Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

RESPON PESERTA DIDIK TERHADAP INTEGRASI NILAI AL-QUR’AN PADA KONSEP VEKTOR M Nur, Mohammad Djamil
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol. 10 No. 3 (2022): JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon peserta didik terhadap integrasi nilai Al-Qur'an dalam pembelajaran fisika pada konsep vektor. Penelitian ini merupakan penelitian survei. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode Proposive Sampling, sehingga diperoleh sampel kelas X IPA3, hal ini dikarenakan kelas X IPA3 telah diberikan pembelajaran vektor dengan mengintegrasikan nilai Al-Qur’an. Respon peserta didik diukur menggunakan angket yang terdiri dari tiga aspek, yaitu sikap spiritual, perhatian/minat, dan kejelasan/pemahaman peserta didik terhadap pembelajaran fisika konsep vektor. Instrumen penelitian ini merupakan respon peserta didik terhadap integrasi nilai Al-Qur’an pada pembelajaran fisika konsep vektor dengan persentase 79,86%, dengan menunjukkan hasil yang sangat tertarik. Berdasarkan temuan tersebut, diintegrasikannya nilai Al-Qur'an dalam proses pembelajaran dapat dijadikan sebagai alternatif dalam proses pembelajaran fisika.
Pengaruh Penggunaan Gadget terhadap Minat Baca Peserta Didik di SMAN 1 Tolitoli Cindi Amalia Hapsari; Mohammad Djamil M Nur; Arda Arda
Akhlak : Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober: Akhlak : Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/akhlak.v2i4.1299

Abstract

This study aims to analyze the influence of the use of gadgets on the reading interest of students at SMAN 1 Tolitoli. The background of this research departs from the phenomenon of declining students' interest in reading in the digital era, where students spend more time using gadgets for entertainment such as social media, online games, and watching videos than reading books or lesson literature. The low number of visits to school libraries, which only increased before the exam, is a major indicator of the weakening of the literacy culture among students. This study uses a quantitative approach with data collection techniques through observation, questionnaires, and documentation. Data analysis was carried out by normality test, t-test, and determination coefficient (R²) to determine the magnitude of the influence of gadgets on reading interest. The results of the study show that there is a significant influence between the use of gadgets on students' reading interest. The tcalculated value of 4,028 > ttable 1,655 indicates that H₀ is rejected and Hₐ is accepted. The use of gadgets contributed 9.8% to the reading interest of students at SMAN 1 Tolitoli, while the rest was influenced by other factors such as family environment, learning motivation, and support for literacy facilities at school.
Kesiapan Adopsi Aplikasi Madrasah Land Di Era Metaverse (Studi Difusi Inovasi Pada Lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Buol) Hasanah, Suci Uswatun; Mashuri, Saepudin; M. Nur, Mohammad Djamil; Alhabsyi, Firdiansyah
Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan (JIMPE)
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jimpe.v2i2.2943

Abstract

Era metaverse merupakan paradigma yang dibangun di atas dasar kecanggihan teknologi dan telah memasuki banyak sektor kehidupan, salah satunya pada sisi pendidikan. Hal ini menuntut sebuah Lembaga Pendidikan harus melakukan transformasi guna memberikan pengalaman pembelajaran yang kreatif dan semakin efektif. Sebagai respon atas perkembangan teknologi sistem informasi tersebut, maka Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama telah mengembangkan suatu produk pendidikan berbasis virtual reality yang diberi nama Madrasah Land. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah mixed method menggunakan model convergent parallel. Lokasi penelitian adalah tujuh madrasah dari tingkat Ibtidaiyah hingga Aliyah, baik swasta maupun negeri se-Kota Buol dengan mengambil sampel 36 guru, 7 kepala madrasah, dan 3 pejabat struktural dari Kantor Kementerian Agama Kab. Buol. Data yang didapatkan kemudian dianalisis dengan dua metode yaitu data kuantitatif dianalisis dengan regresi berganda menggunakan SPSS 28 For Windows dan data kualitatif dianalisis dengan SWOT yang akan divisualisasikan dengan diagram dan matriks. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial karakteristik inovasi yang berpengaruh secara signifikan hanya Trialability (X4), akan tetapi Secara simultan, karakteristik inovasi berupa Relative Advantage (X1), Compatibility (X2), Complexity (X3), Trialability (X4), dan Observability (X5) pada inovasi aplikasi Madrasah Land berpengaruh secara signifikan pada variabel kesiapan adopsi aplikasi Madrasah Land oleh stakeholder lingkungan Kementerian Agama Kab. Buol, yang juga banyak dipengaruhi oleh mandatory system yang berlaku berdasarkan data informan.
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meciptakan Budaya Belajar Yang Inklusif Di Lingkungan Sekolah Dasar SDIT Al Fahmi Kota Palu Bahrurruzi, Ahmad Saiful; Mohamad Idhan; Muhammad Jabir; Mohammad Djamil M Nur
Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan (JIMPE)
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jimpe.v3i1.2953

