Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH

LITERASI DIGITAL KEKINIAN AGAR KOMUNIKASI LEBIH BERMAKNA Rizky Fauziah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4, No 2 (2021): June 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v4i2.646

Abstract

Sebagai masyarakat yang tumbuh di era perkembangan teknologi yang begitu pesat, tentu akan saling terhubung satu sama lain. Saat ini tingginya tingkat penggunaan media sosial serta mudahnya dalam mengakses informasi sudah tidak bisa diragukan lagi. Namun masih saja ada masyarakat yang masih termakan oleh berita Hoax. Belum lagi muncul fenomena baru yaitu Fear of Missing Out (FOMO) yang bisa membuat pengguna media sosial merasa gelisah jika ketinggalan dengan yang sedang terjadi di media sosial. Selain itu hal ini juga meyebabkan turunnya kualitas komunikasi yang terjadi karena media sosial maupun fenomena FOMO. Hal inilah yang membuat pentingya literasi digital diberikan agar masyarakat yang tumbuh di era ini bisa semakin cakap dalam menggunakan  media digial terutama media sosial, dan membuat komunikasi lebih bermakna dengan juga menerapkan fenomena Joy of Missing Out (JOMO) yang sudah merasa cukup walau hanya membuka media sosial sebentar. Literasi digital diperlukan agar kegiatan yang menyangkut dengan media digital bisa membawa hal positif untuk penggunannya.
CLUSTERING TINGKAT PROMOSI KAMPUS DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS (STUDI KASUS KAMPUS STMIK ROYAL KISARAN) Andrew Ramadhani; Parini Parini; Rizky Fauziah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 4, No 1 (2021): February 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v4i1.480

Abstract

Management Kampus swasta sangat memperhatikan kuantitas mahasiswa.Maka dari itu kampusSTMIK Royal Kisaran melakukan promosi ke sekolah-sekolah lanjutan tingkat atas di Kabupaten Asahan. Untuk membentuk kerjasama yang baik, maka akan dilakukan kontribusi terhadap sekolah yang berpotensi dengan memanfaatkan data penerimaan mahasiswa baru t.a 2017/2018 dan data sosialisasi tahun 2017. Dalam penelitian ini metode yang digunakanK-meansdengan bentuk algoritma clusteringyang bertujuan untuk menentukanprioritassekolah-sekolah berpotensi. Setelah di dapat hasil cluster sekolah prioritas, maka dapat di tentukan kontribusi dari kampus berupa Workshop IT, Simulasi Try Out UNBK, dan Sponsor Edukasi IT sesuai kebutuhan sekolah tersebut. Hasil kontribusi kampus terhadap sekolah di harapkan dapat meningkatkan hubungan kerjasama antara kampus dan sekolahdan sebagai parameter fluktuasi sekolah prioritas, yang berdampak pada bertambahnya jumlah penerimaan mahasiswa pada kampus STMIK Royal Kisaran.
POLA KOMUNIKASI RELAWAN DIGITAL PADA AKUN TWITTER DAN INSTAGRAM SEKOLAH RELAWAN TERHADAP MANAJEMEN BENCANA DI INDONESIA Rizky Fauziah; Iskandar Zulkamain
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6, No 1 (2023): February 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i1.1171

Abstract

Relawan digital yang membuat mudah dalam penyebaran informasi meski tidak secara bertemu satu sama lain adalah keinginan untuk melaksanakan dan meningkatkan pengetahuan teknis terutama penggunaan ICT (Information Communication Technology). Media sosial tentu saja memaparkan kesempatan untuk menyesuaikan cara berkomunikasi. Komunikasi organisasi mempunyai pola atau aliran komunikasi yang berbeda-beda yaitu circles (pola lingkaran), wheels (roda), Y, chains (rantai), dan all channels atau bintang (semua aliran). Relawan digital pada akun media sosial terbanyak saat ini di Indonesia untuk penyebaran beragam informasi terkait dengan pelaksanaan penanganan bencana setiap harinya yaitu akun @sekolahrelawan. Sekolah relawan membuat program yang menarik dan mengangkat realitas sosial yang terdiri dari penduduk sekitar. Kontribusi akun media sosial pada manajemen bencana dari @sekolahrelawan menjadi media komunikasi secara otomatis. Manajemen bencan alam adalah upaya yang karakter formal mengikuti ketentuan yang berlaku, terdri dari empat tahap yaitu mitigasi (mitigation), persiapan (preparedness), respon (response), dan pemulihan (recovery). Bencana alam di Indonesia tentu tidak dapat untuk dihindari namun sejauh ini dapat dikendalikan melalui keberadaan para relawan.
EKSISTENSI RELAWAN DIGITAL DALAM PENYEBARAN HASHTAG #PRAYFORRUA DI “X" SEBAGAI RESPON PADA MANAJEMEN BENCANA Fauziah, Rizky
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2735

