Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Explorer Akuntasi Manual dan Akuntansi Bisnis Digital Pada Perusahaan Dagang Berdampak Elis Nurhasanah; Lesi Hertati; Terrtiavini Terrtiavini; Agustina Heryati
TOMAN: Jurnal Topik Manajemen Vol. 2 No. 3 (2025): TOMAN: Jurnal Topik Manajemen
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV.Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/toman.v2i3.393

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah membawa dampak signifikan terhadap praktik akuntansi dan penyediaan informasi keuangan, terutama pada perusahaan dagang yang memiliki tingkat transaksi harian cukup tinggi. Transformasi dari sistem manual ke sistem digital menimbulkan perbedaan mencolok dalam efektivitas proses pencatatan, pengolahan, dan pelaporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif perbedaan efektivitas antara Sistem Informasi Akuntansi (SIA) manual dan digital pada perusahaan dagang dengan mempertimbangkan indikator kecepatan pemrosesan transaksi, akurasi data, efisiensi biaya, pengendalian internal, dan kemampuan sistem dalam mendukung pengambilan keputusan manajerial. Metode penulisan menggunakan pendekatan studi literatur dan analisis komparatif terhadap data serta temuan penelitian terdahulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SIA manual, meskipun masih digunakan oleh sebagian perusahaan kecil, memiliki berbagai kelemahan seperti tingginya risiko kesalahan pencatatan, keterlambatan penyusunan laporan, dan lemahnya pengendalian internal. Sementara itu, SIA digital mampu memberikan keuntungan berupa otomatisasi proses, peningkatan akurasi data, efisiensi waktu, kemudahan integrasi antarbagian, dan penguatan audit trail. Perbedaan efektivitas kedua sistem mengindikasikan bahwa perusahaan dagang perlu melakukan evaluasi mendalam terhadap sistem yang digunakan dan mempertimbangkan digitalisasi sebagai strategi untuk meningkatkan daya saing dalam era bisnis modern.
EXPLORER INOVASI DESA WISATA KREATIF BERBASIS SPORT TOURISM DI KAWASAN WISATA DESA SUNGAI DUREN KKN TEMATIK MAHASISWA UIGM Riki Ricardo; Lesi Hertati; Mohammad Kurniawan DP; Hala Haidar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.38308

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan utama mengembangkan potensi Desa Sungai Duren sebagai destinasi wisata kreatif berbasis sport tourism. Melalui program KKN Tematik Mahasiswa Universitas Indo Global Mandiri (UIGM), kami berupaya mengintegrasikan elemen olahraga dengan kreativitas lokal untuk menciptakan daya tarik wisata yang unik dan berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi pendekatan partisipatif, di mana masyarakat lokal dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program. Selain itu, dilakukan pelatihan intensif untuk meningkatkan kapasitas pengelola wisata, pengembangan infrastruktur pendukung seperti jalur trekking dan fasilitas olahraga air, serta promosi digital untuk memperluas jangkauan pasar. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan keterampilan masyarakat terkait pengelolaan pariwisata berbasis sport tourism. Infrastruktur yang dibangun telah meningkatkan kenyamanan dan daya tarik wisatawan, yang berimplikasi pada peningkatan jumlah kunjungan wisata. Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam setiap tahap pengembangan desa wisata ini menciptakan rasa memiliki dan keberlanjutan program. Kontribusi kegiatan ini terhadap perkembangan ilmu pengetahuan di bidang pendidikan sangat penting, terutama dalam pengembangan model pengelolaan desa wisata berbasis partisipasi masyarakat dan integrasi sport tourism. Model ini diharapkan dapat diaplikasikan dan dijadikan referensi dalam pengembangan desa wisata di berbagai daerah lain di Indonesia, khususnya dalam konteks pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ekonomi lokal melalui pariwisata.
PELATIHAN PENGOLAHAN SINGKONG MENJADI CAMILAN KEKINIAN DI DESA SUNGAI DUREN KECAMATAN LEMBAK Siti Aminah; Ramadianti Ramadianti; Muhammad Fikri; Misko Misko; Lesi Hertati; Mohammad Kurniawan Darma Putra; Hala Haidir
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.40461

