Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH

PEMETAAN TANAH WAKAF DI KABUPATEN ASAHAN BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Romy Aulia; Yori Apridonal M; Febby Madonna Yuma
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5, No 1 (2022): February 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v5i1.813

Abstract

Wakaf adalah salah satu bagian asset terpenting yang dimiliki oleh umat Islam diseluruh dunia. Untuk itu, wakaf wajib dikelola dengan baik serta dikembangkan dan dimanfaatkan untuk kepentingan umat. Salah satu bentuk wakaf adalah wakaf berupa tanah atau lahan. Kabupaten Asahan adalah salah satu kabupaten di Republik Indonesia, lebih tepatnya terletak di Provinsi Sumatera Utara. Di Kabupaten Asahan terdapat banyak tanah atau lahan yang sudah berubah menjadi tanah wakaf. Namun banyak diantara objek tanah wakaf tersebut yang belum diketahui oleh masyarakat luas karena kurangnya informasi. Seiring dengan perkembanagan teknologi, munculah Sistem Informasi Geografi yang bisa menyimpan data dan menunjukan informasi mengenai lokasi suatu tempat. Untuk itu dibuatlah pemetaan tanah wakaf di Kabupaten Asahan berbasis system informasi geografis agar dapat membantu pendataan dan memberikan informasi kepada para stackholder dan masyarakat terkait informasi persebaran tanah wakaf di Kabupaten Asahan. 
CLUSTERISASI TINGKAT PERSEPSI MAHASISWA PADA MATA KULIAH E-BISNIS Yuma, Febby Madonna; Christy, Tika; Tasril, Virdyra
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 6, No 3 (2023): October 2023
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v6i3.1490

Abstract

E-Bisnis merupakan transaksi atau kegiatan bisnis maupun usaha yang dilakukan secara otomatis dengan memanfaatkan jaringan komputer dan tekologi internet. .Transaksi bisnis mencakup banyak bidang yang dapat dilakukan seperti transfer finansial, pembelian dan penjualan barang, promosi dan pengiriman informasi tentnag perjanjian kerja sama bisnis. Mata kuliah E-Bisnis merupakan mata kuliah wajib yang di pelajari oleh mahasiswa STMIK Royal khususnya mahasiswa semester 7. Dengan adanya mata kuliah e bisnis ini mahasiswa dapat mengetahui bagaimana menjalankan usaha maupun bisnis dengan baik pada era digital saat ini. Untuk melihat sejauh mana tingkat kemampuan mahasiswa yang tergolong beragam terhadap mata kuliah E-bisnis tersebut, maka diperlukan clustering atau pengelompokan berdasarkan tingkat pemahaman mahasiswa dalam memahami mata kuliah tersebut yang mana dengan adanya clustering ini dapat membantu mengukur tingkat pemahaman mahasiswa terhadap mata kuliah E-Bisnis. Penelitian ini menggunakan teknik data mining dengan metode K-Means Clustering untuk mengetahui persebaran tingkat pemahaman mahasiswa terhadap mata kuliah E-Bisnis. Tujuan penelitian ini untuk melihat sejauh mana tingkat keberhasilan mata kuliah E-Bisnis yang dicanangkan lewat hasil pembelajaran satu semester dan menjadikan hasil clustering tersebut sebagai tolak ukur untuk mengembangkan mata kuliah tersebut dan menjadi bahan evaluasi bagi mahasiswa yang tidak memahami mata kuliah tersebut.
RUMAH AMAN ANAK ASAHAN (RAAA) DALAM MENDUKUNG PEMERINTAH DAERAH DAN APARAT PENEGAK HUKUM UNTUK MELINDUNGI ANAK DARI KEKERASAN SEKSUAL Sinurat, Asri Vivi Yanti; Yuma, Febby Madonna; Syahputra, Abdul Karim; Sirait, Kiki Adha
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3978

