Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

KAJIAN ETIOLOGI KRIMINAL TERHADAP KASUS CYBER BULLYING DI INDONESIA Mahendra, Prastya Agung; Hartiwiningsih, '; Pratiwi, Dian Esti
Recidive : Jurnal Hukum Pidana dan Penanggulangan Kejahatan Vol 9, No 3 (2020): DESEMBER
Publisher : Criminal Law Section Faculty of Law Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/recidive.v9i3.47417

Abstract

AbstrakKajian etiologi kriminal diperlukan sebagai dasar pengambil keputusan untuk menangani kasus cyber  bulling yang meningkat dewasa ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kajian etiologi terhadap tindak pidana cyber bullying dan upaya pencegahannya. Metode penelitian ini menggunakan kombinasi penelitian yuridis normatif dan yuridis empiris. Metode analisis data menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mendorong pelaku tindak pidana cyber bullying adalah: (a) faktor intern: kekecewaan, kekesalan, dan ketidaktahuan pelaku bahwa tindakannya dilarang oleh undang-undang; (b) faktor ekstern: kemajuan teknologi informasi yang melahirkan banyak bentuk dan jenis kriminalitas, pola asuh permisif dan otoriter di keluarga, teman sebaya, budaya masyarakat yang kacau, penuh prasangka dan diskriminasi, dan konflik mendorong anak/remaja menjadi pelaku cyber bullying. Upaya penanggulangan hukum atas terjadinya tindak pidana cyber bullying di Indonesia adalah dengan upaya penal dan non penal. Upaya penal dengan tindakan yang dilakukan oleh aparatur penegak hukum dan non penal dengan pendekatan moral.Kata kunci : Etiologi Kriminal, Cyber Bullying AbstractA criminal etiology study is needed as a basis for decision makers to handle cases of cyber bulling which  are increasing today. The research aim to look at the etiological analysis of someone who commits the crime of cyber bullying and the prevented. This research uses a combination of juridical normative and empirical juridical research. The results showed that the factors that led to the perpetrators of cyber bullying were: (a) internal factors, including disappointment, resentment, and the perpetrator’s ignorance that his actions were prohibited by law; (b) external factors: advances in information technology that give birth to many forms and types of crime, permissive and authoritarian parenting in families, peer, chaotic, prejudiced and national cultural in society, and conflict encourages children or teenagers to become cyber bullying. Legal countermeasures against cyber bullying are criminal and non-penal measures. Penal efforts with actions taken by law enforcement officials and non-penal with a moral approach.Keywords : Etiology of Crime, Cyber   Bullying
PERLINDUNGAN BERBASIS KOMUNITAS SEBAGAI SOLUSI MENGHINDARI JERATAN PINJAMAN DARING/ONLINE ILEGAL Anita Zulfiani; Hartiwiningsih Hartiwingsih; Lushiana Primasari; Diana Lukitasari; Subekti Subekti; Dian Esti Pratiwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat : BAKTI KITA Vol. 6 No. 2 (2025): Mei - Oktober
Publisher : LPPM Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/baktikita.v6i2.10711

Abstract

Keberadaan pinjaman online/daring ilegal menjadi persoalan dalam masyarakat. Keterbatasan literasi hukum menjadikan sebagian masyarakat mudah terjerat dalam praktik pinjaman daring ilegal yang disertai bunga tidak wajar. intimidasi, dan penyalahgunaan data pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimanakah bentuk perlindungan bagi masyarakat untuk menghindarkan jeratan pinjaman daring ilegal. Penelitian dilakukan menggunakan metode campuran, yaitu metode empiris untuk melihat kondisi faktual di masyarakat. Pendekatan normatif digunakan untuk menganalisis bagaimana konsep perlindungan berbasis komunitas dapat ditempuh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlindungan terhadap masyarakat dari jeratan pinjaman daring dilakukan melalui edukasi hukum berkelanjutan dan mendorong pembentukan bank komunitas di lingkungan Kelurahan Kadipiro Surakarta. Implikasi dari penelitian ini adalah perluasan model perlindungan berbasis komunitas. Kata Kunci: Perlindungan masyarakat, komunitas, pinjaman online/daring illegal.