Abstract

Kegiatan pelatihan pengolahan singkong menjadi camilan kekinian di Desa Sungai Duren Kecaman Lembak bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat dalam memanfaatkan potensi lokal, khususnya singkong, sebagai bahan baku camilan yang modern. Pelatihan ini melibatkan peserta dari berbagai kelompok usia, terutama ibu rumah tangga dan karang taruna, yang diberikan pelatihan teknis mengenai berbagai cara pengolahan singkong menjadi produk camilan yang menarik dan bernilai jual tinggi. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu mencakup penyampaian materi sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan hasil pertanian dari olahan singkong menjadi camilan kekinian berupa Cassava Balls and Cake. Hasil dari pelatihan ini, masyarakat memberikan respons yang baik terhadap pengolahan Cassava Balls and Cake yang terbuat dari olahan singkong sehingga menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam mengolah singkong menjadi produk yang inovatif dan sesuai dengan selera pasar, serta memberikan peluang ekonomi baru bagi masyarakat Desa Sungai Duren. Pelatihan ini juga diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat desa lainnya untuk mengembangkan potensi lokal di setiap desa.
Pendampingan KJA dalam penerapan keuangan digital smartphone pemberdayaan UMKM di wilayah Sumatera Selatan Lesi Hertati; Haryono Umar; Lilis Puspitawati; Tien Yustini; Siti Komariah Hildayanti; Nanda Prasetya
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.38909

Abstract

Abstrak UMKM masih menghadapi berbagai kendala dalam pemanfaatan digital marketing dan keuangan digital, terutama pada aspek sistem pembayaran non-tunai, pencatatan transaksi, serta penyusunan laporan keuangan berbasis digital yang terintegrasi dengan layanan perbankan di Indonesia. Permasalahan penilaian pre-test (58,4%) dan post-test (87,9%) pada tahun 2026, di wilayah pelosok desa di Sumatera Selatan menunjukkan kepuasan. Kondisi ini perlunya intervensi komprehensif melalui edukasi dan pelatihan yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat marginal, oleh Kantor Jasa Akuntan (KJA) yaitu pendampingan berbasis smartphone guna meningkatkan sistem penjualan kepada masyarakat yang lebih luas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan pelaku UMKM melalui edukasi, pelatihan strategi UMKM naik kelas berbasis keuangan digital smartphone, serta inovasi produk lokal. Metode pelaksanaan meliputi: (1) pentingnya keuangan digital dan peran KJA dengan evaluasi pre-test dan post-test, (2) pelatihan pembuatan aplikasi sederhana, serta (3) demonstrasi penggunaan Aplikasi Kasir Digital Berbasis Android. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta puas dengan akurasi pencatatan keuangan (71,5%) dan yang masih bingung 28,5 %. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi digital, keterampilan pengelolaan keuangan, diversifikasi laporan keuangan, serta perluasan pengenalan produk desa kepada pasar  luas secara berdampak. Dukungan sinergis dari masyarakat, pemerintah daerah, perbankan, pelaku UMKM dan perguruan tinggi sangat diperlukan guna menjaga keberlanjutan program UMKM naik kelas berbasis keuangan digital. Kata Kunci:  UMKM naik kelas; keuangan digital; digital marketing; aplikasi kasir android; kantor jasa  akuntan. Abstract MSMEs still face various obstacles in utilizing digital marketing and digital finance, especially in the aspects of non-cash payment systems, transaction recording, and the preparation of digital-based financial reports integrated with banking services in Indonesia. The problem of pre-test assessment (58.4%) and post-test (87.9%) in 2026, in remote areas of villages in South Sumatra showed satisfaction. This condition requires comprehensive intervention through education and training oriented towards empowering marginalized communities, by the Accounting Services Office (KJA), namely smartphone-based assistance to improve the sales system to the wider community. This community service activity aims to empower MSME actors through education, training in MSME strategies for upgrading based on smartphone digital finance, and local product innovation. The implementation method includes: (1) the importance of digital finance and the role of KJA with pre-test and post-test evaluations, (2) training in creating simple applications, and (3) demonstration of the use of the Android-Based Digital Cashier Application. The results of the activity showed that participants were satisfied with the accuracy of financial records (71.5%) and those who were still confused were 28.5%. This activity makes a significant contribution to improving digital literacy, financial management skills, diversifying financial reports, and expanding the introduction of village products to a wider market in an impactful manner. Synergistic support from the community, local governments, banks, MSMEs, and universities is essential to maintain the sustainability of the digital finance-based MSME upgrade program. Keywords: MSME upgrade; digital finance; digital marketing; android cashier application;accounting services office
Pelatihan coretax guna peningkatan kompetensi mahasiswa UIGM pelaporan perpajakan digital bagi wajib pajak pribadi. Aris Munandar; Lesi Hertati; Nasya Feby Alisya
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39039

