Articles
KECEMASAN DALAM OLAHRAGA
Stephani Yane
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/jpo.v2i2.236
Seorang atlet yang menderita gejala kecemasan pasti akan kurang berprestasi. Efek fisik dan psikologis yang dialami akan berdampak negatif pada kinerja, dan paparan lanjutan dapat menyebabkan kelelahan, sering diminta oleh perasaan tumbuh ketidakpuasan, yang dapat berkembang menjadi keputusan untuk meninggalkan olahraga sepenuhnya. Kecemasan adalah reaksi alami terhadap ancaman di lingkungan dan bagian dari persiapan untuk 'fight or flight' respon. Ini adalah respon tubuh kita primitif dan otomatis yang mempersiapkan untuk 'melawan' atau 'lari' dari bahaya yang dirasakan atau serangan.Ini adalah 'tertanam' respon yang menjamin kelangsungan hidup spesies manusia. Kompetisi olahraga mempromosikan respon psikologis dan fisik serupa karena sering ada ancaman menuju ego, rasa harga diri. Pada dasarnya, ketika tuntutan pelatihan atau kompetisi melebihi kemampuan seseorang dirasakan, kecemasan adalah hasil yang tak terelakkan.Kata kunci: Kecemasan, Olahraga
PENINGKATKAN PEMBELAJARAN PASSING BAWAH BOLA VOLI MELALUI METODE LEARNING TOGETHER
Stephani Yane, Amalia Pratami
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/jpo.v5i1.313
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan pembelajaran Passing Bawah bola voli melalui metode Learning Together. Adapun variabel masalah adalah passing bawah bola voli dan variabel tindakan adalah metode learning together. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa Kelas VIII A Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Kubu Kabupaten Kubu Raya sebanyak 31 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi langsung dengan alat pengumpul data lembar observasi dan instrumen proses. Diperoleh bahwa peningkatan pembelajaran terjadi di pra siklus hanya 38,71% atau 12 siswa yang tuntas dengan rata-rata 63,06, pada siklus I sebesar 58,06% atau 18 siswa dengan rata-rata 70,70 dan di siklus II meningkat menjadi 93,55% atau 29 siswa dengan rata-rata 78,54. Berdasarkan pengolahan data dapat disimpulkan adanya peningkatan pembelajaran passing bawah bola voli setelah diberikan penerapan metode learning together.Kata Kunci: Passing Bawah, Bola Voli, Metode Learning Together.
PENINGKATAN SERVIS PANJANG BULUTANGKIS MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING
Stephani Yane
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/jpo.v5i2.384
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar servis panjang bulutangkis melalui model problem based learning pada siswa kelas XI IPA 2 SMA Negeri 1 Sukadana Kabupaten Kayong Utara. Variabel yang terdapat dalam penelitian ini adalah variabel terikat dan variabel bebas. Variabel terikatnya adalah servis panjang bulutangkis, sedangkan variabel bebasnya adalah model problem based learning. Bentuk penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan dua siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 2 yang berjumlah 28 orang, yaitu 16 orang putri dan 12 orang putra. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa melalui model problem based learning terbukti dapat meningkatkan keterampilan servis panjang bulutangkis. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan keterampilan servis panjang bulutangkis yang cukup baik, yaitu pada siklus I dengan nilai rata-rata 60,20 atau dalam persentase sebesar 35,71% sedangkan nilai rata-rata pada siklus II adalah 74,15 atau dalam persentase sebesar 78,57%. Kata Kunci: Servis panjang bulutangkis, problem based learning, hasil belajar.