Abstract

Penelitian ini membahas Kepemimpinan kepala sekolah yang demokratis dalam menciptakan budaya sekolah yang inklusif di sekolah SDIT Al Fahmi kota palu, dengan fokus penelitian Bagaimana pola kepemimpinan demokratis kepala sekolah dasar islam terpadu Al-Fahmi Kota palu dan Bagaimana upaya kepala sekola dalam membangun budaya sekolah yang inklusif?, Apa saja factor factor pendukun dan penghambat dalam membagun budaya sekolah yang inklusif?, Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kulaitatif, dengan tehknik pengumpulan data, observasi wawancara dan dokumentasi.Adapun hasil penelitian adalah kepemimpinan kepala sekolah yang demokratis dapat menciptakan budaya sekolah yang inklusif dengan memperkuat kompetensi guru, melengkapai kegiatan ekstrakurikuler sekolah ,menjalin hubungan yang efektif,mengadakan rapat, menjadi suri tauladan yang baik .Beberapa kendala yang dihadapi berupa kurangnya fasilitas prasarana yang mana jumlah murid yang setiap tahunnya selalu bertambah, akan tetapi sekarang masih tahap pembangunan dan perluasan lahan, Adapun Faktor pendukung kepala sekolah dalam membangun budaya sekolah yang inklusif di sekolah dasar islam terpadu al fahmi menunjukkan bahwa beberapa guru yang selalu mematuhi aturan sekolah seperti kedisiplinan hal ini juga berpengaruh pada pada budaya sekolah yang baik dan harmonis Saran dalam penelitian ini diharapkan guru tetap menjaga kekompakan dalam melaksanakan peraturan yang ada khususnya peraturan yang bersentuhan dalam kenyamanan dan keharmonisan dalam melaksanakan tugas agar tetap terciptanya budaya sekolah yang inklusif.
Manajemen Supervisi Dan Evaluasi Pengawas Madrasah Di Kementerian Agama Kabupaten Buol Ramly, Ramly; Adawiyah Pettalongi; Rustina, Rustina; Mohammad Djamil M Nur
Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan (JIMPE)
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jimpe.v3i1.2956

