Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Albacore : Jurnal Penelitian Perikanan Laut

STATUS SUMBERDAYA IKAN EKOR KUNING (Caesio cuning) PADA MUSIM PERALIHAN DI PERAIRAN KARIMUNJAWA: SUATU PENDEKATAN MENGGUNAKAN SPAWNING POTENTIAL RATIO Regi Darmawan; Budy Wiryawan; Prihatin Ika Wahyuningrum
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 4 No. 1 (2020): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan ekor kuning (Caesio cuning) merupakan hasil tangkapan yang dominan ditangkap oleh nelayan Karimunjawa. Tingkat pemanfaatan ikan ekor kuning cukup tinggi sehingga perlu adanya pengaturan dalam pengelolaan agar sumberdaya ikan ekor kuning tetap terjaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi status sumberdaya ikan ekor kuning pada musim peralihan bulan Maret-April 2018. Metode yang digunakan adalah teknik Length-Based Spawning Potential Ratio (LB-SPR). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kondisi stok sumberdaya ikan ekor kuning pada bulan Maret–April 2018 (musim peralihan I) under exploited dengan nilai kematian diakibatkan penangkapan (F/M) sebesar 1,44, Spawning Potential Ratio (SPR) 0,50 dan rata-rata ukuran ikan yang tertangkap lebih besar dari nilai panjang pertama kali matang gonad (SL50>Lm) sehingga penambahan upaya sebesar 10% pada musim peralihan masih memungkinkan. Pada penelitian sebelumnya pada bulan Januari–Februari 2017 (musim barat) kondisinya telah tereksploitasi secara berlebih dengan nilai kematian diakibatkan penangkapan (F/M) 2,75, Spawning Potential Ratio (SPR) 0,18 dan rata-rata ukuran ikan yang tertangkap lebih kecil dari nilai panjang pertama kali matang gonad SL50<Lm. Oleh karena itu, pengaturan terkait jumlah penangkapan perlu diatur sesuai musim penangkapan agar terciptanya perikanan ekor kuning yang berkelanjutan. Kata kunci: alat tangkap, Karimunjawa dan spawning potential ratio
PERSEPSI NELAYAN LONGLINE DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA CILACAP TERHADAP PENGGUNAAN PETA PRAKIRAAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN Huwaida, Hanifah; Wahyuningrum, Prihatin Ika; Komarudin, Didin; Simbolon, Domu
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 7 No. 3 (2023): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.7.3.333-347

Abstract

Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) mengembangkan teknologi informasi dalam bentuk Peta Prakiraan Daerah Penangkapan Ikan (PPDPI) untuk membantu nelayan dalam penentuan daerah penangkapan ikan yang akurat. Penggunaan PPDPI oleh nelayan longline belum efektif dikarenakan minimnya informasi yang diperoleh nelayan serta permasalahan tingkat keakuratan peta. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi persepsi nelayan terhadap penggunaan PPDPI serta merekomendasikan alternatif strategi untuk meningkatkan penggunaan PPDPI oleh nelayan di PPS Cilacap. Penelitian dilakukan di PPS Cilacap menggunakan metode survei dengan responden nakhoda kapal longline. Analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif serta metode SWOT. Hasil penelitian menunjukkan persepsi nelayan terhadap penggunaan PPDPI ditinjau dari aspek ekologi, teknologi, sosial ekonomi, serta kelembagaan belum memberikan manfaat secara nyata terhadap nelayan. Ditinjau dari jumlah ikan tertangkap serta pengetahuan nelayan terhadap kondisi daerah penangkapan yang didominasi persepsi tidak mengalami perubahan, kesulitan akses PPDPI serta keakuratan titik penangkapan pada PPDPI yang masih diragukan, serta kurangnya kontribusi dan partisipasi pemerintah setempat dalam mendukung pengembangan pemanfaatan PPDPI di PPS Cilacap. Strategi yang direkomendasikan untuk mengembangkan pemanfaatan penggunaan PPDPI yaitu pemerintah harus melakukan validasi PPDPI dengan pengecekan lapang kepada nelayan longline dan menyediakan perangkat yang dapat mendistribusikan informasi PPDPI secara otomatis kepada nelayan selaku pengguna PPDPI. Kata kunci: nelayan longline, persepsi, PPDPI, PPS Cilacap, strategi alternatif
KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN LOBSTER (Panulirus spp) YANG DIDARATKAN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN KARANGDUWUR KABUPATEN KEBUMEN JAWA TENGAH Widianti, Elvanri Anggi; Nurani, Tri Wiji; Sondita, Muhammad Fedi Alfiadi; Purwangka, Fis; Wahyuningrum, Prihatin Ika
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 5 No. 2 (2021): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.5.2.121-132