PENERAPAN METODE BERMAIN DAN MODIFIKASI MEDIA PELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN MATERI PERMAINAN SOFBOL SISWA SEKOLAH DASAR
Stephani Yane;
Juliansyah Juliansyah
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/jpo.v7i2.1168
Dalam kegiatan pembelajaran ini, media pembelajaran pendidikan jasmani difokuskan pada media pembelajaran sofbol. Secara umum kendala yang sering dihadapi guru dalam pembelajaran sofbol adalah kerterbatasan lapangan untuk proses pembelajaran. Untuk mengatasi hal tersebut guru harus kreatif untuk membuat strategi belajar yang baik, yaitu berupa media alat, tempat, metode mengajar sofbol yang mendukung jalannya pembelajaran tanpa meninggalkan tujuan pembelajaran. Guru dalam mengajarkan materi sofbol harus membuat rencana pelaksanaan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan buat siswa, serta peralatan, susunan kelompok, gerakan teknik dasar yang variatif sehingga membuat situasi pembelajaran yang lebih menyenagkan dalam proses pembelajaran sofbol. Tujuan utama dari penelitian tindakan untuk pemberdayaan dan peningkatan kemampuan subjek yang diberi perlakuan dengan cara menerapkan suatu metode baru yang dirasa mempunyai beberapa kelebihan, baik dilihat dari segi kepraktisannya maupun efisiensinya. Dari hasil pengamatan menunjukkan bahwa siswa kelas V D SD Negeri 42 Pontianak Kota telah melaksanakan metode bermain selama 4 kali pertemuan mengalami peningkatan keterampilan melambungkan bola, melempar bola, menangkap bola, memukul bola dan berlari hal tersebut terlihat pada pelaksanaan proses pembelajaran merupakan hasil dari penerapan dengan metode bermain dan modifikasi media pembelajaran.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN IDENTIFIKASI BAKAT DAN PROGRAM PELATIHAN FISIK BAGI CALON ATLET O2SN
Stephani Yane;
Heri Rustanto
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/jpo.v9i2.1458
Permasalahan yang dihadapi Oleh Dinas Pemuda Olahraga Kota Singkawang adalah menurunnya prestasi atlit pada tingkat pelajar pada gelaran O2SN, Kota Singkawang meraih tiga medali emas pada tahun 2016 dan sampai tahun 2017 peringkat semakin menurun meraih 1 medali perunggu sampai pada tahun 2018. Permasalahan mendasar yang menjadi faktor kegagalan tersebut adalah dikarenakan kurang optimalnya penelusuran bakat yang dilakukan oleh sekolah-sekolah pada tingkat dasar, dimana penelusuran hanya dilakukan dengan menggunakan infentarisir hasil lomba yang dipertandingkan pada tingkat sekolah saja serta kurangnya program pelatihan fisik yang diberikan kepada atlet. Berdasarkan permasalahan mendasar tersebut, maka peneliti terpanggil untuk melakukan penelitian pengembangan (Research and Development) model pengembangan Hannafin and Pack. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan instrument identifikasi bakat olahraga dan program pelatihan fisik bagi calon atlet O2SN Kota Singkawang Tahun 2020. Validasi instrument menggunakan angket kelayakan dari ahli dan respon guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrument identifikasi bakat olahraga dan program pelatihan fisik dinyatakan layak dan rata-rata respon guru terhadap instrument tersebut sebesar 99,50% dengan kategori sangat baik.
SURVEI MOTIVASI BERPRESTASI ATLET BULUTANGKIS PUTRA DI CLUB SE KECAMATAN PONTIANAK KOTA
Stephani Yane;
Ashadi Cahyadi;
Muhammad Razikin
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/jpo.v10i2.3378
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui motivasi berprestasi atlet bulutangkis putra di club se Kecamatan Pontianak Kota. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan bentuk penelitian survei. Teknik yang digunakan untuk mengumpul data dalam penelitian ini adalah teknik komunikasi tidak langsung dan studi dokumenter sedangkan instrumen untuk pengumpuanl data pada penelitian ini adalah angket dan dokumentasi berupa foto-foto penelitian dan surat penelitian. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 atlet yang terdiri dari 14 atlet PB Aneka, 10 atlet PB Jantung Sehat, dan 12 atlet PB Surya Naga Khatulistiwa dengan teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling. Teknik analisis data pada penelitian ini yang pertama menggunakan rumus deskriptif persentase. Hasil yang diketahui setelah melakukan penelitian ini terlihat dari hasil analisis deskriptif yaitu sebesar 67,03%. Dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa atlet di PB Aneka, PB Jantung Sehat, dan PB Surya Naga Khatulistiwa mempunyai motivasi berprestasi dengan kategori sedang.
