Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGEMBANGAN KARIER PASCA KEBIJAKAN PERUBAHAHAN JABATAN ADMINISTRASI KE JABATAN FUNGSIONAL Aditia Muchlis; Wawan Prahiawan
Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 6 No 1 (2024): JUMANIS - BAJA Jurnal Manajemen dan Bisnis Banten Jaya Prodi Kewirausahaan Fakult
Publisher : LPPM Universitas Banten jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jmb.v6i1.3243

Abstract

Kajian ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat bagaimana peningkatan karir ASN pasca pendekatan pemerataan berubah dari jabatan administrasi menjadi jabatan fungsional dalam suatu organisasi. Sesuai dengan Perintah Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Penatausahaan Kehormatan Pegawai dan Pengendalian Pelayanan Dalam Rangka Penguatan Aparatur Negara dan Perubahan Birokrasi Nomor 28 Tahun 2019 tentang Penyetaraan Jabatan Wewenang Menjadi Jabatan Utilitarian yang mengarah pada terbentuknya birokrasi yang lebih energik. dan SDM yang berdaya saing dan cakap. Penyelidikan tentang ketenagakerjaan ini merupakan strategi grafis subjektif yang didasarkan pada kombinasi penanganan data primer tambahan yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan ujian bicara. Informasi penting menggunakan wawancara dan informasi tambahan berdasarkan kajian yang dikumpulkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan pendekatan pemerataan dari Jabatan Administrasi ke Fungsional berdampak pada kemajuan karir dan kinerja dalam organisasi. Dengan adanya pengaturan pemerataan ini, diharapkan organisasi dapat membuat kerangka organisasi pemerintah menjadi lebih efektif dan efisien.
THE EFFECT OF WORKLOAD AND WORK ENVIRONMENT ON JOB SATISFACTION IN COMPANY EMPLOYEES Amalia Rachmawati Nur Fadhilah; Wawan Prahiawan
Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 6 No 1 (2024): JUMANIS - BAJA Jurnal Manajemen dan Bisnis Banten Jaya Prodi Kewirausahaan Fakult
Publisher : LPPM Universitas Banten jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/jmb.v6i1.3259

Abstract

The purpose of this study is to find out more about the relationship between workload, work environment and employee job satisfaction in the company. Researchers conduct qualitative research with the aim of gaining an in-depth understanding of reality using an inductive approach. Data analysis is carried out using the descriptive analysis method, which involves describing existing facts and analyzing them. The results show that a working environment that provides support and recognition of employee achievements has an important role in reducing the negative impact of excessive workload, increasing employee satisfaction and well-being. An improved work environment also contributes to employee satisfaction, increasing productivity and employee loyalty. This can be an effective tool for companies to achieve their business goals more efficiently and effectively.
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA NON FISIK DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP STANDAR PENILAIAN KINERJA DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI KASUS PADA SEKOLAH AKREDITASI A DI KECAMATAN CAKUNG) Muhammad Faris Raihan; Wawan Prahiawan; Ana Susi Mulyani
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 5 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i5.10551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Lingkungan Kerja Non Fisik dan Kecerdasan Emosional Terhadap Standar Penilaian Kinerja dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Studi Kasus pada Sekolah Akreditasi A di Kecamatan Cakung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis sampel Simple Random Sampling dan dihitung menggunakan rumus Hair, et al dimana hasilnya 100 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis statistik deskriptif, model pengukuran (outer model), model struktural (inner model) dan uji parsial (uji t) dengan menggunakan alat analisis SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja non fisik berpengaruh positif dan signifikan terhadap standar penilaian kinerja dengan hasil thitung 3,104 > ttabel 1,96 dan tingkat signifikansi 0,002 < 0,05, kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap standar penilaian kinerja dengan hasil thitung 3,319 > ttabel 1,96 dan tingkat signifikansi 0,001 < 0,05, lingkungan kerja non fisik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan hasil thitung 6,890 > ttabel 1,96 dan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05, kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan hasil thitung 6,507 > ttabel 1,96 dan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05, kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap standar penilaian kinerja dengan hasil thitung 5,164 > ttabel 1,96 dan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05, kepuasan kerja dapat memediasi hubungan lingkungan kerja non fisik dengan standar penilaian kinerja dengan hasil thitung 4,218 > ttabel 1,96 dan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05, kepuasan kerja dapat memediasi hubungan kecerdasan emosional dengan standar penilaian kinerja dengan hasil thitung 3,628 > ttabel 1,96 dan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05.
PENGARUH FASILITAS KERJA, KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. DWI GRIYA SEJAHTERA Natasya Ruby; Wawan Prahiawan
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 5 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i5.11614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Fasilitas Kerja (X1), Komunikasi Interpersonal (X2), dan Disiplin Kerja (X3) Terhadap Kinerja Karyawan (Y) pada PT Dwi Griya Sejahtera. Didalam penelitian ini metode yang digunakan ialah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini ialah sebanyak 65 karyawan dengan jumlah sampel 65 responden. Metode yang pengumpulan data yang dalam penelitian ini yaitu menggunakan kuesioner serta menganalisis data menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan software Smart Partial Least Square (Smart-PLS) 3.3.2 versi student. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu: Pertama, Fasilitas Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Nilai t-statistik sebesar 3,828 > 1,96 dengan besar pengaruh sebesar 0,411 dan P-Value sebesar 0,000 < 0,05. Kedua, Komunikasi Interpersonal berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan terhadap Kinerja Karyawan. Nilai t-statistik sebesar 3,259 > 1,96 dengan besar pengaruh sebesar 0,388 dan P- Value sebesar 0,001 < 0,05. Ketiga, Disiplin Kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Nilai t-statistik sebesar 1,353 < 1,986 dengan besar pengaruh sebesar 0,131 dan P- Value sebesar 0,179 > 0,05.
PENGARUH PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP KEPUASAN KERJA Dikson Pardamean Aritonang; Wawan Prahiawan
Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi dan Pelayanan Publik Vol. 11 No. 3 (2024): Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi, dan Pelayanan Publ
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37606/publik.v11i3.1251

