Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Linking Experiential Learning, Deep Learning Readiness, and School Well-Being in Indonesia: A Structural Equation Modeling Approach Sutapa, Mada; Utari, Rahmania; Rahmawati, Tina; Pertiwi, Meilinda Chrisdian
Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2025): September
Publisher : Faculty of Educational Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigates (1) the feasibility of a structural model using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) and (2) the relationships among teachers’ experiences in implementing the Pancasila Student Profile (P5), their readiness to apply Deep Learning (DL), and efforts to achieve School Well-Being (SWB). The participants were 99 public and private elementary and junior high school teachers from the Special Region of Yogyakarta, Central Java, and East Java, selected through convenience sampling. Data were collected using a closed-ended questionnaire with a four-point Likert scale. The instrument was developed using a formative approach, with content validity assessed by two experts, while construct validity and reliability were examined through the SEM-PLS outer model. The results show that the proposed structural model demonstrates an excellent goodness of fit (SRMR = 0.048). The model explains DL Readiness at a weak-to-moderate level (R² = 0.245) and SWB at a very strong level (R² = 0.753). Teachers’ experience in implementing P5 has a significant positive effect on their readiness to apply DL. In turn, DL Readiness has a very strong and significant effect on efforts to achieve SWB. However, teachers’ P5 implementation experience does not have a direct significant effect on SWB. Further analysis confirms a significant indirect effect, indicating full mediation through DL Readiness. Effect size analysis reinforces these findings, highlighting DL Readiness as the dominant predictor of SWB. Overall, the study suggests that SWB is primarily shaped by teachers’ readiness to implement DL practices rather than by P5 implementation experience only.
Studi Etnografi Organisasi pada Harmonisasi Hamemayu Hayuning Bawana dan Environmental Social Governance dalam Transformasi SMK Menuju School 5.0 Syifa Aida Khoirunnisa; Ramadhani, Azizah Iswan; Luvitasari, Fitriana; Ramadhan, Irman; Nurfadila, Putri Khoirunisa; Utari, Rahmania
Jurnal Manajemen Pendidikan : Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2026): April Issue
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jump.v8i1.90998

Abstract

Riset ini menelaah makna Hamemayu Hayuning Bawana (HHB) danpenerapan Environmental Social Governance (ESG) dalampengelolaan SMK sebagai dasar transformasi menuju School 5.0.Melalui pendekatan kualitatif etnografi di dua SMK Yogyakarta,ditemukan bahwa HHB dipahami sebagai pedoman moral-spiritualuntuk membentuk karakter, menjaga lingkungan, danmengembangkan teknologi humanis, meski belum sepenuhnyaterintegrasi dalam tata kelola sekolah. Tiga tema utama ESG yangmuncul ialah pendidikan karakter, kolaborasi sosial, dan tata kelolaakuntabel. Transformasi menuju School 5.0 ditandai dengan budayaramah lingkungan, governance etis, cerdas, dan pelestarian kearifanlokal. Harmoni HHB dan ESG terwujud dalam nilai kultural, integrasilingkungan dan teknologi, serta tata kelola humanis yang mendukungsekolah berkarakter dan berkelanjutan.
