Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

INTERNASIONALISASI BAHASA INDONESIA Syanurdin - Syanurdin; Man Hakim
Lateralisasi Vol. 11 No. 01 (2023): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v11i01.5530

Abstract

Abstrak Dua tahun terakhir banyak pihak melakukan beragai upaya internasionalisasi Bahasa Indonesia. Namun masih sektoral dan dilakukan secara terpisah. Untuk menguatkan posisi Bahasa Indonesia diperlukan sinergi semua sektor dan antraaktor diplomasi bahasa . Perlu ada komitmen bersama untuk mengatasi hambatan internal dan eksternal segenap warga negara Indonesia. Semua komponen bangsa Indonesia harus bersinergi mewujudkan cita-cita tersebut. Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, UUD 1945 pasal 36 sebagai bahasa resmi negara, dikuatkan lagi sebagai jati diri bangsa dalam UU No.24 Tahun 2019, dan PP Nomor 57 Tahun 2014 dapat dijadikan sebagai pijakan upaya moderniasi, pebinaan, dan pengembangan bahasa Indonesia, serta upaya peningkatan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional. Untuk menginternasionalkan bahasa Indonesia bukan hanya hajat Badan Bahasa Kemendikbudristek Dikti saja, melainkan perlu sinergi para pemangku kebijakan, warga negara Indonesia, para pemimpin, prodi bahasa, mahasiswa, dan komponen lainya untuk berupaya mengakselerasikan internasionalisasi bahasa Indonesia.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS BAHASA INDONESIA DENGAN STRATEGI MENULIS SURAT LAMARAN PEKERJAAN Nova Poojadixsa; Eli Rustinar; Dewi Kusumaningsih; Hafiz Gunawan; Man Hakim
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.21466

Abstract

Menulis surat lamaran pekerjaan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar merupakan keharusan setiap pelamar. Lamaran pekerjaan yang penulisannya tidak menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar memungkinan terjadi ambiguitas dalam pemaknaannya. Oleh karena itu perlu diketahui kemampuan siswa dalam menulis surat lamaran pekerjaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Objek penelitian ini merupakan hasil penulisan surat lamaran pekerjaan pada siswa kelas XII. Sampel penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini mengambil 50% dari populasi. Dari perhitungan untuk XII IPA 1 yang berjumlah 34 orang diambil 50% yaitu 17 orang dan XII IPA 2 yang berjumlah 31 orang diambil 50% yaitu 16 orang. Jadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII Jurusan IPA SMA Negeri 1 Kota Bengkulu yang berjumlah 33 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes berupa tes tulis yag dikerjakan siswa. Tes yang dimaksud adalah tes menulis surat lamaran pekerjaan peneliti membagikan sebuah iklan lowongan pekerjaan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu statistik deskriptif dengan menghitung nilai rata-rata.Hasil penelitian terhadap siswa kelas XII Jurusan IPA SMA Negeri 1 Kota Bengkulu menunjukkan bahwa kemampuannya sangat baik dengan nilai rara- ratanya sebesar 89,63. Hal ini menunjukan bahwa para siswa sudah terampil membuat surat lamaran pekerjaan.
UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS UNTUK MENGATASI KESULITAN ANAK-ANAK DALAM BELAJAR MENDIKTE DI TENGAH PADANG KOTA BENGKULU Dela Julita; Eli Rustinar; Sakroni Sakroni; Man Hakim
Almaun: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/almaun.v1i2.4751

Abstract

Masalah penelitian yang ingin dipecahkan adalah bagaimanakah penerapan metode dikte pada kegiatan menulis anak-anak di Rt 5 tengah padang 1. Dari rumusan masalah tersebut, terdapat tujuan penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan metode dikte pada kegiatan menulis anak –anak di rt 5 tengah padang Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif, metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil observasi dapat disimpulkan bahwa metode dikte telah menunjukkan hasil perubah pada kesulitan yang dialami anak-anak.
Sentence Structure of Serawai Language in the Folklore “Mulan Deghian Kejujuran” by Zazili Mustopa Arvischa Thifanny Aghisa; Elyusra; Man Hakim; Ajat Manjato
JLER (Journal of Language Education Research) Vol. 7 No. 1 (2024): VOLUME 7 NUMBER 1, JANUARY 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jler.v7i1.20253