Abstract

Abstrak Perkembangan digitalisasi sistem perpajakan di Indonesia melalui implementasi Coretax Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menuntut tenaga pendidik, khususnya dosen bidang akuntansi dan perpajakan, untuk memiliki kompetensi yang adaptif terhadap perubahan sistem administrasi pajak modern. Coretax merupakan sistem inti administrasi perpajakan terintegrasi yang mencakup proses registrasi, pembayaran, pelaporan, validasi data, hingga pengawasan berbasis teknologi informasi, sehingga menjadi bagian penting dalam pembelajaran perpajakan digital di perguruan tinggi.  Kegiatan  pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa Universitas Indo Global Mandiri yang berjumal 150 orang sebagai peserta pelatihan Coretax wajib pajak pribadi dalam memahami konsep, mekanisme, dan praktik penggunaan Coretax DJP sebagai media pembelajaran perpajakan digital. Pelaksanaan pelatihan dilakukan melalui metode ceramah, demonstrasi, simulasi praktik, dan diskusi interaktif, dengan fokus pada aktivasi akun, pelaporan pajak, pembuatan bukti potong, rekonsiliasi data, serta integrasi Coretax. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam mengoperasikan Coretax DJP, Hasil pengabdian menunjukkan kegiatan pengabdian ini telah tercapai sebesar tujuh puluh lima persen (85%).   terutama pada aspek pemanfaatan fitur layanan digital, efisiensi administrasi perpajakan, pembelajaran berbasis praktik. Kegiatan ini berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelaporan wajib pajak bidang coretax di UIGM dan mendukung penguatan kapasitas akademik mahasiswa dalam menghadapi transformasi perpajakan nasional berbasis teknologi. Kata kunci: workshop; coretax DJP; kompetensi dosen; perpajakan digital; akuntansi pajak. Abstract The development of the digitalization of the tax system in Indonesia through the implementation of Coretax by the Directorate General of Taxes (DGT) requires educators, especially lecturers in accounting and taxation, to have adaptive competencies to the changes in the modern tax administration system. Coretax is an integrated core tax administration system that includes registration, payment, reporting, data validation, and information technology-based supervision processes, making it an important part of digital taxation learning in universities. This training activity aims to improve the competency of 150 students from Universitas Indo Global Mandiri as participants in the Coretax training for individual taxpayers in understanding the concepts, mechanisms, and practices of using Coretax DGT as a digital taxation learning medium. The training was carried out through lectures, demonstrations, practical simulations, and interactive discussions, with a focus on account activation, tax reporting, withholding tax certificate creation, data reconciliation, and Coretax integration. The results of the activity showed an increase in student understanding and skills in operating Coretax DGT. The results of the community service activity showed that this community service activity had achieved seventy-five percent (85%), especially in the aspects of utilizing digital service features, tax administration efficiency, and practice-based learning. This activity contributes to improving the quality of taxpayer reporting in the coretax sector at UIGM and supports strengthening students' academic capacity in facing technology-based national tax transformation. Keywords: workshop; coretax DGT; lecturer competence; digital taxation; tax accounting.
PENGARUH PEMANFAATAN TEKNOLOGI, KINERJA INDIVIDUAL, DAN TATA KELOLA ORGANISASI, TERHADAP  PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI Indra Indra; Lesi Hertati; Lili Syafitri
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 4 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/z2jjrm14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan teknologi, kinerja individual, dan tata kelola organisasi terhadap pengembangan sistem informasi akuntansi pada UMKM di Kelurahan Desa Surabaya, Kecamatan Madang Suku III, OKU Timur. Seiring dengan perkembangan digitalisasi, pemanfaatan teknologi menjadi faktor kunci dalam meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing UMKM. Namun, adopsi teknologi tidak selalu optimal tanpa didukung oleh kinerja individu yang baik dan tata kelola organisasi yang efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden pelaku UMKM. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengembangan sistem informasi akuntansi. Kinerja individual juga memiliki dampak positif dalam meningkatkan efektivitas sistem informasi. Selain itu, tata kelola organisasi yang baik berkontribusi dalam menciptakan sistem informasi yang lebih terstruktur dan akurat. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh secara signifikan terhadap pengembangan sistem informasi akuntansi di UMKM. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan literasi digital dan manajerial bagi pelaku UMKM guna memaksimalkan pemanfaatan sistem informasi akuntansi. Dengan pengelolaan yang baik, UMKM dapat meningkatkan transparansi keuangan, efisiensi operasional, serta daya saing di pasar.
MODIFIKASI DAN INOVASI OLAHAN RINGAN BAKSO AYAM MENJADI KERIPIK BASRENG OLAHAN PROGRAM MBKM MAHASISWA INDO GLOBAL MANDIRI Adinda Mutiara Puteri; Ayu Lestari Setia Ningrum; Lesi Hertati; Terttiaavini; Agustina Heryati; Asmawati
JOURNAL OF SUSTAINABLE COMMUNITY SERVICE Vol. 1 No. 4 (2021): SEPTEMBER
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/jscs.v1i4.420