Abstract

Manajemen Supervisi Dan Evaluasi Pengawas Madrasah Di Kementerian Agama Kabupaten Buol, dalam hal ini kami mengangkat judul tersebut guna mengetahui bagaimana manajemen supervisi dan evaluasi pengawas Madrasah di Kementerian Agama Kabupaten Buol serta bagaimana peran pengawas Madrasah dalam implementasi supervisi dan evaluasi di Kementerian Agama Kabupaten Buol ? Penelitian ini mengunakan metode kualitatif,dengan mengunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis dengan menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Manajemen supervisi dan evaluasi pengawas Madrasah di Kementerian Agama Kabupaten Buol berawal dari proses perencanaan dengan pertemuan diawal tahun atas koordinasi dengan kepala seksi pendidikan Madrasah di Kementerian Agama Kabupaten Buol serta melakukan penyusunan jadwal pelaksanaan supervisi, melakukan penyusnan program kegiatan supervisi agar pelaksanaan dapat terarah dengan baik sesuai dengan langkah-langkah yang dibuat oleh pengawas dan pengawas juga harus melakukan kerjasama dengan pihak Madrasah agar kegiatan supervisi berjalan dengan baik. Kemudian pada pelaksanaannya pengawas melakukan monitoring pada setiap Madrasah dilakukan setiap semester dan setiap akhir tahun sehingga untuk melakukan pengawasan pada Madrasah Kabupaten Buol dilakukan oleh pengawas setiap bulannya. Selanjutnya kegiatan supervisi tentu ada tujuan dan sasaran sehingga dengan melakukan supervisi untuk mengetahui kemajuan Madrasah serta membantu mengembangkan profesional guru agar setiap saat dapat melakukan pengambangan diri serta mau berinovasi terhadap pendidikan. 2) Peran pengawas Madrasah dalam implementasi supervisi dan evaluasi di Kementerian Agama Kabupaten Buol dilaksanakan dengan melakukan pemantauan, pembinaan, pembimbingan, penilaian dan pelatihan secara profesional kepada Madrasah dan memberi program untuk meningkatkan kualitas pendidikan pada Madrasah di Kabupaten Buol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Manajemen supervisi dan evaluasi pengawas Madrasah di Kementerian Agama Kabupaten Buol berawal dari proses perencanaan dengan pertemuan diawal tahun atas koordinasi dengan kepala seksi pendidikan Madrasah di Kementerian Agama Kabupaten Buol serta melakukan penyusunan jadwal pelaksanaan supervisi, melakukan penyusnan program kegiatan supervisi agar pelaksanaan dapat terarah dengan baik sesuai dengan langkah-langkah yang dibuat oleh pengawas dan pengawas juga harus melakukan kerjasama dengan pihak Madrasah agar kegiatan supervisi berjalan dengan baik. Kemudian pada pelaksanaannya pengawas melakukan monitoring pada setiap Madrasah dilakukan setiap semester dan setiap akhir tahun sehingga untuk melakukan pengawasan pada Madrasah Kabupaten Buol dilakukan oleh pengawas setiap bulannya. Selanjutnya kegiatan supervisi tentu ada tujuan dan sasaran sehingga dengan melakukan supervisi untuk mengetahui kemajuan Madrasah serta membantu mengembangkan profesional guru agar setiap saat dapat melakukan pengambangan diri serta mau berinovasi terhadap pendidikan. 2) Peran pengawas Madrasah dalam implementasi supervisi dan evaluasi di Kementerian Agama Kabupaten Buol dilaksanakan dengan melakukan pemantauan, pembinaan, pembimbingan, penilaian dan pelatihan secara profesional kepada Madrasah dan memberi program untuk meningkatkan kualitas pendidikan pada Madrasah di Kabupaten Buol.
Pengembangan Mutu Sumber Daya Pendidik Berbasis Manajemen Kepemimpinan Kepala Madrasah di MTsN 2 Kota Palu Iansriastuti, Iansriastuti; Askar, Askar; Jihan, Jihan; Mohammad Djamil M Nur
Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan (JIMPE)
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jimpe.v3i2.3149

Abstract

Kualitas pendidikan yang rendah seringkali dikaitkan dengan kualitas sumber daya pendidik. Untuk mengembangkan mutu sumber daya pendidik seorang pemimpin profesional harus menyadari bahwa pendidik adalah makhluk sosial yang memerlukan kebutuhan tambahan agar dapat berfungsi secara efektif, berpikir jernih, dan melakukan yang terbaik di tempat kerja. Oleh karena itu, lingkungan kerja di mana mereka bekerja mempunyai dampak yang signifikan terhadap para pendidik. Membangun kondisi tersebut diperlukan sebuah manajemen kepemimpinan efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menemukan: (1) Manajemen kepemimpinan kepala madrasah dalam mengembangkan mutu sumber daya pendidik di MTsN 2 Kota Palu. (2) Faktor pendukung danIpenghambat kepalaImadrasah dalam mengembangkan mutu sumberIdaya pendidik berbasis Manajemen Kepemimpinan di MTsN 2 Kota Palu. Penelitian tesis ini, menggunakan jenis kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan (1) observasi, (2) wawancara mendalam, dan (3) dokumentasi. Teknik analisis data melalui analisis reduksi data, penyajian data dan verifikasi data yang diakhiri dengan pengecekan keabsahan data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Manajemen kepemimpinan kepala madrasah dalam mengembangkan mutu sumber daya pendidik di MTsN 2 Kota Palu menerapkan fungsi manajemen yaitu perencanaan,pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan. Diantaranya (a) Perencanaan: menyusun Rencana Kerja Madrasah dan menyusun visi misi madrasah sebagai salah satu dasar untuk pengembangan mutu sumber daya pendidik, kemudian menyusun strategi dan upaya-upaya yang harus dilakukan dalam proses pengembangan tersebut (b) Pengorganisasian: kepala madrasah melakukan pembagian tugas-tugas sesuai bidang masing-masing (c) Pelaksanaan: melakukan kerja nyata yang sesuai dengan strategi dan tugas yang telah disusun sebelumnya (d) Pengawasan dalam bentuk supervise, motivasi; (2) Faktor pendukung danIpenghambat kepalaImadrasah dalam mengembangkan mutu sumberIdaya pendidik berbasis Manajemen Kepemimpinan di MTsN 2 Kota Palu. Faktor pendukung: (a) Memiliki perencanaan program pengembangan sumber daya pendidik, (b) Inisiatif para pendidik sangat baik dalam mengikuti program pengembangan pendidik, (c) Antusia para pendidik yang ingin selalu berkembang dan mau mengikuti pergerakan dunia pendidikan, (d) Kerja sama yang aktif,(e)Lingkungan yang kondusif dan nyaman, (f) Banyaknya Kegiatan pengembangan pendidik yang dilaksanakan di Kementerian Agama. Faktor Penghambat: (a) Terdapatnya beberapa pendidik yang masih indisipliner, (b) Masih ditemukannya sebagian kecil pendidik yang malas untuk mengikuti perkembangan zaman,(c) Terbatasnya waktu bagi pendidik untuk bisa mengikuti kuliah bagi yang melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi, (d) Tidak adanya tindak lanjut yang lebih mendalam terhadap para pendidik yang telah mengikuti program-program pengembangan Pendidik, entah dalam bentuk seminar atau workshop.
Peran Serta Masyarakat dalam Implementasi Manajemen Partisipatif di Madrasah Aliyah Alkhairaat Pusat Palu kalsum, ummi; Rusdin, Rusdin; Mashuri, Saepudin; Mohammad Djamil M Nur
Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan (JIMPE)
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jimpe.v3i2.3189