Abstract

The Bengkulu regional language used in the folklore book titled Mulan Deghian Kejujuran is Serawai language. The issue addressed in this research is the sentence structure of Serawai language in folklore of Mulan Deghian Kejujuran by Zazili Mustopa. The objective of this study is to obtain a precise, detailed, and in-depth understanding of the description of the sentence structure in the folklore of Mulan Deghian Kejujuran Karya Zazili Mustopa. The employed method in this research is te descriptive qualitative method. The data source for this study is the folklore book Mulan Deghian Kejujuran authored by Zazili Mustopa, published by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology, Language Office of Bengkulu Province in 2022. The techniques of data collection encompass reading and note-taking. The process of data analysis involved the identification of sentence structure patterns, interpretation of these patterns, and the compication of sentence structure data. The research findings demonstrate that the Serawai language sentences in this folktale have 17 distinct sentence structure patterns. Among these, the J (S-P-O) pattern is more prominently utilized in the Mulan Deghian Kejujuran folktale authored by Zazili Mustopa.
Penggunaan Media Gambar dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Eksposisi Subianto; Reni Kusmiarti; Man Hakim; Yanti Paulina
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 4 Nopember (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemanfaatan media visual dalam mengembangkan keterampilan menulis eksposisi siswa kelas VIII SMP Negeri 22 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-eksperimental dengan desain one-group pre test dan post test. Penelitian ini melibatkan 28 siswa kelas VIII SMP Negeri 22 Kota Bengkulu. Pengumpulan data dilakukan melalui pengujian, yaitu pre-test dan post-test. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis statistik yang meliputi beberapa tahapan: (1) mengevaluasi teks eksposisi tertulis berdasarkan indikator evaluasi, (2) mencatat hasil evaluasi ke dalam tabel, (3) menghitung nilai rata-rata dan persentase, (4) membandingkan hasil perhitungan dengan tingkat penguasaan, dan (5) menarik kesimpulan. Simpulan hasil penelitian kemampuan menulis teks eksposisi melalui media gambar pada siswa Kelas VIII SMP Negeri 22 Kota Bengkulu mengalami peningkatan setelah diberikan treatment menggunakan media gambar. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan menulis siswa kelas VIII di SMP Negeri 22 Kota Bengkulu termasuk dalam kategori baik. Hal ini terlihat bahwa pada pretest 38% siswa terglong baik, sedangkan 30% tergolong baik sekali. Sebaliknya 27% tergolong cukup, dan 5% tergolong kurang. Nilai rata-rata post test kemampuan menulis siswa kelas VIII SMP Negeri 22 Kota Bengkulu tergolong baik. Hal ini terlihat bahwa 40% siswa tergolong baik, 34% siswa tergolong baik sekali. Sebaliknya 26% siswa tegolong cukup dan 0% siswa yang tergolong ke dalam kategori kurang. Secara spesifik aspek kelengkapan dan penguasaan isi teks pada pre test memperoleh skor 34% baik, sedangkan pada post test diperoleh skor 35% baik sekali. Aspek keruntutan dan kelengkapan struktur teks pada pre test memperoleh skor 30% baik sedangkan pada post test memperoleh skor 28% baik sekali. Aspek kosa kata pada pre test mendapatkan 29% dengan klasifikasi baik dan pada post test memeroleh 29% dengan klasifikasi baik sekali.
Pendampingan Meningkatkan Minat Literasi Sastra Puisi Siswa Melalui Program Klub Literasi Sekolah Hariyanto Supriyadi; Eli Rustinar; Elyusra Elyusra; Sakroni Sakroni; Man Hakim
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 08 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This Community Service Program aims to provide training and guidance in the field of literary writing for students. This activity is an effort to develop students' critical literacy skills, especially through writing skills. In addition, this activity is also a way to bring schools and students closer to literary works. The implementation method, Community Service is carried out by providing ongoing training and mentoring. The training was conducted for three days for students/participants. This training is carried out in two ways, namely inclass and outclass. Inclass training is carried out to provide a common understanding of writing literary works to students/participants, while outclass training is conducted to hone sensitivity, critical power, and intuition of students/participants to catch any existing problems. around them to be used as material in writing literary works. Based on the results of the implementation, the understanding of literary works is better than before. Likewise, students' writing skills are increasing and getting better, this is evidenced by the results of their literary works in the form of poetry anthologies. The poems they make vary, both in terms of typography, theme, and content. The students were enthusiastic and enthusiastic in participating in these activities. With the activities of fostering literary writing in schools, it can help students and the school better recognize literary literacy, especially in the field of literary writing. On the other hand, fostering literary writing in schools can help teachers form the School Literacy Movement in their respective schools, considering that there are still very few people in the school environment, so there is a need for similar activities with the aim of increasing students' competence and love for reading and writing.
KARAKTER TOKOH UTAMA DALAM NOVEL GIBRAN DIRGANTARA KARYA FALISTIYANA Zelin Monica Monica; Jelita Zakaria; Loliek Kania Atmaja; Man Hakim; Ira Yuniati
Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia) Vol 11, No 1 (2026): Jurnal Membaca (Bahasa dan Sastra Indonesia)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jmbsi.v11i1.35142

Abstract

The problem in this study is how the main character in Falistiyana's novel Gibran Dirgantara is portrayed. The purpose of this study is to describe how the main character in Falistiyana's novel Gibran Dirgantara is portrayed. In this novel, the main character, Gibran Dirgantara, is a high school teenager who exhibits a complex character and shows significant character development throughout the story. The method used in this study is qualitative descriptive, with content analysis as the data analysis technique. The content referred to in this study is the main character's character as depicted in the quotations in Falistiyana's novel Gibran Dirgantara. Research data was obtained by reading the novel, marking or underlining each sentence, collecting the underlined parts of the novel, and clarifying the data into a detailed table of the text and analyzing it based on four types of character according to Gunawan's theory, namely sanguine, melancholic, choleric, and phlegmatic. The research findings show that Gibran's most dominant character is choleric, with a total score of.