Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Penerapan Manajemen Peningkatan Mutu Tenaga Pendidik (Studi di SMP Negeri 1 Pringgabaya dan MTs Negeri 3 Lombok Timur) Hamdi Rahman; Yudin Citriadin; Muhammad Thohri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.3128

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis mengetahui implementasi manajemen peningkatan mutu tenaga pendidik dan keterlibatan stakeholder dalam peningkatan mutu tenaga pendidik. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dalm tiga tahap yaitu reduksi data, display data dan conclusion drawing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi manajemen peningkatan mutu tenaga pendidik dilakukan dengan cara melakukan perencanaan, melakukan pengorganisasian, menggerakkan (actuating), dan melakukan pengawasann. Selain itu juga difokuskan pada empat kompetensi guru sebagai indikator mutu tenaga pendidik diantaranya kompetensi profesional, kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian (personal) kompetensi social guru. Keterlibatan stakeholder dalam peningkatan mutu tenaga pendidik diantaranya keterlibatan stakeholder dalam memberikan gagasan (ide, pikiran dan pendapat), keterlibatan stakeholder dalam pengambilan keputusan keterlibatan stakeholder dalam memberikan motivasi dan keterlibatan stakeholder dalam finansial/materi.
Sinergi Strategi Kepemimpinan dan Integrasi Teknologi dalam Mendorong Transformasi Pendidikan Islam: Sebuah Review Syaharuddin Syaharuddin; Yudin Citriadin; Alfira Mulya Astuti
Ulul Albab: Majalah Universitas Muhammadiyah Mataram Vol 30, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jua.v30i2.40233

Abstract

Transformasi pendidikan Islam di era digital menuntut adanya sinergi antara strategi kepemimpinan dan integrasi teknologi untuk meningkatkan kualitas, relevansi, dan daya saing lembaga pendidikan. Namun, perkembangan penelitian terkait kedua aspek tersebut masih tersebar dan belum banyak disintesis secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis perkembangan kajian mengenai sinergi strategi kepemimpinan dan integrasi teknologi dalam mendorong transformasi pendidikan Islam. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan sumber data yang diperoleh dari Scopus, DOAJ, Dimensions, dan Google Scholar pada periode 2016–2025. Seleksi artikel dilakukan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan bibliometrik berbantuan perangkat lunak VOSviewer serta sintesis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi pendidikan Islam dipengaruhi oleh kepemimpinan transformasional, integrasi teknologi pembelajaran, penguatan kompetensi digital, dan inovasi kelembagaan yang saling berinteraksi dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif. Meskipun demikian, masih ditemukan tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital, serta belum optimalnya pengembangan pedagogi digital berbasis nilai-nilai Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan transformasi pendidikan Islam memerlukan integrasi antara kepemimpinan, teknologi, dan nilai keislaman. Temuan penelitian memberikan implikasi bagi pengembangan model pedagogi digital Islam, penguatan kapasitas kepemimpinan, serta perumusan kebijakan pendidikan Islam yang berkelanjutan di era digital.
The Role of Continuing Professional Development (CPD) in Enhancing Teaching Quality: A Systematic Literature Review Syaharuddin Syaharuddin; Yudin Citriadin; Hazat Usman Mashwani
JITU Jurnal Ilmiah Tarbiyah Umat Vol. 16 No. 1 (2026): JITU Jurnal Ilmiah Tarbiyah Umat
Publisher : Universitas Islam DDI A.G.H Abdurrahman Ambo Dalle

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36915/jitu.v16i1.544

Abstract

This study aims to analyze the role of Continuing Professional Development (CPD) in improving the quality of teaching among teachers in schools. The methodology used in this research is a Systematic Literature Review (SLR), with sources of literature selected from Scopus, DOAJ, and Google Scholar, published between 2018 and 2024. The findings of this study indicate that CPD has proven to be effective in enhancing teachers' competencies, students' creativity, and overall teaching quality. However, despite numerous studies showing significant improvements after CPD, challenges such as limited resources, participant engagement, and resistance to change remain major barriers to the success of training programs. Additionally, issues related to infrastructure limitations and access to quality education in underserved areas further contribute to the existing disparities that need greater attention. These findings highlight the importance of developing more inclusive and sustainable training models to address these challenges, ensuring that the outcomes of CPD are maximized and have a broader impact on improving the quality of education.
The Effectiveness of Principals’ and Teachers’ Roles In Enhancing Learning Management in Secondary Schools Syaharuddin; Yudin Citriadin; Hazat Usman Mashwani
Educate : Journal of Education and Learning Vol. 4 No. 2 (2026): Educate : Journal of Education and Learning
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/educate.v4i2.2011