Reputasi Sekolah dalam Perubahan Pendidikan: Tinjauan Literatur Sistematis tentang Strategi dan Tantangan Nur Aisyah Jamil; Rahmania Utari
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Rapid educational changes driven by globalization, digital transformation, and policy reforms have intensified challenges for schools in maintaining public trust and institutional legitimacy. In this context, school reputation has emerged as a strategic asset that reflects a school’s capacity to adapt to educational change. This study aims to systematically review the existing literature on school reputation by identifying key challenges and strategies for sustaining reputation amid contemporary educational transformation. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach, this study followed the PRISMA 2020 guidelines. Literature searches were conducted across Scopus, ERIC, and Google Scholar databases, covering publications from 2014 to 2025. From an initial pool of 193 articles, seven empirical studies met the inclusion criteria and were analyzed using thematic synthesis. The findings reveal that school reputation is influenced by both internal and external factors, including leadership adaptability, quality management systems, digital readiness, policy pressures, and stakeholder expectations. Effective strategies for maintaining school reputation include adaptive and collaborative leadership, consistent school branding, pedagogical innovation, and transparent communication with stakeholders. This study concludes that school reputation should be integrated into educational change management as an adaptive strategic asset rather than treated merely as institutional image. The study contributes to educational management literature by providing a systematic synthesis that links school reputation with educational change, offering a conceptual foundation for future empirical research and practical school leadership strategies. Keywords: educational change; school leadership; school reputation; systematic literature review; stakeholder trust Abstrak: Perubahan pendidikan yang cepat akibat globalisasi, transformasi digital, dan reformasi kebijakan telah meningkatkan tantangan bagi sekolah dalam menjaga kepercayaan publik dan legitimasi kelembagaan. Dalam konteks ini, reputasi sekolah muncul sebagai aset strategis yang mencerminkan kemampuan sekolah untuk beradaptasi terhadap perubahan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis literatur yang ada mengenai reputasi sekolah dengan mengidentifikasi tantangan utama serta strategi dalam mempertahankan reputasi di tengah transformasi pendidikan kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti pedoman PRISMA 2020. Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data Scopus, ERIC, dan Google Scholar terhadap publikasi yang terbit pada periode 2014–2025. Dari total awal 193 artikel, sebanyak tujuh studi empiris memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa reputasi sekolah dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, termasuk kemampuan adaptasi kepemimpinan, sistem manajemen mutu, kesiapan digital, tekanan kebijakan, serta ekspektasi para pemangku kepentingan. Strategi efektif dalam mempertahankan reputasi sekolah meliputi kepemimpinan yang adaptif dan kolaboratif, konsistensi branding sekolah, inovasi pedagogik, serta komunikasi yang transparan dengan pemangku kepentingan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa reputasi sekolah perlu diintegrasikan ke dalam manajemen perubahan pendidikan sebagai aset strategis yang adaptif, bukan sekadar dipandang sebagai citra kelembagaan. Studi ini berkontribusi pada khazanah literatur manajemen pendidikan dengan menyajikan sintesis sistematis yang mengaitkan reputasi sekolah dengan perubahan pendidikan, serta memberikan landasan konseptual bagi penelitian empiris selanjutnya dan strategi praktis kepemimpinan sekolah. Kata kunci: perubahan pendidikan; kepemimpinan sekolah; reputasi sekolah; tinjauan literatur sistematis; kepercayaan pemangku kepentingan
Dominasi Faktor Kepemimpinan dan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam Keunggulan Kompetitif Sekolah: Systematic Literature Review Anindita Nurfitriani; Rahmania Utari
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Competition among educational institutions requires schools to excel not only in academic outcomes but also in developing sustainable competitive advantage. This study aims to identify the dominance of leadership and human resource (HR) factors in building schools’ competitive advantage, examine research trends in terms of methods and locus, and synthesize the key factors influencing competitiveness. The study employed a Systematic Literature Review (SLR) by analyzing seven scientific articles published between 2020 and 2025 from Google Scholar and ScienceDirect databases, following predetermined inclusion and exclusion criteria. The synthesis results reveal that schools’ competitive advantage is predominantly determined by the effectiveness of strategic leadership and sustainable HR management. Common strategies include strengthening teacher competencies, fostering adaptive organizational culture, and optimizing intellectual capital components such as human capital, structural capital, and social capital through the Resource-Based View (RBV) framework. Furthermore, research trends on educational competitiveness remain dominated by qualitative and literature-based approaches, with diverse contexts ranging from Islamic schools to higher education institutions. Overall, this study confirms that leadership and human resources are the key determinants of educational institutions’ competitiveness. Future research with empirical approaches is recommended to enhance the validity of findings and deepen understanding of how competitive advantage strategies are implemented across educational levels. Keywords: Competitive advantange; strategic leadership; human resources; Resource-Based View Abstrak: Persaingan antar lembaga pendidikan menuntut sekolah untuk tidak hanya unggul dalam hasil akademik, tetapi juga memiliki keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dominasi faktor kepemimpinan dan sumber daya manusia (SDM) dalam membangun keunggulan kompetitif sekolah, meninjau tren penelitian dari aspek metode dan lokus, serta mensintesis faktor-faktor yang memengaruhi keunggulan tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis tujuh artikel ilmiah terbitan 2020–2025 yang diperoleh dari basis data Google Scholar dan ScienceDirect berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Hasil sintesis menunjukkan bahwa keunggulan kompetitif sekolah secara dominan ditentukan oleh efektivitas kepemimpinan strategis dan pengelolaan SDM yang berkelanjutan. Strategi yang banyak ditemukan mencakup penguatan kompetensi guru, pengembangan budaya organisasi adaptif, serta optimalisasi modal intelektual seperti human capital, structural capital, dan social capital berdasarkan perspektif Resource-Based View (RBV). Selain itu, tren penelitian keunggulan kompetitif di bidang pendidikan masih didominasi pendekatan kualitatif dan studi literatur, dengan konteks beragam mulai dari sekolah Islam hingga pendidikan tinggi. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan bahwa SDM dan kepemimpinan merupakan faktor utama yang menentukan daya saing lembaga pendidikan. Penelitian lanjutan dengan pendekatan empiris disarankan untuk memperkuat validitas temuan dan memperluas pemahaman tentang implementasi strategi keunggulan kompetitif di berbagai jenjang pendidikan. Kata kunci: Keunggulan Kompetitif; kepemimpinan strategis; sumber daya manusia; Resource-Based View
Supervisi Akademik Oleh Kepala Sekolah Dasar Untuk Mendorong Independent Learning Siswa Berdasarkan Kajian Systematic Literature Review Barquna Tri Raraswati; Rahmania Utari
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the role of principals in establishing a culture of academic supervision to strengthen teachers’ pedagogical competence and encourage students’ independent learning. The research adopts a systematic literature review method by collecting, selecting, and analyzing relevant articles published between 2020 and 2025 in Indonesian and English. The reviewed studies focus on principals’ practices in supervising teaching processes, including lesson planning, classroom observation, feedback, and professional development. The findings indicate that structured and reflective supervision contributes significantly to improving teachers’ ability in planning, implementing, and evaluating learning. Teachers who receive continuous guidance from principals demonstrate progress in using varied methods, media, and evaluation strategies, leading to better learning outcomes. Furthermore, improved pedagogical competence has an indirect impact on students’ independent learning, as teachers are more capable of designing lessons that promote autonomy and active engagement. The study concludes that the principal’s leadership in fostering a culture of academic supervision is crucial for both teacher development and student learning independence. Keywords: Principal; Academic Supervision; Pedagogical Competence; Independent Learning. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala sekolah dalam membangun budaya supervisi akademik untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru sekaligus mendorong kemandirian belajar siswa. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis dengan menyeleksi dan menelaah artikel yang terbit antara tahun 2020 hingga 2025 dalam bahasa Indonesia maupun Inggris. Kajian difokuskan pada praktik kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi pembelajaran, mencakup perencanaan, observasi kelas, pemberian umpan balik, serta pembinaan profesional guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi yang terstruktur dan reflektif mampu meningkatkan kemampuan guru dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran. Guru yang mendapat bimbingan berkelanjutan dari kepala sekolah menunjukkan peningkatan dalam pemilihan metode, media, dan evaluasi pembelajaran sehingga kualitas hasil belajar lebih optimal. Selain itu, peningkatan kompetensi pedagogik guru berdampak tidak langsung pada kemandirian belajar siswa, karena guru mampu menyusun pembelajaran yang mendorong partisipasi aktif dan pengelolaan belajar secara mandiri. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan kepala sekolah dalam menumbuhkan budaya supervisi akademik berperan penting bagi pengembangan guru dan kemandirian belajar siswa. Kata kunci: Kepala sekolah; supervisi akademik; kompetensi pedagogik; kemandirian belajar.