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to examine how the Asahan Children's Safe House (RAAA) assists the local government and law enforcement in protecting children in Asahan Regency from sexual violence. In-depth interviews with RAAA administrators, social services officials, police officers from the Women and Children Protection Unit (UPA), psychosocial support officers, and direct observation of RAAA services were used to collect data using qualitative and descriptive approaches. The study findings indicate that RAAA is an important integrated service center and has successfully enhanced inter-agency collaboration while offering temporary protection, legal assistance, and psychological recovery for victims. Operational budget constraints, public stigma, lengthy legal procedures, and a lack of skilled human resources are some of the challenges faced by RAAA. Other challenges include an unintegrated data management system and a lack of supporting infrastructure. In conclusion, RAAA has had a substantial positive impact, but requires better coordination with the local government and community to overcome these challenges and ensure optimal and sustainable fulfillment of the rights of child victims of sexual violence. Keyword: Asahan Children's Safe House; Sexual Violence Against Children; Local Government; Law Enforcement Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana Rumah Aman Anak Asahan (RAAA) membantu pemerintah daerah dan penegak hukum dalam melindungi anak-anak di Kabupaten Asahan dari kekerasan seksual. Wawancara mendalam dengan pengurus RAAA, dinas sosial, petugas kepolisian dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPA), petugas pendukung psikososial, dan observasi langsung terhadap layanan RAAA digunakan untuk mengumpulkan data menggunakan pendekatan kualitatif dan deskriptif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa RAAA merupakan pusat layanan terpadu yang penting dan telah berhasil meningkatkan kolaborasi antarlembaga sekaligus menawarkan perlindungan sementara, bantuan hukum, dan pemulihan psikologis bagi korban. Anggaran operasional, stigma publik, prosedur hukum yang panjang, dan kurangnya sumber daya manusia yang ahli merupakan beberapa kesulitan yang dihadapi RAAA. Tantangan lainnya meliputi sistem manajemen data yang belum terintegrasi dan kurangnya infrastruktur pendukung. Kesimpulannya, RAAA telah memberikan dampak positif yang substansial, tetapi membutuhkan koordinasi yang lebih baik dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk mengatasi kesulitan-kesulitan ini dan memastikan pemenuhan hak-hak anak korban kekerasan seksual yang optimal dan berkelanjutan. Kata kunci: Rumah Aman Anak Asahan; Kekerasan Seksual Terhadap Anak; Pemerintah Daerah; Penegak Hukum
STUDENTS' PERCEPTION OF THE #KABURAJADULU PHENOMENON (CASE STUDY) Latiffani, Chitra; Yuma, Febby Madonna; Anjani, Anjani
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4560

Abstract

Abstract: This study maps students’ perceptions of the #KaburAjaDulu phenomenon across four aspects: understanding, exposure sources, causal factors, and perceived impacts. The analyzed questionnaire dataset comprises approximately N = 72 respondents. Descriptive results show that most respondents reported being Aware (55.6%) about #KaburAjaDulu; the most dominant initial exposure source was Social media (X, Instagram, TikTok, etc.) (88.9%). Attitudes toward people seeking opportunities abroad tended to be positive, with the 'Support' category reaching 47.2%. In the long run, the most frequently perceived impact was Loss of potential workforce (52.8%). These findings underscore the strong role of social media in shaping perceptions and the ambivalence between global opportunities and the risk of brain drain. Keyword: KaburAjaDulu; perception; phenomenon; students; social media. Abstrak: Penelitian ini menyajikan gambaran persepsi mahasiswa terhadap fenomena #KaburAjaDulu melalui empat aspek: pemahaman, asal paparan, faktor penyebab, dan dampak yang dipersepsikan. Dataset kuesioner yang dianalisis berjumlah sekitar N = 72 responden. Hasil deskriptif menunjukkan sebagian besar responden menyatakan Tahu (55.6%) terhadap isu #KaburAjaDulu; sumber pertama yang paling dominan adalah Media sosial (X, Instagram, TikTok, dll.) (88.9%). Sikap terhadap orang yang mencari peluang di luar negeri cenderung positif dengan kategori 'Mendukung' mencapai 47.2%. Dalam jangka panjang, dampak yang paling sering dipersepsikan adalah Kehilangan potensi tenaga kerja (52.8%). Temuan ini menegaskan kuatnya peran media sosial dalam pembentukan persepsi serta adanya ambivalensi antara peluang global dan risiko brain drain. Kata kunci: KaburAjaDulu; fenomena; mahasiswa; persepsi; social media.