Abstract

This research aims to explore the influence of career development on job satisfaction through a qualitative approach. Job satisfaction is one of the variables for companies to achieve good employee productivity results for the company. The study examines how the relationship of career development affects employees' perceptions of their job satisfaction. Drawing from previous research and through descriptive analysis, it is concluded that career development has a significant influence on job satisfaction. These findings provide a deep understanding of the relationship between career development and job satisfaction within organizations. The implications of this research can assist organizations in designing more effective career development programs and management policies that support employee well-being and enhance overall organizational performance.
Pengaruh Disiplin Preventif dan Iklim Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening (Studi pada Pegawai Badan Pusat Statistik Provinsi Banten) Faiz Hanif; Wawan Prahiawan; Ana Susi Mulyani
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh disiplin preventif dan iklim organisasi terhadap kinerja pegawai, serta mengkaji peran mediasi kepuasan kerja dalam hubungan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data yang dianalisis menggunakan teknik regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin preventif dan iklim organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, disiplin preventif dan iklim organisasi juga berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja. Kepuasan kerja sendiri berperan sebagai mediasi yang signifikan dalam memperkuat hubungan antara disiplin preventif dan iklim organisasi dengan kinerja pegawai. Temuan ini mendukung penelitian sebelumnya dan menguatkan hipotesis bahwa disiplin preventif, iklim organisasi, dan kepuasan kerja secara langsung dan tidak langsung mempengaruhi kinerja pegawai.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional dan Motivasi Ekstrinsik terhadap Kinerja Karyawan dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening ada PT. Bangun Beton Indonesia Raras Yulia Askar; Wawan Prahiawan; Enis Khaerunnisa
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i2.6575

Abstract

This research aims to test and analyze the influence of Transformational Leadership Style and Extrinsic Motivation on Employee Performance with Job Satisfaction as an Intervening Variable at PT. Build Concrete Indonesia. The method used in this research is quantitative with a sampling technique using the census method with a saturated sampling type totaling 81 respondents. In the data analysis technique, using a model test with the SmartPLS 4.0 analysis tool which consists of an outer model and an inner model. The results of this research show that: 1) Transformational Leadership Style has a positive and significant effect on Employee Performance, the results of t-count > t-table (3,082 > 1.96) and significance level < 0.05 (0.002 < 0.05). 2) Extrinsic Motivation has a positive and significant effect on Employee Performance with the results of t-count > t-table (2,646 > 1.96), and a significance level < 0.05 (0.008 < 0.05). 3) Transformational Leadership Style has a positive and significant effect on Job Satisfaction, the results of t-count > t-table (3,217 > 1.96) and significance level < 0.05 (0.001 < 0.05). 4) Extrinsic Motivation has a positive and significant effect on Job Satisfaction with the results of t-count > t-table (4,149 > 1.96), and a significance level < 0.05 (0.000 < 0.05). 5) Job satisfaction has a positive and significant effect on employee performance with the results of t-count > t-table (4,013 > 1.96), and a significance level < 0.05 (0.000 < 0.05). 6) Job Satisfaction is able to mediate the relationship between Transformational Leadership Style and Employee Performance with the results of t-count > t-table (2,533 > 1.96), and a significance level < 0.05 (0.011 < 0.05). 7) Job Satisfaction is able to mediate the relationship between Extrinsic Motivation and Employee Performance with the results of t-count > t-table (2,589 > 1.96), and a significance level < 0.05 (0.010 < 0.05).