Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : TEKNOSIAR

Analisis Pengaruh Bentuk Penampang Balok Baja Terhadap Kapasitas Beban Maksimum Pada Struktur Bangunan Ndale, Fransiskus Xaverius; Gado, Alfridus
TEKNOSIAR Vol. 19 No. 1 (2025): Volume 19 Nomor 1 April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Arsitektur Fakultas Sains & Teknologi Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/teknosiar.v19i1.5604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bentuk penampang balok baja terhadap kapasitas beban maksimum pada struktur bangunan melalui studi pustaka sistematis dari empat penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah analisis komparatif terhadap hasil penelitian terkait, dengan fokus pada empat tipe penampang utama: IWF, Box, Channel, dan T-section. Parameter yang dianalisis meliputi kapasitas beban maksimum, efisiensi penggunaan material, dan mode kegagalan struktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil IWF memiliki kapasitas beban maksimum tertinggi (285.6 kN) dengan efisiensi penggunaan material mencapai 100%, diikuti oleh profil Box (255.6 kN, 89.5%), Channel (188.4 kN, 66%), dan T-section (148.8 kN, 52.1%). Analisis mode kegagalan mengidentifikasi karakteristik spesifik untuk setiap penampang, dimana IWF cenderung mengalami tekuk lateral, Box dominan mengalami tekuk lokal, sementara Channel dan T-section rentan terhadap torsi dan torsi-lentur. Inovasi dalam bentuk penampang hibrid menunjukkan potensi peningkatan kapasitas hingga 22% dibanding penampang konvensional. Validasi hasil menunjukkan deviasi maksimum 3.08% terhadap perhitungan teoritis dan berada dalam rentang yang diijinkan oleh standar AISC 360-16. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman komprehensif tentang hubungan antara geometri penampang dan kapasitas struktur, serta menyediakan rekomendasi praktis untuk pemilihan bentuk penampang optimal dalam aplikasi struktural.
Analisis Karakteristik Dan Model Pemilihan Moda Transportasi Mahasiswa Menuju Kampus Universitas Nusa Nipa Di Kota Maumere Sena, Fransiska; Sydin, Thomas Aquino Arif; Gado, Alfridus
TEKNOSIAR Vol. 19 No. 2 (2025): Volume 19 Nomor 2 Oktober 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Arsitektur Fakultas Sains & Teknologi Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/teknosiar.v19i2.6737

Abstract

Pemilihan moda merupakan salah satu model yang digunakan dalam perencanaan transportasi. Moda transoportasi yang digunakan oleh mahasiswa Universitas Nusa Nipa baik pergi maupun pulang kampus menggunakan beberapa jenis moda transportasi seperti sepeda motor, angkutan umum, ojek dan berjalan kaki. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik, serta faktor – faktor yang mempengaruhi pemilihan moda transportasi dan model pemilihan moda angkutan mahasiswa menuju kampus. Data yang digunakan dalam penelitian ini di peroleh melalui wawancara dan penyebaran kuesioner kepada 371 responden. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil analisis diperoleh jenis moda yang digunakan mahasiswa menuju kampus diketahui bahwa sebanyak 44,5% responden menggunakan kendaraan pribadi, sebanyak 24,8% responden menggunakan ojek, Kemudian angkutan umum 20,8% responden, dan sebanyak 10,0% responden jalan kaki. Berdasarkan hasil analisis binary logistik terdapat 4 faktor yang mempengaruhi pemilihan moda transportasi mahasiswa menuju kampus adalah waktu tempuh(x2) memiliki nilai signifikan 0,012, jarak tempuh (x3) memiliki nilai signifikan 0,000, faktor keamanan(x8) memilki nilai signifikansi 0,001, dan faktor biaya (x10) memilki nilai signifikan 0,0049. Dari faktor-faktor tersebut di peroleh hasil bahwa nilai probalitas mahasiswa dalam memilih angkutan umum menuju kampus sebanyak 85,5%, sedangkan probabilitas memilih kendaraan pribadi sebesar 14,5%. Berdasarkan hasil analisis regresi logistik biner, diperoleh bahwa model yang terbentuk mampu menjelaskan pengaruh beberapa karakteristik mahasiswa terhadap pemilihan moda transportasi menuju kampus. Model ini dinyatakan dalam bentuk persamaan: Y=1.784 – 0,964x2 – 1,211x3 - 1,107x8 – 0,557x10.
Perilaku Sambungan Near Surface Mounted (NSM) FRP dalam Perkuatan Balok Komposit Baja dan Beton Ndale, Fransiskus Xaverius; Gado, Alfridus; Kota, Ireneus
TEKNOSIAR Vol. 19 No. 2 (2025): Volume 19 Nomor 2 Oktober 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Arsitektur Fakultas Sains & Teknologi Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/teknosiar.v19i2.6965

Abstract

Struktur komposit baja dan beton sering membutuhkan perkuatan efektif akibat degradasi dan peningkatan beban layanan. Teknik Near Surface Mounted (NSM) Fiber Reinforced Polymer (FRP) telah muncul sebagai solusi superior karena rasio kekuatan-berat yang tinggi dan ketahanan korosi. Namun, tantangan utama tetap ada pada mekanisme kegagalan lekatan yang bersifat getas dan manajemen daktilitas. Penelitian ini menggunakan Systematic Literature Review (SLR) untuk mensintesis studi eksperimental dan numerik mengenai kinerja NSM, parameter lekatan, dan efek prategang. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa NSM FRP pasif meningkatkan kapasitas lentur (10%-20%), tetapi secara signifikan mengurangi daktilitas (14.8%-19.35%), dengan kegagalan dominan berupa pengelupasan penutup beton yang getas. Sebaliknya, penerapan prategang (PNSM) menawarkan kinerja unggul, termasuk peningkatan kapasitas (hingga 16.36%) dan kontrol yang lebih baik terhadap retak serta kekakuan awal. Meskipun demikian, tingkat prategang yang terlalu tinggi menimbulkan risiko fraktur FRP prematur dan kegagalan yang sangat getas. Kesimpulannya, desain perkuatan NSM harus mengoptimalkan tingkat prategang untuk menyeimbangkan peningkatan kekuatan dan daktilitas. Penelitian lanjutan direkomendasikan untuk mengembangkan model prediktif yang andal untuk kegagalan lekatan dan menentukan tingkat prategang optimal yang aman, terutama untuk aplikasi di lingkungan tropis.