Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Implementing Career Counseling and Guidance: The Challenge in Indonesia Nisa Novia Avien Christy; Masine Slahanti
Journal of Education in Specific Purpose Vol. 1 No. 1: June 2025
Publisher : CV. Uruboros Publishing Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Counselling remains a relatively new and evolving discipline in developing nations. The political landscape in developing nations is frequently unstable. Indonesia is a developing country with a scarcity of career counseling and guidance services. This study contributes comprehensive information regarding the primary challenges of career counseling and guidance in Indonesia. This study employed a literature review methodology, utilizing documentary analysis for data collection. The compiled documents present the findings of journal research and theoretical studies pertinent to national and international publications from 2012 to 2022. The key issues and challenges are as follows: 1) The provision of professional human resource and system support; 2) Technology development; 3) Cultural factors; 4) The prominence of behavioristic counseling is exceedingly dominant. This study also concludes with recommendations for the advancement of counseling and guidance in Indonesia.
Peran Experiential Marketing Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Usaha Sultan Turkish Ice Cream Masela Fadjar Pratiwi; Masine Slahanti
Solusi Vol. 24 No. 1 (2026): January
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i1.13168

Abstract

Studi ini dimaksudkan untuk mengkaji variabel experiental marketing yang memengaruhi tingkat kepuasan konsumen pada usaha Sultan Turkish Ice Cream Cabang Saloka Theme Park. Experiential marketing melibatkan lima dimensi utama: sense (pengalaman sensorik), feel (pengalaman emosional), think (pengalaman kognitif), act (pengalaman perilaku), dan relate (pengalaman sosial). Dalam konteks bisnis kuliner, khususnya es krim Turki yang unik, penelitian ini penting untuk memahami bagaimana pengalaman konsumen dapat meningkatkan kepuasan konsumen. Studi ini mempergunakan pendekatan kuantitatif yang didukung oleh teknik nonprobability sampling (Purposive Sampling) dengan kriteria penelitian yaitu responden yang berusia minimum 17 tahun, agar mampu memahami dan mengisi kuesioner dengan baik, berpendidikan setingkat SMA/SLTA/SMK, pernah melakukan pembelian produk Sultan Turkish Ice Cream Cabang Saloka Theme Park minimal satu kali, dan konsumen yang bersedia menjadi responden dan memberikan jawaban dengan jujur sesuai pengalaman pribadi. Jumlah responden sebanyak 96. Analisis data mempergunakan teknik analisis regresi linear berganda, didukung oleh SPSS 26, sementara alat untuk menguji hipotesis ialah uji-F dan uji T. Temuan dari studi ini memperlihatkan bila sense, feel, think, dan act secara positif substansial memengaruhi kepuasan konsumen. Sedangkan relate tidak memengaruhi kepuasan konsumen. Koefisien determinasi berjumlah 0,619 menandakan bila 62% dari kepuasan konsumen terpengaruh oleh experiental marketing (sense, feel, act, think, relate) dan tersisa sejumlah 38% terpengaruh oleh variabel lainnya di luar penelitian ini.
Business Plan Development Training for Students at SMK Mataram Semarang Masine Slahanti; Nisa Novia Avien Christy; Enggar Dhian Pratamanti; Soegihartono
Literasi Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Vol 6 No 2 (2026)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang Jl. Rangga Sentap, Dalong Sukaharja, Ketapang 78813. Telp. (0534) 3030686 Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58466/bgyp0g18

Abstract

This community service program aims to provide mentoring in business plan development for students at SMK Mataram Semarang to strengthen their future skills in the creative economy era. The program targets students from various skill areas with significant potential for development into creative businesses, such as culinary, fashion, hospitality, and services. Through this program, students are expected to not only understand the theoretical concept of entrepreneurship but also develop a realistic, measurable, and implementable business plan.The activities were carried out through several stages, namely: socialization and pre-test to map students' initial knowledge about entrepreneurship and business plans, training on entrepreneurship materials and introduction to business plan components in a simple and contextual manner, intensive mentoring in preparing business plans in groups, including business profiles, products and markets, marketing-operational strategies, and financial plans, and presentations (pitching) of students' business plans and evaluation of activity results.The expected outcomes of this program are: increased student entrepreneurial knowledge and attitudes, the development of business plans for several student business groups that are feasible to develop, the development of business plans that can be used by teachers on an ongoing basis, and the strengthening of an entrepreneurial culture within the SMK Mataram environment. Thus, this activity is expected to contribute to preparing vocational high school graduates with the vocational competencies and future skills necessary to compete and be independent in the creative economy era.
STRATEGI PEMASARAN SEBELUM DAN SETELAH PANDEMI COVID-19 (STUDI KASUS DI PRODUSEN WINGKO BABAT PADANGSARI) Masine Slahanti; Sulistyorini Sulistyorini; Nining Hidayah
Solusi Vol. 20 No. 1 (2022): January
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v20i1.4348