Abstract

This study aims to systematically review and analyze the effectiveness of principals’ and teachers’ roles in enhancing learning management in secondary schools. Utilizing the Systematic Literature Review (SLR) method, this research examines scholarly articles retrieved from the Dimensions and Scopus databases, published over the past 10 years. The primary focus of the study is to identify the contributions of principals and teachers in improving the quality of learning, including the implementation of educational technology as an innovative strategy. The findings indicate that educational technology offers significant benefits in supporting learning management; however, its success is not uniform. Key factors such as technology design, user acceptance, and applied pedagogical strategies are critical in determining its effectiveness. This study highlights the importance of collaboration between principals and teachers in creating effective learning environments and emphasizes the need for integrated learning management strategies to address challenges in modern education. 
A Decade of Implementation and Integration of Technology in Curriculum Management in Modern Pesantren Syaharuddin Syaharuddin; Yudin Citriadin; Hazat Usman Mashwani
CAHAYA: Journal of Research on Science Education Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Alpatih Harapan Semesta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70115/cahaya.v4i2.581

Abstract

This research is important to do considering the rapid development of technology that requires educational institutions, including modern pesantren, to adapt in improving the quality of curriculum management and learning quality. In addition, the need for leadership strategies that are responsive to technological change is also a crucial aspect in encouraging teacher professionalism. This study aims to examine the implementation and integration of technology in curriculum management in modern pesantren over the past decade. The approach used is qualitative research with the Systematic Literature Review (SLR) method. Data sources were obtained from two main databases, namely Dimensions and Scopus, with a publication range of the last ten years to ensure the relevance and novelty of the data analyzed. The main focus of this study is on leadership strategies in encouraging teacher professionalism through the use of technology in curriculum management. The findings further indicate that effective technology integration requires strategic leadership, continuous teacher professional development, and adequate digital infrastructure to ensure sustainable curriculum transformation in modern pesantren. This study contributes to the development of a conceptual understanding of technology-based curriculum management by synthesizing leadership, curriculum innovation, and digital transformation into an integrated perspective. The study recommends that policymakers and pesantren leaders formulate comprehensive digital curriculum policies accompanied by systematic teacher capacity-building programs to support sustainable educational quality improvement.
Manajemen Pesantren dalam Menghadapi Era Digital Lalu Ahmad Atam Kuswari; Yudin Citriadin
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 8, No 4 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v8i4.36664

Abstract

Abstract: This study aims to describe the role of pesantren management in facing the digital era with a focus on pesantren management and strategies in facing the digital era. The type of research used is a literature study, where researchers collect and analyze data from various relevant literature, both in the form of books, journal articles, research reports, and other scientific sources. Based on the results of the literature review, the researcher concluded that pesantren in facing the digital era is carried out by conveying moral messages through social media, using mobile applications to learn books, strengthening ukhuwah between students through social media communities and using digital platforms to teach traditional values such as aswaja. Thus, Islamic boarding schools in the digital era need to have readiness, adaptation, and innovation technically and spiritually, in order to remain relevant and contribute to the development of students in the modern era.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran manajemen pesantren dalam menghadapi era digital dengan fokus pada manajemen dan strategi pesantren dalam menghadapi era digital. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi pustaka, dimana peneliti mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai literatur yang relevan, baik berupa buku, artikel jurnal, laporan penelitian, maupun sumber ilmiah lainnya. Berdasarkan hasil kajian literatur, peneliti menyimpulkan bahwa pesantren dalam menghadapi era digital dilakukan dengan penyampaian pesan moral melalui media sosial, penggunaan aplikasi mobile untuk belajar kitab, penguatan ukhuwah antar santri melalui komunitas media sosial dan pemanfaatan platform digital untuk mengajarkan nilai-nilai tradisional seperti aswaja. Dengan demikian, pesantren di era digital perlu memiliki kesiapan, adaptasi, dan inovasi secara teknis maupun spiritual, agar tetap relevan dan berkontribusi bagi perkembangan santri di era modern.
Analisis Perbandingan Kepemimpinan Otoriter dengan Prinsip Kepemimpinan Berbasis Nilai Agama Diya Alfina; Yudin Citriadin
HARVESTER: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen Vol 10, No 1 (2025): Teologi dan Kepemimpinan Kristen - Juni 2025
Publisher : STTI Harvest Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52104/harvester.v10i1.232