Abstract

Perairan Pantai Kebumen memiliki kekayaan sumberdaya perikanan yang tinggi pada jenis ikan-ikan pelagis dan jenis krustasea, terutama lobster. Terdapat enam jenis lobster yang berada di Perairan Pantai Ayah Kabupaten Kebumen yaitu lobster pasir (P. homarus), lobster batu (P. penicillatus), lobster batik (P. longipes), lobster mutiara (P. ornatus), lobster bambu (P. versicolor) dan lobster pakistan (P. polyphagus). Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan unit penangkapan lobster dan mengidentifikasi komposisi hasil tangkapan lobster di Perairan Pantai Ayah Kabupaten Kebumen. Pengambilan data dilakukan di PPI Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen pada bulan November 2020-Januari 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat penangkapan lobster yang digunakan oleh nelayan yaitu jaring insang dan bubu. Nelayan setempat masih menggunakan kapal berukuran <5 GT untuk melakukan operasi penangkapan lobster secara one day fishing. Hasil tangkapan terbanyak yaitu jenis lobster pasir (P. homarus) sebesar 5657 ekor dan paling sedikit diperoleh lobster jenis pakistan (P. polyphagus) sebanyak 7 ekor. Berdasarkan distribusi jenis lobster di Perairan Pantai Ayah Kabupaten Kebumen dapat disimpulkan bahwa 75% lobster sudah layak tangkap. Penetapan ukuran layak tangkap tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 17 tahun 2021. Kata kunci: komposisi hasil tangkapan, lobster, Panulirus spp, perairan Kebumen
JENIS DAN UKURAN LOBSTER (Panulirus spp) YANG DIDARATKAN DI TEMPAT PENDARATAN IKAN KABUPATEN KEBUMEN Wahyuningrum, Prihatin Ika; Widianti, Elvanri Anggi; Kurniawati, Vita Rumanti; Bangun, Tri Nanda Citra; Nurani, Tri Wiji
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 6 No. 3 (2022): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.6.3.323-332

Abstract

Lobster merupakan salah satu komoditas ekspor yang banyak ditangkap oleh nelayan di pesisir selatan Kabupaten Kebumen. Nelayan Kebumen menangkap lobster sepanjang tahun. Pemerintah perlu memonitor perikanan lobster agar pengelolaan lobster berkelanjutan. Dibutuhkan baseline data lobster terutama panjang berat untuk menduga status pemanfaatan lobster. Namun, informasi yang minim menjadi tantangan untuk mengestimasi dan menganalisis status stok terutama pada perikanan skala kecil. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis spesies lobster yang didaratkan dan menghitung ukuran lobster yang didaratkan di tiga pendaratan ikan Perairan Kebumen pada Maret-Agustus 2022. Data yang dibutuhkan yaitu jenis, panjang karapas dan berat lobster yang didaratkan di tiga TPI di Kabupaten Kebumen. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis lobster yang tertangkap pada saat penelitian, yaitu; lobster pasir, lobster mutiara dan lobster bambu. Jumlah total hasil tangkapan lobster mencapai 3.530 ekor. Rata-rata panjang karapas lobster yang didaratkan adalah 40-112 mm dengan rata-rata berat mencapai 32-355 gram. Ukuran lobster yang tertangkap sudah dapat dikatakan dalam status yang layak tangkap. Jumlah lobster serta rata-rata ukuran panjang karapas dan distribusi berat mengalami penurunan jika dibandingkan hasil tangkapan periode November-Desember 2020 dan Januari 2021. Sebaiknya lobster ditangkap pada musim puncak penangkapan lobster. Kata kunci: jenis, Kebumen, lobster (Panulirus spp), ukuran
DISTRIBUSI MUATAN KAPAL PURSE SEINE KABUPATEN PAMEKASAN, JAWA TIMUR Bangun, Tri Nanda Citra; Astarini, Julia Eka; Wahyuningrum, Prihatin Ika; Puspito, Gondo
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 5 No 3 (2021): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.5.3.325-333