Abstract

Pentingnya peran aktif masyarakat dalam pendidikan dan menyatakan bahwa masyarakat tidak hanya sebagai objek tetapi juga sebagai subyek dari pendidikan. Pendekatan manajemen partisipatif yang diimplementasikan di MA Alkhairaat Pusat Kota Palu menunjukkan kepercayaan pada partisipasi aktif dan peran serta masyarakat dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Berkenaan dengan hal tersebut, maka uraian dalam tesis ini berangkat dari masalah Bagaimana peran serta masyarakat dalam implementasi manajemen partisipatif di MA Alkhiraat Pusat Kota Palu? Dan apa upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam implementasi manajemen partisipatif di MA Alkhiraat Pusat Kota Palu? Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data pelalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen partisipatif di MA Alkhiraat Pusat Kota Palu membutuhkan keterlibatan aktif dan kolaborasi dari semua pihak terkait. Upaya yang dilakukan dalam meningkatkan peran serta masyarakat dalam implementasi manajemen partisipatif di MA Alkhiraat Pusat Kota Palu memerlukan peningkatan komunikasi dan informasi, pelibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan, kemitraan dengan komunitas lokal dan lembaga sosial, serta transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pentingnya pendekatan manajemen partisipatif yang holistik dan berfokus pada kolaborasi untuk meningkatkan mutu pelayanan akademik dan keberhasilan pendidikan di MA Alkhiraat Pusat Kota Palu.
Analisis Pengelolaan Data Emis 4.0 (Education Management Information System) Di Tingkat Madrasah Ibtidaiyah Pada Kantor Kementerian Agama Kota Palu Zahratul Nissa; Nurdin, Nurdin; Mohammad Djamil M Nur
Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Integrasi Manajemen Pendidikan (JIMPE)
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/jimpe.v4i2.4381

