Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ANALISIS MANAJEMEN RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PEKERJAAN BONGKAR MUAT PETI KEMAS DI PT PELINDO MULTI TERMINAL BRANCH DUMAI TAHUN 2023 Nurfarahul Rahman M; Arief Wahyudi; Siska Mayang Sari; Nur’aina Basir; Nurhapipa Nurhapipa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.18102

Abstract

Manajemen risiko adalah aktivitas terkoordinasi yang dilakukan untuk mengarahkan dan mengelola organisasi dalam rangka menangani risiko lalu diarahkan menuju pengelolaan potensi ancaman maupun kesempatan secara efektif. Penelitian ini bertujuan Untuk diperolehnya informasi mendalam analisis manajemen risiko keselamatan dan Kesehatan kerja (K3) pada pekerjaan bongkar muat peti kemas di PT. Pelindo Multi Terminal Branch Dumai tahun 2023. Di PT. Pelindo ditemukan masih adanya pekerja yang tidak menggunakan APD lengkap dengan potensi bahaya pekerjaan dan risiko pada pekerjaan bongkar muat peti kemas di PT. Pelindo antara lain tertimpa material atau benda berat, tergelincir dan terjatuh. Metode yang digunakan penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan analitik dengan obsevasi langsung dan wawancara mendalam kepada 4 orang informan yaitu, 1 orang Supervisor, 2 orang HSSE Officer dan 1 orang Foreman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pada penilaian dan penentuan tingkat risiko ditemukan sebanyak 39 sumber bahaya (hazard) dan menimbulkan 63 Risiko kecelakaan dalam 6 proses kerja, yang termasuk 10 risiko dengan kategori rendah (Low), 15 risiko dengan kategori sedang (Medium), 38 risiko dengan kategori tinggi (High) yaitu : kecelakaan truck, tenggelam, terjatuh dari ketinggian peti kemas, tergores sling crane, patah kaki terjatuh dari tangga/peti kemas, tangan terjepit/tergores, meninggal tertimpa peti kemas, cacat tubuh dan cedera berat. Disarankan kepada PT. Pelindo Multi Terminal Branch Dumai agar memperhatikan kegiatan di lapangan pada setiap proses bongkar muat peti kemas sehingga tidak ada terjadinya kecelakaan di lapangan pada saat bekerja.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Kontrasepsi Implant Di Puskesmas Garuda Kota Pekanbaru Tahun 2025 Yusnita Yusnita; Een Husanah; Nurhapipa Nurhapipa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4238

Abstract

Implant merupakan pilihan metode kontrasepsi jangka panjang, termasuk pilihan metode kontrasepsi hormonal, implant dapat segera dipasangkan pada ibu sesaat setelah bersalin atau sebelum meninggakan fasilitas dan implant tidak menggangu produksi ASI sehingga dapat digunakan bagi ibu yang akan menyusui bayinya. Puskesmas Garuda Kota Pekanbaru termasuk salah satu puskesmas yang penggunaan kontrasepsi implantnya masih rendah yaitu sebesar 2,6%. Hal ini menunjukkan bahwa target masih belum tercapai dan cakupan peserta KB Implant masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Kontrasepsi Imlant di Puskesmas Garuda Kota Pekanbaru. Adapun penelitian ini dilakukan dengan memberikan kuisioner, penelitian menggunakan metode kuantitatif analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional dengan sampel berjumlah 96 orang. Sampel penelitian ini adalah Pasangan Usia Subur (PUS) yang merupakan peserta kb aktif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Accidental Sampling. Hasil penelitian didapatkan dari 96 responden, proporsi ibu yang menggunakan kontrasepsi implant sebesar 16,7% dan yang tidak menggunakan kontrsepsi implant sebesar 83,3%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa tidak ada hubungan antara variable umur (p-value=0,090), variabel pendidikan (p-value=0,703), paritas (p-value=0,246) dan ada hubungan antara variable pengetahuan (p-value=0,001) terhadap penggunaan kontrasepsi implant. Diharapkan bagi Puskesmas Garuda Kota Pekanbaru dapat meningkatkan program KB di wilayah kerja puskesmas Garuda Kota Pekanbaru.