Abstract

Abstract: The Ternate flash flood is a topic that is highlighted by many journalists on the X application timeline. The existence of digital volunteers can be seen in spreading hashtags #prayforrua which help the response stage in disaster management. The purpose of the study was to see the role of digital volunteers in disseminating disaster information with #prayforrua hashtags. The research method is carried out quantitatively according to the stages of communication network analysis. Based on the results of the calculation of data execution using NodeXL, @sabualamo account became the main digital volunteer account that disseminated disaster information with the hashtag #prayforrua. The existence of digital volunteers has succeeded in disseminating information that helps the response stage in disaster management and is even able to mobilize donations for victims of the Ternate flood disaster. Keywords: Communication Network Analysis, X Application, Flash Floods, Digital Volunteers, Response, Disaster Management, #prayforrua Abstrak: Banjir bandang Ternate menjadi topik yang banyak disoroti warganget pada linimasa aplikasi X. Banjir bandang ini disebabkan adanya sumbatan-sumbatan baik secara alami maupun buatan yang terjadi pada bagian hulu atas Sungai. Eksistensi relawan digital terlihat dalam menyebarkan hashtag #prayforrua yang membantu tahap respon dalam manajemen bencana. Tujuan penelitian dilakukan untuk melihat peran relawan digital dalam menyebarkan informasi bencana dengan hashtag #prayforrua. Metode penelitian dilakukan secara kuantitatif sesuai dengan tahapan pada analisis jaringan komunikasi. Berdasarkan hasil perhitungan eksisntensi data menggunakan NodeXL, akun @sabualamo menjadi akun sebagai relawan digital utama yang menyebarkan informasi bencana dengan hashtag #prayforrua. Eksistensi relawan digital berhasil menyebarkan informasi yang membantu tahap respon pada manajemen bencana bahkan mampu menggerakkan penggalangan donasi bagi korban bencana banjir Ternate. Kata kunci: Analisis Jaringan Komunikasi, Aplikasi X, Banjir Bandang, Relawan Digital, Respon, Manajemen Bencana, #prayforrua.
ANALISIS JARINGAN KOMUNIKASI (SOCIAL NETWORK ANALYSIS) PROGRAM MBG INDONESIA Fauziah, Rizky
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4007

Abstract

Abstract: The Free Nutritious Meal (MBG) program, launched in early 2025, has sparked considerable controversy and a communication crisis. Between January 6 and May 1, 2025, the program operated amid increasing complaints, including 17 reported food poisoning incidents involving 1,602 victims across 10 provinces, delays in payments to MBG’s food provider partners, and sweeping cost-efficiency. These controversies have led to a crisis of public trust, which is observable through shifts in public opinion on X. This study aims to map the communication network surrounding the MBG discourse on X in Indonesia. The investigation focuses on user activity volume, top influencers, viral posts, inter-user communication networks, and sentiment analysis. The research applies a social network analysis method using X as the data source. The findings indicate that, between May 1 and May 31, 2025, 400 active X users disseminated information about the MBG program, resulting in 498 communication networks. The data analysis suggests that government actors were largely absent in addressing the communication breakdown, which itself became a major trigger of the crisis.                               Keywords: MBG, food poisoning, efficiency, X, communication crisis, Indonesia                                 Abstrak: Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), yang diluncurkan pada awal tahun 2025, telah memicu kontroversi dan krisis komunikasi yang cukup besar. Antara 6 Januari dan 1 Mei 2025, program ini beroperasi di tengah meningkatnya keluhan, termasuk 17 insiden keracunan makanan yang dilaporkan yang melibatkan 1.602 korban di 10 provinsi, keterlambatan pembayaran kepada mitra penyedia makanan MBG, dan efisiensi biaya yang meluas. Kontroversi ini telah menyebabkan krisis kepercayaan publik, yang dapat diamati melalui pergeseran opini publik tentang X. Studi ini bertujuan untuk memetakan jaringan komunikasi seputar wacana MBG tentang X di Indonesia. Investigasi ini berfokus pada volume aktivitas pengguna, influencer teratas, unggahan viral, jaringan komunikasi antarpengguna, dan analisis sentimen. Penelitian ini menerapkan metode analisis jaringan sosial dengan menggunakan X sebagai sumber data. Temuan menunjukkan bahwa, antara 1 Mei dan 31 Mei 2025, 400 pengguna X aktif menyebarkan informasi tentang program MBG, yang menghasilkan 498 jaringan komunikasi. Analisis data menunjukkan bahwa aktor pemerintah sebagian besar absen dalam mengatasi gangguan komunikasi, yang menjadi pemicu utama krisis. Kata kunci: MBG, keracunan makanan, efisiensi, X, krisis komunikasi, Indonesia