Abstract

Tesis yang mengangkat tema tentang pengelolaan data pendidikan menggunakan aplikasi EMIS ini, merupakan jenis penelitian kualitatif dengan judul ” Analisis Pengelolaan Data EMIS 4.0 (Education Management Information System 4.0) di Tingkat Madrasah Ibtidaiyah Pada Kantor Kementerian Agama Kota Palu”. Tujuan dari pemilihan judul ini adalah untuk meneliti penggunaan aplikasi EMIS 4.0 sebagai pangkal data pendidikan di tingkat madrasah ibtidaiyah pada Kantor Kementerian Agama Kota Palu, serta isu-isu yang terkait dalam pengelolaan data pendidikan EMIS 4.0 Madrasah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan metode penelitian yang digunanakan adalah pengamatan empiris baik kata-kata, perilaku dan fenomena lainnya secara alamiah yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan analisis. Lokasi penelitian bertempat di Kantor Kementerian Agama Kota Palu dan Madrasah Ibtidaiyah sebagai satuan kerjanya. Teknik penelitian yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan data EMIS 4.0 (Education Management Information System) di tingkat madrasah ibtidaiyah pada Kantor Kementerian Agama Kota Palu telah melaksanakan tugas dan kewenangannya sesuai dengan regulasi pemerintah. Pengelolaan data EMIS 4.0 pada tingkat madrasah ibtidaiyah dalam hal ini adalah MIN 1 Kota Palu yang digunakan sebagai data tambahan dalam memperkuat hasil penelitian juga telah melakukan pengelolaan data EMIS 4.0 dengan memperhatikan indikato-indikator yang ada. Faktor penghambat pada pengelolaan data EMIS 4.0 secara umum yaitu data siswa yang tidak valid seperti ketidaksesuaian data siswa dengan data dukcapil, kesalahan operator madrasah yang tidak teliti dalam memasukkan data siswa ke aplikasi EMIS 4.0 Madrasah, operator EMIS Madrasah yang tidak tetap, dan gaji operator EMIS di madrasah kurang diperhatikan. Implikasi dari penelitian ini adalah saran dan solusi bagi para kepala madrasah agar lebih memperhatikan peran operator sebagai jantung madrasah dengan mengalokasikan anggaran yang sesuai untuk pemenuhan kualitas kerja operator. Selanjutnya bagi operator madrasah agar lebih bertanggung jawab dalam menjalankan pekerjaannya dan lebih teliti dalam memasukkan setiap data pendidikan pada aplikasi EMIS 4.0 Madrasah. Selain itu kepada Kementerian Agama Kota Palu agar dapat berperan secara aktif dan kooperatif dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan madrasah di kota Palu. Serta kepada stake holder lainnya dalam hal ini yaitu orang tua siswa agar lebih kooperatif dalam pendataan siswa di madrasah.
Virtual Reality as a Medium For Worship Simulation: Effectiveness And Its Impact on The Spritual Reinforcement of Learners Khairunnisa, Khairunnisa; Mohammad Djamil M.Nur; Darmansyah, Darmansyah
INTERNATIONAL JOURNAL OF CONTEMPORARY ISLAMIC EDUCATION Vol 7 No 2 (2025): International Journal of Contemporary Islamic Education
Publisher : Department of Islamic Education, Postgraduate Program Univercity for Islamic Studies Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/ijcied.Vol7.Iss2.145

Abstract

This article aims to analyze the effectiveness and challenges the use of AI hardware in PAI is. This study employs a qualitative descriptive method through literature review and documentation, analyzing various sources related to the implementation of AI in religious education. The research results show that AI can enhance student engagement and provide better learning. However, there are several issues: high costs, teachers who are not proficient in using AI, and the possibility of non-compliance with PAI standards. Therefore, the implementation of AI in PAI learning must be carried out with careful planning, appropriate policy support, and adequate training for teachers.
Counseling Strategies for Prospective Brides and Grooms in Realizing a Harmonious, Loving, and Compassionate Family (Sakinah, Mawaddah, Rahmah) from the Perspective of Islamic Law (A Case Study at the Office of Religious Affairs/KUA, West Palu District) Andri, Andri; Nasaruddin, Nasaruddin; Hilal Malarangan; Moh. Jamil
INTERNATIONAL JOURNAL OF CONTEMPORARY ISLAMIC EDUCATION Vol 7 No 2 (2025): International Journal of Contemporary Islamic Education
Publisher : Department of Islamic Education, Postgraduate Program Univercity for Islamic Studies Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/ijcied.Vol7.Iss2.150

Abstract

This study examines the counseling guidance strategies implemented by the Office of Religious Affairs in West Palu District to prepare bride and groom candidates for establishing a Sakinah Mawaddah Warahmah household. Using a qualitative approach with a case study design, the research analyzes these strategies through the lens of Islamic Law. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The findings reveal that the counseling process integrates religious values and psychological approaches to provide candidates with essential knowledge regarding marital rights, duties, and conflict resolution. From the perspective of Islamic Law, these strategies serve as a preventive measure (Sadd al Dhari’ah) to minimize divorce rates and ensure family stability. This study concludes that structured premarital counseling is vital for achieving the maqasid al shari’ah of preserving lineage and creating a harmonious family foundation..