Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PELATIHAN SAFETY AND SECURITY AWARENESS BAGI MASYARAKAT DI SEKITAR BANDAR UDARA INTERNASIONAL MINANGKABAU PADANG Dwi Afriyanto; Agustono Agustono; Agoes Soebagio; Elfi Amir; Ika Endrawijaya; Hemi Pamuraharjo; Wahyudono Wahyudono; Ayu Kumala P
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37422

Abstract

Kesadaran akan keselamatan dan keamanan di sekitar Bandar Udara Internasional Minangkabau Padang yang masih rendah berpotensi menimbulkan risiko insiden dan pelanggaran keamanan yang dapat membahayakan penumpang, karyawan, dan fasilitas bandara. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran melalui pelatihan Safety and Security Awareness yang komprehensif. Materi pelatihan mencakup pemahaman tentang bahaya layang-layang, drone, dan laser serta keamanan siber dan ancaman bom, yang disampaikan melalui serangkaian sesi presentasi, diskusi, dan demonstrasi praktis guna memastikan pemahaman yang mendalam oleh peserta. Dengan pelatihan ini, diharapkan kesadaran dan pemahaman akan protokol keselamatan dan keamanan penerbangan akan meningkat secara signifikan, sehingga mampu mengurangi risiko insiden dan melindungi fasilitas bandara. Dengan demikian, tingkat keamanan dan kelancaran operasional di Bandara Internasional Minangkabau Padang dapat ditingkatkan, menciptakan lingkungan yang lebih aman dan terjamin bagi penumpang, karyawan, dan masyarakat umum.
PELATIHAN BIDANG PENERBANGAN UNTUK GURU SMK NEGERI 6 KOTA TANGERANG Kardi Kardi; Ubaedillah Ubaedillah; Sundoro Sundoro; Feri Adriansyah; Hemi Pamuraharjo; Irwan Faizal; Ichyu Machmiyana; Naila Debrina Fitrani; Ayu Kumala Pratiwi; Alamsyah Pandu Y; I Dewa Ayu Dela G
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.54094

Abstract

Industri penerbangan nasional terus berkembang pesat, seiring meningkatnya kebutuhan akan sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi tantangan global. Peningkatan kualitas SDM belum sepenuhnya merata, terutama tenaga guru SMK pada sektor pendidikan vokasi penerbangan yang menjadi fondasi awal pembentukan tenaga kerja di bidang ini. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan guru-guru SMK Penerbangan, khususnya di SMK Negeri 6 Kota Tangerang dalam memahami regulasi penerbangan, kebandarudaraan, keselamatan, keamanan, dan aspek bisnis penerbangan. Berdasarkan analisis situasi, ditemukan adanya kesenjanganpengetahuan di kalangan guru yang berpotensi menghambat kualitas pembelajaran dan kesiapan siswa menghadapi tantangan industri penerbangan. Melalui pelatihan yang dilaksanakan secara tatap muka, para peserta memperoleh materi sesuai standar ICAO dan regulasi nasional (DGCA). Materi disampaikan oleh Dosen Program Studi Operasi Bandar Udara, Politeknik Penerbangan Indonesia Curug. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi dari peserta, baik dari aspek materi, narasumber, maupun metode penyampaian. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi dasar terbentuknya jejaring berkelanjutan antara institusi pendidikan vokasi penerbangan, serta meningkatkan kesiapan lulusan dalam menghadapi tantangan global di sektor aviasi.
The Effect of Airport Service Quality Performance on Passenger Satisfaction at Juwata Tarakan International Airport Irwan Faizal; Hemi Pamuraharjo; Ubaedillah Ubaedillah
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 7 (2025): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i7.50789