Reputasi Sekolah dalam Perubahan Pendidikan: Tinjauan Literatur Sistematis tentang Strategi dan Tantangan Nur Aisyah Jamil; Rahmania Utari
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Rapid educational changes driven by globalization, digital transformation, and policy reforms have intensified challenges for schools in maintaining public trust and institutional legitimacy. In this context, school reputation has emerged as a strategic asset that reflects a school’s capacity to adapt to educational change. This study aims to systematically review the existing literature on school reputation by identifying key challenges and strategies for sustaining reputation amid contemporary educational transformation. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach, this study followed the PRISMA 2020 guidelines. Literature searches were conducted across Scopus, ERIC, and Google Scholar databases, covering publications from 2014 to 2025. From an initial pool of 193 articles, seven empirical studies met the inclusion criteria and were analyzed using thematic synthesis. The findings reveal that school reputation is influenced by both internal and external factors, including leadership adaptability, quality management systems, digital readiness, policy pressures, and stakeholder expectations. Effective strategies for maintaining school reputation include adaptive and collaborative leadership, consistent school branding, pedagogical innovation, and transparent communication with stakeholders. This study concludes that school reputation should be integrated into educational change management as an adaptive strategic asset rather than treated merely as institutional image. The study contributes to educational management literature by providing a systematic synthesis that links school reputation with educational change, offering a conceptual foundation for future empirical research and practical school leadership strategies. Keywords: educational change; school leadership; school reputation; systematic literature review; stakeholder trust Abstrak: Perubahan pendidikan yang cepat akibat globalisasi, transformasi digital, dan reformasi kebijakan telah meningkatkan tantangan bagi sekolah dalam menjaga kepercayaan publik dan legitimasi kelembagaan. Dalam konteks ini, reputasi sekolah muncul sebagai aset strategis yang mencerminkan kemampuan sekolah untuk beradaptasi terhadap perubahan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis literatur yang ada mengenai reputasi sekolah dengan mengidentifikasi tantangan utama serta strategi dalam mempertahankan reputasi di tengah transformasi pendidikan kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti pedoman PRISMA 2020. Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data Scopus, ERIC, dan Google Scholar terhadap publikasi yang terbit pada periode 2014–2025. Dari total awal 193 artikel, sebanyak tujuh studi empiris memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa reputasi sekolah dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, termasuk kemampuan adaptasi kepemimpinan, sistem manajemen mutu, kesiapan digital, tekanan kebijakan, serta ekspektasi para pemangku kepentingan. Strategi efektif dalam mempertahankan reputasi sekolah meliputi kepemimpinan yang adaptif dan kolaboratif, konsistensi branding sekolah, inovasi pedagogik, serta komunikasi yang transparan dengan pemangku kepentingan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa reputasi sekolah perlu diintegrasikan ke dalam manajemen perubahan pendidikan sebagai aset strategis yang adaptif, bukan sekadar dipandang sebagai citra kelembagaan. Studi ini berkontribusi pada khazanah literatur manajemen pendidikan dengan menyajikan sintesis sistematis yang mengaitkan reputasi sekolah dengan perubahan pendidikan, serta memberikan landasan konseptual bagi penelitian empiris selanjutnya dan strategi praktis kepemimpinan sekolah. Kata kunci: perubahan pendidikan; kepemimpinan sekolah; reputasi sekolah; tinjauan literatur sistematis; kepercayaan pemangku kepentingan
Dominasi Faktor Kepemimpinan dan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam Keunggulan Kompetitif Sekolah: Systematic Literature Review Anindita Nurfitriani; Rahmania Utari
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Competition among educational institutions requires schools to excel not only in academic outcomes but also in developing sustainable competitive advantage. This study aims to identify the dominance of leadership and human resource (HR) factors in building schools’ competitive advantage, examine research trends in terms of methods and locus, and synthesize the key factors influencing competitiveness. The study employed a Systematic Literature Review (SLR) by analyzing seven scientific articles published between 2020 and 2025 from Google Scholar and ScienceDirect databases, following predetermined inclusion and exclusion criteria. The synthesis results reveal that schools’ competitive advantage is predominantly determined by the effectiveness of strategic leadership and sustainable HR management. Common strategies include strengthening teacher competencies, fostering adaptive organizational culture, and optimizing intellectual capital components such as human capital, structural capital, and social capital through the Resource-Based View (RBV) framework. Furthermore, research