Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : POLYGLOT

PENGARUH HARGA TANAMAN PANGAN DAN UPAH PETANI TERHADAP KONSUMSI [THE INFLUENCE OF FOOD CROPS PRICES AND FARMERS' WAGES ON CONSUMPTION] Selvi Esther Suwu; Andry Panjaitan
Polyglot Vol 17, No 2 (2021): JULY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v17i2.2576

Abstract

This study aims to determine the effect of crops prices and farmers' wage on consumption rate in Indonesia. Agriculture is one of the primary sectors when it comes to fulfilling society's needs and livelihood. Indonesia's developing economic rate today displays the development of our agricultural sector, which is related to farmers' consumption rate. However, farmers could only afford it if they've obtained adequate wage. Farmers' income are heavily influenced by the prices of crops. This study utilized Eviews as the primary data processing software, in addition to that data was obtained secondarily from Badan Pusat Statistik (Statistics Indonesia). Secondary data obtained was 72 data from 2011 - 2016, containing real and nominal wage of farmers, crops' prices, and consumption rate in Indonesia. This study adopts quantitative research method and hypothesis was tested with regression model on the panel data. Results showed that the selected RE model and farmers 'wages significantly affected consumption rate, crops' prices did not have significant effect on consumption and no strong correlation between crops' prices and farmers' wages was found.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh harga tanaman pangan dan upah petani terhadap konsumsi di Indonesia. Sektor pertanian masih menjadi salah satu sektor utama dalam memenuhi kebutuhan masyarakat maupun sebagai mata pencarian. Berkembangnya perekonomian di Indonesia memperlihatkan juga perkembangan sektor pertaniannya yang kemudian berkaitan dengan  konsumsi petani, sedangkan petani mampu untuk mengkonsumsi jika ada upah yang memadai. Pendapatan atau upah petani salah satunya dipengaruhi oleh harga tanaman pangan. Penelitian ini menggunakan Eviews sebagai software pengolah data, data diperoleh dari data sekunder yaitu dari Badan Pusat Statistik. Data sekunder yang diambil sebanyak 72 data yang adalah data upah petani riil dan nominal, harga beberapa tanaman pangan dan data konsumsi di Indonesia, semua data diambil dari tahun 2011 sampai dengan 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan pengujian yang dilakukan dengan software Eviews yaitu regresi data panel. Hasil dari penelitian ini adalah yang terpilih model RE dan upah petani berpengaruh secara signifikan terhadap konsumsi, harga tanaman pangan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap konsumsi dan tidak ada korelasi yang kuat antara harga tanaman pangan dengan upah petani.
ACTIVITY PARTICIPATION AND STUDENT PROFILES IN A GEN Z UNIVERSITY Andry Manodotua Panjaitan; Agustina Christiani; Natalia Hartono; Evanglin Millenia Lumempow
Polyglot Vol 17, No 1 (2021): JANUARY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/pji.v17i1.2570

Abstract

Human resources are an important factor in the industrial world because they help innovate, create, and lead (soft skills). The industrial sector in the future will be dominated by Generation Z individuals, most of whom are currently university students. Therefore, it is very important for students to develop their soft skills. One way for students to develop soft skills is by participating in student activities. Based on research conducted at Universitas Pelita Harapan, results show that 22% of students are not actively participating in student activities. The aim of this research was to find and analyze the correlation between student profiles, namely the student's home faculty/academic major, class, and gender, with inactive participation in student activities. This study also analyzes the reasons for and considerations of student inactivity based on the characteristics of Generation Z and provides suggestions for student activities desired by students. Data was collected using a questionnaire filled out by 1214 respondents and interviews, then processed using SPSS software version 25.  The results of the data processing show that there is a correlation between student profiles, namely faculty/academic major and class, with the inactivity of students participating in student activities (p-value <0.05) and there is not a sufficient correlation between gender and student inactivity in student activities (p-value > 0.05). There are several reasons and considerations that cause students not to actively participate in student activities which are then used as suggestions for new student activities.BAHASA INDONESIA ABSTRACT: Sumber Daya Manusia merupakan salah satu aset penting dalam dunia Industri karena memiliki kemampuan untuk berinovasi, berkreasi dan memimpin (soft skill). Angkatan kerja pada era industri ini akan diisi oleh para individu generasi Z, sebagian besar adalah mahasiswa perguruan tinggi. Oleh sebab itu sangat penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan softskill mereka. Salah satu cara mengembangkan softskill pada mahasiswa adalah dengan mengikuti kegiatan kemahasiswaan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Universitas Pelita Harapan, diketahui bahwa terdapat 22% mahasiswa yang tidak aktif mengikuti kegiatan kemahasiswaan. Penelitian ini dilakukan di Universitas Pelita Harapan, dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis hubungan antara profil mahasiswa, yaitu fakultas asal mahasiswa, angkatan, dan jenis kelamin dengan ketidakaktifan dalam mengikuti kegiatan kemahasiswaan. Lalu, untuk menganalisis alasan dan pertimbangan ketidakaktifan mahasiswa dihubungkan dengan karakteristik generasi Z berdasarkan teori yang ada, serta memberikan usulan dan saran kegiatan kemahasiswaan bagi UPH. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan wawancara, kemudian diolah dengan software SPSS. Hasil pengolahan data menunjukan bahwa terdapat hubungan antara profil mahasiswa yaitu fakultas dan angkatan dengan ketidakaktifan mahasiswa dalam mengikuti kegiatan kemahasiswaan (p-value <0,05) dan tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan ketidakaktifan mahasiswa dalam mengikuti kegiatan kemahasiswaan (p-value >0,05). Terdapat beberapa alasan dan pertimbanagan yang menyebabkan mahasiswa tidak aktif mengikuti kegiatan kemahasiswaan. Setelah itu, usulan dan saran dapat dilakukan analisis lebih lanjut mengenai jenis kegiatan yang paling sesuai untuk dilaksanakan, berdasarkan profil mahasiswa yang berbeda-beda.