Abstract

Airports have a significant role in supporting the smoothness and comfort of air transportation. The quality of good service performance at the airport is a crucial factor in improving passenger satisfaction. The purpose of the study was to determine the level of performance and the effect of airport service quality on passenger satisfaction at Juwata Tarakan International Airport. Service quality measurement is based on five dimensions, namely: tangibles, empathy, reliability, assurance and responsiveness, which are further elaborated into 37 indicators. Satisfaction is measured based on passenger perceptions based on their interests/expectations and experiences of airport performance. The method used in this research is descriptive quantitative with a survey approach. Data were collected through questionnaires distributed to passengers at Juwata Tarakan International Airport. Data analysis uses statistical tools to find the effect and level of conformity. Meanwhile, to determine the ranking of each service quality indicator using a Cartesian diagram. From data processing and analysis, the results show that there is a positive and significant influence between the quality of airport services on passenger satisfaction. There are 17 indicators that are considered to perform below average, 4 of which are considered important by passengers. This provides implications for airport managers, to further improve their performance, especially on 4 indicators of airport service quality
Review of Standardization of Parking Area Markings at Aji Pangeran Tumenggung Pranoto Airport, Samarinda Sultan Aqilla Ahmad Napitupulu; Hemi Pamuraharjo; Dini Wagini
Jurnal Teknologi Kedirgantaraan Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Teknologi Kedirgantaraan
Publisher : FTK UNSURYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35894/jtk.v11i1.296

Abstract

The rapid growth of flight operations at Aji Pangeran Tumenggung Pranoto Airport in Samarinda has raised concerns regarding the standardization and effectiveness of parking stand markings on the apron, which are crucial for ensuring safety and efficiency. This study aims to evaluate and redesign the standardization of parking stand markings to address these concerns. Field findings during On-the-Job Training (OJT) revealed several issues, including inconsistencies in Stopline Marking placements, discrepancies between parking stand data and the Aeronautical Information Publication (AIP), as well as the deterioration of markings due to weather exposure and apron vehicle movement. This research adopts a qualitative descriptive approach with triangulation of observation, interviews, and document review to ensure the validity of findings. Results suggest the need for corrective measures such as repainting faded markings, repositioning Stopline Markings for better visibility and accuracy, and updating parking stand coordinates in the AIP. Implementing these improvements is expected to enhance apron operational safety and align with Regulation PR 21 of 2023 and internationally recognized aviation standards.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efektivitas Pengawasan Apron: Studi Pengaruh Kompetensi Petugas AMC, Kepatuhan SOP, dan Kualitas Komunikasi I Gede Tantra Jaya Megananda; Hemi Pamuraharjo
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.6891

Abstract

Efektivitas pengawasan apron oleh unit Apron Movement Control (AMC) merupakan pilar utama dalam menjaga reputasi keselamatan dan kelancaran operasional di sisi udara bandara. Seiring dengan meningkatnya lalu lintas penerbangan dan kerumitan operasi darat di bandara, pengawasan apron menjadi semakin penting, yang dapat meningkatkan kemungkinan masalah atau kecelakaan jika tidak dikendalikan dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan, mengidentifikasi, dan mensintesis faktor-faktor kunci yang mempengaruhi efektivitas pengawasan apron berdasarkan kajian literatur. Dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur sistematis, data dikumpulkan dari berbagai macam sumber artikel ilmiah, jurnal, dan dokumen regulasi aviasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa literatur secara konsisten mengidentifikasi tiga domain faktor utama: Kompetensi Petugas AMC, yang mencakup pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan pengambilan keputusan; Kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai fondasi utama keselamatan; dan Kualitas Komunikasi dan Koordinasi antara AMC dengan pilot serta unit ground handling lainnya. Sintesis ini menegaskan bahwa efektivitas pengawasan apron adalah sebuah hasil multifaktorial yang sangat bergantung pada keselarasan antara elemen manusia, prosedur, dan kualitas sistem komunikasi.
Evaluasi Efektivitas Pengawasan Pengoperasian Ground Support Equipment (GSE) Dalam Mendukung Keselamatan Dan Kelancaran Operasi di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali Ni Wayan Gasela Mandala Putri; Hemi Pamuraharjo
Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur Vol. 4 No. 2 (2026): November 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/motekar.v4i2.8912

