Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISA UJI FISIK TANAH LEMPUNG HASIL QUARRY KELURAHAN SITIMULYO PIYUNGAN SEBAGAI MATERIAL TIMBUNAN KONSTRUKSI JALAN Muhammad Ryan Iskandar; Indra Suharyanto; Haerul Masang
CivETech: Civil Engineering and Technology Journal Vol. 7 No. 2 (2025): CivETech
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/civetech.v7i2.3106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat fisik tanah lempung yang diperoleh dari lokasi quarry di Kelurahan Sitimulyo, Piyungan. Tanah lempung memiliki karakteristik plastisitas tinggi dan kohesif, yang menjadikannya penting untuk dikaji dalam bidang teknik sipil. Pengujian dilakukan di laboratorium menggunakan beberapa metode standar, seperti pengujian kadar air, berat jenis, batas plastis dan cair, batas susut, kepadatan ringan, serta uji CBR. Hasil menunjukkan bahwa tanah lempung dari lokasi quarry memiliki kadar air rata-rata sebesar 12,3% dan berat jenis rata-rata sebesar 2,2. Nilai-nilai ini mencerminkan kondisi tanah yang plastis dan cukup padat, namun tetap memerlukan perhatian dalam penggunaannya sebagai material dasar konstruksi. Penelitian ini memberikan rekomendasi teknis terhadap penggunaan tanah lempung hasil quarry sebagai bahan konstruksi, terutama dalam pekerjaan jalan dan fondasi.
PEMBERDAYAAN PARTISIPATIF PENATAAN PERMUKIMAN KAWASAN KUMUH BANTARAN SUNGAI GAJAHWONG MUJA MUJU YOGYAKARTA Nurokhman Nurokhman; Muchammad Arif Budiyanto; Muhammad Ryan Iskandar; Muhammad Arifin; Fajar Purwoko
Gemi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 2 (2022): Gemi
Publisher : Universitas Cokroaminoto Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/gemi.v1i2.1264

Abstract

Kawasan Permukiman Kumuh di Bantaran Sungai Gajahwong Muja Muju Kota Yogyakarta merupakan permasalahan yang harus sesuai target Dirjen Cipta karya dengan istilah 100-0-100 (100% akses air bersih-0% luasan kumuh-100% akses sanitasi). Progran Kota Tanpa Kumuh Yogyakarta telah komitmen mendukung dengan mengintegrasikan beberapa program dari sector lain termasuk pembentukan Kelompok Kerja yang terdiri dari pemerintah, swasta, perguruan tinggi dan masyarakat. Universitas Cokroaminoto Yogyakarta sebagai bagian dari Pokja tersebut beruapaya memberikan partisipasinya berupa pemikiran dari dosen dan mahasiswa. Dalam penataan permukiman kumuh di banataran Sungai Gajahwong Muja-Muju menjadi perhatian kampus karena Kawasan Muja Muju-Warungboto-Giwangan merupakan area di sekitar kampus UCY. Adanya Program PTSL yang telah menertibkan status pertanahan dan hunian di Kawasan ini telah memberikan sinergitas dengan Program Kotaku dalam pembenahan perumahan. Tujaun kegiatan mengidentifikasi permasalahan aspek kumuh di Kawasan Permukiman Kumuh Bantaran Sungai Gahajwong Muja Muju, menganalisis infrastruktur yang direncana atau telah dibangun pada skala lingkungan maupun skala kawasan sebagai peningkatan kualitas permukiman kumuh dan menganalisis kelayakan konstruksi berdasarkan peraturan yang berlaku. Metode kegiatan melalui observasi lokasi di Kawasan permukiman Kumuh Bantaran Sungai Gajahwong Muja Muju dengan dukungan data sekunder dari Dinas PUPKP Kota Yogyakarta, Program Kota Tanpa Kumuh Kota Yogykarta, dan data pendukung lainnya. Hasil kegiatan teridentifikasi permasalahan parameter kumuh pada 7 aspek bangunan gedung, jalan, drainase, jaringan air limbah, sarana air bersih, persampahan, proteksi kebakaran dan ketersediaan ruang terbuka publik dengan skor kekumuhan awal 31 pada tahun 2016 (kumuh ringan) dan sekarang tahun 2021 sudah bebas kumuh. Selain perubahan skor juga tampilan Kawasan yang sudah tertangani dan tertata menjadi kawasan asri dan harmoni banatarn sungai menjadi halaman depan rumah setelah adanya pengeprasan hunian untuk akses jalan dengan konsep M3K (Jawa: “mundur, munggah, madep kali”) secara sawadaya.