Penyebaran) dan IDK (Indeks Daerajad Kepekaan) di atas satu.Kata Kunci : efek keterkaitan kebelakang, efek keterkaitan kedepan, sektor pemimpin
Analisis Tingkat Pendapatan Petani Jagung Di Distrik Muara Tami Kota Jayapura Hijrah Irwan; Transna Putra Urip; Sarlota A. Ratang
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v9i1.2696

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah : 1) Untuk mengetahui Faktor- faktor yang mempengaruhi pendapatan terhadap petani jagung, 2) Untuk mengetahui besarnya pendapatan petani jagung per musim panen, 3) Untuk mengetahui apakah pendapatan petani jagung mampu memenuhi kebutuhan layak hidup keluarga tani. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analis kuantitatif dengan model analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menujukkan bahwa : 1) biaya pupuk, biaya benih, biaya pestisida berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani jagung. Dengan nilai T-hitung pada variabel biaya pupuk, biaya benih, biaya pestisida (X4) adalah sebesar 17,828 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000. Karena nilai T-hitung lebih besar dari T-tabel yaitu (17,828 > 2,852) dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, maka keputusannya adalah Menerima Hipotesa 4 (H4): bahwa Pupuk, Benih, dan Pestisida terbukti secara simultan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani Jagung di Koya Barat. 2) Jumlah pendapatan paling tinggi yang diperoleh petani jagung (42 responden) adalah Rp15,130 juta dengan luas lahan yang dimiliki sebesar 1 hektar (Ha) dan jumlah pendapatan yang paling rendah yaitu -Rp960 ribu dengan luas lahan sebesar ¼ hektar (Ha). 3) Pengeluaran per kapita terendah yaitu Rp287 ribu, sedangkan pengeluaran per kapita tertinggi adalah Rp783 ribu. Rata-rata pengeluaran per kapita petani jagung dibawah pengeluaran per kapita Kota Jayapura yaitu Rp1,230 juta sedangkan di Keluarahan Koya Barat rata-rata pengeluaran petani jagung yaitu Rp556 ribu. Artinya ada kebutuhan yang tidak bisa terpenuhi.Kata Kunci : Tingkat Pendapatan Petani Jagung, Kebutuhan Hidup Layak
Analisis Pengelolaan Dana Desa Dalam Pembangunan Di Kampung Waena Distrik Heram Kota Jayapura Tahun 2019-2021 Ester Rosalina Komboy; Transna Putra Urip; Sarlota A. Ratang
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v9i2.3229

Abstract

The study's objectives are as follows: 1) to determine the level of village fund management in Waena Village from 2019 to 2021. 2) To find out the achievements of the village fund management and also find out the challenges and obstacles faced by the Waena village government in realizing the village funds for the welfare of the Waena village community. The types of research used are quantitative and qualitative, and the data collection techniques used are observation, documentation, literature study, interviews, and questionnaires. However, the effectiveness ratio and qualitative descriptive analysis are also used in the form of exposure to the results of interviews and questionnaires. The results of this study indicate that: 1) The realization of village funds is estimated together with the 2019 target of reaching 91% or "effective," in 2020 reaching 94% or "effective," and in 2021 reaching 100% or "very effective." Then, for the obstacles found in this study, there are unexpected conditions such as the COVID virus outbreak, weather, and others, as well as community support that is still very limited, communication with the people, and so on. Keywords: Village, Village Fund Management (DD), Effectiveness
Analisis Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Jayapura (Studi Kasus Komparasi Kinerja Bupati Kabupaten Jayapura Periode 2012 -2016 Dan 2017-2019) Transna Putra Urip; Herlisya Fernilita Patty
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 9 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v9i2.3232

Abstract

This research was compiled with the aim of knowing and analyzing the financial performance of the Regional Government of Jayapura Regency in 2012–2019 and knowing whether there is a difference between the performance of the Regional Head of Jayapura Regency in periods 1 (2012–2016) and 2 (2017–2019) held by Mr. Matthew Awoitauw, S.E., M.Sc. Data analysis used financial ratios, namely the ratio of regional financial independence, the ratio of regional financial dependence, the ratio of effectiveness of local original income, and the ratio of the degree of decentralization, in addition to using the average different test. The research results show that (1) the ratio of regional financial independence shows an average value of 7.38% (instructive relationship pattern), and (2) the results of the t-test show that there is no difference between the performance of periods 1 and 2. (2) The ratio of regional financial dependence shows an average value of 90.80% (a very high category), and the results of the t-test show that there is no difference between performance in periods 1 and 2. (3) The ratio of effectiveness of regional original income shows an average value of 95.15% (this category is quite effective), and the t-test shows that there is a difference in the performance of regional heads between periods 1 and 2. (4) The ratio of degrees of decentralization shows an average value of 6.70% (very poor category), and the t-test shows that there is no difference between the performance of regional heads in periods 1 and 2. Keywords: financial performance, financial ratios, period, differences
Analisis Potensi Penerimaan Retribusi Parkir Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Jayapura Transna Putra Urip; Blandina Karubaba
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 9 No 3 (2022)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v9i3.5391

