Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : BIOTROPIC

Diversitas Arthropoda Gua di kawasan Karst Gunung Sewu, Studi gua-gua di Kabupaten Wonogiri Tatag Bagus Putra Prakarsa; Kurnia Ahmadin
Biotropic : The Journal of Tropical Biology Vol. 1 No. 2 (2017): Biotropic, Volume 1, Nomor 2, 2017
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/biotropic.2017.1.2.31-36

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap keanekragaman Arthropoda di kawasankarst Gunung Sewu khususnya di wilayah kabupaten Wonogiri. Penelitian ini merupakanpenelitian ekologi komunitas dengan metode Nature Snapshot Experiment (NSE). Penelitian inidilaksanakan pada bulan Agustus 2016, bertempat di 3 gua di kawasan karst Gunung Sewu,yang masuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Wonoggiri Jawa Tengah. Arthropoda guayang ditemukan terdiri dari Heteropoda sp., Charon grayi, Theliphonus sp., AsamiidaeF, Philosciasp.,CambalopsidaeF, Geophilus sp., Scutigera sp., TenebrionidaeF, Rhaphidophora dammermani,dan FormicidaeF. Habitat gua Sodong dan Potro Bunder membentuk kelompok tersendiriberdasarkan nilai indeks similaritas Jaccard. Kondisi kerusakan lingkungan gua mendasaripemilihan habitat oleh kelelawar. Sehingga dua gua yang mengelompok hanya dihuni lebihsedikit spesies dibandingkan dengan habitat gua Song Gilap.Kata Kunci: Diversitas, Arthropoda, Gua, Karst Gunung Sewu
Koleksi DNA dan Konfirmasi Marka ETH10 Pengkode Sifat Pertumbuhan pada Sapi Pasundan Heni Utami Ningsih; Tatag Bagus Putra Prakarsa; Endang Tri Margawati
Biotropic : The Journal of Tropical Biology Vol. 1 No. 1 (2017): Biotropic, Volume 1, Nomor 1, 2017
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/biotropic.2017.1.1.9-16

Abstract

Sapi Pasundan secara genetik merupakan generasi dari tetua yang mengalami tekanan inbreeding dari program grading up sapi Ongole dan program grading up sapi Jawa dengan sapi Madura dan sapi Bali. Sifat pertumbuhan merupakan salah satu sifat penting bernilai ekonomis. Salah satu kandidat marka genetik pengkode sifat pertumbuhan yaitu marka mikrosatelit ETH10. Tujuan dari penelitian ini yaitu memahami prosedur konfirmasi marka ETH10 pengkode sifat pertumbuhan pada sapi Pasundan. Sebanyak tiga (3) sampel darah sapi Pasundan (619, 626, dan 602) diambil dari vena caudalis yang digunakan dalam isolasi DNA dengan metode garam pekat. DNA yang dikoleksi kemudian dikuantifikasi menggunakan spektrofotometer untuk mengetahui konsentrasi DNA (λ260) dan kemurnian DNA (λ260/λ280). Amplifikasi marka ETH10 menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) dengan suhu annealing 60oC dan 35 siklus. Produk PCR gen (fragment) ETH10 divisualisasi pada Gel Agarose 1,5%. Hasil isolasi DNA diperoleh dengan rata-rata konsentrasi DNA sebesar 116,37± 63,37 ng/μl dan kemurnian DNA sebesar 1,72±0,035. Selanjutnya hasil Amplifikasi marka DNA ETH10 pada sapi Pasundan menunjukkan ukuran fragment sebesar 212-224 pb pada ke tiga sampel. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu telah terkonfirmasinya marka ETH10 yang berhubungan dengan sifat pertumbuhan pada sampel sapi Pasundan. Hasil tersebut dapat digunakan sebagai informasi awal dalam analisis genetik sapi Pasundan