Abstract

Kapal purse seine memiliki ukuran yang sangat beragam dan beroperasi untuk menangkap ikan secara bergerombol. Dalam pengoperasiannya juga dibutuhkan kebutuhan ruang muat dan distribusi muatan yang baik sehingga stabilitas kapal tetap terjaga. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi distribusi muatan sehingga dapat menghasilikan stabilitas kapal purse seine. Metode penelitian ini menggunakan metode simulasi model kapal. Hasil penelitian ini diperoleh nilai KG terendah pada kapal model B2 yaitu sebesar 1,423 dan nilai KG tertinggi pada kapal model A1 dan A2 yaitu sebear 1,459. Adapun kapal model B2 dan C2 yang menghasilkan nilai yang telah memenuhi standar International Maritime Organization (IMO). Berdasarkan hasil penelitian kapal model B2 cenderung memiliki stabilitas yang lebih unggul dibandingkan kapal model lainnya.
PENGEMBANGAN MATA PENCAHARIAN ALTERNATIF BAGI NELAYAN KABUPATEN KEBUMEN Nurani, Tri Wiji; Wahyuningrum, Prihatin Ika; Hapsari, Rianti Dyah; Iskandar, Mokhamad Dahri; Wahju, Ronny Irawan; Solihin, Iin; Komarudin, Didin; Dianti, Sari Rama
Jurnal Penelitian Perikanan Laut (Albacore) Vol 8 No 2 (2024): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.8.2.141-157

Abstract

Aktivitas penangkapan ikan oleh nelayan di Kabupaten Kebumen mengalami kendala utama terkait dengan kondisi oseanografis dan ketidakpastian musim penangkapan ikan. Saat tidak musim, sebagian nelayan memiliki mata pencaharian lain yaitu bertani, beternak, dan lainnya. Namun tidak semua nelayan memiliki kemampuan tersebut, banyak nelayan yang menggantungkan hidupnya hanya sebagai nelayan. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi potensi wilayah sebagai alternatif kegiatan ekonomi bagi nelayan dan memberikan rekomendasi mata pencaharian alternatif yang tepat bagi nelayan di Kabupaten Kebumen, contoh kasus di Desa Jogosimo. Pengumpulan data peluang kegiatan ekonomi alternatif dilakukan melalui survei potensi wilayah dan studi pustaka. Hasil tersebut selanjutnya dilakukan focus group discussion (FGD) untuk mendapatkan masukan terkait dengan pandangan nelayan terhadap alternatif mata pencaharian tersebut. Analisis data dilakukan secara deskriptif berdasarkan hasil survei lapang dan FGD. Hasil identifikasi lapang dan studi pustaka diperoleh kegiatan ekonomi alternatif yang dapat dilakukan nelayan yaitu kegiatan penangkapan ikan di muara sungai dengan bubu, budidaya/pembesaran kepiting bakau, dan wisata sungai. Hasil FGD diperoleh masukan perlunya inovasi agar alat tangkap bubu tidak hilang saat arus sungai deras. Kondisi mangrove di Desa Jogosimo perlu dilakukan penanaman kembali agar populasinya lebih tinggi, sehingga budidaya ataupun pembesaran kepiting bakau dapat dilakukan. Rekomendasi yang dapat diberikan adalah perlunya mengembangkan wisata sungai melalui integrasi kegiatan penangkapan ikan, pemeliharaan dan pmbesaran kepiting bakau, serta wisata kuliner dan pemasaran produk lokal. Kata kunci: Jogosimo, kepiting bakau, nelayan, penangkapan ikan, wisata sungai