Abstract

The purpose of this study is to find out how big the potential and effectiveness of parking fees is in Jayapura Regency. by using the analysis method of potential parking fees and the ratio of effectiveness. Based on the results of the discussion, it can be concluded (a) From the calculation results above, PAD is obtained from the management of parking fees. for 2-wheeled vehicles with a parking rate of IDR 1,000 with a parking vehicle of 959,040 vehicles/year, thus the potential daily revenue is IDR 959,040,000, a 4-wheeled vehicle tariff is IDR 2,000 with a total of 524,160 vehicles/year, so total potential revenue of Rp. 1,048,320,000. (b) 2016 with an effectiveness rate of 77% which is in the criteria that are quite effective because it is less than 100%. In 2017 and 2018 the effectiveness rate was 112%, 131% with very effective criteria, in 2019 the effectiveness rate was 92% with effective criteria, in 2020 and 2021 the effectiveness rate was 115%, 102, with very effective criteria. (c). The contribution of parking tax to local taxes is still very low, with an average of 3.35%. Keywords: Potential for Parking Retribution, Local Own Revenue
Analisis Analisis Pengaruh Biaya Operasional dan Faktor Ekonomi terhadap Pola Operasi Pembangkitan pada Sistem Kelistrikan di Pulau Lombok Nyoman Satriyadi Rai; Transna Putra Urip
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v10i1.5394

Abstract

This study aims to determine the effect of operational costs and economic factors on generation operation patterns in the electrical system on Lombok Island. This research uses associative research methods. The sample in this study was 67 people. Which instrumentused in research, namely a questionnaire. The data were analyzed usingmultiple regression with the help of the SPSS program. The research results conclude.that the partial test results obtained indicate that the variable operational costs has a value of tcount (3.342)> ttable (1.669) and a significance value of (0.000) <0.05. This shows that operational costs (X1) have a significant and positive effect on generational operation patterns (Y). So it can be stated that the operational cost variable has a significant influence on the generation operation pattern. Meanwhile, for the economic factor variable, the value of tcount (3.161) > ttable (1.669), and the significance value is (0.000) < 0.05. This shows that economic factors (X2) have a significant and positive effect on generational operation patterns (Y). This shows that economic factors (X2) have a significant effect on generational operation patterns (Y). So it can be stated that economic factor variables have a significant influence on generational operation patterns. Simultaneous test results show that the value of Fcount (6.431) > FTable (3.14) is significant. (0.00) < 0.05, then the hypothesis is accepted. The regression model shows that the independent variables consist of operational cost variables (X1) and economic factor variables (X2), which together have a significant and positive effect on the dependent variable, namely the pattern of generation operations (Y). The adjusted R2 test results in this study obtained an adjusted R2 value of 0.513, which means that the magnitude of the influence of the operating cost variable (X1) and the economic factor variable (X2) on the pattern of generation operations is 51.3%, while the remaining 48.7% is influenced by other factors not included in this study. Keywords: Operational Costs, Economic Factors, and Patterns of Generation Operations
Analisis Potensi Sektoral Pertanian dalam Perekonomian Provinsi Papua Tahun 2000-2014 Achmad Riyadi Pajeru; Transna Putra Urip
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 10 No 3 (2023)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v10i3.5402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dan pertumbuhan sektoral pertanian di Provinsi Papua. Metode analisis yang digunakan untuk melihat potensi sektoral menggunakan Overlay (Location Question (LQ), Shift Share (SSH), Model Rasio Pertumbuhan (MRP)), dan alat yang digunakan untuk melihat pola pertumbuhan sektoral menggunakan Rasio Pertumbuhan dan Tipologi Klassen Sektoral. Dalam penelitian ini data-data yang digunakan adalah data time series 2000 – 2013 yaitu data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Harga Konstan Tanpa Tambang Nasional dan Provinsi Papua, baik pertumbuhan, kontribusi, pendapatan perkapita dan data jumlah penduduk yang tergolong angkatan kerja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kontribusi sektor pertanian di Provinsi Papua adalah Rata-rata laju pertumbuhan sektor pertanian (4,57 %), Hanya terdapat satu sub sektor dari sektor pertanian yang dapat dikatakan sebagai sektor basis dalam jangka waktu 2000-2013 yaitu sub sektor tanaman perkebunan. Adapun hampir seluruh sektor pertanian Provinsi Papua masuk dalam kategori highly potencial potencial yang diindikasikan mempunyai daya saing yang tinggi (DS positip), namun tumbuh lambat dibandingkan nasional (PS negative). Hampir seluruh sektor pertanian masuk dalam klasifikasi III yakni sub sektor tanaman bahan makanan, tanaman perkebunan, peternakan dan hasil-hasilnya, kehutanan dan perikanan. Dari hasi analisis overlay hanya terdapat satu sub sektor yang dapat dikategorikan sebagai sektor unggulan yaitu tanaman perkebunan. Kata Kunci : Pertumbuhan Sektoral Pertanian, Pola Pertumbuhan, Sektor Basis Ekonomi, Shift Share, Model Rasio Pertumbuhan, Typologi Klassen dan Overlay