Abstract

Material or financial achievements. Many psychological and social factors also influence employees’ subjective well-being, one of which is the leadership style applied within the organization. This study aims to compare two different leadership models: authoritarian leadership and value-based leadership grounded in religious principles (Christianity and Islam). Using a literature review approach, this research explores the impact of each leadership style on employee well-being and work motivation. The findings indicate that authoritarian leadership tends to suppress participation, cause stress, and reduce job satisfaction due to high control and one-way communication. In contrast, Christian and Islamic leadership, which emphasize values such as love, empathy, humility, and service, can create a more positive, inclusive work environment that supports personal development. These religious value-based leadership principles can also be applied in multicultural and multi-religious contexts without causing exclusivity. This study concludes that organizations adopting a humanistic leadership approach based on inclusive spiritual values tend to be more capable of fostering employee well-being and loyalty.AbstrakKebahagiaan di tempat kerja merupakan aspek penting yang tidak selalu ditentukan oleh pencapaian materi atau finansial semata. Banyak faktor psikologis dan sosial yang turut memengaruhi kesejahteraan subjektif karyawan, salah satunya adalah gaya kepemimpinan yang diterapkan dalam organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan dua model kepemimpinan yang berbeda, yaitu kepemimpinan otoriter dan kepemimpinan berbasis nilai agama (Kristen dan Islam). Menggunakan pendekatan studi literatur, penelitian ini menggali dampak masing-masing gaya kepemimpinan terhadap kesejahteraan dan motivasi kerja karyawan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan otoriter cenderung menekan partisipasi, menimbulkan stres, dan menurunkan kepuasan kerja karena kontrol yang tinggi dan komunikasi satu arah. Sebaliknya, kepemimpinan Kristen dan Islam yang menekankan nilai-nilai seperti cinta kasih, empati, kerendahan hati, dan pelayanan, mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih positif, inklusif, dan mendukung perkembangan personal. Nilai-nilai kepemimpinan berbasis nilai agama tersebut juga dapat diaplikasikan dalam konteks multikultural dan multiagama tanpa menimbulkan eksklusivitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa organisasi yang mengadopsi pendekatan kepemimpinan yang humanis dan berbasis nilai-nilai spiritual yang inklusif cenderung lebih mampu membangun kesejahteraan dan loyalitas karyawan. 
Strategi Peningkatan Motivasi Kerja dan Kinerja Tenaga Pendidik Melalui Supervisi Akademik Berbasis Coaching Nurul Hapizatul Aini; Yudin Citriadin
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2025): JULI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v9i2.1086

Abstract

Dunia pendidikan modern dihadapkan pada tantangan peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya guru yang memiliki peran sentral dalam keberhasilan proses pembelajaran. Rendahnya motivasi kerja dan kinerja guru menjadi permasalahan strategis yang dapat menghambat tercapainya tujuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran strategis supervisi akademik berbasis coaching dalam meningkatkan motivasi kerja dan kinerja guru. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (systematic literature review) dengan teknik pengumpulan data melalui penelusuran buku referensi, artikel ilmiah, jurnal, serta penelitian terdahulu yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui klasifikasi, interpretasi, dan sintesis informasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa supervisi akademik berbasis coaching mampu meningkatkan motivasi intrinsik guru dengan memenuhi tiga kebutuhan dasar psikologis yaitu otonomi, kompetensi, dan keterhubungan sosial. Melalui proses reflektif dan dialogis, coaching membantu guru membangun rasa percaya diri, memahami kekuatan dan kelemahan pribadi, serta meningkatkan self-efficacy. Hal ini berdampak langsung pada peningkatan kinerja guru, yang tercermin dari meningkatnya komitmen profesional, kreativitas dalam pembelajaran, serta tanggung jawab terhadap hasil belajar siswa. Dengan demikian, supervisi berbasis coaching tidak hanya efektif dalam membangun motivasi kerja, tetapi juga dalam mendorong peningkatan kinerja guru secara berkelanjutan, yang pada akhirnya mendukung pencapaian mutu pendidikan.