Abstract

Fried meatballs, commonly known as basreng, are a popular snack made from thinly sliced and fried processed meatballs. Typically served with a spicy seasoning and garnished with orange leaf slices, basreng has gained popularity, especially among young people. The objective of creating snack products using processed basreng is to introduce new innovations to the community surrounding the UIGM Palembang Campus, transforming viral basreng chips into a more modern food option. The manufacturing process for this basreng product differs from the traditional version. It is thinly shaped like chips instead of the usual stick form and includes a variety of spiciness levels and garnished with orange leaf slices, attracting buyers' interest. The marketing strategy involves utilizing digital marketing, such as online shops, to achieve widespread sales across various areas through social media applications, thereby increasing product demand. Consequently, the production of this innovative basreng can inspire young people to establish new Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) specializing in selling basreng products.
PELATIHAN PENGEMBANGAN JASA PENJAHIT TAILOR PENGABDIAN MAHASISWA INDO GLOBAL MANDIRI Femy Adelia Prameswari; Lesi Hertati; Terttiaavini; Agustina Heryati; Asmawati
JOURNAL OF SUSTAINABLE COMMUNITY SERVICE Vol. 1 No. 4 (2021): SEPTEMBER
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/jscs.v1i4.427

Abstract

The development of technology and information systems has significantly impacted the sewing machine and textile industries, thereby influencing the tailoring profession. Clothing has become an essential human requirement. Juki Tailor, a tailor shop that has been operational since 1965, specializes in sewing services for official attire, including PDU/PDH TNI-POLRI uniforms, civil servant uniforms, clothing alterations, pants adjustments, and various other garment types. Currently, Juki Tailor utilizes a combination of manual systems, such as in-person product sales and offline promotional methods like word of mouth, as well as online channels like WhatsApp. This research aims to investigate the relationship between the potential of the tailor business and income generation. An individual's financial status can be measured through the concept of income, which represents the total amount of money received within a specific time frame.
PELATIHAN INOVATIF OLAHAN SINGKONG GUNA MENDUKUNG PROGRAM MBKM MAHASISWA AKUNTANSI UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI Nur Aini; Lesi Hertati; Asmawati Asharie
JOURNAL OF SUSTAINABLE COMMUNITY SERVICE Vol. 2 No. 3 (2022): JUNE
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/jscs.v2i3.592

Abstract

Cassava is a typical Indonesian plant that can be processed into various foods Cassava or commonly known as cassava or cassava, is an annual tropical and subtropical tree from the Euphorbiaceae family. Cassava is usually used as processed food because of its high carbohydrate content, while the leaves are usually used as vegetables. The purpose of this research is to inform the public about how cassava is processed into cassava chips to help the community generate income from selling cassava chips of various flavors. The method or plan that is carried out is to carry out direct training to sweet potato sellers in the activity of processing sweet potatoes into cassava chips and this uses qualitative methods. which is documentation. With this implementation, the results of the activity are obtained, namely, it is hoped that from processing cassava, the community will know what we can process from cassava, to increase the potential that exists in society, I am an accounting student Indo Global Mandiri University students are trying to help develop this research innovation entitled "Processing cassava-based processed food products as cassava chip products in an effort to increase people's income" which will help the people of Indonesia
PENCIPTAAN PELUANG USAHA KULINER PINDANG IKAN PATIN SEBAGAI MAKANAN KHAS DAERAH PALEMBANG Namira Imelia Ramadiena Noer; Lesi Hertati; Asmawati Asharie
JOURNAL OF SUSTAINABLE COMMUNITY SERVICE Vol. 2 No. 3 (2022): JUNE
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/jscs.v2i3.595

Abstract

Pindang ikan patin is a typical food of the Palembang region that has been widely recognized as a superior product. This study aims to reveal the marketing strategies used by Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in increasing the superiority of pindang ikan patin in the area. This research method uses primary data obtained through interviews, observation, and documentation directly from the first source. The results showed that pindang tulang MSMEs in the Sukawinatan area implemented various marketing strategies, involving aspects of product, price, place of business, and promotion. Of the four strategies, the product marketing strategy has a significant influence, mainly due to the variation in product quality of pindang ikan patin, which includes pindang ikan patin, pindang tulang, and pindang ikan gabus. These products are known for their high quality. In addition, the price of pindang ikan patin products is relatively affordable and competitive in the market. MSMEs in Sukawinatan have successfully developed their product marketing by utilizing online media, particularly through the promotion of the place and types of pindang offered. This research provides a comprehensive overview of the marketing strategy practices implemented by bone pindang MSMEs in the Palembang area. By understanding the success of these marketing strategies, it can be concluded that a focus on product quality, competitive pricing, and utilization of online media are key factors in increasing the competitiveness and popularity of pindang ikan patin as a regional specialty.