Abstract

Penelitian ini mengkaji ketidakpatuhan terhadap Standard Operating Procedure (SOP) pengoperasian dan pergerakan Ground Support Equipment (GSE) di sisi udara Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai - Bali. Masalah utama yang ditemukan meliputi penggunaan GSE yang tidak laik operasi, penempatan GSE yang tidak sesuai, serta ketidakpatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Penelitian bertujuan menganalisis efektivitas pengawasan oleh unit Apron Movement Control (AMC) serta mengevaluasi penegakan ketentuan terhadap pelanggaran SOP. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unit AMC telah melaksanakan pengawasan melalui inspeksi, random check, dan pemberian teguran. Namun, pengawasan dan penegakan ketentuan belum optimal karena pelanggaran masih sering berulang. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya peningkatan pembinaan personel melalui Safety Briefing and Reminder, penguatan pengawasan terintegrasi, serta koordinasi antar pemangku kepentingan untuk mendukung keselamatan operasional penerbangan.
STRATEGI DIVERSIFIKASI PENDAPATAN UPAYA PENINGKATAN BISNIS NON AERONAUTIKA DI BANDARA BLU UPBU KELAS I UTAMA JUWATA TARAKAN M. Ismal Fikri; Hemi Pamuraharjo; Ichyu Machmiyana
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4690

Abstract

Abstract: BLU UPBU Kelas I Utama Juwata Tarakan Airport plays a vital role as the main air gateway in the border area of North Kalimantan. The airport's high dependence on aeronautical revenues, which tend to fluctuate, makes its financial condition vulnerable to external disruptions such as a decline in passenger numbers and flight restrictions. Therefore, revenue diversification strategies are essential to enhance the airport's financial independence and competitiveness. This research aims to analyze non-aeronautical revenue diversification strategies and identify challenges and opportunities for developing non-aeronautical businesses at Juwata Tarakan Airport. The study uses a qualitative case study approach, with data collected through observation, in-depth interviews, and document analysis. The findings reveal that optimizing vacant land, collaborating with local MSMEs, developing digital services, and organizing local events are crucial parts of the implemented strategy. However, challenges remain, such as limited human resources, underdeveloped digital infrastructure, and the relatively low contribution of the non-aeronautical sector to total revenue. It is recommended to establish a Non-Aeronautical Marketing Team to enhance promotion, business collaboration, and sustainable revenue growth, aligned with modern airport management trends that integrate transport and commercial. Keyword: Business Opportunities, Marketing Strategy, Land Utilisation, Non- Aeronautical Revenue Abstrak: Bandara BLU UPBU Kelas I Utama Juwata Tarakan memiliki peranan penting sebagai gerbang udara utama di wilayah perbatasan Kalimantan Utara. Ketergantungan terhadap pendapatan aeronautika yang bersifat fluktuatif membuat kondisi keuangan bandara rentan terhadap gangguan eksternal seperti penurunan jumlah penumpang dan pembatasan penerbangan. Oleh karena itu, diperlukan strategi diversifikasi pendapatan untuk meningkatkan kemandirian finansial dan daya saing bandara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi diversifikasi pendapatan non-aeronautika dan mengidentifikasi tantangan serta peluang dalam pengembangan bisnis non-aeronautika di Bandara Juwata Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi lahan kosong, kolaborasi dengan UMKM, pengembangan layanan digital, serta penyelenggaraan event lokal menjadi bagian penting dalam strategi yang diterapkan. Namun, masih terdapat kendala berupa keterbatasan SDM, infrastruktur digital yang belum optimal, serta rendahnya kontribusi sektor non-aeronautika terhadap pendapatan keseluruhan. Disarankan agar dibentuk Tim Marketing Non-Aeronautika untuk meningkatkan promosi, kerja sama bisnis, dan optimalisasi pendapatan secara berkelanjutan, sejalan dengan tren pengelolaan bandara modern yang mengintegrasikan aspek transportasi dan komersial. Kata kunci: Bandara, Diversifikasi Pendapatan, Non-Aeronautika, Lahan Kosong, UMKM, Tim Marketing