Abstract

Wingko Babat is a kind of cake made from young coconut, glutinous rice flour and sugar. Wingko is very famous on the north coast of the island of Java. This cake is often sold at train stations, bus stations or also in cake shops for family gifts. Wingko is usually round and usually served warm and cut into small pieces. Wingko can be sold in the form of large rounds or also in the form of small cakes wrapped in paper. The combination of sugar and coconut makes this cake delicious. Wingko has an important role for the economic growth of this region. Currently wingko is a popular food in Babat and Semarang with different brands and sizes being sold. Marketing strategy is one way to increase sales volume through a series of continuous ways. The research was conducted by the manufacturer of wingko tripe Padangsari Banyumanik, Semarang. Methods of data collection is done by interview and observation. The results of the research show that the marketing strategy carried out by the Padangsari wingko babat producer is to sell to other sellers through resellers and reduce the selling price to the reseller, and change the wingko babat icon from a train to a night bus which has the characteristics of other wingko icons.. Through the 4P marketing strategy, namely price, product, promotion, and place. Through the 4P marketing strategy, it is hoped that sales from Wingko Babat will increase more than before the Covid-19 pandemic.
PENGARUH KUALITAS PRODUK, PROMOSI, DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SMARTPHONE SAMSUNG Yogi Prima Putra; Diba Ulfiya; Masine Slahanti
Solusi Vol. 21 No. 1 (2023): January
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v21i1.6068

Abstract

Perkembangan teknologi yang sangat pesat, membuat hampir seluruh aktivitas dapat dilakukan melalui smartphone. Smartphone dari tahun ketahun terus berkembang, setiap perusahaan yang memproduksi smartphone harus bisa bersaing dalam perebutan pasar. Samsung merupakan salah satu perusahaan pembuat perangkat elektronik terbesar di dunia, namun Samsung belum mampu mempertahankan persaingan dalam rangka mengenal kebutuhan dan keinginan konsumen dibanding perusahaan sejenis.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas produk terhadap keputusan pembelian smartphone samsung, pengaruh promosi terhadap keputusan pembelian smartphone samsung, dan pengaruh harga terhadap keputusan pembelian smartphone samsung. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu menggunakan kuesioner dengan skala likert, dengan jumlah responden 80 responden. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Teknik pengambilan sampel digunakan metode non probablility sampling dengan purposive sampling dengan menggunakan bantuan software SPSS 24. Analisis menggunakan regresi linier berganda dengan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji T dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa indikator variabel yang diteliti telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, kemudian varibel penelitian telah lolos uji asumsi klasik, dan pada pengujian parsial (uji t) didapatkan hasil hipotesis 1 diterima kualitas produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian smartphone samsung, hipotesis 2 diterima promosi berpengaruh terhadap keputusan pembelian smartphone samsung, dan hipotesis 3 diterima harga berpengaruh terhadap keputusan pembelian smartphone samsung
PENDAMPINGAN MANAJEMEN DAN PENGEMBANGAN USAHA SADE AYAM DI SEMARANG Sulistyorini Sulistyorini; Masine Slahanti; Ayu Nurafni Octavia; Risti Ulfi Hanifah
TEMATIK Vol. 2 No. 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v2i2.5138

Abstract

Di Kelurahan Tlogosari Wetan Kecamatan Pedurungan terdapat masyarakat baik individu maupun pengusaha yang telah mendirikan dan membuka outlet usaha kuliner cepat saji berbahan dasar ayam filled, salah satunya yaitu pelaku usaha Sade Ayam . Adapun keunggulan yang dimiliki oleh pelaku usaha sade ayam yaitu harga yang rendah, diferensiasi produk, dan rasa. Akan tetapi pelaku usaha Sade Ayam penerapan dalam pengelolaan manajemen dari segi produksi, pemasaran, keuangan serta pengembangan usaha belum maksimal. Hal ini menyebabkan jumlah pemesanan belum optimal.Permasalahan yang dihadapi oleh pelaku usaha Sade Ayam adalah belum maksimalnya penerapan pengelolaan manajemen (manajemen produksi, manajemen pemasaran, manajemen keuangan) serta pengembangan usaha, yang berdampak pada pemesanan yang belum optimal. Solusi yang ditawarkan adalah pendampingan dan pelatihan dalam pengelolaan manajemen, memotivasi dalam pengembangan usaha, menciptakan strategi dalam produksi dan pemasaranHasil yang diperoleh dari kegiatan pada pelaku usaha sade ayam bahwa pelaku usaha menerapkan pengelolaan dalam bidang manajemen dengan manajemen prosuksi, pemasaran dan keuangan, pelaku usaha termotivasi dalam mengembangan usaha dengan berbagai keunggulan yang dimiliki, sehingga akan berdampak pada peningkatkan angka pemesanan .