trends on educational competitiveness remain dominated by qualitative and literature-based approaches, with diverse contexts ranging from Islamic schools to higher education institutions. Overall, this study confirms that leadership and human resources are the key determinants of educational institutions’ competitiveness. Future research with empirical approaches is recommended to enhance the validity of findings and deepen understanding of how competitive advantage strategies are implemented across educational levels. Keywords: Competitive advantange; strategic leadership; human resources; Resource-Based View Abstrak: Persaingan antar lembaga pendidikan menuntut sekolah untuk tidak hanya unggul dalam hasil akademik, tetapi juga memiliki keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dominasi faktor kepemimpinan dan sumber daya manusia (SDM) dalam membangun keunggulan kompetitif sekolah, meninjau tren penelitian dari aspek metode dan lokus, serta mensintesis faktor-faktor yang memengaruhi keunggulan tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis tujuh artikel ilmiah terbitan 2020–2025 yang diperoleh dari basis data Google Scholar dan ScienceDirect berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Hasil sintesis menunjukkan bahwa keunggulan kompetitif sekolah secara dominan ditentukan oleh efektivitas kepemimpinan strategis dan pengelolaan SDM yang berkelanjutan. Strategi yang banyak ditemukan mencakup penguatan kompetensi guru, pengembangan budaya organisasi adaptif, serta optimalisasi modal intelektual seperti human capital, structural capital, dan social capital berdasarkan perspektif Resource-Based View (RBV). Selain itu, tren penelitian keunggulan kompetitif di bidang pendidikan masih didominasi pendekatan kualitatif dan studi literatur, dengan konteks beragam mulai dari sekolah Islam hingga pendidikan tinggi. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan bahwa SDM dan kepemimpinan merupakan faktor utama yang menentukan daya saing lembaga pendidikan. Penelitian lanjutan dengan pendekatan empiris disarankan untuk memperkuat validitas temuan dan memperluas pemahaman tentang implementasi strategi keunggulan kompetitif di berbagai jenjang pendidikan. Kata kunci: Keunggulan Kompetitif; kepemimpinan strategis; sumber daya manusia; Resource-Based View
Supervisi Akademik Oleh Kepala Sekolah Dasar Untuk Mendorong Independent Learning Siswa Berdasarkan Kajian Systematic Literature Review Barquna Tri Raraswati; Rahmania Utari
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 Juni 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the role of principals in establishing a culture of academic supervision to strengthen teachers’ pedagogical competence and encourage students’ independent learning. The research adopts a systematic literature review method by collecting, selecting, and analyzing relevant articles published between 2020 and 2025 in Indonesian and English. The reviewed studies focus on principals’ practices in supervising teaching processes, including lesson planning, classroom observation, feedback, and professional development. The findings indicate that structured and reflective supervision contributes significantly to improving teachers’ ability in planning, implementing, and evaluating learning. Teachers who receive continuous guidance from principals demonstrate progress in using varied methods, media, and evaluation strategies, leading to better learning outcomes. Furthermore, improved pedagogical competence has an indirect impact on students’ independent learning, as teachers are more capable of designing lessons that promote autonomy and active engagement. The study concludes that the principal’s leadership in fostering a culture of academic supervision is crucial for both teacher development and student learning independence. Keywords: Principal; Academic Supervision; Pedagogical Competence; Independent Learning. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala sekolah dalam membangun budaya supervisi akademik untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru sekaligus mendorong kemandirian belajar siswa. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis dengan menyeleksi dan menelaah artikel yang terbit antara tahun 2020 hingga 2025 dalam bahasa Indonesia maupun Inggris. Kajian difokuskan pada praktik kepala sekolah dalam melaksanakan supervisi pembelajaran, mencakup perencanaan, observasi kelas, pemberian umpan balik, serta pembinaan profesional guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi yang terstruktur dan reflektif mampu meningkatkan kemampuan guru dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran. Guru yang mendapat bimbingan berkelanjutan dari kepala sekolah menunjukkan peningkatan dalam pemilihan metode, media, dan evaluasi pembelajaran sehingga kualitas hasil belajar lebih optimal. Selain itu, peningkatan kompetensi pedagogik guru berdampak tidak langsung pada kemandirian belajar siswa, karena guru mampu menyusun pembelajaran yang mendorong partisipasi aktif dan pengelolaan belajar secara mandiri. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan kepala sekolah dalam menumbuhkan budaya supervisi akademik berperan penting bagi pengembangan guru dan kemandirian belajar siswa. Kata kunci: Kepala sekolah; supervisi akademik; kompetensi pedagogik; kemandirian belajar.