PEMANDUAN BAKAT CABANG OLAHRAGA ANGKAT BESI DI SEKOLAH DASAR (USIA 10-12 TAHUN)
Iskandar Iskandar;
Stephani Yane;
Utami Dewi
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2018): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/gervasi.v2i2.972
Tujuan umum kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk mengetahui potensi keberbakatan cabang olahraga angkat besi pada siswa Sekolah Dasar usia 10-12 tahun di Pontianak. Tujuan khusus untuk megetahui: (1) Cara menemukan lifter yang dapat mewakili Indonesia pada event remaja (dibawah 16 tahun); Kejuaraan Asia/Dunia Angkat Besi Remaja dan Junior, Asian Youth Games, Youth Olympic Games di masa yang akan dating; dan (2) Peningkatan prestasi di tingkat remaja pada level junior dan dapat menjadi pengganti yang berkualitas pada ajang multi event: Sea Games, Asian Games, Olimpiade, dan pada kejuaraan internasional lainnya. Metode yang dipakai dalam pencapaian tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah penyelenggaraan inservice berupa tes dan pengukuran metode pengenalan bakat (Talent Identification). Berdasarkan pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat hasil yang didapat setelah melalui seleksi melalui data data parameter tes dan pengukuran antopometri, siswa yang lolos berikut guru penjas disekolah, akan diberi materi pelatihan selama 12 –16 minggu yang akan diawasi oleh guru penjasnya” Kata kunci: pemanduan bakat , lifter, Talent Identification
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN GURU OLAHRAGA SEKOLAH DASAR MENGHADAPI O2SN DI KOTA SINGKAWANG
Stephani Yane;
Zainal Arifin;
Heri Rustanto
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2019): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/gervasi.v3i1.1225
Abstrak Permasalahan yang dihadapi Oleh Dinas Pemuda Olahraga Kota Singkawang adalah menurunnya prestasi atlit pada tingkat pelajar pada gelaran O2SN, Kota Singkawang meraih tiga mendali emas pada tahun 2016 dan sampai tahun 2017 peringkat semakin menurun meraih 1 mendali perunggu sampai pada tahun 2018. Permasalahan mendasar yang menjadi faktor kegagalan tersebut adalah dikarenakan kurang optimalnya penelusuran bakat yang dilakukan oleh sekolah-sekolah pada tingkat dasar, dimana penelusuran hanya dilakukan dengan menggunakan infentarisir hasil lomba yang dipertandingkan pada tingkat sekolah saja. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan sistem serta mekanisme pencarian bakat yang dilakukan secara terprogram melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan kepada guru-guru olahraga pada tingkat Sekolah Dasar. Program-program yang telah dilaksanakan diantaranya adalah; (1) Pemberian materi tentang identifikasi bakat olahraga di sekolah; (2) Pemberian materi tentang Modifikasi Alat Olahraga; (3) Pemberian materi tentang penanganan cidera olahraga; (4) Pelatihan tes identifikasi bakat olahraga; (5) Pelatihan pembuatan alat modifikasi untuk olaharaga; (6) Pelatihan fisik untuk anak-anak. Metode yang dipakai dalam pencapaian tujuan tersebut adalah penyelenggaraan inservice berupa pelatihan dan pendampingan.
Pelatihan Pelatih Indoor dan Field Permainan Hockey Tingkat Daerah Provinsi Kalimantan Barat
Suriani Sari;
Ilham Surya Fallo;
Anang Qosim;
Mira Fuzita;
Heri Rustanto;
Stephani Yane;
Walsen Duli Agus Lauh;
Abdillah Abdillah;
Ashadi Cahyadi;
Ade Rahmat;
Rusdi Rusdi;
Adiyudha Permana;
Asmutiar Asmutiar;
Muhammad Sabransyah;
Rio Wardhani
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2022): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/gervasi.v6i2.3286
Pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya untuk peningkatan sumber daya manusia dalam hal ini pelatih yang berstandar memiliki lisensi. Adanya peningkatan sumber daya manusia (SDM) tersebut maka cabang olahraga hockey akan semakin bermasyarakat di Kalimantan Barat. Program pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan melalui kerjasama mitra dengan induk pengurus Provinsi olah raga hockey Kalimantan Barat yaitu Federasi Hockey Indonesia (FHI) Provinsi Kalimantan Barat. Metode yang digunakan yaitu metode ceramah, metode demonstrasi, dan metode drill. Evaluasi keberhasilan latihan dilakukan guna mendapatkan informasi tentang sejumlah SDM yang telah mengikuti kegiatan pelatihan wasit tingkat daerah Provinsi Kalimantan Barat, melalui penjelasan, demonstrasi, praktik dan pengulangan gerakan teknik dasar permainan Hockey. Hasil pengabdian yang dicapai adalah meningkatnya pemahaman insan penggiat olahraga Hockey tentang program latihan hockey.
Pengaruh Latihan Lateral Crossover Terhadap Peningkatan Kecepatan Tendangan Taekwondo
Rio Wardhani;
Stephani Yane
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) Vol 5 No 02 (2023): Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES)
Publisher : Program Studies of Physical Education, Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35724/mjpes.v5i02.5169
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan lateral crossover terhadap kecepatan tendangan taekwondo dollyo chagi di klub NTC Kota Pontianak. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Yang merupakan suatu cara untuk mengukur pengaruh latihan lateral crossover terhadap kecepatan tendangan taekwondo dollyo chagi di klub NTC Kota Pontianak, dengan jumlah sampel 8 orang atlit putra kategori kelas junior. Sampel yang digunakan yang memiliki karakteristik jenis kelamin laki-laki berusia 15-17 tahun yang masih aktif latihan di klub NTC Kota Pontianak dengan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data berupa pengukuran dan menggunakan alat berupa tes kecepatan tendangan taekwondo dollyo chagi. Penelitian dilaksanakan selama dua sampai tiga bulan.